My Best Anime per Year: 2000-2010 (2002): Juuni Kokki

2002: 12 Kokki

Image source: danbooru
JudulJuuni Kokki / 十二国記 / 12 Kokki / 12 Kingdoms
TipeTV Series (45 episode)
Tayang09 April 2002 – 30 Agustus 2003
Genreisekai, fantasy, drama, action, adventure
StafKarya asli: Ono Fuyumi
Sutradara: Kobayashi Tsuneo, Kurihara Hibari
Desain karakter: Kusumoto Yuuko, Tanaka Hiroto
Music: Ryou Kunihiko
KarakterNakajima Youko (seiyuu: Hisakawa Aya)
Keiki (seiyuu: Koyasu Takehito)
Rakushun (seiyuu: Suzumura Kenichi)
Enho (seiyuu: Nishimura Tomomichi)
Gahou (seiyuu: Nakata Katsuhiro)
Asano Ikuya (seiyuu: Ueda Yuuji)
Sugimoto Yuka (seiyuu: Ishizu Aya)

Nakajima Youko adalah seorang remaja yang merasa rendah diri karena dianggap aneh oleh orang-orang di sekitarnya, terutama karena warna rambutnya yang berbeda. Suatu hari di sekolah, datang Keiki, seorang laki-laki misterius yang memanggilnya “Yang Mulia” dan mengajaknya untuk pergi ke dunia lain. Saat Youko sedang kebingungan mengenai apa yang dimaksud oleh Keiki, sekolah itu diserang oleh beberapa monster. Di dalam kekacauan yang terjadi, Youko dibawa oleh Keiki dan tanpa sengaja beberapa orang teman sekelasnya pun ikut terbawa masuk ke dunia lain.

Dunia tempat Youko berada sekarang adalah sebuah dunia di mana terdapat 12 kerajaan yang masing-masing dipimpin oleh seorang raja/ratu dan didampingi oleh mahluk yang disebut sebagai “Ki”. Semua nama Ki selalu diawali dengan nama kerajaan, seperti halnya Keiki, yang berarti dia adalah Ki dari kerajaan Kei. Di dunia 12 kerajaan ini, penguasa sebuah kerajaan adalah seseorang yang telah dipilih oleh para “dewa” dan hanya bisa ditemukan oleh Ki. Dikatakan bahwa mahluk Ki yang berwujud asli seperti unicorn ini hanya akan menyembah penguasa kerajaan yang diwakilinya. Jadi ketika Keiki menyembah Youko, maka sudah pasti dia adalah penguasa kerajaan Kei.

Dalam perjalanannya menuju ke tahta kerajaan, Youko yang pada awalnya tidak (sempat) dibawa Keiki langsung ke kerajaan, harus belajar banyak mengenai dunia yang asing baginya seorang diri, sehingga dia menjadi tahu persis apa yang terjadi kepada rakyat kerajaannya yang pada saat itu berada dalam status ‘tanpa penguasa’ dan hanya dikuasai oleh segelintir pejabat kerajaan yang korup. Dia akhirnya berteman dengan berbagai macam kalangan termasuk Rakushun, mahluk cerdas yang berwujud seperti tikus dan dapat mengubah penampilannya menjadi seorang pemuda. Rakushun yang cerdas banyak membantu Youko dalam usahanya memperbaiki kerusakan yang terjadi di kerajaan Kei dan menjadi pemimpin yang baik.


Best anime 2002 buat gue adalah no brainer, dan nggak pake lama-lama langsung pilih 12 Kokki alias 12 Kingdoms. The Best Isekai Anime by far. Yes, ini anime isekai dan yes, ini adalah yang paling bagus.

Novel 12 Kokki ini sebenernya tidak bercerita tentang Youko aja. Sesuai namanya, ada 12 kerajaan yang diceritakan dengan masing-masing konflik dan problematikanya, tapi yang diangkat ke versi anime memang lebih difokuskan ke alur Youko (dan ada sedikit kerajaan En yang dipimpin Shouryuu)

Image source: wikipedia

Kalo memang mau cari isekai yang punya bobot cerita yang bagus, ya jelas ini rekomendasi yang nomer 1. Karakter-karakter yang ada di anime ini berkembang seiring berjalannya cerita. Agak berat memang, dan mungkin agak berasa lambat di awal, tapi bermakna dan punya dampak yang jelas sepanjang cerita. Youko sebagai fokus utama di alur cerita kerajaan Kei ini juga nggak berlarut-larut, dia belajar dan beradaptasi. Bahkan Asano, temen cowoknya di sekolah yang ikut kebawa ke situ, meskipun dalam beberapa kesempatan keliatan menyebalkan, tapi pada akhirnya juga dia punya andil dalam perjalanan cerita.

Beberapa catatan kecil untuk anime ini (atau yang mau coba nonton), anime ini banyak menekankan pada alur, kronologi, dan interaksi antar tokohnya. Topik yang dibahas juga nggak sekedar ketabrak truk, pindah ke isekai terus jadi manusia paling kuat di situ yang siap membangun harem. Jadi kalo mau ikutin anime ini, harus perhatiin dialog-dialognya, urutan kejadiannya, dan inget karakter ini dari mana, dia siapa, apa peranannya.

Satu ‘kekurangannya’ adalah, cerita berhenti di episode 45. Mungkin karena arc Youko harusnya sudah selesai dan pindah ke kerajaan lain. Seperti tadi udah dibilang, material sumbernya adalah novel di mana Youko bukan satu-satunya karakter utama. Barangkali dari pihak produsen melihat kalo ganti fokus tokoh belum tentu bisa dapet perhatian kayak waktu fokus ke Youko. Jadi jangan kaget kalo pas liat episode 45 kayak berasa “loh.. ini endingnya?” 😅

つづく

My Best Anime per Year: 2000-2010 (2001): Noir

2001: Noir

Tahun 2001 mungkin akan banyak orang yang bilang kalo Sen to Chihiro no Kamikakushi is the best. Kalo liat cerita, artwork, dan prestasi yang dicapai ya nggak heran juga. Malah kayaknya setelah ini lalu bermunculan para “pakar” anime yang hobi meng-ghibli-kan segala sesuatu, dan merasa kalo udah pake standar Ghibli langsung auto “selera berkelas”.

Gue nonton sih Sen to Chihiro, bagus memang, tapi kayaknya di tahun 2001 itu gue lagi nggak terlalu semangat nontonnya. Malah kayaknya yang ditonton random banget tipenya, ada Galaxy Angels, Hellsing, Kidou Tenshi Angelic Layers atau X tv series.

Dari semua yang ditonton, ada satu anime yang menarik perhatian karena soundtracknya, yang memperkenalkan gue ke Kajiura Yuki yaitu Noir. 😁

Image source: minitokyo.net
JudulNoir / ノワール
TipeTV Series (26 episode)
Tayang06 April 2001 sampai 28 September 2001
Genreaction, konspirasi
StafPerencanaan awal: Tsukimura Ryoue
Sutradara: Mashimo Kouichi
Desain karakter: Kikuchi Youko, Miyachi Satoko, Shiba Minako
Musik: Kajiura Yuki
KarakterMireille Bouquet (seiyuu: Mitsuishi Kotono)
Yuumura Kirika (seiyuu: Kuwashima Houko)
Altena (seiyuu: Tarako)
Chloe (seiyuu: Hisakawa Aya)

Noir adalah sebutan untuk pembunuh yang diutus oleh sebuah organisasi rahasia yang dikenal sebagai Les Soldats. Mereka adalah organisasi yang bertujuan awal melindungi yang lemah dan akan mengirimkan pembunuh mereka yang paling handal untuk mengeliminasi orang yang dianggap melanggar atau melakukan kejahatan.

Mireille Bouquet adalah seorang pembunuh bayaran yang tinggal di Paris. Suatu hari dia mendapat email dari seorang remaja bernama Yuumura Kirika yang kehilangan ingatan dan meminta Mireille untuk membantunya menelusuri asal usul dirinya. Mireille awalnya tidak tertarik, tetapi dia terkejut ketika mendengar melodi yang disertakan dalam email tersebut. Sebuah melodi yang mengingatkan dirinya akan masa lalu.

Mireille akhirnya pergi ke Jepang untuk menemui Kirika yang meskipun tampak seperti seorang remaja biasa tetapi ternyata mempunyai kemampuan untuk membunuh secara luar biasa. Berdua mereka kemudian menggunakan nama Noir untuk menguak misteri masa lalu Kirika yang ternyata berkaitan dengan masa lalu Mireille dan organisasi Soldats.


