subject

Tytania

Okita

the captain. watches animes. plays games. listens musics. learns coding. and uh … works.

— Other posts

Salah satu judul anime yang gue berharap ada kelanjutannya, cuma sayangnya nggak ada tanda-tanda itu. Novelnya juga udah berhenti tahun 1991 … 

Meskipun gitu, animenya tetep salah satu anime bertema space opera yang termasuk bagus secara cerita. Kebetulan masih agak sama ama Heroic Age, temanya luar angkasa, cuma kalo Heroic Age ada aliennya, kalo ini nggak. Dan kalo Heroic Age, manusia baru mulai menjelajah, kalo Tytania manusia sudah berkoloni di mana-mana. Masih mirip lah … ^^; Sekalian kompensasi abis nulis Heroic Age panjang-panjang, eh, terbantai dengan sukses. Hahaha.

Kerajaan Valdana adalah kerajaan koloni terbesar di galaksi, dan kerajaan ini berada di bawah kendali bangsawan Tytania. Bangsawan Tytania ini dikenal dengan sebutan “Landless Lord” karena mereka tinggal di sebuah kerajaan yang berupa asteroid buatan. Klan Tytania ini terkenal memiliki kekuatan militer yang sangat kuat sehingga mereka sering menggunakan kekuatan tersebut untuk mendapatkan keinginan mereka.

Ariabart, Jouslain, Ajman, Idris, Zarlish
Ariabart, Jouslain, Ajman, Idris, Zarlish

Saat ini Tytania berada di bawah kepemimpinan Ajman Tytania yang nampaknya sedang berusaha mencari penerus. Di antara para bangsawan, ada 4 orang bangsawan muda yang diperkirakan mempunyai kesempatan besar untuk menggantikan Ajman. Mereka adalah Jouslain Tytania yang tenang dan penuh perhitungan, Ariabart Tytania yang selalu melakukan tindakan menurut aturan atau tata cara bangsawan, Zarlish Tytania yang selalu menyelesaikan masalah dengan menggunakan kekuatan, dan Idris Tytania bangsawan termuda yang penuh ambisi untuk menggantikan Ajman. Persaingan di antara ke-4 bangsawan muda ini, baik secara terang-terangan maupun terselubung, menjadi perhatian Ajman, apalagi banyak pihak yang ingin menjatuhkan Tytania terutama bangsa yang dikalahkan oleh mereka.

Suatu ketika Tytania menginginkan sebuah teknologi dari sebuah kerajaan kecil. Ariabart dan pasukannya datang untuk meminta (dengan paksa) tetapi tanpa diduga, pihak Euria (kerajaan itu) mengirim pasukan untuk melawan. Pasukan ini dipimpin oleh seorang laksamana muda bernama Fan Hyulick. Secara mengejutkan Hyulick mampu memukul mundur pasukan Tytania yang terkenal tidak terkalahkan selama hampir 200 tahun. Hal ini sangat mengejutkan dan membuat Hyulick menjadi bahan pembicaraan. Tetapi pada akhirnya Tytania menggunakan kekuasaan dan pengaruhnya atas kerajaan tersebut, sehingga akhirnya kerajaan itu menyerah dan Hyulick malah dijadikan buronan yang paling dicari oleh Tytania.

Fan Hyulick
Fan Hyulick

Dalam pelariannya Hyulick bertemu dengan banyak orang yang tergabung menjadi kaum pemberontak yang ingin menjatuhkan Tytania. Pada awalnya Hyulick menolak bergabung, tetapi setelah bertemu dengan Lyra Florenz, ia berubah pikiran. Apalagi ketika Lyra tewas karena menyelamatkan Hyulick dari adik Zarlish. Sedangkan di pihak Tytania, Hyulick dianggap sebagai penyebab kematian adik Zarlish. Zarlish yang ingin membalas dendam, terus berupaya memburu Hyulick namun pada akhirnya ia terbunuh oleh Hyulick. Sementara itu, baik Jouslain maupun Idris, masing-masing mempunyai rencana tersendiri. Jouslain sendiri sempat mengusulkan untuk merekrut Hyulick dan menjadikannya sebagai salah satu pemimpin pasukan Tytania.

Lyra Florenz
Lyra Florenz

Sebenernya masih banyak yang bisa diceritakan dari Tytania ini, tapi sayangnya cerita berhenti sampe kematian Zarlish. Tokoh-tokoh lain seperti Jouslain, Ariabart, ataupun Idris masih belum ‘tergali’. Padahal gue pribadi mengharapkan karakter Jouslain lebih diperdalam, soalnya gue liat dari ber-4, dia yang paling pinter, kalo nggak mau dibilang ‘licik’ (but not necessarily in negative context). Hyulick sendiri juga termasuk ahli strategi yang handal. Jouslain pun sebenernya mengakui hal itu, malah dia pernah dengan sengaja melepaskan Hyulick dengan alasan Tytania membutuhkan ‘lawan’ yang sepadan. Belum lagi cerita tentang Lydia, putri kerajaan yang bersedia ikut dengan Jouslain (baca: sandera politik) untuk memberikan jaminan kepada Tytania bahwa kerajaannya tidak akan memberontak. Sejauh apa perannya dalam cerita ini belum terlalu keliatan.

Konflik-konflik dalam anime ini menurut gue bagus. Cuma karena nggak ketemu ‘konklusinya’ jadi berasa nanggung semua. Ngarep ada lanjutannya tapi kalo ngeliat novelnya aja terbengkalai selama 12 tahun, rasanya ya pesimis juga. Sayang banget. 

forum No comments yet.
You're welcome to leave one

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *