subject

Shoukoku no Altair

将国のアルタイル
Okita
the captain. watches animes. plays games. listens musics. learns coding. and uh ... works.

— Other posts

Di benua Rumeliana terdapat 2 buah kerajaan yang pernah terlibat peperangan yaitu kerajaan Balt-Rhein dan negeri Turkiye. Setelah sebuah peperangan besar yang memakan banyak korban, kedua negeri itu sepakat untuk menghentikan peperangan dan menjaga perdamaian. Tetapi perdamaian ini nampaknya sulit dipertahankan karena tiba-tiba di daerah perbatasan antara keduanya, ditemukan jenazah salah seorang pejabat Balt-Rhein yang sepertinya telah tewas dibunuh dengan menggunakan panah khas milik pasukan Turkiye. Situasi pun kembali memanas dan Balt-Rhein meminta kepada Turkiye untuk mengirimkan salah satu petinggi kerajaan sebagai ‘pengganti’ dan bila tuntutan tersebut tidak dipenuhi, maka Balt-Rhein akan menyatakan perang.

Pihak Turkiye pun mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh para petinggi kerajaan yang disebut sebagai Pasha. Dalam pertemuan ini terjadi perpecahan di antara mereka karena muncul dua pendapat yang berbeda di mana sebagian menyatakan lebih baik mereka berperang, sementara sebagian lain ingin mengirimkan perwakilan ke Balt-Rhein dengan harapan bisa ditempuh cara diplomasi untuk menyelesaikan kemelut ini walaupun resikonya wakil yang dikirim akan terbunuh.

Di antara para pasha ini, Tughril Mahmut Pasha (seiyuu: Murase Ayumu), pasha termuda dalam sejarah Turkiye yang mempunyai julukan “The Golden Eagle General” maju ke depan untuk menyampaikan pendapatnya. Mahmut mengatakan bahwa sebaiknya mereka mencari “pilihan ketiga” di mana tidak ada seorang pun yang harus dikorbankan, tetapi juga tidak perlu memulai peperangan yang sudah pasti akan memakan lebih banyak korban jiwa. Namun sayangnya karena masih dianggap terlalu muda, pendapat Mahmut tidak diterima. Hanya satu orang yaitu Sehir Halil (seiyuu: Ogata Kenichi), seorang pasha senior dan juga orang yang membesarkan Mahmut yang memberinya kepercayaan untuk melakukan hal yang benar.

Mahmut yang kemudian menyelidiki kasus ini menemukan bahwa pejabat Balt-Rhein bukan dibunuh oleh pihak Turkiye karena bulu yang digunakan pada anak panah yang digunakan untuk membunuh korban tidak sama dengan standar buatan Turkiye. Ketika ingin menyampaikan hal ini kepada dewan, Mahmut baru mengetahui bahwa ternyata Sehir Halil telah dengan sukarela mengajukan dirinya untuk menjadi perwakilan negeri Turkiye yang pergi ke Balt-Rhein. Mengetahui hal ini, Mahmut menyusul rombongan Halil dan menyatakan bahwa dia berencana membuktikan semua karena menurutnya apabila memang Balt-Rhein menginginkan peperangan, hal itu pasti sudah dilakukan. Dengan adanya upaya mencetuskan peperangan seperti ini, maka bisa diartikan tidak semua pihak di Balt-Rhein menginginkan perang, dan ada pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja memancing agar terjadi peperangan.

 

Mahmut pun kemudian mempersiapkan siasat untuk menangkap orang-orang yang melakukan pembunuhan itu. Sesuai dugaannya, rombongan mereka pun diserang oleh sekelompok orang dari Balt-Rhein yang memang ditugaskan untuk membunuh perwakilan dari Turkiye sehingga peperangan segera tercetus. Namun berkat rencana Mahmut, mereka berhasil menangkap para pembunuh dan menjelaskan hal tersebut kepada Raja Balt-Rhein yang menerima penjelasan mereka dan membatalkan serangan ke Turkiye.

Dari para pembunuh yang tertangkap itu, Mahmut mengetahui bahwa dalang dari semua kejadian ini adalah salah satu pejabat tinggi dalam kerajaan Balt-Rhein. Dia juga merasa bahwa kejadian ini tidak akan selesai begitu saja, sehingga dia pun kemudian pergi untuk menyelidiki seberapa jauh pengaruh para penghasut dari Balt-Rhein masuk ke dalam negeri Turkiye dan berusaha untuk menghentikan kegiatan mereka agar perdamaian yang sudah tercapai tidak dirusak oleh peperangan.

 

My thoughts?

Wow… cerita kerajaan dan intrik-intriknya. Akankah bisa membuat gue tertarik seperti waktu Alderamin? (me want 2nd season of that title…). Musuhnya udah keliatan sih dari awal, dan emang niat banget menghasut supaya bisa terjadi perang. Kalo dari pihak Turkiye sendiri sih memang ada yang antagonis gayanya, tapi ya siapa tau nantinya dia jadi tipe-tipe “anti hero” gitu. Anyways, mari kita liat beberapa episode berikutnya.

 

LINKS

forum No comments yet.
You're welcome to leave one

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/angry.gif  http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/awe.gif  http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/aww.gif  http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/baggy-eye.gif  http://animindo.net/wp-includes/images/smilies-custom/balloon.gif 
more...