Sebenernya, yang paling menarik dari Noir ini ya soundtracknya. 😅 tapi secara cerita juga oke kok, action oke juga, kapan lagi bisa liat Kirika motong nadi di leher pake kartu identitas siswa? Buat gue anime ini layak dapet satu nilai plus yaitu karakter utamanya terkontrol jumlahnya dari awal sampai akhir, cukup fokus di 4 orang aja. Hebatnya lagi, dengan segala skill mereka membunuh, tidak ada setetes darah pun yang terlihat. Kontras banget dengan Hellsing yang keluar di tahun yang sama tapi nggak malu-malu untuk ngumbar darah di sana sini. All in all ini anime yang paling gue nikmatin nontonnya di 2001, nggak sekuat Argento Soma tapi enjoyable. 😎

つづく

My Best Anime per Year: 2000-2010 (2000): Argento Soma

Intro

Nonton anime adalah sebuah hiburan yang sudah gue lakukan sejak kecil. Sejak jaman cuma ada TVRI yang menayangkan Wanpaku Omukashi Kumu Kumu, diikuti dengan era VCR dan rental video mau itu Betamax ataupun VHS, sampai era internet cepat jaman sekarang. Bisa dibilang gue tumbuh besar bersama anime, mulai dari nonton karena lucu atau tertarik sama gambarnya, sampai ya coba menikmati cerita/plot yang disajikan. Tentunya seiring dengan bertambah usia, pasti ya ada perbedaan dalam “memilih” anime yang ditonton.

Kenapa bikin list dari tahun 2000? Bukan berarti tahun 90-an (atau 80-an) nggak ada yang bisa gue bilang bagus, tapi lebih karena menurut gue, di tahun 2000-an ini akses untuk mendapatkan anime terasa lebih ‘terbuka’ dibandingkan tahun 90-an (apalagi 80-an). Internet mulai menjadi sesuatu yang umum, dan pada saat itu yang namanya fansub menjamur luar biasa. Jenis anime yang bisa didapatkan mulai beragam, dan tentunya hal ini juga membuat fans anime makin banyak dan beragam juga, jadi nggak heran kalo banyak yang bikin diskusi atau berdebat soal mana yang lebih bagus (dan biasanya bikin males. 😛)

Ada banyak anime dalam 1 tahun (pastinya), dan gue yakin banyak yang bagus. Tapi gue akan pilih 1, yap, hanya 1 judul per tahun. Nggak ada 2nd place, paling mentok honorable mention atau lebih cocok dibilang finalis kali ya. Banyak yang bikin best-best tapi selalu ada yang merasa ‘berat’ untuk milih 1, lalu ada ‘alternatif’nya. Gue lagi mencoba “challenge myself” untuk milih dan memberikan kata “Best” kepada satu judul aja. Jadi, mari kita mulai 10 judul My Best Anime per Year 2000-2010 😁


Part 1 : 2000

Tahun 2000 ini cukup menarik karena anime yang muncul pada masa ini dan mengangkat tema yang berkaitan dengan mecha, alien/luar angkasa, eksplorasi latar belakang karakter, dan pertanyaan “siapa sebenernya yang jahat/yang baik” atau sejenisnya selalu “dibandingkan” dengan judul-judul seperti Evangelion (1995) atau Cowboy Bebop (1998). Tapi terlepas dari itu, ada anime yang punya semua elemen tadi, dan menurut gue nggak bisa dibandingkan dengan Evangelion atau Cowboy Bebop, yaitu :

Image source: minitokyo.net
JudulArgento Soma / アルジェントソーマ / ΑΠΗΕΝΤΟ ΣΟΜΑ
TipeTV Series (25 Episode)
Tayang06 Oktober 2000 – 30 Maret 2001
GenreSci-fi, mecha, military
StafPerencanaan awal: Katayama Kazuyoshi, Yatate Hajime
Sutradara: Katayama Kazuyoshi
Desain Karakter: Murase Shuukou
Komposisi Cerita: Yamaguchi Hiroshi
KarakterTakuto Kaneshiro/Ryu Soma (seiyuu: Hoshi Souichirou)
Harriet Bartholomew/Maki Agata (seiyuu: Kuwashima Houko)
Dan Simmonds (seiyuu: Koyasu Takehito)
Ernest Noguchi (seiyuu: Chafuurin)
Guinevere Green (seiyuu: Inoue Kikuko)
Lana Ines (seiyuu: Sayuri)
Michael Hartland (seiyuu: Nakata Jouji)
Sue Harris (seiyuu: Horie Yui)
Frank (seiyuu: Takada Yuuji)
Mr. X/David Lawrence (seiyuu: Takemura Hiroshi)

Argento Soma bercerita tentang bumi di masa depan yang mengalami serangan alien dari luar angkasa. Sebuah organisasi bernama MORGUE melakukan penelitian menggunakan potongan-potongan logam dari alien yang disusun ulang dengan harapan bisa digunakan sebagai senjata untuk melawan para alien tersebut.

