subject

Akame ga Kill!

アカメが斬る!
Okita

the captain. watches animes. plays games. listens musics. learns coding. and uh … works.

— Other posts

Akame-ga-Kill-splash

Tatsumi (seiyuu: Saitou Souma) adalah seorang pemuda dari sebuah desa yang terpencil dan miskin. Dia bersama kedua temannya, Ieyasu (seiyuu: Takahashi Kouji) dan Sayo (seiyuu: Komatsu Mikako), berangkat menuju ibukota dengan harapan bisa bergabung dengan pasukan kerajaan dan membawa pulang penghasilan mereka untuk membantu desa mereka yang kekurangan. Tetapi dalam perjalanan mereka terpisah akibat serangan para penjahat. Tatsumi akhirnya berkelana sendirian dengan harapan bisa bertemu mereka kembali di ibukota nantinya.

Sesampainya di ibukota, Tatsumi yang berasal dari pedesaan tertipu oleh seorang perempuan sehingga kehilangan semua uangnya dan ia pun ditolak masuk sebagai anggota pasukan kerajaan. Ketika dia sedang istirahat di pinggir jalan, datang seorang putri bangsawan bernama Aria (seiyuu: Satou Kanami) yang menawarkan tempat untuk tinggal kepada Tatsumi. Sesampainya di rumah Aria, Tatsumi diterima dan diperlakukan dengan baik oleh keluarga Aria. Ketika sedang menemani Aria ke kota, Tatsumi melihat ada poster kriminal yang sedang dicari.

Mereka adalah kelompok pembunuh (assassin) yang disebut “Night Raid”. Night Raid dikenal sebagai kelompok pembunuh yang sadis dan sasaran mereka umumnya adalah para bangsawan. Dan pada malam harinya, Night Raid ternyata datang menghampiri rumah keluarga Aria. Satu per satu anggota keluarga Aria dibantai oleh Night Raid dan tersisa Aria yang dibawa lari oleh salah satu pengawal ke sebuah gudang di halaman belakang rumah.

Tatsumi tiba di halaman itu bersamaan dengan salah satu anggota Night Raid yaitu Akame (seiyuu: Amamiya Sora) yang dengan cepat membunuh si pengawal dan berniat membunuh Aria. Tatsumi yang merasa sudah ditolong oleh Aria, mencoba melindungi Aria dari serangan Akame. Awalnya Akame sama sekali tidak menyerang Tatsumi dan mengatakan bahwa Tatsumi bukanlah sasarannya, tetapi karena Tatsumi mencoba menghalangi Akame, akhirnya Akame menyerangnya. Ketika Akame hampir membunuh Tatsumi, tiba-tiba serangan Akame dihentikan oleh seorang perempuan yang ternyata adalah perempuan yang telah menipu Tatsumi.

Leone (seiyuu: Asakawa Yuu), perempuan itu, mengatakan kepada Tatsumi bahwa orang yang dia lindungi (Aria) sebenarnya bukan orang yang layak untuk dilindungi. Leone mendobrak pintu gudang dan Tatsumi sangat terkejut ketika melihat bahwa gudang itu berisi banyak sekali mayat manusia yang telah disiksa. Tatsumi sangat terkejut ketika melihat bahwa salah satu mayat itu adalah mayat Sayo. Dan dia lebih terkejut lagi ketika melihat bahwa salah satu tahanan di situ adalah Ieyasu yang berada dalam kondisi mengenaskan. Ieyasu mengatakan bahwa Aria-lah yang telah menyiksa mereka berdua dan membunuh Sayo.

Mengetahui hal itu dan setelah mendengar sendiri pengakuan Aria, Tatsumi menghentikan Akame yang akan membunuh Aria dan langsung membunuh Aria dengan tangannya sendiri. Melihat hal itu, Leone menjadi tertarik kepada Tatsumi dan mengajaknya bergabung dengan Night Raid (setengah memaksa).

My thoughts?

Menurut gue ini menarik. Terutama penceritaannya, yang di awal sepertinya kayak petualangan yang happy-go-lucky, gaya Tatsumi ketika berhasil membantai Danger Beast (sebutan untuk monster), kemudian ekspresi teman-temannya saat dia menceritakan bahwa Ieyasu mungkin tersesat, dst. Tapi semua itu berubah drastis begitu Night Raid muncul. Si ibu dibunuh dengan menggunakan senjata seperti gunting raksasa (dipotong jadi 2 ), si ayah yang dicekik sampai mati, dan yang terakhir, si anak langsung ditebas oleh Tatsumi tanpa ragu, padahal pada awalnya dia pikir bahwa Aria adalah penolongnya. Dan gue nggak akan terlalu kaget kalo nanti ada anggota Night Raid yang tewas, ya namanya juga pembunuh, pasti suatu ketika bisa terbunuh juga. Kalo yang kemarin kan pembunuhnya nggak ada yang mati. 

Additional info

Para anggota Night Raid (dan musuh-musuh mereka nanti) mempunyai senjata yang istimewa. Senjata-senjata itu disebut sebagai Teigu. Diceritakan bahwa ada 48 Teigu yang diciptakan 900 tahun yang lalu menggunakan ilmu alkimis dan menggunakan sisa dari Danger Beast. Masing-masing Teigu hanya bisa digunakan oleh orang yang ‘cocok’. Bentuk Teigu sendiri bermacam-macam, ada yang pedang seperti milik Akame, atau baju zirah seperti yang digunakan salah satu anggota Night Raid, sampai ke sesuatu yang berbentuk mahluk.

 

LINKS

forum No comments yet.
You're welcome to leave one

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *