subject

Dansai Bunri no Crime Edge

Okita
the captain. watches animes. plays games. listens musics. learns coding. and uh ... works.

— Other posts

Atau  judul bahasa Inggrisnya “The Severing Crime Edge”. Anime musim semi ke-2 yang udah ditonton setelah Red Data Girl versi ‘resmi’ (bukan yang pre-air, tapi secara cerita ya sama aja).

crime-edge-2

Haimura Kiri (seiyuu: Hanae Natsuki) adalah seorang pemuda yang terobsesi untuk mencukur rambut orang sejak kecil. Dia memiliki sebuah gunting cukur istimewa yang disebut sebagai Dansai Bunri no Crime Edge. Suatu ketika dia bertemu dengan Mushanokouji Iwai (seiyuu: Koiwai Kotori), seorang gadis dengan rambut yang tidak bisa dipotong oleh benda apapun. Dikatakan bahwa hal itu adalah sebuah kutukan yang ‘diturunkan’ dalam keluarga Iwai. Satu-satunya benda yang bisa mencukur rambutnya ternyata adalah gunting istimewa Haimura. Dan ternyata, pertemuan mereka yang diikuti dengan dipotongnya rambut Iwai, justru malah membuka rahasia tentang sebuah permainan misterius di mana Iwai yang disebut sebagai “Kami no Jo-ou” (the Hair Queen) menjadi sasaran pembunuhan yang dilakukan oleh para pemilik benda istimewa seperti  gunting Haimura yang disebut sebagai “Killing Goods”. Haimura akhirnya terlibat dalam permainan yang membahayakan ini dan ia berusaha untuk melindungi Iwai dari para pemilik “Killing Goods” yang memburu Iwai. ‘Permainan’ apa yang sebenarnya sedang berlangsung? Siapa sebenarnya para pemilik Killing Goods, dan dari mana asal benda-benda itu? Mengapa Iwai yang menjadi target? Kayaknya pertanyaan-pertanyaan itu yang bakalan diceritakan dan dibuka sepanjang seri yang direncanakan terdiri dari 12 episode ini. Mudah-mudahan aja cukup tuh 12 episode tanpa terkesan terburu-buru karena dipotong oleh gunting Crime Edge.

Hmm … waktu awal liat, nggak tau kenapa kok yang terlintas Dantalian no Shoka ya?  Mungkin karena efek ‘Huey & Dalian’-nya barangkali, cuma yang ini atmosfir-nya lebih light dibanding Dantalian. Tapi kalo diliat premise-nya dan cerita pembukanya, sebenernya sih berasa masih satu ‘aliran’ sama Dantalian. Meskipun kalo di Dantalian, Dalian adalah ‘perpustakaan’ naskah-naskah kuno yang mempunyai kekuatan magis, sementara di sini tokoh ceweknya adalah Rapunzel Iwai, sang Kami no Jo-ou, orang yang dikutuk untuk punya rambut yang tidak bisa dipotong. Cuma yang ini tokoh cowoknya, euh… nggak tau kenapa, kok napsu bener ama yang namanya nyukur rambut orang. Atau mungkin itu pengaruh dari Crime Edge-nya. Jadi siapapun yang memiliki benda itu, akan punya sifat yang sama. Tapi ya masih baguslah kalo obsesinya jadi nyukur rambut yang di kepala. Lha bayangin kalo obsesinya nyukur rambut di bagian tubuh yang lain …

forum No comments yet.
You're welcome to leave one

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *