Anime, Blog

Ozuma, Sebuah Homage?

Ozuma/Ozma (オズマ) adalah salah satu karya terbaru Matsumoto Leiji, berupa serial anime sebanyak 6 episode yang menceritakan petualangan Sam Coin, seorang pemuda yang hidup di bumi masa depan yang pada saat itu sudah mengalami perubahan akibat bencana alam sehingga lautan mengering dan berubah menjadi hamparan pasir (alat yang dari Iskandal lagi rusak kayaknya… if you know what I mean. hehehe.). Secara tidak sengaja, ketika ia sedang berusaha mencari Ozuma, ia bertemu dan menolong seorang perempuan bernama Maya yang pada saat itu tengah dikejar oleh pasukan militer Theseus. Lalu tiba-tiba Ozuma, yang disebut sebagai sand whale, muncul ke permukaan dan hampir ‘menenggelamkan’ Maya.

Continue reading

Standard
Anime, Blog

Spring 2012 Anime

Memasuki musim baru lagi, artinya muncul judul² anime baru juga. Beberapa sepertinya memang bermaksud melanjutkan franchise dari judul sebelumnya yang pernah dikenal. Ada bagusnya mulai diintip dulu seperti apa.

Pengalaman musim terakhir, banyak sih judul yang pengen diliat, tapi pada akhirnya sampe mau abis musim, yang masih ditonton cuma 2 judul aja. Parah. Nggak cuma karena faktor waktu yang makin kesita ama real life, tapi memang story-wise rasanya nggak minat lanjutin. ^^;

Lihat list gambar di : www.moetron.com

Standard
Anime, Blog

Uchuu Senkan Yamato 2199

Woo-hoo!! Yamato rises again! :D

Ini yang paling bikin excited untuk pembukaan tahun 2012. Rencananya tanggal 7 April nanti ini anime akan tayang perdana. Hehehe. Ya buat yang baru kenal anime belakangan, memang mungkin nggak gitu tau yah ini anime apaan. Mungkin kalo liat yang originalnya pun akan berasa ngeliat sesuatu yang katrok… ^^; Cuma (!), ini adalah salah satu anime favorit yang wajib ditonton.

Uchuu Senkan Yamato (Space Battleship Yamato) ini adalah salah satu anime yang legendaris. Judul ini termasuk salah satu judul yang pada masanya meraih kesuksesan tidak hanya di negeri asalnya, Jepang, tapi juga di Amerika Serikat. Cuma aja pada waktu itu, Yamato banyak sekali merasakan ‘ketajaman’ gunting sensor AS karena dianggap menonjolkan kekerasan *lha namanya juga perang…* dan namanya pun berubah menjadi… Starblazers ^^;

Kilas balik sebentar…

Uchuu Senkan Yamato ini mengisahkan tentang bumi yang diserang oleh alien yang disebut sebagai Gamilas (kayaknya ini ejaan yang paling umum dipake). Bangsa Gamilas menggunakan bom meteor yang mengakibatkan permukaan bumi tertutup oleh radiasi dan membuat permukaan itu menjadi tandus sehingga tidak dapat ditinggali oleh manusia. Sebagai akibatnya, manusia terpaksa mengungsi dan hidup di bawah tanah, tetapi hal ini pun tidak menyelesaikan masalah karena diperkirakan manusia hanya mempunyai waktu sekitar satu tahun untuk bertahan hidup sebelum akhirnya tingkat radiasi yang tinggi akan mencapai tempat mereka tinggal.

Perlawanan pasukan pertahanan bumi pun terasa sia-sia melawan kekuatan lawan yang mempunyai teknologi jauh lebih maju daripada yang dimiliki oleh manusia. Di tengah keputusasaan itu, tiba-tiba datanglah seorang utusan dari planet Iskandal (atau Iskandar… tapi kalo Iskandar berarti deket dong… tinggal dateng ke Indonesia aja.) yang mengatakan bahwa Stasha, sang ratu, mempunyai teknologi yang mampu mengembalikan bumi seperti sedia kala dan bahwa ia ingin membantu manusia bumi. Masalahnya adalah, Iskandal terletak cukup jauh, sekitar 150.000 tahun cahaya dari bumi. Dengan teknologi manusia bumi, tentunya jarak tersebut tidak akan mampu mereka tempuh dalam waktu 1 tahun saja.

Ternyata Stasha juga mengirimkan skema rancangan mesin yang disebut Hadou Engine/Wave Motion Engine (inget jaman dulu ada yang nerjemahinnya jadi Undulation Wave Engine… es-we-te banget… hahaha). Tapi karena kapal di bumi udah pada ancur semua dan semua basis militer juga udah pada almarhum, akhirnya manusia mencoba ‘membangunkan’ kembali kapal Yamato yang dulu tenggelam pada jaman Perang Dunia dan mencangkokkan WME itu ke dalamnya. Yamato yang sudah ‘tertidur’ di dasar laut yang sekarang mengering itu pun bangun, lalu dimulailah perjalanan penuh perjuangan para awak kapal Yamato ke Iskandal sekaligus sambil menghadapi Gamilas yang selalu berusaha menggagalkan upaya mereka.

Soal karakter, ada banyak sih. Namanya juga satu kapal perang gede… ^^;

Karakter utamanya ya, pak kapten Jyuzo Okita, bagian persenjataan Susumu Kodai, pilot Daisuke Shima, Mori Yuki di bagian radar dan kadang bantuin dokter Sado Sakezo, Shiro Sanada seorang ilmuwan yang ikut dalam pengembangan dan penerapan teknologi dalam Yamato, dan masih ada beberapa lagi tokoh lain.

Kalo liat judul dari Yamato ini, sepertinya memang akan mencoba melakukan remake dari cerita original. Yang pasti sih, desain karakter jelas berubah. Cuma pak kapten aja tuh yang wajahnya masih mirip ama yang versi jadul. Kalo yang lain udah pada berubah. Terutama yang jelas kelihatan adalah … gambar karakter ceweknya! Hahaha. Buat penggemar karya Matsumoto Leiji, pasti pada tau deh apa yang dimaksud. :D

Yamato ini begitu legendarisnya sampe-sampe pada tahun 2010 lalu, dibuat versi live action nya dengan pemeran utama Kimura Takuya sebagai Kodai, dan Kuroki Meisa sebagai Mori Yuki. Agak sedikit berbeda di bagian endingnya, tapi secara overall movie ini nggak terlalu mengecewakan. Apalagi visualisasi Yamato terutama saat pertama ‘bangkit’ dari dasar laut yang mengering, dan saat menembakkan Hadou-ou, senjata andalannya.

Yang jelas, can’t wait to see this one. :D

Standard
Blog

Guilty Crown – revisited

 

Cuma pengen nulis aja kalo beberapa episode Guilty Crown belakangan ini bisa dibilang merupakan episode-episode yang menunjukkan kalo anime ini memang masih layak ditonton setelah cerita tentang Shu sang raja yang notabene menurut gue sangat menyebalkan. Hahaha. Agak-agak mengingatkan kepada Luke yang juga menyebalkan sebelum akhirnya “belajar”. ^^;

Meskipun banyak yang bilang sekarang ini GC lagi masuk fase “geass-sisasi” (nggak tau kenapa juga ada yang membuat Geass sebagai standar baru untuk anime dengan tipe cerita kompleks), tapi at least, menurut gue di sini penulis cerita mulai memberikan “deskripsi” untuk nama “guilty crown” itu sendiri.

Startnya dari sejak Shu mulai menjabat jadi raja buat para siswa, bagaimana dia lalu membuat keputusan-keputusan yang menurut gue sih cocok untuk ngegambarin emosi seorang anak usia remaja yang suddenly mempunyai power of the king, yang mana dia sendiri sebenernya ya nggak tau, what it takes to be a king.

And then, ada the loss of a dear friend. Impactnya jelas, meskipun sebenernya pada saat nonton, buat gue, predictable. Lalu ada si ibu mantan seito-kaichou, yang sebenernya, merasa dia harus berbuat sesuatu, tapi pada akhirnya malah jadi kayak… Err… Slut. *sorry*. Dan… Kita bisa melihat “sisi” lain dari Inori. :D

Even di episode 19, sang ibu pun mulai keliatan perannya dalam semua ini, selain cuma emak-emak cantik… Eh… Maksudnya istri merangkap asisten ilmuwan… ^^;

Tapi dari semua itu, dengan semakin dekatnya ending dari serial ini, mudah-mudahan tidak terjadi “pemaksaan” cerita, soalnya sayang juga kalo tense yang udah dibangun dalam beberapa episode ini harus berakhir kurang bagus. Mengingat yang tersisa (mungkin) hanya sekitar 5-6 episode lagi. :)

Standard
Anime, Blog

Persona 4 Episode 7

Korban berikut yang terjebak di dalam Mayonaka TV adalah Tatsumi Kanji, preman terkenal di wilayah sekitar. Yang tidak diketahui orang-orang, sebenarnya Kanji tidaklah seburuk itu. Walau penampilan dan gayanya seram, dia anak yang berbakti – terbukti dari ulahnya menghancurkan geng motor sebenarnya karena suara ribut motor mereka mengganggu ibunya di malam hari. Dan menurut pengakuan seorang anak SD, Kanji ternyata terampil dalam kerajinan tangan dan membuat benda-benda imut lainnya.

Karena Kuma kurang fit, Narukami dan teman-temannya menggunakan boneka buatan Kanji untuk melacak Kanji. Yang menyambut mereka di Mayonaka TV adalah pemandian khusus lelaki, yang amat sangat berbahaya bagi laki-laki. Narukami yang cool pun berulang kali berkomentar ingin pulang saja.

Episode kali ini – walau sebenarnya serius – penuh adegan yang ‘menggelikan’, dalam berbagai arti. Yang jelas, party member bertambah dengan hadirnya Kanji dan Takemikazuchi.

Standard
Blog

Fate/Zero Episode 7

Ayah Kirei sebagai pengawas dari gereja menggunakan haknya untuk mengubah peraturan Holy Grail War setelah mengetahui bahwa Caster dan masternya adalah pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap anak-anak kecil.

Ia memerintahkan master-servant yang lain untuk sementara waktu bersama-sama mengalahkan Caster agar kasus penculikan anak bisa dihentikan. Sementara itu Caster sendiri berupaya menyerang kastil Einzbern untuk menemui Saber yang dikiranya sebagai Jeanne d’Arc.

Ketika Saber mencoba menghadapi Caster, dan mengalami kesulitan dengan cedera tangannya, Lancer datang dan menolongnya. Lancer mengatakan bahwa dia menolong Saber karena hanya dia lah yang berhak mengalahkan Saber dan bahwa dirinya diperintahkan oleh masternya untuk mengalahkan Caster.

Sementara itu Kenneth, mencoba mneyerang kastil untuk membunuh master dari Saber. Kiritsugu yang sudah bisa memperkirakan langkah musuh, segera menyuruh Irisviel lari dengan ditemani Maia sementara dirinya tetap tinggal di kastil menunggu Kenneth.

Episode ini juga action-nya kurang seru dibanding pertarungan Saber-Lancer atau kemunculan Berserker. Tapi yang menarik adalah upaya Kiritsugu menghadapi Kenneth. Dan bahwa Saber di Fate/Zero ini jadi kelihatan lebih “lemah”. Tapi mestinya setelah ini bakalan menarik karena Lancer akan menemui nasib “tragis”… :D

Standard
Blog

Fate/Zero Episode 6

A bit late to write,

Nggak banyak yang terjadi di episode ini selain bahwa Caster dengan terang-terangan muncul di depan Saber dan Irisviel. Dia mengaku siapa dirinya, tapi dia salah mengenali Saber. Dia mengira Saber adalah Jeanne d’Arc dan meskipun Saber sudah memperkenalkan dirinya sebagai Arthur Pendragon, Caster tetep aja yakin kalo dia “dipengaruhi” oleh Tuhan.

Sementara itu Kiritsugu dan Maia berusaha membunuh Kayneth, master dari Lancer dengan cara meledakkan gedung hotel tempat mereka menginap. Maia yang sedang mengawasi dari atas gedung lain, diserang oleh Kirei tetapi berhasil melarikan diri meskipun terluka. Setelah berdiskusi dengan Tokiomi, Kirei bertemu dengan Gilgamesh yang mengatakan bahwa dirinya agak kecewa dengan Tokiomi dan langkah-langkah yang ditempuhnya. Gilgamesh mengatakan bahwa dia justru lebih tertarik dengan kepribadian Kirei.

Berserker dan masternya nggak muncul di episode ini. Dan kayaknya memang not much happened. Rider dan masternya juga nggak banyak diceritakan. Emang bener-bener not much happened in this episode. ^^;

Standard
Blog

Guilty Crown Episode 4

Shu yang dijebak oleh temannya, dibawa ke penjara GHQ. Di sana dia diinterogasi mengenai hubungannya dengan Gai. Meskipun dia tidak mengatakan apa-apa, tetapi GHQ yakin bahwa dia terlibat dengan kegiatan Undertaker. Sementara itu, Gai mengirim pesan ke GHQ mengatakan bahwa Undertaker akan membebaskan seorang tahanan yang disebut sebagai tahanan yang berbahaya dari penjara yang sama dengan Shu.

Shu yang dipengaruhi oleh GHQ mulai meragukan tindakan yang diambil oleh Gai. Apalagi setelah itu Shu diajak melihat tempat yang dikatakan sebagai tempat untuk menolong para korban Apocalypse Virus, dan bila Undertaker mengalahkan GHQ maka para korban tersebut tidak akan terselamatkan. Di antara para korban itu adalah adik dari Yahiro, teman yang mengkhianati Shu. Dalam kebimbangannya, ia menerima alat yang diberikan GHQ di mana dia diminta untuk memberitahukan lokasi markas Undertaker kepada GHQ.

 

Tiba-tiba Shu mendapat kunjungan dari seseorang yang mengaku sebagai pengacara yang ditunjuk oleh ibu Shu. Orang itu ternyata adalah Gai yang sedang menyamar. Ketika Gai mengatakan rencananya kepada Shu, Shu mulai menunjukkan keraguannya kepada Gai. Ia menanyakan mengapa Gai ingin membebaskan orang yang dikatakan berbahaya itu. Gai hanya minta kepada Shu untuk mengambil Void orang tersebut. Di tengah keributan akibat serangan Undertaker ke penjara, Inori bertindak sendiri dan berusaha menyelamatkan Shu. Shu yang saat itu sedang tidak berada dalam sel-nya segera lari menuju tempat Inori. Pada saat yang bersamaan, tahanan yang diinginkan terjatuh di depan Shu. Shu segera menggunakan kekuatannya untuk mengambil Void orang itu yang ternyata adalah sebuah senjata berbentuk pistol yang mampu mengendalikan gravitasi.

Shu yang melihat Inori terjun dari atap, menggunakan kekuatan Void itu untuk mengendalikan gravitasi dan menangkap Inori. Ia kemudian menggunakan kekuatan Void Inori untuk melarikan diri dari penjara itu. Di luar, ia ditanya oleh Gai, apakah dia akan kembali ke kehidupannya, atau bergabung dengan Undertaker. Shu memutuskan untuk ikut dengan Gai, tetapi ia tetap membawa alat yang diberikan oleh GHQ…