Dr. Ernest Noguchi, kepala penelitian MORGUE, dibantu asistennya Maki Agata yang kemudian meminta bantuan kekasihnya yaitu Takuto Kaneshiro karena dia mempelajari metalurgi. Pada saat mereka mencoba “membangunkan” Frank (dari kata Frankenstein), terjadi insiden di mana Frank tidak bisa dikendalikan dan mengakibatkan kehancuran laboratorium MORGUE. Akibat kejadian ini, Takuto kehilangan Maki, dan wajahnya menjadi cacat.

Ketika tersadar, Takuto sudah berada di sebuah rumah sakit dan dia dihampiri oleh Mr. X, seorang laki-laki misterius yang menawarkan kesempatan kepada Takuto untuk membalas dendam kepada Frank yang menurut Takuto adalah penyebab dari kematian Maki. Dipenuhi dengan rasa dendam, Takuto menerima tawaran itu dan mengubah jati dirinya menjadi Ryu Soma

Setelah kejadian di MORGUE, Frank yang terbang kemudian berhenti di sebuah hutan dan secara tidak sengaja bertemu seorang anak yatim piatu yang bernama Harriet (Hatty) Bartholomew. Hatty kehilangan kedua orang tuanya akibat serangan alien, tetapi entah kenapa, Hatty dan Frank seperti bisa berkomunikasi satu sama lain dan Frank cenderung melindung Hatty.

Sementara itu Ryu Soma bergabung ke dalam kesatuan FUNERALS yang merupakan sebuah unit khusus yang dibentuk menghadapi para alien sekaligus ditugaskan untuk menangkap kembali Frank. Ketika mengetahui bahwa FUNERALS akan menjemput Frank, Ryu Soma berusaha mencari cara untuk membalaskan dendamnya tetapi di sisi lain Frank merupakan “senjata” andalan bumi untuk melawan alien. Selain itu, Soma juga mengalami pertentangan batin karena ternyata Hatty mengingatkan Soma kepada Maki karena mereka berdua mempunyai wajah yang sangat mirip satu sama lain.


Anime ini punya elemen sci-fi, ada alien-nya, ada mecha-nya, ada action-nya, ada konfliknya, angst-nya pun ada. Di daftar staf ada Katayama Kazuyoshi yang menggarap The Big O, Appleseed, dan Giant Robo. Yatate Hajime yang terkenal dengan Gundam universe, Seisenshi Dunbine, Muteki Kyojin Daitarn 3, dan puluhan judul anime mecha lainnya (kebanyakan kalo disebutin semua). Desain karakter oleh Murase Shuukou yang juga terlibat dalam Gundam W, Witch Hunter Robin, dan yang terbaru beliau menyutradarai Kidou Senshi Gundam: Senkou no Hathaway. Bahkan sampe deretan seiyuu-nya pun nggak bisa dilewatkan begitu aja. 😄

Dari sisi cerita, kita bisa melihat Takuto yang awalnya seorang pemuda biasa yang kemudian berubah menjadi Soma, sosok yang dipenuhi dendam. Kemudian bagaimana pertentangan mulai terjadi dalam dirinya ketika dia bertemu dengan Hatty yang berwajah mirip dengan Maki, sementara Hatty adalah orang yang paling dekat dengan Frank dan sangat dilindungi oleh Frank. Meskipun kadang berasa lambat dan ngeselin, tapi karakter Ryu Soma sebenernya mengalami perkembangan. Karakter-karakter lainnya seperti anggota tim FUNERALS juga punya peran yang berpengaruh dalam jalannya cerita, masing-masing dengan latar belakang dan masalahnya sendiri. Ditambah lagi dengan intrik dan misteri tentang asal usul Frank dan para alien.

Seperti kebanyakan anime yang muncul pasca Evangelion, Argento Soma ini sebenernya kena imbas juga. Tapi ya tetep seperti gue bilang di atas, nggak bisa dibandingin. Kalo apa-apa dibalik-balikin ke situ lagi ya… Selamat! Anda tidak bisa menikmati anime lain selain Evangelion. This coming from someone who spent hundreds of thousands IDR (in the 90’s, mind you) just to get his hands on the Red Cross Book of Evangelion. 😂

Dan sekedar disclaimer, pilihan judul adalah murni bersifat subyektif. Nggak harus disetujui, dan nggak harus dibantah juga, tapi semua pendapat silahkan disampaikan aja di komentar atau mau lewat twitter juga boleh. Bagus kalo bisa jadi pilihan untuk ditonton, nggak apa-apa kalo mau dibilang pilihannya jelek. Gue pake referensi daftar anime yang ada di situs www.anidb.net (not MAL ya, sorry, soalnya lebih mudah klasifikasinya di sini 😁), dikelompokkan dan dipilih berdasarkan:

  • tahun rilis/tayang perdana.
  • bukan merupakan lanjutan dari bulan Desember tahun sebelumnya
  • bisa merupakan season 1, 2, atau seterusnya dan tidak harus berkaitan dengan season lainnya dari satu judul yang sama

Next stop …. 2001.

つづく

The Robotech Saga part 1

Robotech merupakan kartun animasi yang tayang di Amerika pada 1985, namun masih banyak belum mengetahui bahwa kartun tersebut adalah gabungan dari 3 anime Jepang berbeda, seperti halnya Voltron. Saya dulu sempat melihat beberapa episode Robotech di televisi lokal sebelum saya melihat Macross (yang juga di televisi lokal). Setelah memasuki jaman internet ternyata banyak timbul konflik terutama di fans Amerika Serikat untuk fans purist bahwa Robotech hanya merusak esensi Macross dan anime Jepang lainnya, untuk fans Robotech melakukan pembelaan bahwa dengan narasi dan kepopuleran Robotech mampu memperkenalkan anime di Amerika Serikat .

Robotech adalah cerita mengenai passion, perjuangan, liku liku bisnis, litigasi dan copyrights yang berlansung mulai 1980an hingga sekarang. Saya akan coba menceritakan mengenai Robotech mulai dari awal penciptaan, cerita dan lore didalam nya, pertempuran di medan mainan dan juga litigasi dan berbagai project Robotech lainnya, baik yang berhasil maupun gagal

Selamat Datang di Robotech Saga review, part 1

Tahun 1982, Dunia animasi dikejutkan oleh penayangan pertama Super Dimensional Macross (Chōjikū Yōsai Makurosu) di Jepang, seri pertama dari trilogi Super Dimensional yang nantinya akan berisikan Macross, Orguss dan Southern Cross. Macross selain menyajikan aksi perang angkasa yang dahsyat, juga menyajikan human drama yang umum di genre space opera DAN menyajikan 1 hal yang baru di dunia animasi Jepang, music as its center story. Singkat cerita Macross adalah instant hit dan akan melahirkan franchise besar yang tetap terjaga hingga sekarang.

The Super Dimensional Fortress Macross (1982)

Tahun 1984, dunia animasi Amerika diperkenalkan untuk pertama kali dengan tv series Transformers, diadaptasi dari properti mainan Jepang Diaclone dan Microman, dan audiens menyukainya. Produsen mainan lalu berlomba-lomba untuk mencari dan melisensi apapun yang dapat berubah bentuk dari Jepang.

Perusahaan kecil bernama Harmony Gold melihat peluang besar disitu, dan sesuai dengan keahlian mereka sekarang. Harmony Gold adalah perusahaan Amerika Serikat yang bergerak di production and licensing rights untuk program televisi dan film. Mereka mempunyai lisensi untuk beberapa anime seperti Macross, Southern Cross dan Mospeada. Para eksekutif Harmony Gold berencana mengeluarkan versi lokalisasi dari Macross untuk diedarkan di Amerika, dan berharap dari lisensi penjualan mainan dari merchendise tersebut.

the late Carl Macek

Mereka lalu mencari seseorang dengan pengetahuan mengenai produksi animasi dan anime Jepang, mereka lalu bertemu dengan Carl Macek, pemilik galeri dan juga beberapa cell artwork anime, terutamanya Macross. Macek lalu menyarankan Harmony Gold untuk membuat versi dub dan uncut dari Macross karena Macek meyakinkan mereka bahwa target audiens teens dan young adult masih merupakan untapped market saat itu dan Macross dengan multi layered characters dan real world problems seperti death, betrayal dan sebagainya sangat cocok untuk demografi tersebut. Pihak Harmony Gold menyukai ide itu dan meng-hire Carl Macek untuk membuat versi uncut dari Macross untuk konsumsi Amerika.

Namun setelah pilot episode 1 dari dubbing Macross selesai dibuat, Harmony Gold sadar bahwa tidak cukup episode Macross untuk memenuhi minimal 65 episode aturan untuk dapat ditayangkan secara weekday syndication, 5 episode seminggu, 65 episode dalam 1 season. Macross hanya mempunyai 36 episodes karena di Jepang, anime seperti Macross ditayangkan seminggu sekali.

Harmony Gold lalu memerintahkan Carl Macek untuk membuat episode baru bagi Macross, namun alih alih membuat animasi baru, Harmony Gold menyerahkan dua anime yang berbeda kepada Carl Macek untuk di potong dan di edit ulang menjadi seolah satu kontinuitas agar dapat memenuhi quota 65 episode. Dua anime tersebut adalah Super Dimensional Cavalry Southern Cross (Chōjikū Kidan Sazan Kurosu) dan Genesis Climber MOSPEADA (Kikō Sōseiki Mosupīda). Southern Cross adalah bagian dari Super Dimensional trilogy yang semuanya featuring transforming mechs dan overall similar tone, tapi selain itu tidak ada hubungan antara ketiga Super Dimensional trilogy. MOSPEADA adalah satu satu nya yang tidak mempunyai hubungan kecuali beberapa staff Southern Cross yang bekerja untuk project MOSPEADA seperti produser Tatsunoko (dan juga co-founder) Yoshida Kenji.

Super Dimensional Cavalry Southern Cross (1984)
Genesis Climber MOSPEADA (1983)

Carl Macek menyanggupi hal tersebut dan membuat 3 part berbeda untuk Robotech saga, part 1 the Macross Saga yang diambil dari Macross, part 2 the Masters (yang diambil dari Southern Cross) dan part 3 the New Generation (yang diambil dari MOSPEADA). Sebuah lore cerita baru diciptakan untuk menhubungkan ketiga cerita anime yang berbeda tersebut, sebagian besar melanjutkan cerita dari Macross. Fokus awal Carl Macek untuk tidak menurunkan level cerita menjadi konsumsi anak-anak tetap di jaga, bahkan tone cerita dan hubungan karakter dan bahkan kematian karakter tetap utuh terjaga, or at least, hingga Macross Saga. Harmony Gold juga menciptakan musik dan single original karena Macross dan MOSPEADA merupakan anime dengan banyak fokus kepada musik atau karakter musisi dan tidak mungkin mereka menggunakan musik asli dari anime. Reba West didapuk sebagai singing voice Lin Minmei di Macross Saga dan Michael Bradley untuk Lance Belmont di The Next Generation

Robotech The Masters
The Next Generation

Robotech pertama kali tayang di TV Amerika Serikat pada 4 Maret 1985 hingga 28 Juni 1985. Respons saat itu sebagian besar positif terutama dari target audiens yang diharapkan oleh Harmony Gold yaitu teen dan young adult. Untuk pertama kalinya publik Amerika diperkenalkan dengan konsep anime story driven yang tidak mengikuti cerita per episode melainkan menjadi satu kesatuan, dan juga untuk pertama kalinya mereka melihat bahwa kartun bisa dikonsumsi untuk dewasa dan tidak featuring pornografi sedetikpun, ada konsekuensi fatal dalam cerita Robotech (Macross terutama) akibat perang bahwa karakter bisa mati secara permanen, dan Harmony Gold serta Carl Macek cukup berani untuk tidak membuat cerita bodoh menceritakan karakter2 tersebut hilang karena rotasi tugas atau apa.

Singkat cerita, Robotech terbilang sukses di tahun pertama nya, hal ini membuat Harmony Gold juga ingin mengembangkan sayap untuk masuk ke pasar yang paling menggiurkan, pasar merchendise dan mainan, namun alih alih gemerincing dollar ternyata rintangan dan drama yang menyambut Harmony Gold disana.

More on that in part 2

Best 80’s American Cartoon (part 1)

Saya tidak selalu melihat anime Jepang, pada saat saya kecil proporsi antara anime Jepang dan kartun Amerika bisa dikatakan berimbang. Anime Jepang dikala itu didapatkan dari menonton rental betamax seperti Shogun Getta, Gaiking, Voltes, Galvion dll dan kartun Amerika di suplai dari tontonan televisi, banyak dari kartun-kartun berkualitas yang pernah menghiasi sore bahagia saya, sekarang juga masih dianggap sebagai masterpiece di negara asalnya.

Untuk itulah kali ini saya akan membahas sekilas kartun2 Amerika di era 80-an yang menurut saya aged like a fine wine, alias masih sangat layak untuk dinikmati sekarang.

Some rules, list ini adalah murni pendapat saya 100% so the IMHO is effectively effective starting now. Some cartoon like Starblazers tidak akan dimasukan karena murni hanya dub dari versi anime nya. Sedangkan Robotech dan Voltron adalah versi rework, recut, redub, yang mempunyai edit dan episode versi Amerika sehingga bisa dibilang adalah versi yang berbeda dari anime asli nya.

jadi, tanpa berurutan, inilah best 80’s American Cartoon versi saya, part 1

Teenage Mutant Ninja Turtles

Teenage Mutant Ninja Turtles atau TMNT atau Kura-kura Ninja sebagaimana dikenal di Indonesia, adalah kartun adaptasi dari komik terbitan Mirage Studios di 1984. Pada tahun 1987 diproduksilah kartun TMNT sebagai deal dengan perusahaan mainan Playmate Toys. Kartun TMNT ini cukup berbeda dan ringan dibandingkan dengan komiknya yang cukup dark. Bercerita tentang empat kura-kura anthromorphic hasil mutagen yang dilatih beladiri ninjitsu oleh sensei mereka master Splinter (Ninja master, Oroku Saki yang terkena mutagen yang sama). Mereka adalah Leonardo si pemimpin yang bersenjatakan katana, Donatello si gadget mania bersenjatakan tongkat, Raphael si keras kepala bersenjatakan sai dan Michaelangelo si konyol nan gaul bersenjatakan nunchuk. Bersama sahabat baru mereka, reporter chanel 6 bernama April O’Neil, mereka bertarung mempertahankan New York dari serangan Foot Clan dan pemimpin mereka Shredder serta alien Krang dari Dimensi X.

Semua bocah 80an rasanya sangat mengenal TMNT, franchise ini sangat booming di akhir 80an bahkan mainan TMNT menjadi semacam simbol status di masa itu (kinda like iPhone nowadays). Karakter yang menyenangkan namun tetap berakar pada realitas, animasi yang bagus dan that catchy theme song

TMNT telah diremake setidaknya 4 kali dalam bentuk animasi, termasuk 1 direct-to-video ekslusif untuk Jepang. Tapi untuk saya, TMNT’87 masih akan selalu mendapat tempat di hati.

Centurion

POWER EXTREME ! kalimat khas ini yang selalu diucapkan oleh ketiga jagoan kita, the Centurions pada saat akan powered up memakai assault suit mereka. Yes, Centurion adalah salah satu serial kartun pertama saya yang bertema militer, walau tidak sekental GI-Joe. Namun Max, Jake dan Ace memakai istilah-istilah militer seperti Commander, Specialists, Experts dan juga memisahkan mereka seperti layaknya 3 arms utama militer modern, Darat, Laut dan Udara, dan itu membuat mereka sangat amat keren di mata anak umur 8 tahun yang senang berkosplay jadi tentara di karnaval 17an (ehm, maap).

Premis Centurion adalah di abad ke-21 bumi dalam ancaman Doc Terror seorang ilmuwan bionic yang berambisi untuk mengubah seluruh umat manusia menjadi bionic dan menjadi budaknya. Tentu saja hal ini mendapat perlawanan dari jagoan kita Centurion yang mempunyai markas keren diluar angkasa bernama SkyVault dengan operator Crystal dan orangutan bernama Lucy. Crystal akan menstransfer assault suit DAN anggota Centurion kemanapun konflik berada. Setiap Centurion mempunyai 3 atau 4 versi assault suit, why ? karena serial ini dibuat melalui kerjasama dengan Kenner Toys, thats why

Anw, Centurion seingat saya tidak terlalu lama tayang di televisi, namun menimbulkan kesan yang cukup dalam, sehingga waktu melihat Ironman dan War Machine di Spiderman animated saya langsung teringat akan serial ini dan berkata “hey, mereka meniru Centurion” lol, silly me.

Silverhawks

Part Metal and Part Real, itulah slogan dari Silverhawks. Satuan polisi bionic intergalactic. Silverhawks adalah kesatuan yang diambil dari polisi-polisi terbaik di seluruh galaksi seperti Jonathan Quick (Quicksilver), Bluegrass the coolest cowboys on the galaxy, si kembar Steelheart dan Steelwill dan fan-favourite Copper Kidd, anggota termuda Silverhawks yang berbicara dengan menggunakan siulan.

Mereka menghadapai kawanan penjahat kambuhan yang dipimpin oleh Mon*Star serta anak buahnya seperti Hardware, Yes-man, Buzz-saw, Melodia dll. Sebelum cerita Silverhawks dimulai, Mon*Star pernah ditangkap oleh Jonathan Quick dan bersumpah akan mengalahkan Quicksilver untuk selamanya.

Silverhawks is an instant win for me, konsep pasukan khusus memang selalu menarik buat saya, apalagi ada Copper Kidd yang selalu menambahkan trivia mengenai luar angkasa di setiap akhir episode.

Galaxy Rangers

Di tahun 2086, dua alien dari planet Andor dan Kirwin berkelana ke Bumi untuk mencari sekutu mempertahankan planet mereka menghadapi agresor Crown Empire. Sebagai imbalan mereka memberikan skema hyperdrive yang berguna untuk perjalanan luar angkasa. Berbekal hyperdrive, manusia mampu membangun koloni koloni terluar, namun ekspansi pasti akan menarik kejahatan. Untuk memerangi kejahatan di koloni-koloni terluar maka dibentuklah BETA (Bureau for Extra-Terestrial Affairs) dan juga Rangers Division sebagai agen lapangannya.

