animindo

anime . indonesia

Page 31 of 32

Fate/Zero Episode 5

Pertarungan Saber dengan Lancer terhenti karena kedatangan Rider (Iskandar), yang dengan tenang menawarkan kepada Saber dan Lancer untuk menjadi anak buahnya dalam memperebutkan Holy Grail. Namun bisa ditebak, keduanya tidak tertarik dengan tawaran tersebut. Di tengah pembicaraan itu, Rider menyebutkan bahwa di situ ada ‘pihak lain’ yang juga tertarik dengan pertarungan antara Saber dan Lancer.

Ketika Rider mengatakan hal itu, muncullah Archer (Gilgamesh) yang kemudian bermaksud mengalahkan ketiga Servant yang ada. Namun ketika ia mulai membuka Gate of Babylon untuk mengeluarkan Hougu (Noble Phantasm), tiba-tiba muncul sosok bayangan hitam. Ia adalah Berserker, yang berwujud seorang knight yang mengenakan armor tetapi diselimuti oleh hawa kegelapan. Archer kemudian menyerang Berserker yang menurutnya tidak sopan karena mengangkat wajahnya dan melihat dirinya ^^;

Berserker ternyata adalah Servant yang tidak bisa dianggap remeh. Dia mampu menangkap Noble Phantasm Archer dan menggunakannya sebagai senjata. Hal itu adalah kemampuan Berserker di mana apapun yang ia pegang bisa ia jadikan senjata sekaligus Noble Phantasm-nya. Archer yang mulai kesal pun diperintah oleh Tokiomi untuk mundur. Ketika Archer mundur dan Berserker melihat Saber, ia pun mendadak menjadi liar dan menyerang Saber. Saber yang tangannya terluka, mengalami kesulitan dan ketika ia dalam keadaan terdesak, Lancer menolongnya. Sebagai sesama ksatria, Lancer mengatakan bahwa Saber sedang dalam pertempuran dengan dengan dirinya, oleh karena itu dia tidak ingin Berserker menyerang Saber sebelum ia menyelesaikan pertarungannya.

Meskipun Lancer bersikap ksatria, tetapi Master-nya, berpendapat lain. Ia justru menggunakan perintahnya untuk memaksa Lancer bekerja sama dengan Berserker untuk membunuh Saber. Meskipun tidak setuju tetapi Lancer tidak bisa menolak perintah tersebut. Pada saat Saber terdesak untuk kedua kalinya, Rider tiba-tiba menolong dan menyerang Berserker. Ia pun mengatakan kepada Master Lancer untuk segera mundur kalau tidak ingin Lancer ia serang bersama dengan Saber, dan bahwa keputusannya itu telah merendahkan martabat Lancer sebagai seorang ksatria.

Satu lagi episode yang bagus dari Fate/Zero. Menarik sekali melihat bagaimana para staf animasi menggambarkan Berserker yang dengan kecepatan dan kemampuannya bisa mengatasi semua serangan Gilgamesh dengan menggunakan senjata milik Gilgamesh sendiri. Spirit yang di-summon di Fate/Zero kebanyakan memang merupakan tokoh penguasa/raja, seperti Gilgamesh, Arthur, dan Iskandar. Dan di episode ini, Rider menunjukkan ‘kualitas’-nya sebagai seorang raja sekaligus ksatria. Dari ke-7 Servant, hanya Caster saja yang tidak ‘hadir’ di tempat pertarungan. Tetapi dia mengawasi dari jauh, dan kalau di Fate/Stay Night yang terobsesi pada Saber adalah Gilgamesh, sementara di Fate/Zero Caster-lah yang terobsesi pada Saber. ^^;

 

[spoiler intro=”About” title=”Berserker”]

Yang jelas di Fate/Zero ini Berserkernya lebih keren bentuknya dibandingkan Heracles di Fate/Stay Night. Dan di situ jelas bahwa Berserker menjadi ‘ganas’ ketika melihat Saber. Di sisa-sisa kesadarannya dia masih mengenali orang yang pernah menjadi rajanya. Yep, Berserker di Fate/Zero adalah Lancelot du Lac (Lancelot of the Lake), First Knight-nya King Arthur yang menurut legenda pada akhirnya berselingkuh dengan Guinevere. Penggambaran gaya bertarung Lancelot/Berserker sangat menarik, di mana dia mampu menggunakan apa saja sebagai senjata, yang menunjukkan keahlian Lancelot sebagai seorang knight.

[/spoiler]

Persona 4 Episode 4

Meyambung minggu lalu, kali ini Narukami dan Yosuke serta Kuma kembali menjelajahi dunia dalam televisi. Kali ini, kelompok mereka bertambah satu tenaga tempur, yakni Chie.

[spoiler]Shadow Yukiko terlahir dari perasaan Yukiko yang merasa terkekang oleh kehidupannya sebagai calon penerus penginapan keluarganya. Satu-satunya ‘harapan’ bagi Yukiko selama ini hanyalah Chie, yang selalu menemani dan melindunginya dari berbagai hal. Tapi, ketika suatu hari Chie berkomentar ‘apa boleh buat’, Yukiko merasa Chie tidak peduli lagi padanya. Tapi, Narukami mengingatkan Yukiko bahwa Chie menghadapi bahaya di dunia dalam TV demi menolong Yukiko, dan seharusnya perhatian itu sudah merupakan jawaban baginya. Shadow Yukiko pun menghilang setelah Yukiko mengakui itu bagian dari dirinya, dan menjadi Persona Konohana Sakuya.

Uwah, walaupun sudah main gamenya, anime ini memang nggak bisa dianggap sama persis. Banyak penambahan detail, seperti perasaan Yukiko mengasosiasikan diri dengan anak burung yang ditolongnya, atau apesnya Yosuke yang dicuekin habis-habisan oleh Chie (sampai diketawai Kuma).

Adapun Persona baru Narukami yang digunakan dalam episode kali ini adalah Aramitama – yang terlahir lewat arcana Chariot (simbol dari pertemanan dengan Chie).[/spoiler]
Menilik trailer episode berikut, sepertinya bukan pola ‘Ada orang di mayonaka – Orang hilang – Party in action’, tapi akan menyorot kehidupan sekolah Narukami. Mungkin, kegiatan klub dan cewek mencurigakan?

Trivia: アンゴ

Dalam Un-Go episode 3, tampak Inga sedang mencari manga dan ia menemukan yang berjudul “Twopiece”. Bentuk cover dan penulisan judulnya mirip sekali dengan manga “One Piece” karya Oda Eiichiro.

Rengoku Hime

 

Alkisah, seorang alchemist menemukan cara membuka ‘gerbang’ yang menghubungkan dunia dengan dunia lain. Dunia lain yang disebut Rengoku itu membuka revolusi baru dalam penemuan dan kehidupan manusia. Namun, tentu saja, ada harga untuk itu. Kekuatan dari Rengoku adalah racun mematikan yang akan membunuh siapapun dalam hitungan detik, kecuali mereka yang memiliki kekebalan.  Para pengguna kekuatan Rengoku ini kemudian disebut sebagai Alchemist.

Terlahir sebagai ‘gerbang’ yang menghubungkan dunia dengan Rengoku , itulah nasib Artemisia putri pertama Kerajaan ‘Inggris’.  Sebagai gerbang, tubuh Artemisia senantiasa memproduksi ‘racun’, dari Rengoku.  Selama 6 tahun masa hidupnya, Artemisia dibesarkan di ruang bawah tanah, hanya ditemani seorang pelayan – yang tidak bisa menyentuhnya. Kehidupan sepinya berakhir ketika seorang remaja bernama Fog dikirim untuk menjadi abdinya. Fog sendiri bukanlah manusia, melainkan homunculus yang diciptakan dengan kekuatan dari Rengoku. Sebagai makhluk ‘asing’, Fog selalu bertanya-tanya untuk apa dirinya lahir. Penciptanya dihukum mati setelah dia terlahir, sehingga Fog kehilangan arti dirinya sendiri, hingga bertemu dengan Artemisia.

Seiring bertambahnya usia Artemisia – yang dipanggil Alto oleh Fog, keduanya menjadi pemburu Alchemist yang menggunakan kekuatannya untuk mengacau. Setiap misi – tak peduli betapa berbahayanya – adalah kegembiraan bagi Alto, karena itulah satu-satunya kesempatan untuk keluar dari bawah tanah, didampingi Fog.

Guilty Crown Episode 3

Inori tiba-tiba muncul jadi murid baru di sekolah Shu. Dan, ternyata Inori juga dengan mudah bisa masuk ke apartemen Shu dan mengatakan akan tinggal di situ juga. Kedatangan Inori ke sekolah Shu sebenarnya bukan untuk memata-matai Shu, tetapi justru untuk mencari seseorang yang ternyata merupakan saksi dari kejadian di mana Shu menunjukkan kekuatannya untuk mengalahkan GHQ. Gai mengatakan kepada Shu bahwa hal itu bisa membahayakan nyawa Shu sendiri karena saksi tersebut bisa melaporkan identitas Shu kepada GHQ.

