Blog

Persona 4 Episode 4

Meyambung minggu lalu, kali ini Narukami dan Yosuke serta Kuma kembali menjelajahi dunia dalam televisi. Kali ini, kelompok mereka bertambah satu tenaga tempur, yakni Chie.

[spoiler]Shadow Yukiko terlahir dari perasaan Yukiko yang merasa terkekang oleh kehidupannya sebagai calon penerus penginapan keluarganya. Satu-satunya ‘harapan’ bagi Yukiko selama ini hanyalah Chie, yang selalu menemani dan melindunginya dari berbagai hal. Tapi, ketika suatu hari Chie berkomentar ‘apa boleh buat’, Yukiko merasa Chie tidak peduli lagi padanya. Tapi, Narukami mengingatkan Yukiko bahwa Chie menghadapi bahaya di dunia dalam TV demi menolong Yukiko, dan seharusnya perhatian itu sudah merupakan jawaban baginya. Shadow Yukiko pun menghilang setelah Yukiko mengakui itu bagian dari dirinya, dan menjadi Persona Konohana Sakuya.

Uwah, walaupun sudah main gamenya, anime ini memang nggak bisa dianggap sama persis. Banyak penambahan detail, seperti perasaan Yukiko mengasosiasikan diri dengan anak burung yang ditolongnya, atau apesnya Yosuke yang dicuekin habis-habisan oleh Chie (sampai diketawai Kuma).

Adapun Persona baru Narukami yang digunakan dalam episode kali ini adalah Aramitama – yang terlahir lewat arcana Chariot (simbol dari pertemanan dengan Chie).[/spoiler]
Menilik trailer episode berikut, sepertinya bukan pola ‘Ada orang di mayonaka – Orang hilang – Party in action’, tapi akan menyorot kehidupan sekolah Narukami. Mungkin, kegiatan klub dan cewek mencurigakan?

Standard
Novel

Rengoku Hime

 

Alkisah, seorang alchemist menemukan cara membuka ‘gerbang’ yang menghubungkan dunia dengan dunia lain. Dunia lain yang disebut Rengoku itu membuka revolusi baru dalam penemuan dan kehidupan manusia. Namun, tentu saja, ada harga untuk itu. Kekuatan dari Rengoku adalah racun mematikan yang akan membunuh siapapun dalam hitungan detik, kecuali mereka yang memiliki kekebalan.  Para pengguna kekuatan Rengoku ini kemudian disebut sebagai Alchemist.

Terlahir sebagai ‘gerbang’ yang menghubungkan dunia dengan Rengoku , itulah nasib Artemisia putri pertama Kerajaan ‘Inggris’.  Sebagai gerbang, tubuh Artemisia senantiasa memproduksi ‘racun’, dari Rengoku.  Selama 6 tahun masa hidupnya, Artemisia dibesarkan di ruang bawah tanah, hanya ditemani seorang pelayan – yang tidak bisa menyentuhnya. Kehidupan sepinya berakhir ketika seorang remaja bernama Fog dikirim untuk menjadi abdinya. Fog sendiri bukanlah manusia, melainkan homunculus yang diciptakan dengan kekuatan dari Rengoku. Sebagai makhluk ‘asing’, Fog selalu bertanya-tanya untuk apa dirinya lahir. Penciptanya dihukum mati setelah dia terlahir, sehingga Fog kehilangan arti dirinya sendiri, hingga bertemu dengan Artemisia.

Seiring bertambahnya usia Artemisia – yang dipanggil Alto oleh Fog, keduanya menjadi pemburu Alchemist yang menggunakan kekuatannya untuk mengacau. Setiap misi – tak peduli betapa berbahayanya – adalah kegembiraan bagi Alto, karena itulah satu-satunya kesempatan untuk keluar dari bawah tanah, didampingi Fog.

Standard
Blog

Guilty Crown Episode 3

Inori tiba-tiba muncul jadi murid baru di sekolah Shu. Dan, ternyata Inori juga dengan mudah bisa masuk ke apartemen Shu dan mengatakan akan tinggal di situ juga. Kedatangan Inori ke sekolah Shu sebenarnya bukan untuk memata-matai Shu, tetapi justru untuk mencari seseorang yang ternyata merupakan saksi dari kejadian di mana Shu menunjukkan kekuatannya untuk mengalahkan GHQ. Gai mengatakan kepada Shu bahwa hal itu bisa membahayakan nyawa Shu sendiri karena saksi tersebut bisa melaporkan identitas Shu kepada GHQ.

Di episode ini juga diungkapkan bahwa Gai ternyata mempunyai kemampuan untuk melihat “Void” seseorang. Ia bisa melihat Void yang dimiliki oleh seseorang tetapi tidak bisa mewujudkan/menggunakannya seperti Shu. Saat kejadian, Gai melihat ada Void lain yang ada di tempat itu. Orang tersebut diketahui adalah salah seorang murid sekolah Shu. Ia sedang berada di sana untuk mendapatkan obat terlarang yang disebut “Norma Gene”, tetapi mereka hanya bisa mengetahui nama julukannya saja yaitu “Sugar”.

