Blog

NHK 100 Best Anime of All Time

NHK sebagai salah satu stasiun televisi terkemuka di Jepang mengadakan sebuah polling pendapat yang ditujukan kepada para fans anime di sana. Mereka mencoba mengumpulkan para fans anime dan meminta pendapat mereka soal judul-judul anime yang dianggap sebagai yang terbaik sepanjang masa.

Hmm … gue rasa ‘best of all time’ itu lumayan berat ya kategorinya, karena namanya industri anime itu dari sejak awal sejarah animasi di Jepang sampai sekarang, kayaknya yang namanya judul itu udah ratusan atau malah ribuan (dan bisa lebih). Memang nggak semua berhasil menjadi selebriti apalagi sampai nembus pasar di luar Jepang, tapi ya tetep … buanyak buanget. Tapi nggak ada salahnya juga kalo kita tetep coba liat seperti apa hasilnya, yaitu :

  1. Tiger & Bunny (2011)
  2. Tiger & Bunny Movie: The Rising (2014)
  3. Mahou Shoujo Madoka★Magica (2011)
  4. Love Live! School Idol Project (2013)
  5. Love Live! School Idol Project 2nd Season (2014)
  6. Tiger & Bunny Movie: The Beginning (2012)
  7. Code Geass: Hangyaku no Lelouch (2006)
  8. Cardcaptor Sakura (1998)
  9. Love Live! The School Idol Movie (2015)
  10. Osomatsu-san (2015)
  11. Gintama (2006)
  12. Joker Game (2016)
  13. Legend of the Galactic Heroes (1988)
  14. Neon Genesis Evangelion (1995)
  15. Code Geass: Hangyaku no Lelouch R2 (2008)
  16. Is the Order a Rabbit? (2014)
  17. Mobile Suit Gundam (1979)
  18. Digimon Adventure (1999)
  19. Psycho-Pass (2012)
  20. Sword Art Online (2012)
  21. Clannad: After Story (2008)
  22. Girls und Panzer (2012)
  23. Haikyuu!! (2014)
  24. Detective Conan (1996)
  25. Hyouka (2012)
  26. Mahou Shoujo Madoka★Magica Movie 3: Hangyaku no Monogatari (2013)
  27. Fullmetal Alchemist: Brotherhood (2009)
  28. Attack on Titan (2013)
  29. Space Battleship Yamato (1974)
  30. Revolutionary Girl Utena (1997)
  31. Bungou Stray Dogs (2016)
  32. Prince of Tennis  (2001)
  33. Love Live! Sunshine!! (2016)
  34. Cowboy Bebop (1998)
  35. Steins;Gate (2011)
  36. Natsume Yuujinchou (2008)
  37. Fate/stay night: Unlimited Blade Works (2014)
  38. Hoshi no Ko Poron (1974)
  39. Future Boy Conan (1978)
  40. Mobile Suit Gundam Seed (2002)
  41. K-On! (2008)
  42. Haruhi Suzumiya (2006)
  43. Gurren Lagann(2007)
  44. Lupin III: Cagliostro no Shiro (1979)
  45. Bakemonogatari (2009)
  46. Ghost in the Shell: Stand Alone Complex (2002)
  47. Sound! Euphonium (2015)
  48. Free! (2013)
  49. Girls und Punzer der Film (2015)
  50. Fate/Zero (2011)
  51. Your Lie in April (2014)
  52. Shirobako (2014)
  53. Pokemon Diamond & Pearl: Giratina to Sora no Hanataba Sheimi (2008)
  54. Nausicaä of the Valley of the Wind (1984)
  55. Gintama’ (2011)
  56. Uta no☆Prince-sama♪ Maji Love 1000% (2011)
  57. Kimi no Na wa (Your Name) (2016)
  58. K-On!! (2010)
  59. Castle in the Sky (1986)
  60. Sailor Moon (1992)
  61. Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu (2016)
  62. Free!: Eternal Summer (2014)
  63. High☆Speed!: Free! Starting Days (2015)
  64. Katekyo Hitman Reborn! (2006)
  65. Yuu☆Yuu☆Hakusho (1992)
  66. The iDOLM@STER (2011)
  67. Haikyuu!! Second Season (2015)
  68. Is the Order a Rabbit?? (2015)
  69. Mob Psycho 100 (2016)
  70. Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans (2015)
  71. Fullmetal Alchemist (2003)
  72. One Piece (1999)
  73. Macross F (2008)
  74. Shounen Hollywood: Holly Stage for 49 (2014)
  75. Saraba Uchuu Senkan Yamato: Ai no Senshi-tachi (1978)
  76. Cardcaptor Sakura (2nd Season) (1999)
  77. Angel Beats! (2010)
  78. Mushishi (2005)
  79. Urusei Yatsura (1981)
  80. Shouwa Genroku Rakugo Shinjuu (2016)
  81. K (2011)
  82. Kuroko’s Basketball (2012)
  83. Anohana: The Flower We Saw That Day (2011)
  84. Hunter x Hunter (1999)
  85. Pokemon (1997)
  86. Armored Trooper Votoms (1983)
  87. The Twelve Kingdoms (2002)
  88. Kekkai Sensen (2015)
  89. Hetalia: The Beautiful World (2013)
  90. Nadia: The Secret of Blue Water (1990)
  91. Mononoke (2007)
  92. Kill la Kill (2013)
  93. InuYasha (2000)
  94. Urusei Yatsura Movie 2: Beautiful Dreamer (1984)
  95. Denno Coil (2007)
  96. JoJo no Kimyou na Bouken: Stardust Crusaders (2014)
  97. Akira (1988)
  98. Macross: Do You Remember Love? (1984)
  99. Gan to Gon (1974)
  100. The Tatami Galaxy (2009)

Sepintas kalo gue liat, itu mah list bukan ‘best of all time’, tapi lebih didominasi sama list ‘favorites of 2000 and some oldies’. Coba aja liat, dari 100, yang keluaran sebelum tahun 2000 cuma … sekitar 25% sajah kakak. Hahaha. Dan dari segelintir itu, cuma 1 yang masuk top ten, Card Captor Sakura.  Bukan apa-apa, gue suka CCS, bahkan menurut gue itu salah satu anime yang layak masuk top ten, bahkan mungkin top five pun gue masih nggak keberatan. Kenapa? Karena CCS itu salah satu pionir salah satu yang paling unik dalam dunia transformation shoujo atau mahou shoujo. Coba aja liat karakter transformation shoujo kebanyakan, kostumnya itu-itu aja, sementara CCS? Unlimited costume works

Dan … did you see Tonari no Totoro (My Neighbour Totoro)? Sen to Chihiro no Kamikakushi (Spirited Away)? Karya-karya Ghibli (!!) yang fenomenal lainnya? No? … No?! Atau karya pertama Makoto Shinkai, Hoshi no Koe? Di situ ada Ghost in the Shell tapi yang Stand Alone Complex, bagus, tapi kenapa bukan yang original? It should’ve been the original that’s there karena ini kan ‘of all time’. Yang original lebih everlasting dong (harusnya).

Ketemu Rurouni Kenshin? Nope. Padahal itu judul yang populer juga, dan gue rasa hampir seluruh dunia kenal serial ini. Apa memang di Jepang dia kurang populer ya? Masak iya sih?  Atau Serial Experiments Lain? Dan Gundam SEED masuk kategori best-of-all-time tapi Gundam Wing nggak? Menurut gue ini terbalik. Justru Wing yang memunculkan lagi hype Gundam dan memperkenalkan Gundam ke generasi fans anime yang baru. Jadi ya setidaknya Wing lebih deserves a spot di list itu.

Hmm … itu kan judul-judul yang boleh dibilang fenomenal dalam dunia anime, karena mereka termasuk yang mempopulerkan anime ke luar Jepang, dan sampe sekarang gue rasa masih banyak yang masih suka, dan itu berarti mereka masuk dalam kategori ‘best of all time’. Memang kalo untuk bicara “best” sifatnya relatif (banget), jadi agak susah sebenernya untuk bikin standarisasi.

Anyway, ini polling umum, dan di Jepang, jadi ya nggak bisa protes juga. Mungkin buat mereka, para fans Jepang, ya memang judul-judul itu yang layak disebut of-all-time. Atau ya karena yang ikutan poll kebanyakan dari generasi 2000, jadi ya pastinya buat mereka anime yang keluar 17 tahun yang lalu juga udah masuk kategori of-all-time, dan yang keluar lebih dari 17 tahun yang lalu itu unknown atau cuma catatan sejarah aja…

We may be the first generation of lovers separated by time and space …

 

source:

ベスト・アニメ100投票結果発表|ニッポンアニメ100|NHK

Standard
Blog

Trivia: Eromanga-sensei

Di dunia ini ternyata ada sebuah kota yang bernama Eromanga, terletak di Queensland, Australia. Meskipun memang tidak mempunyai arti yang sama dengan kata Eromanga yang dipakai dalam dunia anime/manga tapi secara ejaan sama persis. Atau jangan-jangan di kota ini banyak orang dengan bakat yang sama dengan Eromanga-sensei? 

 

Standard
Blog

Ghost in the Shell

Udah ada 2 mingguan lah ya dari sejak rilis, jadi udah bisa dibahas. Dan nggak tau juga apa emang gue yang kurang gaul atau kurang browsing, tapi rasanya sepi-sepi aja setelah filmnya tayang?  Nggak ada ‘gaung’nya kayak film-film action lain yang diangkat dari media lain, apa mungkin karena nggak sepopuler kawan-kawan dari dunia Marvel dan DC? Tapi bahkan Dragonbol Evolution aja masih kebahas lho perasaan. 

Ya sudahlah, buat gue sendiri nonton film ini memang rasanya jadi agak campur aduk ya.

Kita mulai aja dari pemeran utamanya. Kalo inget dari awal diumumkan kalo Scarlett Johansson yang akan memerankan tokoh utama, Kusanagi Motoko, aja udah bikin heboh di dunia maya. Pada waktu itu topiknya seperti biasa, ini cerita Jepang, kenapa bukan diperankan orang Asia atau lebih spesifik, Jepang? Prasangkanya udah macem-macem, dari mulai kalo artis non Amerika nggak menjual sampai alasan yang rasis dan terus disambung dengan istilah whitewashing. Abis itu sempet tenang dikit, sampai sekitar bulan September 2016 waktu muncul trailer filmnya, dan pembicaraan soal whitewashing pun muncul lagi. Personally gue rasa Hollywood sebenernya nggak terlalu peduli dari mana asal pemerannya, yang mereka liat ya, saat ini yang paling laku dijual siapa. Tapi entah kenapa gue ngerasa pas nonton film ini perasaan ukuran badan cyborgnya nggak konsisten  Apa karena angle shot nya? Atau karena efek kostumnya? Atau kacamata gue udah blur. 

Soal casting Scarlett Johansson hmm … brooding nya masih oke, Motoko memang sering mencoba merenungi tentang ghost dirinya, tapi gue mikirnya gambaran Motoko dalam anime selain brooding dia keliatan straight aja, flat kayak gak ada feeling, karena dia masih belum mendapat konsep yang jelas tentang ghost-nya. Sementara kalo di film ini gue malah nangkepnya dia udah sedih duluan, as if fragmen memori yang hilang timbul itu udah mencetuskan perasaan sedih … padahal ya belum tau sebenernya sesedih apa, jangan-jangan malah mengerikan kan bisa juga … atau karena tampangnya ScarJo ya? 

Visual effect nya bagus. Gue rasa special effect dan visualisasi dunia dan lingkungannya menggambarkan dunia Ghost in the Shell dengan baik. Dan nggak tau kenapa juga, sampai hari ini, semua film yang sifatnya menceritakan kota di dunia masa depan, semuanya berupa menara-menara yang tinggi. Mungkin menggambarkan lahan yang makin sempit? Tapi kebayang lucu juga dengan adanya iklan-iklan hologram di mana-mana kayak yang digambarkan di situ. Gue bilang sih kalo dari segi ini, Hollywood memang hebat, level mereka untuk bikin visual effect memang luar biasa.

Kalo boleh dibilang gue suka karena kali ini, kota masa depannya digambarkan nggak gloomy, tapi colorful dengan adanya iklan-iklan tadi. Kebanyakan film futuristik yang pernah gue tonton kota-kotanya sih sama tinggi-tinggi dan lancip-lancip gedungnya, tapi suasananya selalu gloomy, gelap … suram lah. Cuma ada sedikit kejanggalan … kotanya sepi banget … . It’s a big megapolitan city, but the streets are sooo empty. Hahaha. Dan satu lagi yang gue salut sama pembuat visual effect Ghost in the Shell ini, mereka mencoba untuk ‘setia’ dengan source material sebisa mungkin. Malahan sampe ada yang bikin perbandingannya di youtube, seperti ini

Secara cerita … This is it, don’t get scared now.

Mungkin sebenernya film ini berusaha untuk me-reka ulang cerita animasi yang asli (1995), cuma sepertinya gagal untuk mempertahankan keinginan itu. Di dunia GITS, semua bagian tubuh manusia bisa digantikan dengan sibernetik kecuali mungkin otak manusia. Paling jauh yang bisa mereka lakukan adalah membuat semacam wadah titanium untuk melindungi otak dan menghubungkannya dengan organ-organ lain. Dari awal Motoko hanya ingat ketika dirinya sedang ‘diproduksi’ dan dia sendiri tidak yakin apakah dia memang benar-benar punya ‘ghost’ atau memang dia sepenuhnya cyborg.

Pertanyaan tentang konsep ghost itu muncul dalam pikiran Motoko karena dia nggak punya gambaran apa itu ghost dan apakah dia punya apa yang namanya ghost itu. Dia bisa menjelajahi jejaring maya dan mungkin masuk ke dalam otak sibernetik orang lain, tapi tetep belum mendapatkan penjelasan yang memuaskan tentang ghost-nya sendiri. Motoko di animasi menurut gue justru memunculkan konsep yang menarik waktu membahas soal ‘ghost’ dengan Batou. Kalo nggak salah, dalam salah satu adegan waktu mereka lagi bahas konsep ghost dan Motoko tampak masih meragukan apakah dia mempunyai ghost/jiwa atau nggak, Batou bilang bahwa selama dia punya otak manusia dalam tubuhnya dan masih diperlakukan sebagai manusia, berarti itu sudah cukup membuktikan kalau Motoko adalah manusia (dalam artian mempunyai ‘ghost’). Jawaban Motoko adalah sebuah pertanyaan yang sebenernya cukup kompleks, bagaimana seandainya otak sibernetik mampu ‘menciptakan’ ghost alias menciptakan ‘jiwa’? Dengan begitu, seolah-olah cyborg murni tanpa sel otak manusia pun bisa mempunyai ‘jiwa’, dan Motoko mungkin adalah salah satu dari cyborg yang otak sibernetiknya telah menciptakan ghost. Konsep yang diungkapkan Motoko ini kemudian berbenturan dengan konsep yang dimiliki Puppet Master, antagonis yang mereka hadapi dalam anime. Seperti gue bilang cukup kompleks. Kalo bicara soal ending animenya, gue rasa memang bukan Hollywood material.

Where ghost no longer need shell

Sayangnya, konsep ghost yang muncul di animenya menurut gue jauh berbeda dengan yang di film. Ghost yang ada di film kalo menurut penangkapan gue, diinterpretasikan sebagai jati diri Motoko yang asli, yang dalam hal ini ‘dihapus’ oleh orang-orang yang melakukan eksperimen atas dirinya. Jadi kesimpulannya, pencarian makna tentang ghost di versi Hollywood ini ‘disederhanakan‘ menjadi sama seperti banyak film sebelumnya. Tokoh utama diculik atau dibrainwash, dijadikan eksperimen, dirubah menjadi mesin pembunuh, kemudian dengan sisa-sisa ingatan yang masih ada akhirnya menemukan kembali ingatannya. Musuhnya pun disederhanakan menjadi, seperti biasa, salah satu korban eksperimen yang gagal ingin balas dendam. Sementara itu di atas semuanya ada the big bad wolf, pemilik program eksperimen, musuh bersama.