Di episode ini juga diungkapkan bahwa Gai ternyata mempunyai kemampuan untuk melihat “Void” seseorang. Ia bisa melihat Void yang dimiliki oleh seseorang tetapi tidak bisa mewujudkan/menggunakannya seperti Shu. Saat kejadian, Gai melihat ada Void lain yang ada di tempat itu. Orang tersebut diketahui adalah salah seorang murid sekolah Shu. Ia sedang berada di sana untuk mendapatkan obat terlarang yang disebut “Norma Gene”, tetapi mereka hanya bisa mengetahui nama julukannya saja yaitu “Sugar”.

Shu dan Inori pun mulai mencari Sugar dengan cara mencoba menarik Void dari teman-teman di sekolahnya. Shu yang awalnya enggan akhirnya mau melakukan setelah mengetahui bahwa ternyata orang yang Voidnya “ditarik” keluar oleh Shu, tidak akan ingat apa yang telah terjadi. Namun Shu sendiri juga belum terbiasa melakukan hal itu sehingga sempat terjadi kekacauan. Shu pun akhirnya mengetahui siapa sebenarnya Sugar, tetapi ia meminta Inori untuk tidak membunuhnya. Hal tersebut ternyata pada akhirnya membuat Shu harus berhadapan dengan GHQ…

Tidak banyak action-nya, tapi ada unsur komedi sedikit. Mungkin maksudnya calm before the storm. Tapi ada beberapa hal yang menarik seperti: Gai yang ternyata mempunyai kemampuan untuk melihat Void tetapi tidak bisa “mengambil”-nya. Seandainya waktu itu ia mendapatkan kekuatan yang sekarang dimiliki Shu, tentunya dia akan menjadi hebat sekali. ^^;

Hal lain yang juga menarik, ternyata ibu Shu adalah salah satu peneliti senior di laboratorium GHQ. Sepertinya ke depan nanti, kenyataan ini bakalan menjadi konflik buat Shu yang sekarang “bekerja” untuk Undertaker, lawan GHQ.

Dan ternyata Shu juga tidak bodoh atau terlalu apatis terhadap sekitar.(Thank God :D) Dia bisa mendeduksi bahwa Gai mempunyai kekuatan tersembunyi, dia juga bisa menemukan Sugar sebelum Inori mengidentifikasi Voidnya. Walaupun pada akhirnya dia harus menghadapi konsekuensi dari keputusan yang dia ambil. Gai pun sepertinya juga memberikan Shu dan Inori kebebasan untuk menentukan langkah yang diambil, tetapi belum diketahui juga apakah ada rencana tertentu di balik semua itu mengingat bahwa dia adalah seorang ahli strategi yang hebat…

Gekijouban Macross F: Sayonara no Tsubasa

Finally, nonton juga ini movie. RAW sih, tapi ya dengan kemampuan terbatas, dikit-dikit ngerti apa yang terjadi. That’s the good thing of watching Japanese anime. It was so expressive that you can just watch, and you’ll know what happened *exaggerating mode* 😀

SPOILER up ahead. Read at your own risk! *buat yang belum nonton* 😀

Read More

Cantarella

 

Cantarella – racun misterius yang diwariskan di keluarga Borgia. Dari ibu ke anak perempuan, kemudian ke anak perempuan berikutnya. Cantarella adalah racun yang digunakan untuk melindungi orang yang dicintai – itulah yang selalu didengar Lucrezia dari ibunya.

Lucrezia dan Cesare adalah anak-anak dari Paus Alexander VI. Cesare yang tampan dan ambisius diam-diam menjalin cinta terlarang dengan Lucrezia. Lucrezia sendiri sangat memuja kakaknya, dan tidak ragu untuk menggunakan Cantarella yang berada di bawah pengawasannya. Namun, tahun demi tahun berlalu, Lucrezia mulai merasa goyah.

Apakah dia benar-benar hanya membutuhkan Cesare, hingga rela melakukan apapun demi ambisi kakaknya, termasuk membunuh keluarganya sendiri?

Trivia: マクロス フロンティア

Dalam movie ke-2 Macross Frontier yang berjudul Sayonara wo Tsubasa, sekitar menit ke 07:00, tampak di latar belakang layar yang menayangkan cuplikan-cuplikan anime dari karya-karya Osamu Tezuka seperti Tetsuwan Atom dan Black Jack.

Trivia: 真剣で私に恋しなさい!

 

Dalam anime Maji de Watashi ni Koishinasai!, episode 1, robot milik tokoh utama yang bernama Cookie saat “bertempur” dalam perang antar kelas menggunakan jurus yang disebut “Cookie Dynamic”, yaitu sebuah tehnik menebaskan pedang yang sama dengan tokoh Gavan (Uchuu Keiji Gavan), yaitu Gavan Dynamic, di mana sebelum mengeluarkan jurus tersebut kedua mata Gavan akan menyala merah, sama seperti yang dilakukan oleh Cookie.