Shu dan Inori pun mulai mencari Sugar dengan cara mencoba menarik Void dari teman-teman di sekolahnya. Shu yang awalnya enggan akhirnya mau melakukan setelah mengetahui bahwa ternyata orang yang Voidnya “ditarik” keluar oleh Shu, tidak akan ingat apa yang telah terjadi. Namun Shu sendiri juga belum terbiasa melakukan hal itu sehingga sempat terjadi kekacauan. Shu pun akhirnya mengetahui siapa sebenarnya Sugar, tetapi ia meminta Inori untuk tidak membunuhnya. Hal tersebut ternyata pada akhirnya membuat Shu harus berhadapan dengan GHQ…

Tidak banyak action-nya, tapi ada unsur komedi sedikit. Mungkin maksudnya calm before the storm. Tapi ada beberapa hal yang menarik seperti: Gai yang ternyata mempunyai kemampuan untuk melihat Void tetapi tidak bisa “mengambil”-nya. Seandainya waktu itu ia mendapatkan kekuatan yang sekarang dimiliki Shu, tentunya dia akan menjadi hebat sekali. ^^;

Hal lain yang juga menarik, ternyata ibu Shu adalah salah satu peneliti senior di laboratorium GHQ. Sepertinya ke depan nanti, kenyataan ini bakalan menjadi konflik buat Shu yang sekarang “bekerja” untuk Undertaker, lawan GHQ.

Dan ternyata Shu juga tidak bodoh atau terlalu apatis terhadap sekitar.(Thank God :D) Dia bisa mendeduksi bahwa Gai mempunyai kekuatan tersembunyi, dia juga bisa menemukan Sugar sebelum Inori mengidentifikasi Voidnya. Walaupun pada akhirnya dia harus menghadapi konsekuensi dari keputusan yang dia ambil. Gai pun sepertinya juga memberikan Shu dan Inori kebebasan untuk menentukan langkah yang diambil, tetapi belum diketahui juga apakah ada rencana tertentu di balik semua itu mengingat bahwa dia adalah seorang ahli strategi yang hebat…

Standard
Novel

Cantarella

 

Cantarella – racun misterius yang diwariskan di keluarga Borgia. Dari ibu ke anak perempuan, kemudian ke anak perempuan berikutnya. Cantarella adalah racun yang digunakan untuk melindungi orang yang dicintai – itulah yang selalu didengar Lucrezia dari ibunya.

Lucrezia dan Cesare adalah anak-anak dari Paus Alexander VI. Cesare yang tampan dan ambisius diam-diam menjalin cinta terlarang dengan Lucrezia. Lucrezia sendiri sangat memuja kakaknya, dan tidak ragu untuk menggunakan Cantarella yang berada di bawah pengawasannya. Namun, tahun demi tahun berlalu, Lucrezia mulai merasa goyah.

Apakah dia benar-benar hanya membutuhkan Cesare, hingga rela melakukan apapun demi ambisi kakaknya, termasuk membunuh keluarganya sendiri?

Standard
Trivia

Trivia: 真剣で私に恋しなさい!

 

Dalam anime Maji de Watashi ni Koishinasai!, episode 1, robot milik tokoh utama yang bernama Cookie saat “bertempur” dalam perang antar kelas menggunakan jurus yang disebut “Cookie Dynamic”, yaitu sebuah tehnik menebaskan pedang yang sama dengan tokoh Gavan (Uchuu Keiji Gavan), yaitu Gavan Dynamic, di mana sebelum mengeluarkan jurus tersebut kedua mata Gavan akan menyala merah, sama seperti yang dilakukan oleh Cookie.

Standard
Blog

Arthur vs. Diarmuid

 

Barusan nonton Fate/Zero episode 4 and it was amazing! Fight scene antara Saber (Arthur, King of Knights) vs. Lancer (Diarmuid Ua Duibhne, Warrior of Fianna) bagus. Jauh lebih bagus daripada pertarungan Archer vs. Lancer atau Saber vs. Berserker di Fate/Stay Night. Diarmuid dengan Gae Dearg dan Gae Buidhe-nya berhasil melukai Saber sekaligus juga bisa mengetahui senjata asli Saber yang selalu ditutupinya dengan udara.

Bisa dibilang sebagian besar adegan di episode ini isinya pertarungan Saber vs. Lancer. Tapi nggak apa-apa, it’s a good scene. Gue suka gayanya Lancer yang ini, despite menurut gue ‘curse’ nya dia agak … apa ya … nggak nyambung ama kemampuannya, meskipun sebenernya ngebantu juga terutama kalo musuhnya cewek yang nggak punya kemampuan menolak magic. ^^;

Gaya bertarungnya yang membawa 2 tombak sekaligus, plus kecepatannya (Lancer class memang punya agility yang tinggi), bisa mengimbangi Saber class yang memang kelas terkuat dari 7 kelas Servant. Memang Lancer termasuk 3 besar, cuma di F/SN si Lancer ini (Chu Chulainn) jadi Servant luntang lantung, gak punya Master dan rasanya pertarungan Lancer juga kurang gitu seru di F/SN.

Anyway, like I said before, F/Z udah pasti jadi tontonan wajib season ini, along with P4a, ama GC, but that’s another entry. Judul-judul lain lumayan menghibur, dan buat gue lebih baik daripada musim lalu yang… :(

Standard
Novel

GENEZ

Wadatsumi Gakuen adalah sekolah berasrama yang sepintas terlihat biasa saja, namun, di sekolah ini ada kurikulum khusus. Ya, sekolah ini mendidik remaja untuk menjadi tentara bayaran yang tangguh.

Taiga Kengo, siswa kurikulum khusus adalah putra perdana menteri Jepang. Namun, Kengo membenci ayahnya. Sejak ibunya meninggal dalam ledakan bom, ayah Kengo terobsesi membalas dendam dan membuang semua yang dianggapnya pengganggu; Kengo dan Suzuha, adiknya. Suzuha yang dianggap cukup cerdas dikirim ke luar negeri untuk belajar, sementara Kengo yang tak ada gunanya dikirim ke Timur Tengah, Kamp Pelatihan Legiun Asing. Kengo bertahan hingga ‘lulus’ di sana, kemudian kembali ke Jepang, dan bergabung ke Wadatsumi.

Iwashimizu Yukina hidup di pedalaman sejak kecil. Tempat terpencil, dimana saluran TV yang bisa ditangkap satelit hanyalah NHK. Ketika menginjak bangku SMA, Yukina dikirim ke Tokyo oleh kedua orang tuanya, dan masuk ke Wadatsumi Gakuen. Di sana, dia bertemu kembali dengan teman masa kecilnya; Taiga Kengo. ‘Kebetulan’ ini, ditambah kenyataan bahwa Yukina adalah seorang Nightingale – ras misterius yang bisa menyembuhkan luka-lukanya, serta mengubah orang yang diciumnya menjadi Gilgamesh – Ksatria Immortal selama 7 menit. Pertemuan mereka di Wadatsumi mengawali kehidupan sekolah yang unik dan penuh action, dan melibatkan banyak pihak – terutama mereka yang merencanakan sesuatu dengan kekuatan Nightingale.

Standard
Blog

Total Remake

Yah, akhirnya animindo dirombak total. Setelah beberapa hari yang lalu di-hack orang yang sangat lihai, terpaksa deh yang lama dimatiin. Tapi ada baiknya juga, kalo nggak gitu juga mungkin gak diurusin. Which is why agak heran juga, ada yang sebegitu berminatnya sampe nge-hack website yang notabene gue sendiri ngisinya kadang iya kadang enggak. ^^;

Nevertheless, tetep berterima kasih juga karena kalo nggak kejadian juga gue nggak bakalan ngerjain macem-macem. Jadi ya, always look on the bright side. Gue jadi ada sesuatu buat dikerjain, dan buat si peretas, congratulations ya. Akhirnya bisa eksis. Kalo mau bantu-bantu animindo boleh lho. Maklum yang punya bukan orang IT jadi pengetahuan terbatas. Kalo ada ahlinya kan enak. Hehehe.

 

Cheers.

Standard
Anime

Ben-to

 

Satou Yo mendapati dirinya terkapar di lantai sebuah toko swalayan dengan ingatan yang hanya sekilas-sekilas. Kebingungannya akan apa yang telah terjadi akhirnya terjawab; Ia kalah dalam “pertarungan” memperebutkan bento (sejenis paket makanan siap saji) yang dijual di swalayan tersebut. Pada jam-jam tertentu, pihak swalayan akan menjual bento-bento tersebut dengan setengah harga asli. Di daerah pemukiman yang banyak berisi siswa sekolah itu, bento murah adalah sesuatu yang sangat berharga untuk diperebutkan oleh gerombolan “serigala” lapar. Sebagai akibatnya, setiap jam-jam tertentu, perebutan bento itu terjadi dan pemenangnya adalah yang berhasil mengalahkan lawan-lawannya.

Dalam pertarungan itu, Yo bertemu dengan “Ice Witch” seorang anak perempuan yang sangat ahli dalam bertarung memperebutkan bento, dan hampir selalu bisa dipastikan bahwa dialah pemenangnya. Belakangan Yo baru mengetahui bahwa dia adalah kakak kelasnya di sekolah yang bernama Yarizui Sen. Sen pun mengajak Yo untuk bergabung dalam klub sekolah yang diketuainya, Half-priced Food Lovers. Yo ditemani oleh seorang anak perempuan lain yang juga selalu mengikuti kejadian-kejadian di swalayan itu yang bernama Oshiroi Hana. Sementara ketua organisasi siswa, Shiraume Ume, yang tidak suka melihat Yo terlalu dekat dengan Hana, kerap kali menghajarnya atau “menculik” Hana agar tidak terlalu dekat dengan Yo. Sejak bergabung dengan klub ini, Yo pun mulai belajar mengasah kemampuannya sehingga ia bisa “bertarung” dengan para “serigala” lapar lainnya.

Standard