Manga

Chotto Kawaii Iron Maiden

14896689

 

“Sampai sejauh mana kau bisa melakukan kekerasan demi tujuanmu?” – Demikianlah kalimat pembuka komik unik ini.

Berfokus pada Klub Penyiksaan di sebuah sekolah khusus putri – yang entah kenapa bisa-bisanya meloloskan cowok crossdresser dan guru waria – dimana Yuzuki Mutou masuk sebagai siswa baru. Karena sebuah pertanyaan jebakan (literally) dalam ujian masuk yang dijawab dengan serius olehnya, Yuzuki ditarik oleh Klub Penyiksaan sebagai anggota baru. Konon, bakatnya sudah dicium pula oleh berbagai Klub, seperti Klub Cuci Otak dan interogasi – pokoknya semua yang jelas-jelas tidak ada hubungannya dengan sekolah putri.

Terlepas dari seringnya Yuzuki menyangkal penyiksaan, toh pelan-pelan bakat alaminya mulai menunjukkan warna aslinya.

Beberapa adegan di komik ini cukup vulgar, tapi alih-alih bikin malas, yang ada malah mengundang tawa. Apalagi ketika Yuzuki sedang kumat daya khayal dan keluar bakat sebagai penyiksanya. Karena, seperti kata Aoi, senior Yuzuki;

“Di dalam penyiksaan tidak ada penonton. Yang ada hanyalah yang disiksa, dan penyiksa.”

 

Komik 4 kotak dengan tema unik ini akan dibuat live-actionnya.
Sayangnya hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut tentang detailnya.

Standard
Anime

Ben-to

 

Satou Yo mendapati dirinya terkapar di lantai sebuah toko swalayan dengan ingatan yang hanya sekilas-sekilas. Kebingungannya akan apa yang telah terjadi akhirnya terjawab; Ia kalah dalam “pertarungan” memperebutkan bento (sejenis paket makanan siap saji) yang dijual di swalayan tersebut. Pada jam-jam tertentu, pihak swalayan akan menjual bento-bento tersebut dengan setengah harga asli. Di daerah pemukiman yang banyak berisi siswa sekolah itu, bento murah adalah sesuatu yang sangat berharga untuk diperebutkan oleh gerombolan “serigala” lapar. Sebagai akibatnya, setiap jam-jam tertentu, perebutan bento itu terjadi dan pemenangnya adalah yang berhasil mengalahkan lawan-lawannya.

Dalam pertarungan itu, Yo bertemu dengan “Ice Witch” seorang anak perempuan yang sangat ahli dalam bertarung memperebutkan bento, dan hampir selalu bisa dipastikan bahwa dialah pemenangnya. Belakangan Yo baru mengetahui bahwa dia adalah kakak kelasnya di sekolah yang bernama Yarizui Sen. Sen pun mengajak Yo untuk bergabung dalam klub sekolah yang diketuainya, Half-priced Food Lovers. Yo ditemani oleh seorang anak perempuan lain yang juga selalu mengikuti kejadian-kejadian di swalayan itu yang bernama Oshiroi Hana. Sementara ketua organisasi siswa, Shiraume Ume, yang tidak suka melihat Yo terlalu dekat dengan Hana, kerap kali menghajarnya atau “menculik” Hana agar tidak terlalu dekat dengan Yo. Sejak bergabung dengan klub ini, Yo pun mulai belajar mengasah kemampuannya sehingga ia bisa “bertarung” dengan para “serigala” lapar lainnya.

Standard
Anime

Boku ha Tomodachi ga Sukunai

Hasegawa Kodaka adalah seorang murid pindahan di St. Chronica Academy. Dia selalu mengalami kesulitan untuk mendapatkan teman karena penampilannya yang menurut kebanyakan orang terlihat “menakutkan” bahkan dianggap seperti berandalan. Hal ini dikarenakan Kodaka adalah seorang anak blasteran sehingga ia mempunyai rambut pirang dan tatapan mata yang tajam, padahal sebenarnya dia adalah anak yang baik hati.

Suatu hari, tanpa sengaja ia memergoki Mikazuki Yozora, salah satu murid di kelasnya, sedang berbicara dengan “teman khayalan”-nya. Seperti halnya Kodaka, Yozora juga tidak punya teman dan ia sendiri cenderung sinis kepada orang lain. Menyadari adanya kesamaan antara keduanya, mereka (lebih tepatnya, Yozora) memutuskan untuk membuat klub kegiatan yang bertujuan meningkatkan kemampuan bersosialisasi mereka dan untuk memperoleh lebih banyak teman.

Klub ini kemudian mendapat beberapa anggota tambahan seperti Kashiwazaki Sena, gadis yang populer di antara para murid laki-laki tetapi dijauhi oleh murid perempuan. Ia ingin bisa mendapatkan teman yang sesungguhnya (terutama perempuan), bukan seperti para murid laki-laki yang mendekatinya karena suka kepadanya. Selain Sena, ada Kusunoki Yukimura, adik kelas Kodaka yang bergabung dengan harapan bisa mencontoh Kodaka yang dianggap sebagai “jagoan” yang ditakuti. Serta beberapa anggota lain seperti adik Kodaka sendiri yaitu Hasegawa Kobato.

Standard