Anime

DanMachi : Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon?

Danmachi, atau nama lengkapnya Danjon ni Deai o Motomeru no wa Machigatteiru Darō ka / ダンジョンに出会いを求めるのは間違っているだろうか, atau yang dikenal sebagai Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon? / Familia Myths untuk kalangan fans di belahan dunia lainnya.

Danmachi adalah franchise yang berawal dari light novel ciptaan Omori Fujino yang mulai terbit Januari 2013 dan on-going hingga sekarang terbit 11 volume. Danmachi juga mencakup beberapa manga dan 2 TV series serta 1 OVA

Secara umum Danmachi tergolong cerita RPG seperti Magic Knight Rayearth, Tower of Druaga, dsb . Menceritakan negara Orario yang mempunyai daya tarik yaitu Dungeon, menara tinggi di tengah kota yang berisi monster2. Para petualang dari berbagai negara berdatangan untuk berbagai alasan, utama nya adalah untuk mencari kristal sihir yang dijatuhkan oleh monster (apabila dikalahkan). Kristal tersebut dapat dijual untuk uang.

Para petualang membentuk kelompoknya tersediri yang disebut Familia dibawah blessing atau bimbingan dari seorang dewa/ dewi, mirip seperti guild di game MMORPG. Para petualang berjuang demi dewa/ dewi mereka, sebagai imbalan, sang dewa/ dewi memberikan blessing dengan melakukan Update Status para petualang sehingga mereka bisa level-up dan mendapatkan skill atau magic baru yang akan menunjang pertempuran di Dungeon.

Tersebutlah seorang newbie petualang bernama Bell Cranel, dia adalah anggota dari Hestia Familia, kelompok petualang dibawah dewi Hestia. Familia ini hanya beranggotakan Bell dan Hestia, namun seiring berjalannya waktu mereka mendapatkan keluarga baru dan berbagai tantangan baru.

Sounds familiar ? Yeap, dari segi cerita ataupun premise, Danmachi memang bukan yang pertama. Rata-rata anime RPG memberikan sesuatu yang sama, lalu apa hal menarik yang ditawarkan oleh Danmachi ? Satu hal terpenting, cerita, terus terang cerita from zero to hero itu memang timeless, terlebih lagi Danmachi sepertinya menggunakan cerita Argonaut sebagai foreshadow dari series ini dengan Bell Cranel secara perlahan menemukan kekuatan, teman dan restu dari Dewa (dalam hal ini Dewi) untuk melawan kekuatan jahat, and the best part, Omori-sensei mengemasnya menjadi cerita ringan namun tidak kedodoran.

Lalu design character yang menarik (ini murni pendapat pribadi^^ ) serta seting dunia yang menurut saya cukup orisinal dengan menyertakan Familia yang dibentuk oleh dewa/ dewi. Hal ini membuat cerita Danmachi tidak 1 dimensi saja, namun membuat cerita utama terlihat normal namun terdapat intrik dibelakang. Bell dkk sangat jarang berinteraksi dengan intrik tersebut, mereka, for the most part, adalah subjek yang harus menerima hasil dari intrik yang ditimbulkan para dewa/ dewi dibelakang mereka. Dan bonus, saya jadi belajar nama nama deities :))

Kalau kamu suka anime ringan yang (hampir) tanpa angst fest, atau kamu penggemar fantasy RPG, tidak ada salahnya mencoba anime ini, oh and good news, spin off dari Danmachi, yaitu Danmachi : Sword Oratoria sedang tayang on-going mulai 17 April 2017 menceritakan petualangan Aiz Wallenstein (love interest Bell) dan Loki Familia.

Standard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/angry.gif  http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/awe.gif  http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/aww.gif  http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/baggy-eye.gif  http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/balloon.gif 
more...