Arthur vs. Diarmuid

 

Barusan nonton Fate/Zero episode 4 and it was amazing! Fight scene antara Saber (Arthur, King of Knights) vs. Lancer (Diarmuid Ua Duibhne, Warrior of Fianna) bagus. Jauh lebih bagus daripada pertarungan Archer vs. Lancer atau Saber vs. Berserker di Fate/Stay Night. Diarmuid dengan Gae Dearg dan Gae Buidhe-nya berhasil melukai Saber sekaligus juga bisa mengetahui senjata asli Saber yang selalu ditutupinya dengan udara.

Bisa dibilang sebagian besar adegan di episode ini isinya pertarungan Saber vs. Lancer. Tapi nggak apa-apa, it’s a good scene. Gue suka gayanya Lancer yang ini, despite menurut gue ‘curse’ nya dia agak … apa ya … nggak nyambung ama kemampuannya, meskipun sebenernya ngebantu juga terutama kalo musuhnya cewek yang nggak punya kemampuan menolak magic. ^^;

Gaya bertarungnya yang membawa 2 tombak sekaligus, plus kecepatannya (Lancer class memang punya agility yang tinggi), bisa mengimbangi Saber class yang memang kelas terkuat dari 7 kelas Servant. Memang Lancer termasuk 3 besar, cuma di F/SN si Lancer ini (Chu Chulainn) jadi Servant luntang lantung, gak punya Master dan rasanya pertarungan Lancer juga kurang gitu seru di F/SN.

Anyway, like I said before, F/Z udah pasti jadi tontonan wajib season ini, along with P4a, ama GC, but that’s another entry. Judul-judul lain lumayan menghibur, dan buat gue lebih baik daripada musim lalu yang… 🙁

GENEZ

Wadatsumi Gakuen adalah sekolah berasrama yang sepintas terlihat biasa saja, namun, di sekolah ini ada kurikulum khusus. Ya, sekolah ini mendidik remaja untuk menjadi tentara bayaran yang tangguh.

Taiga Kengo, siswa kurikulum khusus adalah putra perdana menteri Jepang. Namun, Kengo membenci ayahnya. Sejak ibunya meninggal dalam ledakan bom, ayah Kengo terobsesi membalas dendam dan membuang semua yang dianggapnya pengganggu; Kengo dan Suzuha, adiknya. Suzuha yang dianggap cukup cerdas dikirim ke luar negeri untuk belajar, sementara Kengo yang tak ada gunanya dikirim ke Timur Tengah, Kamp Pelatihan Legiun Asing. Kengo bertahan hingga ‘lulus’ di sana, kemudian kembali ke Jepang, dan bergabung ke Wadatsumi.

Iwashimizu Yukina hidup di pedalaman sejak kecil. Tempat terpencil, dimana saluran TV yang bisa ditangkap satelit hanyalah NHK. Ketika menginjak bangku SMA, Yukina dikirim ke Tokyo oleh kedua orang tuanya, dan masuk ke Wadatsumi Gakuen. Di sana, dia bertemu kembali dengan teman masa kecilnya; Taiga Kengo. ‘Kebetulan’ ini, ditambah kenyataan bahwa Yukina adalah seorang Nightingale – ras misterius yang bisa menyembuhkan luka-lukanya, serta mengubah orang yang diciumnya menjadi Gilgamesh – Ksatria Immortal selama 7 menit. Pertemuan mereka di Wadatsumi mengawali kehidupan sekolah yang unik dan penuh action, dan melibatkan banyak pihak – terutama mereka yang merencanakan sesuatu dengan kekuatan Nightingale.

Total Remake

Yah, akhirnya animindo dirombak total. Setelah beberapa hari yang lalu di-hack orang yang sangat lihai, terpaksa deh yang lama dimatiin. Tapi ada baiknya juga, kalo nggak gitu juga mungkin gak diurusin. Which is why agak heran juga, ada yang sebegitu berminatnya sampe nge-hack website yang notabene gue sendiri ngisinya kadang iya kadang enggak. ^^;

Nevertheless, tetep berterima kasih juga karena kalo nggak kejadian juga gue nggak bakalan ngerjain macem-macem. Jadi ya, always look on the bright side. Gue jadi ada sesuatu buat dikerjain, dan buat si peretas, congratulations ya. Akhirnya bisa eksis. Kalo mau bantu-bantu animindo boleh lho. Maklum yang punya bukan orang IT jadi pengetahuan terbatas. Kalo ada ahlinya kan enak. Hehehe.

 

Cheers.

Page 31 of 32

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén