Mirai Nikki

Amano Yukiteru (Yuki) adalah seorang anak yang tertutup dan selalu menyendiri. Sebisa mungkin dia menghindari berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya dan selalu menyibukkan dirinya dengan menulis sebuah diary/jurnal menggunakan telepon selularnya. Yuki juga mempunyai teman khayalan yang disebut Deus ex Machina, penguasa ruang dan waktu.

Ternyata Deus bukan sekedar teman khayalan Yuki, dan Deus mengubah diary Yuki yang selama ini berisi cerita tentang apa yang dilihat/diamati oleh Yuki menjadi sebuah diary yang menceritakan apa yang akan terjadi di masa depan. Pada awalnya Yuki menikmati “kehebatan” diary-nya, tetapi kemudian Deus mengatakan bahwa Yuki harus berpartisipasi dalam sebuah survival game, di mana Yuki dan sebelas orang lain yang diberi diary istimewa juga, harus bertarung satu sama lain sehingga tinggal tersisa satu pemenang yang akan menjadi penerus Deus.

Dalam permainan tersebut, ke-12 partisipan harus menggunakan keistimewaan diary masing-masing untuk bisa mengalahkan dan membunuh lawan-lawannya. Yuki pada awalnya berusaha untuk tidak terlibat, tetapi nyawanya terus menerus terancam. Dalam keadaan terancam ini, Yuki selalu ditolong oleh Gasai Yuno, teman sekelas yang terobsesi pada dirinya. Yuki akhirnya setuju untuk bekerja sama dengan Yuno yang ternyata juga seorang pemegang diary di mana diary-nya berisi segala sesuatu yang terjadi atas Yuki. Tetapi di balik itu semua, ternyata Yuno juga mempunyai sebuah rahasia yang lebih dalam.

[spoiler]
Yuki yang semula ingin menyerah dalam permainan ini, akhirnya berubah setelah kedua orang tuanya menjadi korban. Yuno mengatakan bahwa bila Yuki berhasil membunuh semua peserta yang lain, ia akan menjadi penguasa ruang dan waktu, sehingga ia akan bisa menghidupkan kembali kedua orang tuanya. Atas dorongan Yuno ini, Yuki kemudian berubah menjadi seseorang yang menggunakan segala cara untuk memenangkan permainan itu. Setelah tinggal dirinya dan Yuno yang tersisa, Yuki mulai mengetahui identitas Yuno yang asli dan apa tujuannya mendorong Yuki untuk menjadi pemenang.
[/spoiler]

Fate/Zero Episode 5

Pertarungan Saber dengan Lancer terhenti karena kedatangan Rider (Iskandar), yang dengan tenang menawarkan kepada Saber dan Lancer untuk menjadi anak buahnya dalam memperebutkan Holy Grail. Namun bisa ditebak, keduanya tidak tertarik dengan tawaran tersebut. Di tengah pembicaraan itu, Rider menyebutkan bahwa di situ ada ‘pihak lain’ yang juga tertarik dengan pertarungan antara Saber dan Lancer.

Ketika Rider mengatakan hal itu, muncullah Archer (Gilgamesh) yang kemudian bermaksud mengalahkan ketiga Servant yang ada. Namun ketika ia mulai membuka Gate of Babylon untuk mengeluarkan Hougu (Noble Phantasm), tiba-tiba muncul sosok bayangan hitam. Ia adalah Berserker, yang berwujud seorang knight yang mengenakan armor tetapi diselimuti oleh hawa kegelapan. Archer kemudian menyerang Berserker yang menurutnya tidak sopan karena mengangkat wajahnya dan melihat dirinya ^^;

Berserker ternyata adalah Servant yang tidak bisa dianggap remeh. Dia mampu menangkap Noble Phantasm Archer dan menggunakannya sebagai senjata. Hal itu adalah kemampuan Berserker di mana apapun yang ia pegang bisa ia jadikan senjata sekaligus Noble Phantasm-nya. Archer yang mulai kesal pun diperintah oleh Tokiomi untuk mundur. Ketika Archer mundur dan Berserker melihat Saber, ia pun mendadak menjadi liar dan menyerang Saber. Saber yang tangannya terluka, mengalami kesulitan dan ketika ia dalam keadaan terdesak, Lancer menolongnya. Sebagai sesama ksatria, Lancer mengatakan bahwa Saber sedang dalam pertempuran dengan dengan dirinya, oleh karena itu dia tidak ingin Berserker menyerang Saber sebelum ia menyelesaikan pertarungannya.

Meskipun Lancer bersikap ksatria, tetapi Master-nya, berpendapat lain. Ia justru menggunakan perintahnya untuk memaksa Lancer bekerja sama dengan Berserker untuk membunuh Saber. Meskipun tidak setuju tetapi Lancer tidak bisa menolak perintah tersebut. Pada saat Saber terdesak untuk kedua kalinya, Rider tiba-tiba menolong dan menyerang Berserker. Ia pun mengatakan kepada Master Lancer untuk segera mundur kalau tidak ingin Lancer ia serang bersama dengan Saber, dan bahwa keputusannya itu telah merendahkan martabat Lancer sebagai seorang ksatria.

Satu lagi episode yang bagus dari Fate/Zero. Menarik sekali melihat bagaimana para staf animasi menggambarkan Berserker yang dengan kecepatan dan kemampuannya bisa mengatasi semua serangan Gilgamesh dengan menggunakan senjata milik Gilgamesh sendiri. Spirit yang di-summon di Fate/Zero kebanyakan memang merupakan tokoh penguasa/raja, seperti Gilgamesh, Arthur, dan Iskandar. Dan di episode ini, Rider menunjukkan ‘kualitas’-nya sebagai seorang raja sekaligus ksatria. Dari ke-7 Servant, hanya Caster saja yang tidak ‘hadir’ di tempat pertarungan. Tetapi dia mengawasi dari jauh, dan kalau di Fate/Stay Night yang terobsesi pada Saber adalah Gilgamesh, sementara di Fate/Zero Caster-lah yang terobsesi pada Saber. ^^;

 

[spoiler intro=”About” title=”Berserker”]

Yang jelas di Fate/Zero ini Berserkernya lebih keren bentuknya dibandingkan Heracles di Fate/Stay Night. Dan di situ jelas bahwa Berserker menjadi ‘ganas’ ketika melihat Saber. Di sisa-sisa kesadarannya dia masih mengenali orang yang pernah menjadi rajanya. Yep, Berserker di Fate/Zero adalah Lancelot du Lac (Lancelot of the Lake), First Knight-nya King Arthur yang menurut legenda pada akhirnya berselingkuh dengan Guinevere. Penggambaran gaya bertarung Lancelot/Berserker sangat menarik, di mana dia mampu menggunakan apa saja sebagai senjata, yang menunjukkan keahlian Lancelot sebagai seorang knight.

[/spoiler]

Persona 4 Episode 4

Meyambung minggu lalu, kali ini Narukami dan Yosuke serta Kuma kembali menjelajahi dunia dalam televisi. Kali ini, kelompok mereka bertambah satu tenaga tempur, yakni Chie.

[spoiler]Shadow Yukiko terlahir dari perasaan Yukiko yang merasa terkekang oleh kehidupannya sebagai calon penerus penginapan keluarganya. Satu-satunya ‘harapan’ bagi Yukiko selama ini hanyalah Chie, yang selalu menemani dan melindunginya dari berbagai hal. Tapi, ketika suatu hari Chie berkomentar ‘apa boleh buat’, Yukiko merasa Chie tidak peduli lagi padanya. Tapi, Narukami mengingatkan Yukiko bahwa Chie menghadapi bahaya di dunia dalam TV demi menolong Yukiko, dan seharusnya perhatian itu sudah merupakan jawaban baginya. Shadow Yukiko pun menghilang setelah Yukiko mengakui itu bagian dari dirinya, dan menjadi Persona Konohana Sakuya.

Uwah, walaupun sudah main gamenya, anime ini memang nggak bisa dianggap sama persis. Banyak penambahan detail, seperti perasaan Yukiko mengasosiasikan diri dengan anak burung yang ditolongnya, atau apesnya Yosuke yang dicuekin habis-habisan oleh Chie (sampai diketawai Kuma).

Adapun Persona baru Narukami yang digunakan dalam episode kali ini adalah Aramitama – yang terlahir lewat arcana Chariot (simbol dari pertemanan dengan Chie).[/spoiler]
Menilik trailer episode berikut, sepertinya bukan pola ‘Ada orang di mayonaka – Orang hilang – Party in action’, tapi akan menyorot kehidupan sekolah Narukami. Mungkin, kegiatan klub dan cewek mencurigakan?