Wow … that is just sooooo familiar. If not standard. Bahkan Jason Bourne pun dasar ceritanya hampir sama dan itu nggak perlu teknologi cyberbrain dan nggak jauh-jauh di masa depan. Total Recall juga nggak jauh-jauh amat meleset dari tipe cerita beginian kalo mau dibilang. Ngapain bikin lagi yang sama seperti ini? Ditutup pula dengan tawaran Kuze untuk merger dalam network dan mungkin mencapai tingkat evolusi berikutnya yang lebih tinggi (seperti di anime) … Where ghost no longer need shell. Too late, the shows ending. This would’ve been much cooler underlining plot, rather than uncovering the truth about what happened to you. IMO. Cuma di film ini ceritanya Motoko tidak mau menerima tawaran Kuze dan sebaliknya, dia ‘menerima’ keadaannya dan akan menggunakannya for the greater good. Dia juga mengklaim kembali namanya, Kusanagi Motoko. (tapi minta dipanggilnya tetep Major). Hmm … typical heroic Hollywood ending?

Sama rada kasian sih sebenernya sama Section 9. Sama sekali nggak kepake. Sekalinya turun full team, cuma diambil shot dari atas kepala dengan jarak … tinggi sekali jadi cuma keliatan gundul-gundulnya dari atas, masuk gedung, abis itu ya udah. Yang masuk-masuk lorong dan ruangan si Motoko sendiri. Sampe bisa diculik dulu sama Kuze, ngobrol-ngobrol dulu dst. Ke mane aje yang lainnya? And that’s the best anti-terorrist unit?  Seperti biasa, gue selalu menyayangkan terjadinya penumpukan karakter tanpa ada perkembangan yang jelas perannya dalam membangun cerita.

All in all, kasian aja, film ini jatuhnya jadi datar dan generik, cuma pamer visualisasi aja. Kalo untuk cerita gini aja, gue rasa udah banyak film Hollywood yang sudah melakukan. Nggak usah repot-repot ngambil judul Ghost in the Shell.

 

Oh … I like the Honda … 

Standard
Blog

Anime Spring 2017

Spring Time! 

Sok heboh padahal belakangan agak nggak aktif nulis juga sih, tapi ya memang lagi nggak banyak nonton anime.  Winter aja yang diikutin cuma ACCA sama Tekketsu no Orphan yang bisa dibilang, peninggalan season sebelumnya. Yang terakhir ini pun sepertinya udah mendekati ending. Serial winter lainnya … makin nambah episode malah jadi nggak terlalu antusias nontonnya, on-off aja.

Spring 2017 kayaknya banyak didominasi tema magic, fantasy, supranatural atau sejenisnya. Dan ternyata setelah Danmachi, ada lagi di season depan yang judulnya panjang banget. What’s with these long titles anyway?

Kalo ngomongin hype, yang paling jadi bahan omongan ya Shingeki no Kyojin Season 2. No surprise there, meskipun kadang ngerasa overrated juga sih. Tapi ya susah, begitu jadi ‘hits’ ya gitu deh, mulai dari yang true fans, sampe yang weeaboo numpang lewat juga pada “OMG! It’s here!” atau “Kita! Kita! Kita!” and so on. Agak-agak bikin drop. 

 

TV Series
Anime (abjad)TayangPV
100% Pascal Sensei
100%パスカル先生

Kids
15 April 2017Blocked
Alt
Alice to Zouroku
アリスと蔵六

Fantasy, Seinen, Supernatural
2 April 2017Yes
Ani ni Tsukeru Kusuri wa Nai!
兄に付ける薬はない!

Comedy
7 April 2017Yes
Atom: The Beginning
アトム ザ・ビギニング

Action, Mecha, Sci-Fi, Seinen
15 April 2017Yes
Berserk (2017)
ベルセルク

Action, Adventure, Military, Supernatural
7 April 2017Yes
Beyblade Burst God
ベイブレードバースト 神[ゴッド]

Action, Adventure, Shounen, Sports
3 April 2017Official YouTube Channel
Boku no Hero Academia 2nd Season
僕のヒーローアカデミア 第二期

Action, Adventure, Comedy, Shounen, Supranatural
1 April 2017Yes
Boruto: Naruto Next Generations
BORUTO-ボルト- NARUTO NEXT GENERATIONS

Action, Martial Arts, Shounen
5 April 2017Yes
Busou Shoujo Machiavellism
武装少女マキャヴェリズム

Action, Comedy, Romance, School, Shounen
5 April 2017Yes
Cinderella Girls Gekijou
シンデレラガールズ劇場

Comedy, Shoujo
4 April 2017Yes
Clockwork Planet
クロックワーク・プラネット

Drama, Fantasy, Romance, Sci-Fi, Shounen
6 April 2017Yes
Duel Masters (2017)
デュエル・マスターズ

Action, Adventure, Comedy, Game, Kids, Shounen
2 April 2017Yes
Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka Gaiden: Sword Oratoria
ダンジョンに出会いを求めるのは間違っているだろうか外伝 ソード・オラトリア

Action, Adventure, Comedy, Fantasy
14 April 2017Yes
Eromanga-sensei
エロマンガ先生

Comedy, Drama, Romance
8 April 2017Blocked
Frame Arms Girl
フレームアームズ・ガール

Mecha
3 April 2017Yes
Fukumenkei Noise
覆面系ノイズ

Music, Romance, School, Shoujo
11 April 2017Yes
Furusato Meguri: Nihon no Mukashi Banashi
ふるさとめぐり 日本の昔ばなし

History, Kids, Supranatural
2 April 2017No
Future Card Buddyfight (2017)
フューチャーカード バディファイト (2017)

Game, Kids
1 April 2017No
Gin no Guardian
銀の墓守り(ガーディアン)

Action, Comedy, Fantasy, Game, Supernatural
1 April 2017Yes
Granblue Fantasy the Animation
グランブルーファンタジー ジ・アニメーション 公式サイト

Fantasy
1 April 2017Blocked
Hinako Note
ひなこのーと

Comedy, School, Slice of Life
26 Maret 2017Yes
ID-0

Mecha, Sci-Fi
9 April 2017Yes
Idol Time PriPara
アイドルタイムプリパラ

Kids, Music, Slice of Life
4 April 2017No
Kabukibu!
カブキブ!

School
7 April 2017Yes
Kenka Banchou Otome: Girl Beats Boys
喧嘩番長 乙女 -GIRL BEATS BOYS-

Romance, School
12 April 2017Yes
Kyoukai no RINNE Season 3
境界のRINNE 第3シリーズ

Comedy, Romance, School, Shounen, Supranatural
8 April 2017No
Little Witch Academia
リトル ウィッチ アカデミア

Adventure, Comedy, Fantasy, Magic, School
2 April 2017Yes
Love Kome: We Love Rice
ラブ米(コメ)-WE LOVE RICE

School
5 April 2017No
Makeru na!! Aku no Gundan!
まけるな!! あくのぐんだん!

Comedy
5 April 2017No
Natsume Yuujinchou Roku
夏目友人帳 陸

Drama, Fantasy, Shoujo, Slice of Life, Supernatural
11 April 2017No
Neko Neko Nihonshi 2nd Season
ねこねこ日本史(第2シリーズ)

Comedy, Historical
5 April 2017No
Nobunaga no Shinobi: Ise Kanegasaki-hen
信長の忍び~伊勢・金ヶ崎篇~

Comedy, Historical
7 April 2017No
Oushitsu Kyoushi Haine
王室教師ハイネ

Comedy
5 April 2017Yes
Puri Puri Chii-chan!!
プリプリちぃちゃん!!

Kids
15 April 2017Blocked
Alt
Re:Creators
Re:CREATORS

Action, Mecha, Sci-Fi
8 April 2017Blocked
Renai Boukun
恋愛暴君

Comedy, Ecchi, Harem, Romance, School, Seinen, Supranatural
7 April 2017Yes
Rilu Rilu Fairilu: Mahou no Kagami
リルリルフェアリル ~魔法の鏡~

Fantasy, Kids, Magic
7 April 2017Yes
Rokudenashi Majutsu Koushi to Akashic Records
ロクでなし魔術講師と禁忌教典

Action, Fantasy, Magic, School
4 April 2017Yes
Room Mate
ルームメイト

Drama
12 April 2017Yes
Saenai Heroine no Sodatekata ♭
冴えない彼女の育てかた♭

Comedy, Ecchi, Harem, Romance, School
13 April 2017Blocked
Sagrada Reset
サクラダリセット

Mystery, School, Supranatural
5 April 2017Yes
Sakura Quest
サクラクエスト

Comedy, Slice of Life
5 April 2017Yes
Seikaisuru Kado
正解するカド

Sci-Fi
7 April 2017Yes
Sekai no Yami Zukan
世界の闇図鑑

Horror
3 April 2017Yes
Shingeki no Bahamut: Virgin Soul
神撃のバハムート VIRGIN SOUL

Action, Adventure, Fantasy, Magic, Supranatural
7 April 2017Yes
Shingeki no Kyojin Season 2
進撃の巨人 Season 2

Action, Fantasy
1 April 2017Yes
Shounen Ashibe GO!GO! Goma-chan 2nd Season
少年アシベ GO!GO!ゴマちゃん(第2シリーズ)

Comedy, Slice of Life
4 April 2017No
Shuumatsu Nani Shitemasu ka? Isogashii desu ka? Sukutte Moratte Ii desu ka?
終末なにしてますか?忙しいですか?救ってもらっていいですか?

Drama, Fantasy, Romance, Sci-Fi
11 April 2017Yes
Sin: Nanatsu no Taizai
sin 七つの大罪

Demons, Ecchi, Fantasy
14 April 2017Yes
Souryu to Majiwaru Shikiyoku no Yoru ni...
僧侶と交わる色欲の夜に...

Drama, Romance
2 April 2017Yes
Starmyu 2nd Season
スタミュ 第2期

Comedy, Music, School
3 April 2017Yes
The Snack World
スナックワールド

Adventure, Comedy, Fantasy, Kids
13 April 2017Yes
Tomica Hyper Rescue Drive Head: Kidou Kyuukyuu Keisatsu
トミカハイパーレスキュー ドライブヘッド 機動救急警察

Kids, Mecha
15 April 2017Yes
Tsugumomo
つぐもも

Action, Comedy, Ecchi, School, Supranatural
2 April 2017Yes
Tsuki ga Kirei
月がきれい

Drama, Romance
6 April 2017Yes
Twin Angel BREAK
ツインエンジェルBREAK

Mahou Shoujo
7 April 2017Yes
Uchouten Kazoku 2
有頂天家族 2

Comedy, Drama, Fantasy, Slice of Life
9 April 2017Yes
Warau Salesman NEW
笑ゥせぇるすまんNEW

Comedy, Drama
3 April 2017Yes
Wasimo 5th Season
わしも-wasimo-(第5シリーズ)

Comedy, Kids, School, Slice of Life
3 April 2017No
Yowamushi Pedal: New Generation
弱虫ペダル NEW GENERATION

Comedy, Drama, Sports
3 April 2017Yes
Yu☆Gi☆Oh! VRAINS
遊☆戯☆王VRAINS

Action, Fantasy, Game, Kids
Mei 2017No
Zero Kara Hajimeru Mahou no Sho
ゼロから始める魔法の書

Action, Adventure, Fantasy
10 April 2017Yes

anyways, satu hal yang bikin gue ngakak adalah, waktu liat PV-nya Shingeki no Bahamut Virgin Soul…  Oh, and mind you, that list only contains TV Series. No OVAs, ONAs, or Movies. 

Standard
Blog

Larangan Ekspor Avex Pictures

Okay, di Valentine day tahun ini, dapet e-mail yang isinya cukup mengejutkan. Bukan karena kaitannya dengan kasih sayang, tapi justru kaitannya dengan pembelian anime, soundtrack, atau produk-produk lain yang merupakan keluaran dari Avex Pictures.

Sebagai pelanggan cdjapan.co.jp, gue pasti dapet update dari mereka soal produk-produk tertentu yang sedang trend atau yang berkaitan dengan yang biasa gue beli via e-mail. Dan seperti biasa tadi ngeliat ada e-mail masuk, kepikir sih cuma salah satu promosi mereka. Cuma kali ini waktu membaca subyek e-mailnya, agak mengejutkan juga bunyinya: “Important Notification: Anime Titles from Avex Pictures (Yuri!!! on Ice, etc)“. Kenapa important notification ya? Lagipula gue juga nggak pernah tertarik sama anime sport … Akhirnya baca deh itu e-mail, dan …

 

Wow … just wow … 

Kaget juga bacanya. Jadi intinya, mulai tanggal 15 Februari 2017 pukul 18:00 waktu Jepang (sekitar jam 11:00 WIB kira-kira, please CMIIW) Avex Pictures melarang semua produknya untuk diekspor keluar Jepang.  Nah loh. Dan itu kayaknya nggak terbatas untuk pelanggan Indonesia kayak gue gini, tapi seluruh dunia. Wew… 

Soal alasannya apa, gue coba browsing-browsing tapi belum nemu kepastian yang jelas. Banyak blogger anime yang udah pada bahas (dan rata-rata memang dapet e-mail dari cdjapan juga … hahaha … ketauan sumber kita sama). Mungkin nanti akan ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Avex Pictures, atau kalo ada yang udah tau mungkin bisa bantu perjelas situasinya sebenernya gimana?

Anyway … semoga kebijakan Avex ini nggak diikutin atau menjadi trend bagi para produsen anime di Jepang ya … karena ya gimana mau dapet anime original yang bagus kalo dilarang beli dari negara asalnya? 

Btw, kalo pengen tau contoh judul-judul anime yang keluaran Avex, bisa dilihat di sini … termasuk di dalamnya ada: One Piece, Fairy Tail, Sket Dance, Initial D, atau yang lagi tayang sekarang Yuri!!! on Ice, dll.

 

Links:

Standard
Blog

Trivia: Akiba’s Trip The Animation

Dalam anime Akiba’s Trip The Animation episode 2, diceritakan Tamotsu, Matome, dan Arisa mengunjungi sebuah toko yang menjual segala sesuatu yang berbau militer. Menurut Arisa, hal-hal yang berbau militer memang sedang populer karena orang-orang sedang menyukai Admiral Connection dan Tank Girls. Kedua judul yang disebut Arisa itu kemungkinan dimaksudkan untuk menyebutkan 2 anime yang memang berbau militer dan sepertinya memang cukup populer di dunia nyata yaitu Girls und Panzer dan Kantai Collection.

Standard
Blog

Hello 2017

Akhirnya setelah ‘membeku’ beberapa bulan, dan setelah utak-atik theme yang baru, kita mulai coba ngisi lagi ini blog. 

Terakhir nulis itu cuma satu anime, Shuumatsu no Izetta. Dan memang musim gugur kemarin yang ditonton serius ya cuma itu. Tekketsu no Orphan juga sih, tapi munculnya belakangan dan sebenernya kan ngelanjutin dari season sebelumnya. Judul-judul lain beneran gak minat, tapi kebetulan juga IRL juga lagi penuh dengan tugas dan masalah yang muncul dalam berbagai bentuk. Ada yang lucu, tapi ada juga yang   But, that’s life. Jadi ya the best that you can do is just do the best that you can. Eh … kok berasa belibet ya? 

Yang jelas 2017 udah tinggal beberapa menit lagi, artinya let us all move forward. Semoga di tahun yang baru ini, semua hal yang baik bisa diraih, dan semua hal yang buruk bisa diatasi dan ditinggalkan. Aamiin.

HAPPY NEW YEAR 2017! WISH YOU ALL THE BEST!

Standard
Blog

Macross Delta End

Jengjreeeng… Waktunya membahas Macross Delta yang sudah mencapai akhir cerita. Mind you, sudah jelas ini pendapat pribadi, bukan untuk ngajak ribut, tapi tetep terbuka untuk dikomentari. Dan pembahasan berikut sangat mungkin mengandung spoiler, jadi yang belum nonton tapi mau baca ya baca aja at your own riskYou have been warned!

Pertama, karena anime ini membawa nama Macross, kita liat dulu apakah 3 elemen utama Macross dipenuhi oleh serial yang satu ini. Nggak pake urutan khusus, tapi intinya Macross itu pasti terdiri dari: Love Triangle, lagu-lagu keren, dan Valkyrie unit. Tiga unsur ini boleh dibilang harus ada dalam cerita Macross. Dan Delta punya semua itu, jadi poin pertama, lulus.

Kita mulai dari yang paling sederhana dulu, Valkyrie units. Nggak terlalu banyak yang bisa dibahas sebenernya. Udah jelas ini mah, Delta shotai pake generasi terbaru Valkyrie fighters, VF-31 Siegfried sementara musuhnya pake Draken. Dan seperti layaknya Valkyrie units di Macross, semua mecha itu bisa bertransformasi dalam 3 bentuk, bentuk fighter jet, gerwalk mode, dan battroid mode. Secara design, menurut gue tim Kawamori masih belum kehilangan sentuhan mereka. Semua unit, baik unit milik Delta maupun Aerial Knights (AK) didesain dengan baik dan udah pasti bisa transformasi dengan baik juga, which is penting untuk penjualan mainannya nanti. Obvious.  Yang jelas, untuk Draken, desainnya terinspirasi Saab-35 Draken, sementara kalo Siegfried sih kayaknya memang murni didesain untuk anime, soalnya so far nggak ada pesawat tempur beneran yang desainnya mirip dengan forward-swept wing nya itu. Paling banter yang sayapnya begitu cuma Berkut. Beda sama VF-1 jaman dulu yang terinspirasi F-14 Tomcat (mungkin karena jaman itu film Top Gun-nya om Tom Cruise lagi heiittss). Untuk yang ini gue nggak ada komplen, mecha design masih ok buat gue. Oh, tapi missile spam nya agak kurang ramai di Macross Delta, padahal itu salah satu ciri khas perang Macross… Missiles… Missiles everywhere. *pasang gambar meme Woody dan Buzz.

macross-delta-02

Berikutnya adalah lagu. Kalo yang ini, nggak mungkin gue komplen, wong gue aja ampe beli albumnya Walkure yang pertama dan sedang mempertimbangkan beli album berikutnya.  Awalnya adalah ketika nonton episode ‘perkenalan’ yang ditayangkan pada akhir tahun 2015. Episode yang cuma ditayangkan setengah dari episode 1 itu, ditutup dengan lagu yang dinyanyiin sama Walkure saat terjadi pertempuran di planet Ragna di mana Hayate dan Freyja terjebak di dalamnya. Dan lagu itu kayak masuk dalam repeat mode di kepala gue … Hahaha. Akhirnya di bulan Desember 2015, lagu itu dirilis di iTunes Jepang sebagai single Walkure yang pertama. Lagu dengan judul いけないボーダーライン (Ikenai Borderline) itu bener-bener catchy dan menyenangkan untuk didengerin, cuma rada lama juga jeda antara lagu itu dikeluarin sama tayangnya si anime Macross Delta ini. Khawatir udah bosen denger lagunya sementara animenya belum nongol-nongol hahaha. Tapi ternyata nggak sih. Begitu animenya keluar ya dimulailah proses penajaman pendengaran untuk ‘menangkap’ lagu-lagu Macross. Yak Deculture!

Opening song yang pertama, 一度だけの恋なら (Ichido Dake no Koi Nara) juga enak didenger, tipenya seperti Lion di Macross Frontier, lagunya upbeat. Kalo dibandingin sama Macross original ya beda jauh gayanya. Terus lagu-lagu perangnya, 僕らの戦場 (Bokura no Senjou) juga bagus, terus lagu baladanya yang paling sering dinyanyiin, GIRAFFE BLUES juga enak. Jangan tanya kenapa judulnya begitu, gue juga penasaran sebenernya, tapi karena lagunya enak jadi ya udah biarin aja.  Nggak cuma lagu-lagu Walkure dengan format anggota yang sekarang, ceritanya salah satu member Walkure, Kaname, dulunya juga pernah jadi lead sebelum Mikumo bergabung juga punya lagu yang sangat berarti buat Messer, salah satu anggota Delta yang tewas dibunuh sama Keith (anggota AK). Lagunya Kaname itu judulnya AXIA〜ダイスキでダイキライ〜 (AXIA ~Daisuki de Daikirai~), ini juga enak tapi kalo menurut gue sih agak-agak ‘umum’ tipe lagunya. Kalo mau dibahas semua lagunya, yang ada di album pertama aja udah bisa dibilang oke sih sebenernya. Udah gitu, di serial ini tetep nggak lupa untuk memunculkan lagu-lagu dari serial Macross sebelumnya, termasuk lagu wajib: Ai Oboete Imasuka? (Do You Remember Love? Jadi, kesimpulan gue, untuk poin ini Macross Delta juga passed. Dengan nilai yang bagus juga.

macross-delta-09

Nah sekarang unsur ketiga dan unsur yang paling penting… Love Triangle. This is where things become interesting.

Di Macross Delta ini udah keliatan hubungan cinta segitiga dari awal adalah Hayate Immelman – Freyja Wion – Mirage Jenius. Agak-agak mirip sama original di mana si cowok (A) adalah pilot yang awalnya pilot biasa terus ‘kecemplung’ jadi pilot pesawat tempur Valkyrie dan berperang melawan musuh. Di tengah kekacauan dia ketemu sama cewek yang bercita-cita jadi penyanyi (B) dan secara nggak sengaja akhirnya kehidupan si cowok nggak jauh-jauh dari si cewek ini. Dan ketika si cowok masuk ke lingkungan militer, dia ketemu sama cewek satu lagi (C) yang awalnya hubungan mereka nggak bagus-bagus amat, tapi pada akhirnya mulai ada rasa dari salah satu pihak. A-B-C nya udah jelas kalo di Delta urutannya seperti tadi disebut; Hayate – Freyja – Mirage, sementara kalo di original, Ichijo Hikaru – Lin Minmei – Hayase Misa (buat yang nonton Robotech di TV swasta Indonesia waktu itu, ya berarti Rick Hunter – Lynn Minmay – Lisa Hayes). Sampe sini masih bisa gue maklumi dan gue rasa nggak masalah lah, kan bisa kita anggap sebagai homage buat original Macross.

Tapi… (nah… mulai ada ‘tapi’nya nih), sayangnya, menurut gue love triangle nya nggak berkembang. Maksud gue, dari awal udah plain to see kalo ini endingnya diarahkan ke Hayate – Freyja. Mirage itu nggak ada kesempatan apa-apa dalam hubungan segitiga ini. Sudah gitu, terlalu berlarut-larut ‘ketidaktahuan’ Hayate tentang perasaan 2 cewek di sekitar dirinya itu. Sudah lebih dari 20 episode baru dia nyadar di ujung serial. Agak-agak konyol untuk sebuah cerita Macross. Sampe-sampe di beberapa tempat di internet muncul joke kalo yang kali ini kayaknya Macross akan berakhir dengan harem end di mana semua cewek yang ada di serial itu naksir Hayate dan dia bersikap sama ke semua cewek itu. Typical harem lah, yang satu cowok dikelilingin banyak cewek yang terkagum-kagum sama si cowok. 

macross-delta-06

Kalo liat Macross original, hubungan Hikaru – Minmei dan Hikaru – Misa itu dinamis. Hikaru punya awareness bahwa dia tertarik kepada Minmei pada saat mereka berdua terjebak dalam salah satu blok Macross, sementara Minmei memang diceritakan masih polos jadi nggak begitu menanggapi dan ketika dia menjadi idol populer, hubungan mereka jadi renggang. Sebaliknya dengan Misa, awalnya Hikaru selalu bertentangan dengan atasannya itu karena yang satu bertindak sesuai aturan militer, sementara yang satunya karena dasarnya bukan dari militer jadi nggak bisa nerima perintah seperti seorang prajurit. Bahkan nggak cuma di serialnya, sampe di movie-nya pun dinamika hubungan mereka bertiga itu berasa banget, suatu ketika Hikaru dekat dengan Minmei, di lain kesempatan dekat dengan Misa, terus ada galau-galaunya juga. Jadi berasa masuk akal.

Frontier masih lebih bagus sedikit (iya, IMHO, sedikit). Dinamika hubungan Alto – Sheryl – Ranka itu terasa, rivalitas antara 2 penyanyi terkenal (satu well established, satunya soon to be) juga terasa. Alto sendiri juga kadang deket sama Ranka, kadang deket sama Sheryl tapi lebih enak ngeliatnya karena si Alto juga berkembang karakternya karena dia ingin membebaskan diri dari stigma yang melekat pada dirinya. Cuma sayangnya (yep, ini yang membuat jadi ‘sedikit’ tadi) agak-agak drop di akhir, Alto tetep milih tapi terus endingnya berasa aneh. Ranka ditolak, tapi Alto ‘hilang’ dalam ledakan dan Sheryl, dia dipilih, tapi terus koma karena penyakit. Dan yang bisa menolong Sheryl adalah … Ranka. Mau dibikin twist tapi agak nggak enak sih kalo menurut gue. Udah gitu pake diulur-ulur kepanjangan untuk milihnya. Di serial TV dikatungin gitu aja (kalian berdua adalah sayapku … what?!) terus disuruh nonton movie-nya. Nonton movie pertama berasanya cuma kayak episode sisipan dari serial TV, dan baru ada kesimpulan di movie ke-2. Taktik dagang juga mungkin.

macross-delta-01

Kembali ke Delta, Hayate itu dari awal sampe akhir oblivious banget sama kedua tokoh ceweknya, jadi bisa dibilang nggak ada love triangle sepanjang serial ini berjalan. Hayate terlalu sibuk sama menjadi pilot yang bisa ‘mengendarai’ angin, dia nggak punya waktu untuk eksplorasi perasaan kedua cewek yang ada di sekitar dia. Makanya gue bilang nggak ada love triangle, nggak ada dinamikanya, bahkan rasa cemburu pun nggak ada antar karakternya. Bener-bener flat. Dan karena flat itu jadi udah ketauan dari awal, oh Freyja will win him. Sooo obvious. Mirage itu jadi kayak karakter numpang lewat, cuma untuk memenuhi syarat harus ada satu orang lagi supaya terbentuk cinta segitiga. Udah itu doang perannya. Momen untuk Hayate bersama Mirage itu nggak ada, sementara untuk Freyja banyak. Contoh gue tadi, Hikaru pernah menghabiskan waktu sama Minmei, dan pernah juga dengan Misa. Alto juga gitu, ada Ranka time, ada Sheryl time. Dynamic love triangle. Gue nggak nemu itu di Delta. Udah gue bongkar-bongkar tetep gak ketemu juga. Jadi justru untuk porsi utama, Delta malah kedodoran. 

Satu lagi ‘masalah’ di Delta buat gue. Terlalu banyak karakter. Gue bukannya anti banyak karakter. Boleh saja bikin banyak karakter, cuma, jangan sampai itu karakter pada mubazir. Di Delta ini terlalu banyak karakter yang muncul di panggung utama. Dari sisi Hayate misalnya, udah banyak karakternya. Ada Walkure; Kaname, Makina, sama Reina. Ini jadinya banyak yang nggak tersentuh, Makina cuma flashback, Reina nebeng di flashback yang sama dengan Makina. Itupun cuma sekilas aja ceritanya sepanjang serial. Kaname masuk sorotan cuma pas ceritanya mau matiin Messer. Bahkan menurut gue Messer sendiri juga karakter yang kasian. Roy Fokker masih punya nasib yang lebih baik daripada Messer meskipun mereka berdua sama-sama mati di ceritanya. Setidaknya Fokker pacaran sama Claudia, dan jelas kalo Claudia bersedih untuk cowoknya ketika Fokker tewas. Lha kalo Messer? Numpang liwat, lumayan sempet marah-marahin Hayate yang bebal. Udah gitu dia terjangkit Var, dan ujungnya tewas begitu aja. Jadi untuk apa sebenernya karakter Messer dimunculin?

Delta shotai sisanya… Chuck… ya gitu aja. Kapten Arad, sama Kaname cuma ‘so-so’ aja, malah sampe ending Kaname sendirian. Mau dibikin kayak Claudia – Fokker, nggak bisa wong yang mati Messer. Mau bikin Max – Milia baru? Tapi nggak jelas tuh hubungan mereka. Masih mending Makina ama Reina yuri sekalian. Hahahaha.

Karakter lainnya lagi, tuh segerombol Aerial Knights. Bahkan Bogue yang kerjaannya marah-marah pun nggak jelas perannya dia dalam serial ini apa. Selain marah-marah tentunya.  Tapi maksud gue, dampak dia terhadap alur cerita itu apa? Nggak ada. Cuma di ending aja dibikin pada bugil.  Bahkan dibikin salah satu anggotanya mati pun, nggak ngefek apa-apa kalo menurut gue. Belum lagi dimunculin juga kisah bapaknya Hayate, Wright Immelman. Cuma sekilas doang, dan membuktikannya cukup dengan dengerin ‘blackbox’ nya pesawat! Dan itu diambil dari pesawat yang sudah dibangun ulang oleh Raja Windermere! Lha pas nyusun ulang itu pesawat masak iya sih nggak dipretelin ama mereka? Pas nyusun ulang itu bangkai pesawat masak nggak sambil nyari si blackbox itu? Harusnya nggak akan susah buat mereka untuk nemuin benda yang ditemukan Makina di pesawat itu.

macross-delta-10

Jadi? Untuk Valkyrie dan lagu, no complain deh gue. Tapi terus terang gue kecewa sama Delta. Justru elemen paling penting, love triangle, malah nggak tereksplorasi dari awal sampai akhir. Padahal itu yang seharusnya jadi ‘bintang utama’ di serial Macross. 

Standard
Blog

Ghost in the Shell Trailers

Break lagi dari deretan PV musim gugur karena ada 5 (lima!) PV dari film Ghost in the Shell live action yang dibintangin sama Scarlett Johansson. Meskipun sempet bikin heboh karena (seperti biasa) muncul “keberatan” dari para fans soal “whitewashing“, tapi ternyata untuk kali ini, Hollywood beneran jadi keluarin (salah satu) adaptasi dari anime setelah rumor-rumor seperti Evangelion, Kite, dan yang lumayan heboh, adaptasi AKIRA. Cuma ya agak aneh juga, ngerilis PV-nya dalam 5 potongan, dan masing-masing cuma sekitar 10 – 15 detik.  Mau dibilang “nggak tanggung-tanggung, langsung keluarin 5 PV” kok rasanya ya nggak pas, wong itu lima-limanya berasa nanggung.  10 – 15 detik itu singkat (banget), untung aja nggak jadi kayak iklan di TV yang kadang sampe diulang 3x demi memenuhi slot waktunya. 

Anyway, berikut ini 5 PV yang dimaksud, nggak ada urutan khusus sih, tapi kalo diliat tokoh yang dimunculin adalah Motoko (kalo tetep pake nama itu), sama Aramaki. Gue belum tau siapa cewek yang ditemuin sama Motoko di PV itu, tapi kalo yang Geisha, I’m guessing itu adalah robot/android yang muncul di episode awal Ghost in the Shell: Stand Alone Complex, di mana beberapa robot geisha menyandera pejabat dan Section-9 berhasil melumpuhkan mereka, meskipun ternyata robot-robot itu dikendalikan dari tempat lain oleh si pelaku.

Note: sepertinya oleh pihak Paramount Picture, masing-masing PV diberi ‘nama’ sesuai temanya: Aramaki, Geisha Hallway, Silhouette, Unplug, dan What.

 

Aramaki

Geisha Hallway

Silhouette

Unplug

What

 

My thoughts?

Meskipun banyak yang menyatakan ‘anti’ atau keberatan dari sejak awal diumumin, secara pribadi gue nggak ada masalah sama pemilihan Scar-Jo sebagai pemeran utama dalam GITS ini. Kenapa? Bukan karena masalah rasis atau apa, tapi jujur aja, kalo buat yang pernah nonton GITS (dalam berbagai versinya sejak tahun 90-an sampe sekarang) pasti tau kalo yang namanya Kusanagi Motoko itu, “jasmani”-nya adalah full cyborg. Dan di ‘dunia’ GITS, dia bisa “mentransfer” dirinya ke tubuh sibernetik lain sesuai keinginan dia.

Artinya apa? Nggak relevan kalo Kusanagi Motoko harus orang Asia, harus orang kaukasia, harus orang kulit putih, harus orang kulit hitam, dll. She can be anyone she wants to be if she deems necessary. Dan karakter Motoko dalam GITS itu jelas, dia akan menjadi siapa/apapun yang dibutuhkan dalam menyelesaikan misi/tugasnya, malah kalo perlu dia ‘hack’ badan cyborg lain.

That’s Ghost (mind/soul) in the Shell (body).

Lagipula, kalo mau lebih jujur lagi, emangnya karakter-karakter dalam anime itu kebanyakan wajah-wajahnya menggambarkan wajah orang Jepang ya? I don’t think so… Bahkan mungkin manusia mana pun nggak, unless mereka melakukan ‘modifikasi’ pada wajahnya.

 

Dan sebagai perbandingan, berikut ini adalah pemeran dari Ghost in the Shell: Ghost is Alive, sebuah pertunjukan teatrikal di Jepang tentang anime ini tapi dengan pendekatan lebih ke arah Ghost in the Shell ARISE. Kalo yang ini pemerannya aseli dari Jepang.

List pemerannya:

  • Aono Kaede (Kusanagi Motoko)
  • Juku Ikkyu (Aramaki Daisuke)
  • Yagami Ren (Batou)
  • Matsuzaki Yutaka (Borma)
  • Kanesaki Kentaro (Togusa)
  • Isaka Tatsuya (Ishikawa)
  • Mamoru Asana (Kurutsu)
  • Ibuka Katsuhiko (Paz)
  • Matsumura Ryunosuke (Saito)
  • Takasaki Shungo (Ibachi)
  • Misaki Momose (Tsuda Ema)
  • Yoshikawa Asami (Thied)
  • Minami Keisuke (Hose)
Standard
Blog

Most Anticipated Fall 2016 Anime

Hai hai … 

Break sebentar dari deretan promotional video anime dan ngintip daftar anime yang paling ditunggu di musim gugur ini oleh 10.000 fans yang berpartisipasi dalam polling pendapat yang dilakukan charapedia.jp (seperti biasa). Sumber aslinya ada di sini, silahkan klik untuk liat sendiri dalam bahasa aslinya. 

PeringkatSuaraJudul
1
944
Haikyu!! Karasuno VS Shiratorizawa
ハイキュー!! 烏野高校 VS 白鳥沢学園高校
2
942
Natsume Yuujinchou Go
夏目友人帳 伍
3
787
Hibike! Euphonium 2
響け!ユーフォニアム2
4
771
Bungou Stray Dogs 2
文豪ストレイドッグス
5
596
Uta no☆Ouji-sama ♪ Maji LOVE Legend Star
うたの☆プリンスさまっ♪ マジLOVEレジェンドスター
6
568
3-gatsu no Lion
3月のライオン
7
508
Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans 2
機動戦士ガンダム 鉄血のオルフェンズ
8
421
Ajin: Demi Human
亜人
9
418
Touken Ranbu: Hanamaru
刀剣乱舞-花丸-
10
299
Fune wo Amu
舟を編む
11
272
Mahou Shoujo Ikusei Keikaku
魔法少女育成計画
12
244
Drifters
ドリフターズ
13
214
Show By Rock!!
14
209
Watashi ga Motete Dousunda
私がモテてどうすんだ
15
201
Gakuen Handsome
学園ハンサム
16
200
Stella no Mahou
ステラのまほう
17
186
Girlish Number
ガーリッシュ ナンバー
18
175
Teekyu 8
てーきゅう
19
132
Udon ni Kuni no Kiniro Kemari
うどんの国の金色毛鞠
20
124
Nanbaka
ナンバカ
Standard
Blog

Gundam The Iron Blooded Orphan Season 2 confirmed

20160711164506-21766

hallo

Beberapa waktu yang lalu, Gundam.Info situs resmi Gundam telah mengumumkan penayangan season ke 2 dari serial Gundam The Iron Blooded Orphan, yaitu 2 Oktober 2016.

Sebuah PV juga telah diunggah di youtube . Dalam PV berdurasi 1:40 tersebut mulai diungkap apa yang terjadi kepada Tekkadan dan mereka disekitar nya setelah pertempuran terakhir di kota Edmonton, Kanada Abrau Saya akan hightlight beberapa poin penting

  • Cookie dan Cracker, adik dari Biscuit Griffon telah berhasil mengenyam pendidikan formal (with those looooooong scarf/ necktie), berarti impian Biscuit tercapai
  • Orga Itsuka mengenakan setelan jas resmi, secara tidak langsung menunjukan bahwa dia sudah mulai paham bahwa tugas Direktur harus ditangani dengan serius, wearing a (black) suit = serious (lol)
  • Tekkadan memiliki akses terhadap pembuatan Mobile Suit, masih belum didapat informasi mengenai mobile suit mass production Tekkadan yang terlihat, but it sure looks good
  • Kudelia Aina Bernstein IS ALL GROWN UP ! dan dia lebih cakep daripada Releena Darlian di Gundam Wing Endless Waltz (percayalah mereka berdua pasti duet suatu saat di Super Robot Wars). Sejauh season 1, Kudelia sudah membuktikan bahwa dia bukan karakter DiD (damsel in distress) jadi sangat menarik untuk menantikan bagaimana Kudelia sebagai seorang politisi
  • Atra Mixta terlihat sekilas , dan dia tidak terlihat begitu bahagia
  • no comment for Mikazuki (lol) dia masih terlihat seperti biasanya
  • Barbatos terlihat sesaat, dan mendapatkan Upgrade, sebuah jenggot, j/k, menilik dari HG 1/144 terbaru it looks good, secara tentative dinamai Barbatos Lupus, semoga saja nanti diganti….
  • Ada rumor kalau tokoh yang terlihat di menit 0:37 pada PV tersebut adalah Argi Mirage, tokoh utama dari manga Iron Blooded Orphan Moon Steel
  • The BGM is good, semoga hal in diikuti oleh opening song nya

Well, to sum it all, Iron Blooded Orphans is here, dan saya sudah tidak sabar untuk menanti Oktober tiba

bagaiman dengan kalian ?

Standard
Blog

Kyoto Animation

Tau KyoAni?

Nggak tau? Mungkin kalo liat hasil karya mereka tau kali, kayak misalnya: Mahou no Stage Fancy Lala (1998), Nurse Witch Komugi-chan (2002)? Atau Full Metal Panic Fumoffu! (2003), Full Metal Panic The Second Raid (2005)? Masih belum tau juga? Clannad (2007)? Kalo yang ini pasti pada tau, Suzumiya Haruhi no Yuutsu (2006), atau K-On! (2009) … Nggak tau juga?  ^^;  Yang baru-baru kayak: Hyouka (2012), Chuunibyou demo Koi ga Shitai (2012), Kyoukai no Kanata (2013), atau yang paling gres kemarin Musaigen no Phantom World (2016) mungkin lebih kenal? Dan masih banyak lagi sebenernya, nggak mungkin juga diabsen di sini satu-satu.

Intinya ini salah satu studio anime terkenal yang bisa dibilang ‘papan atas’ lah, karena dari judul-judul tadi, sebagian besar meninggalkan rekam jejak yang bagus buat studio animasi ini. Istilahnya, kalo orang suka anime, umumnya kenal sama tokoh-tokoh kayak Sagara Sousuke, Furukawa Nagisa, Suzumiya Haruhi, Hirasawa Yui, bahkan Bonta-kun yang ceritanya ‘cuma’ maskot sebuah taman hiburan. Dari situ aja kita paling tidak bisa menyimpulkan kalo hasil besutan studio satu ini merupakan ‘jaminan mutu’ dan nggak sembarangan.

Anime-anime produksi KyoAni biasanya identik dengan artwork dan character design yang indah, animasi yang halus, bahkan pada saat mereka merilis K-On!, demam ‘moe-blob’ merebak (padahal ya sebenernya karakter-karakter moe sudah ada sejak lama) sampe seolah-olah menjadi suatu keharusan dalam sebuah anime untuk punya setidaknya satu karakter yang bisa dikategorikan moe supaya bisa diterima/terkenal (padahal ya nggak … lebay aja). Meskipun begitu, tapi karakter-karakter buatan mereka itu tetap punya ke-khas-an tersendiri. Masing-masing judul dan karakter di dalamnya mampu mengesankan penontonnya sehingga akhirnya mereka bisa ‘menanamkan’ ke dalam benak penontonnya bahwa karya KyoAni itu mempunyai keunggulan di berbagai aspek: cerita, karakter, artwork, dll. Jadi ya nggak heran juga ketika akan memasuki sebuah musim baru, dan di line-up judul anime ada yang pake embel-embel “buatan KyoAni”, pasti banyak yang menunggu-nunggu, malah nggak jarang mereka biasanya masuk jajaran “most anticipated anime of the season”.  :clap:

Cuma nggak tau kenapa, menurut gue kok belakangan ini anime-anime buatan KyoAni agak ‘kurang greget’ ya? Memang sih kebanyakan anime diangkat dari manga atau novel jadi cerita pasti nggak jauh-jauh lah dari material aslinya, tapi kan tetep KyoAni yang memilih dan kemudian mengolah material tadi untuk diangkat ke format anime. Visualisasi dari material cetakan ke bentuk bergerak alias animasi kan bidang keahlian mereka. Sejak terakhir mereka mengeluarkan K-On!! (2 tanda seru ya…) sepertinya judul-judul yang mereka produksi nggak memberikan impact yang, setidaknya, hampir sama dengan produk-produk sebelumnya.  :awe:

Coba aja misalnya kayak Hyouka, menarik di awal. Beneran, itu gue akuin. Pada awalnya gue tertarik dengan anime ini, apa itu “Hyouka”? Tapi setelah “I Scream” terpecahkan, dan itu masih di episode pertengahan (cenderung deket awal malahan), makin ke belakang anime ini kayak nggak punya tujuan. Ceritanya nggak jelas lagi mau ngapain, ‘misteri’ yang digadang-gadang jadi tema utamanya malah ilang, intinya mungkin mau mengarah ke romance antara, emm, Hotaro dengan Eru kali ya? :???:  Tapi itu pun menurut gue not going anywhere dan endingnya ya … gitu juga. Not going anywhere. Lalu Chuunibyou, oke ada sedikit bumbu konflik menyangkut masa lalu Rikka, tapi itu juga nggak ada kesannya. Mungkin mereka terlalu sibuk dengan antics-nya Rikka dengan chuunibyou-nya dalam cerita, tapi terlalu banyak juga akhirnya malah mengaburkan semuanya. Atau ya memang itu sesuai topiknya, semua diisi dengan imajinasi ajaibnya Rikka. Akhirnya jadi tokoh yang lain kayak nggak berasa perannya.

hyouka-splash

Kalo gue bandingin sama karya KyoAni yang lain, K-On! misalnya, Yui punya banyak antics tapi dia nggak ‘menenggelamkan’ tokoh yang lain. Mio paling menarik banyak fans, tapi nggak berarti K-On! = Mio. Mugi yang kayaknya adem ayem aja, ternyata tetep punya ‘spot’ yang signifikan. Bahkan Ui yang bukan anggota band pun punya ‘spot’ tanpa harus kedodoran dalam membagi porsi cerita. Atau mau diliat kayak Haruhi, bottomline Haruhi itu apa sih? Sebenernya juga nggak jauh-jauh dari romance remaja kan kayak Hyouka? I mean, c’mon, inti sebenernya kan seputaran Haruhi x Kyon. Tapi anime ini bisa membagi porsi cerita (absurd) antara alien, time traveler, dan psychic tanpa harus didominasi sama si tokoh utama. Even anime Lucky Star yang isinya simpel banget kayak gitu bisa membuat orang teringat sama yang namanya Izumi Konata. Tapi gue nggak bisa nangkep semua itu dari produk anime KyoAni belakangan ini.  :(

pw-splash

Terakhir yang gue liat adalah adalah Musaigen no Phantom World kemarin. Dari awal liat, gue langsung berpikir … ok, ini standar abis. :ngantuk:  Kenapa? Karena dari awal semua karakternya udah ‘digariskan’ untuk jadi standar. Si cowok pretty much useless sampe mendekati akhir-akhir (kalo inget, kalo nggak ya bablas useless till the end). Lalu proses rekrutmen anggota, dan semuanya cewek-cewek. Akhirnya si cowok dikelilingi oleh gadis-gadis yang mempunyai kemampuan lebih berguna daripada dia dan dengan standar baku: satu oppai/senpai, satu pettan, satu loli/kohai, satu cool/solitary type. And boom! It’s your typical harem collection. Maaf ya buat yang suka, tapi kalo menurut gue itu pertanda kuat bahwa karakternya nggak bakalan ada yang berkesan. Secara cerita juga nggak meninggalkan kesan yang berarti, berasa hambar aja.  :fiuh:

Pada akhirnya judul-judul besutan KyoAni belakangan ini buat gue rasanya makin menurun. Kalopun masih ada nilai plus-nya ya paling di artwork sama character design, tapi itupun sebenernya kan sesuatu yang sifatnya ‘menetap’ selama staff nya masih sama, karena ya coretan mereka kan ciri khas yang melekat pada setiap gerakan menggambar. Dan sampai saat ini sih rasanya kalo dari sisi itu, KyoAni masih nggak bermasalah. Kalo diliat dari soal pemilihan cerita untuk diangkat, gue rasa sih pasti dipilih yang manga/novel/source material nya yang bagus lah, kalo nggak rasanya nggak mungkin ada yang minat buang dana untuk angkat ke format anime.

rikka-animated

Kalo bicara eksekusi cerita, ini yang menurut gue bisa jadi salah satu penyebab. Entah yang mana masalahnya, apa nggak bisa memvisualisasikan dengan baik (kayaknya sih nggak ya), nggak bisa menginterpretasi cerita dengan baik (masih mungkin), atau ada tuntutan tertentu sementara di sisi lain ada keterbatasan yang akhirnya mengakibatkan cerita jadi nggak karuan (mungkin terjadi). Apalagi kalo ‘tuntutan’ itu adalah masalah ‘permintaan pasar’, alias desakan fans. Udah banyak judul-judul anime yang awalnya seperti menjanjikan tapi karena adanya upaya untuk memuaskan keinginan pasar, akhirnya cerita berbelok sedemikian rupa sampe akhirnya jadi nggak jelas.

Anyways, jujur aja, pas nonton Musaigen cuma bertahan 2-3 episode aja, abis itu udahan. Nggak minat ngelanjutin. Mungkin emang ada perubahan selera, tapi honestly gue rasa nggak berkaitan dengan itu sama sekali. Sayang aja sih, rasanya dulu kalo mau masuk musim baru, pasti pengen tau, KyoAni ngeluarin anime apa season depan? Liat trailernya, looks promising nih. Dan pas udah tayang, tidak mengecewakan. Belakangan sensasi itu rasanya berkurang banget, malah terakhir jadi drop. Nggak tau lagi deh musim panas yang mau masuk sebentar lagi. Ada satu judul movie kayaknya yang bakalan dirilis oleh KyoAni, judulnya Koe no Katachi, tinggal kita tunggu aja seperti apa film ini nantinya.

Koe-no-Katachi-splash

 

Semoga aja ini bukan tanda-tanda kemunduran KyoAni … dan semoga nggak bernasib sama seperti Manglobe

bonta-kick

Standard