Obviously, bukan Gai yang ‘menggerakkan’ Shu, tapi Inori. Dan sekarang kita masuk dalam fase, persimpangan jalan buat Shu. Dia masih mencoba untuk memilih, which is which and who is who. Selain itu, masih belum dijelaskan kenapa Gai menaruh minat pada si tahanan itu, tapi yang jelas, perkiraan episode lalu bahwa keputusan Shu dan Inori untuk melepaskan si Yahiro (or whatever, lupa… ^^; ) sudah diperhitungkan oleh Gai. Mungkin juga memang Gai mengharapkan si Shu dimasukin juga ke penjara itu. Kalo si GHQ itu sudah ketauan, dia pasti akan “bermain-main” dengan kebimbangan Shu. Cuma memang kadang-kadang tokoh ‘naif’ model Shu gini, to some extent kadang berasa annoying juga. Tapi overall, sepertinya script writer pengen mengeksplorasi character development untuk para tokohnya. Which is, might be interesting. *fingers-crossed* :D

Standard
Anime

Mirai Nikki

Amano Yukiteru (Yuki) adalah seorang anak yang tertutup dan selalu menyendiri. Sebisa mungkin dia menghindari berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya dan selalu menyibukkan dirinya dengan menulis sebuah diary/jurnal menggunakan telepon selularnya. Yuki juga mempunyai teman khayalan yang disebut Deus ex Machina, penguasa ruang dan waktu.

Ternyata Deus bukan sekedar teman khayalan Yuki, dan Deus mengubah diary Yuki yang selama ini berisi cerita tentang apa yang dilihat/diamati oleh Yuki menjadi sebuah diary yang menceritakan apa yang akan terjadi di masa depan. Pada awalnya Yuki menikmati “kehebatan” diary-nya, tetapi kemudian Deus mengatakan bahwa Yuki harus berpartisipasi dalam sebuah survival game, di mana Yuki dan sebelas orang lain yang diberi diary istimewa juga, harus bertarung satu sama lain sehingga tinggal tersisa satu pemenang yang akan menjadi penerus Deus.

Dalam permainan tersebut, ke-12 partisipan harus menggunakan keistimewaan diary masing-masing untuk bisa mengalahkan dan membunuh lawan-lawannya. Yuki pada awalnya berusaha untuk tidak terlibat, tetapi nyawanya terus menerus terancam. Dalam keadaan terancam ini, Yuki selalu ditolong oleh Gasai Yuno, teman sekelas yang terobsesi pada dirinya. Yuki akhirnya setuju untuk bekerja sama dengan Yuno yang ternyata juga seorang pemegang diary di mana diary-nya berisi segala sesuatu yang terjadi atas Yuki. Tetapi di balik itu semua, ternyata Yuno juga mempunyai sebuah rahasia yang lebih dalam.

[spoiler]
Yuki yang semula ingin menyerah dalam permainan ini, akhirnya berubah setelah kedua orang tuanya menjadi korban. Yuno mengatakan bahwa bila Yuki berhasil membunuh semua peserta yang lain, ia akan menjadi penguasa ruang dan waktu, sehingga ia akan bisa menghidupkan kembali kedua orang tuanya. Atas dorongan Yuno ini, Yuki kemudian berubah menjadi seseorang yang menggunakan segala cara untuk memenangkan permainan itu. Setelah tinggal dirinya dan Yuno yang tersisa, Yuki mulai mengetahui identitas Yuno yang asli dan apa tujuannya mendorong Yuki untuk menjadi pemenang.
[/spoiler]

Standard
Blog

Fate/Zero Episode 5

Pertarungan Saber dengan Lancer terhenti karena kedatangan Rider (Iskandar), yang dengan tenang menawarkan kepada Saber dan Lancer untuk menjadi anak buahnya dalam memperebutkan Holy Grail. Namun bisa ditebak, keduanya tidak tertarik dengan tawaran tersebut. Di tengah pembicaraan itu, Rider menyebutkan bahwa di situ ada ‘pihak lain’ yang juga tertarik dengan pertarungan antara Saber dan Lancer.