Fokus dari serial Galaxy Rangers adalah detasemen terbaru dari Series5 Rangers, dinamai dari tipe implan mereka. Mereka adalah Captain Zachary Foxx, veteran Ranger yang mengalami kecelakaan saat menghadapi perompak, separuh tubuhnya diganti oleh bionik, implan series5 nya memungkinkan Zach untuk menembakan gelombang energy dari tangannya selain mempunyai kekuatan superhuman. Shane Gooseman yang merupakan genetically engineered supertrooper, Goose sebelum bergabung dengan Galaxy Rangers adalah inmate yang berada dalam deathrow, mempunyai pilihan dihukum mati atau bergabung dengan Galaxy Rangers. Lalu ada anggota wanita satu-satunya, Niko, yang merupakan ahli kebudayaan dan arkeolog, sebagai satu-satunya yang bukan kelahiran Bumi, Niko mempunyai kemampuan telepath. Implan series5 nya juga memberinya kemampuan membuat perisai magis. Yang terakhir adalah Walter “Doc” Hatford. Doc adalah veteran Ranger yang masih bergaya “old ways”. Bertempur dengan menggunakan senjata kuno seperti pedang dan pistol. Implan series5 Doc memberinya kontrol terhadap berbagai elektronik dan komputer melalui 5 bola bersinar (yang masing2 diberi nama oleh Doc).

Galaxy Ranger adalah animasi istimewa di jaman nya, selain karena cerita yang cukup deep, konflik nyata, kualitas animasi nya dan soundtrack yang top notch, juga merupakan kartun Amerika pertama yang bergaya anime Jepang. Hal ini karena sebagian besar animasi digarap oleh TMS Ent. (Tokyo Movie Shinsa) salah satu studio animasi tertua di Jepang, dan satu hal yang penting, bahwa Galaxy Rangers dibuat bukan untuk mempromosikan line mainan apapun. Galaxy Ranger adalah salah satu kartun Amerika yang masih sangat layak untuk ditonton hingga sekarang.

GI Joe : A Real American Heroes

GI Joe mengawali karir nya sebagai toyline dari perusahaan Hasbro di tahun 1963. GI Joe awalnya dibuat untuk merepresentasikan keempat cabang dari US.Army dalam bentuk yang disukai oleh anak laki-laki tahun 60an di Amerika. Toyline ini yang mempopulerkan istilah “action figure” , karena semua figurenya bersifat “action” dan istilah tersebut terdengar lebih macho daripada kompetitor nya yang menawarkan produk serupa dengan istilah “boy’s doll” (mungkin sama seperti sekarang yang banyak sekali produk dengan moniker “gaming” haha )

GI Joe animated series adalah companion marketing dari toyline “GI Joe : A Real American Heroes”. Berjudul sama dengan toyline nya, kartun ini bercerita tentang GI Joe, pasukan khusus yang dibentuk oleh pemerintah dunia *ehm*USA*ehm* untuk melawan teroris Cobra dibawah pimpinan Cobra Commander

GI Joe pada awalnya adalah 2 mini series dengan dua storyline yang berbeda, miniseries pertama tayang pada 1983 berkaitan dengan perebutan MASS Device, sebuah alat untuk mass teleporter, antara GI Joe dan Cobra, Miniseries kedua tayang pada 1984 adalah berkaitan dengan Weather Dominator, alat milik Cobra yang dapat memanipulasi cuaca. Setelah dirasa kedua miniseries tersebut sukses maka GI Joe diberikan 1 full series yang dimulai pada 1985 dengan 55 episodes untuk season pertama. Pada cerita season pertama dimulai dengan karakter-karakter baru (yang baru dirilis oleh Hasbro) karena diceritakan karakter2 Joe lama pada kedua miniseries tengah di sandera oleh Cobra (thats a very neat marketing idea haha)

GI Joe adalah impian semua anak 80an, saya sendiri sering memimpikan punya mainan USS Flag, kapal induk GI Joe, yang besar banget. Penayangan kartun di tivi cukup membantu untuk memendam keinginan punya mainan tersebut hehe (maap curhat). Dari sisi animasi apabila dilihat dari sisi sekarang sebetulnya IMHO tidak ada yang istimewa dari GI Joe, banyak kartun saat itu lebih menarik, namely : Galaxy Rangers, tapi untuk anak umur 8 tahun saat itu tentu sangat amat menarik.