Ketika Rider mengatakan hal itu, muncullah Archer (Gilgamesh) yang kemudian bermaksud mengalahkan ketiga Servant yang ada. Namun ketika ia mulai membuka Gate of Babylon untuk mengeluarkan Hougu (Noble Phantasm), tiba-tiba muncul sosok bayangan hitam. Ia adalah Berserker, yang berwujud seorang knight yang mengenakan armor tetapi diselimuti oleh hawa kegelapan. Archer kemudian menyerang Berserker yang menurutnya tidak sopan karena mengangkat wajahnya dan melihat dirinya ^^;

Berserker ternyata adalah Servant yang tidak bisa dianggap remeh. Dia mampu menangkap Noble Phantasm Archer dan menggunakannya sebagai senjata. Hal itu adalah kemampuan Berserker di mana apapun yang ia pegang bisa ia jadikan senjata sekaligus Noble Phantasm-nya. Archer yang mulai kesal pun diperintah oleh Tokiomi untuk mundur. Ketika Archer mundur dan Berserker melihat Saber, ia pun mendadak menjadi liar dan menyerang Saber. Saber yang tangannya terluka, mengalami kesulitan dan ketika ia dalam keadaan terdesak, Lancer menolongnya. Sebagai sesama ksatria, Lancer mengatakan bahwa Saber sedang dalam pertempuran dengan dengan dirinya, oleh karena itu dia tidak ingin Berserker menyerang Saber sebelum ia menyelesaikan pertarungannya.

Meskipun Lancer bersikap ksatria, tetapi Master-nya, berpendapat lain. Ia justru menggunakan perintahnya untuk memaksa Lancer bekerja sama dengan Berserker untuk membunuh Saber. Meskipun tidak setuju tetapi Lancer tidak bisa menolak perintah tersebut. Pada saat Saber terdesak untuk kedua kalinya, Rider tiba-tiba menolong dan menyerang Berserker. Ia pun mengatakan kepada Master Lancer untuk segera mundur kalau tidak ingin Lancer ia serang bersama dengan Saber, dan bahwa keputusannya itu telah merendahkan martabat Lancer sebagai seorang ksatria.

Satu lagi episode yang bagus dari Fate/Zero. Menarik sekali melihat bagaimana para staf animasi menggambarkan Berserker yang dengan kecepatan dan kemampuannya bisa mengatasi semua serangan Gilgamesh dengan menggunakan senjata milik Gilgamesh sendiri. Spirit yang di-summon di Fate/Zero kebanyakan memang merupakan tokoh penguasa/raja, seperti Gilgamesh, Arthur, dan Iskandar. Dan di episode ini, Rider menunjukkan ‘kualitas’-nya sebagai seorang raja sekaligus ksatria. Dari ke-7 Servant, hanya Caster saja yang tidak ‘hadir’ di tempat pertarungan. Tetapi dia mengawasi dari jauh, dan kalau di Fate/Stay Night yang terobsesi pada Saber adalah Gilgamesh, sementara di Fate/Zero Caster-lah yang terobsesi pada Saber. ^^;

 

[spoiler intro=”About” title=”Berserker”]

Yang jelas di Fate/Zero ini Berserkernya lebih keren bentuknya dibandingkan Heracles di Fate/Stay Night. Dan di situ jelas bahwa Berserker menjadi ‘ganas’ ketika melihat Saber. Di sisa-sisa kesadarannya dia masih mengenali orang yang pernah menjadi rajanya. Yep, Berserker di Fate/Zero adalah Lancelot du Lac (Lancelot of the Lake), First Knight-nya King Arthur yang menurut legenda pada akhirnya berselingkuh dengan Guinevere. Penggambaran gaya bertarung Lancelot/Berserker sangat menarik, di mana dia mampu menggunakan apa saja sebagai senjata, yang menunjukkan keahlian Lancelot sebagai seorang knight.

[/spoiler]

Standard