animindo

anime . indonesia

Month: July 2013 Page 1 of 2

Tom Cruise dan Yukikaze

Beberapa waktu lalu, muncul kabar bahwa Warner Bros. sudah mendapatkan lisensi untuk memboyong Sentou Yosei Yukikaze ke Hollywood. Ini berarti nambah satu lagi dari sekian banyak judul yang ingin diadaptasi oleh Hollywood. Cuma, untuk beberapa saat berita ini menjadi tidak jelas karena belum ada tindak lanjut sehingga tidak ada informasi kapan akan mulai diproduksi, apalagi kapan akan dirilis. Tapi sekitar 2-3 bulan yang lalu, muncul kabar bahwa Warner Bros sudah menunjuk Dan Mazeau untuk menulis naskah adaptasi Yukikaze, dan bahwa Tom Cruise akan menjadi pemeran utama film itu nantinya.

Yukikaze

Yukikaze adalah karya dari Kambayashi Chohei yang pernah diangkat dalam format OVA (Original Video Animation) pada tahun 2002 – 2005 yang terbagi dalam 5 episode dan dikerjakan keroyokan oleh Gonzo, Bandai Visual dan Victor Entertainment untuk memperingati 20 tahun Bandai Visual. Menceritakan tentang peperangan antara manusia dengan alien (yang disebut sebagai JAM) di awal abad 21. Peperangan ini sebenarnya sudah dimulai sejak 30 tahun yang lalu, tetapi kejadian itu dirahasiakan dan United Nations (PBB) membentuk sebuah unit khusus yang menggunakan pesawat tempur canggih dengan nama Fairy Air Force (FAF). Tokoh utama dalam anime ini adalah Letnan Dua Fukai Rei yang merupakan anggota Boomerang Squadron dan mengendalikan pesawat intai canggih yang mempunyai AI (Artificial Intelligence) yang sangat cerdas dengan kode “Yukikaze”. Anime ini mengisahkan bagaimana Rei dan Yukikaze berusaha mengalahkan para alien yang terus berupaya menyerang bahkan mereka pun bisa membuat clone manusia dan menyusupkan mata-mata ke dalam FAF.

Yukikaze ini salah satu anime yang mempunyai adegan dogfight yang keren, saingan sama Macross Plus (yes, Macross Plus punya adegan dogfight yang keren juga, lebih keren malah … oops, personal opinion hehehe). Bahkan anime ini menang penghargaan Tokyo Anime Award untuk kategori OVA. Penghargaan yang mulai diadakan pada tahun 2002 ini mencatat ada 3 anime yang menang 2 kali dalam kategori OVA dan Yukikaze adalah salah satunya selain dari Diebuster (2005 dan 2007) dan Kidou Senshi Gundam Unicorn (2011 dan 2012).

Yukikaze-2

Kalo ngeliat yang ambil adalah Warner Bros, dan yang main adalah Tom Cruise, rasanya sih nggak bakalan ngawur ngerjainnya. Apalagi ini seperti napak tilas kali ya buat Tom Cruise. Kan dia awal-awal ngetopnya karena Top Gun, yang notabene ya cerita tentang pilot pesawat tempur juga. Untuk Dan Mazeau sendiri sih yang tercatat ya dia pernah nulis script untuk Wrath of the Titans, semoga aja adaptasi yang dia buat juga bagus nantinya. Kalo soal special effects, gue rasa sih Hollywood bisa lah, asal budget nya cukup soalnya dogfight di Yukikaze sayang kalo dibikinnya nggak serius.

Tinggal pertanyaannya … Apakah Tom Cruise, kalau jadi tokoh utama, akan tetap menggunakan nama Fukai Rei? 

Dan nggak tau sengaja atau nggak, tapi di salah satu episode Yukikaze, diceritakan Ms. Jackson, seorang penulis yang membuat buku tentang perang “fairy” itu, diwawancara dan salah satu pertanyaannya adalah bahwa dikabarkan buku karyanya akan segera diadaptasi oleh Hollywood untuk dijadikan sebuah film. Nah … sama kan? 

Pacific Rim

And so I wow-ed. It was awesome.

Spoiler alert below!

pacific-rim-poster

Pacific Rim adalah sebuah film besutan sutradara Guillermo del Toro yang menceritakan tentang pertempuran antara manusia melawan mahluk raksasa yang disebut sebagai ‘Kaiju’ (dalam bahasa Jepang berarti binatang/monster raksasa). Kaiju ini awalnya muncul dari sebuah celah yang ada di dasar Samudra Pasifik di mana sebenarnya celah itu adalah semacam portal penghubung antara bumi dan dimensi para kaiju. Ketika kaiju pertama kali muncul, manusia baru bisa mengalahkannya setelah melalui pertempuran yang panjang.

Dari hasil pertempuran tersebut, manusia kemudian menciptakan mesin tempur baru untuk mengalahkan para kaiju. Mesin itu disebut dengan nama ‘Jaeger’ (dalam bahasa Jerman artinya pemburu). Jaeger ini adalah mesin tempur yang berwujud robot raksasa, yang dikendalikan oleh 2 orang pilot yang sistem syarafnya terhubung ke sistem gerak Jaeger sehingga gerakan para pilotnya ‘diterjemahkan’ sebagai gerakan si robot. Pada awal pengembangannya, Jaeger diuji coba dengan satu orang pilot, tetapi ternyata beban yang ditanggung oleh susunan syaraf pusat sang pilot justru malah mengancam jiwanya. Oleh karena itu kemudian diciptakan sistem yang memungkinkan Jaeger dikendalikan oleh 2 orang pilot yang terhubung dengan pembagian: satu pilot terhubung dengan anggota gerak sebelah kiri, dan yang lain terhubung dengan anggota gerak kanan. Karena sistem syaraf kedua pilot tersebut terhubung satu sama lain saat mengaktifkan Jaeger, maka secara otomatis mereka saling berbagi ingatan satu sama lain.

American-Jaeger-Gipsy-Danger

Yancy Becket dan Raleigh Becket adalah kakak beradik yang mengendalikan Jaeger milik AS yaiut Gipsy Danger. Suatu ketika mereka dikirim untuk mengalahkan kaiju tetapi di tengah pertempuran ada sebuah kapal nelayan yang terjebak. Mereka berusaha menyelamatkan kapal nelayan itu sambil mengalahkan kaiju, namun ternyata kaiju yang mereka hadapi pada akhirnya malah berhasil mengalahkan Jaeger mereka dan hal itu mengakibatkan kematian sang kakak. Raleigh akhirnya berhasil mengalahkan kaiju itu sendirian kemudian dia sendiri menghilang selama hampir 5 tahun. Sementara itu, selama 5 tahun, Jaeger dianggap sudah bukan lagi alat yang efektif melawan kaiju karena serangan kaiju semakin lama semakin meningkat dan semakin cepat dibandingkan waktu dan biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah Jaeger yang jumlahnya juga semakin berkurang akibat pertempuran. Para pemimpin dunia memutuskan bahwa proyek Jaeger dihentikan dan digantikan dengan proyek pembangunan tembok raksasa untuk menahan serangan kaiju. Mereka memerintahkan Jaeger yang tersisa untuk melindungi pekerja yang membangun tembok sebelum kemudian memerintahkan mereka untuk mundur ke Shatterdome, markas besar Jaeger di Hong Kong. Meskipun ternyata proyek tembok raksasa ini terbukti tidak mampu menahan serangan kaiju tetapi proyek tersebut tetap dijalankan karena dianggap lebih masuk akal daripada menggunakan Jaeger.

Russian-Jaeger-Cherno-Alpha

Marsekal Stacker Pentecost, pemimpin proyek Jaeger, memutuskan untuk tetap melakukan perlawanan dengan sisa Jaeger yang mereka punya dan merekrut kembali Raleigh yang sekarang berprofesi sebagai pekerja konstruksi yang ikut membangun tembok raksasa. Raleigh diminta untuk kembali mengendalikan Gipsy Danger yang telah berhasil dibangun ulang oleh Mako Mori, tetapi Raleigh belum mendapatkan pasangan untuk bersinkronisasi dengan Gipsy Danger. Sesampainya di Shatterdome Hong Kong, Raleigh bertemu dengan para pilot Jaeger yang lain seperti Sasha dan Alexis Kaidonovsky, pilot Cherno Alpha (Rusia), kembar tiga Wei bersaudara (Cheung, Hu, Jin) pilot Crimson Typhoon (China), dan pasangan ayah-anak dari Australia, Herc dan Chuck Hansen pilot Striker Eureka (Australia) yang merupakan Jaeger generasi terbaru dan tercatat paling efektif mengalahkan kaiju. Dan sejak generasi Mark IV (Crimson Typhoon), semua Jaeger telah terdigitalisasi dan tidak menggunakan reaktor nuklir lagi karena dalam perkembangan teknologi Jaeger, para pilotnya mengalami masalah kesehatan akibat terpapar radiasi nuklir dari inti robot tersebut. Raleigh sendiri masih harus mencari partner yang sesuai untuk bisa bersinkronisasi dengan Gipsy Danger, dan dia memilih Mako. Namun pada saat latihan percobaan, Mako ternyata terbawa ke dalam ingatan masa lalunya dan hampir menghancurkan Shatterdome dengan plasma cannon Gipsy.

Chinese-Jaeger-Crimson-Typhoon

Sementara itu, 2 orang ilmuwan jenius, Dr. Newton Geizler dan Dr. Hermann Gottlieb, berupaya meneliti kaiju untuk membantu Pentecost menjalankan misi terakhir para Jaeger, yaitu meledakkan portal di dasar Samudra Pasifik dengan bom nuklir sehingga serangan kaiju dapat dihentikan. Dr. Gottlieb memprediksikan dari pola penyerangan kaiju, maka bisa dikalkulasikan bahwa akan ada serangan lebih dari satu kaiju secara bersamaan, mula-mula 2 kaiju bersamaan, kemudian diikuti 3 kaiju dan seterusnya. Sementara Dr. Geizler melakukan sebuah eksperimen dengan cara memanfaatkan teknologi sinkronisasi Jaeger dan menghubungkan dirinya dengan otak kaiju yang berhasil mereka dapatkan dari sisa-sisa kaiju. Eksperimen ini hampir memberikan hasil tetapi Dr. Geizler membutuhkan jaringan otak yang masih baru agar bisa mendapatkan lebih banyak informasi, untuk itu dia menghubungi seseorang bernama Hannibal Chau yang mengambil keuntungan dari jual beli benda-benda yang diperoleh dari jasad kaiju. Ketika Dr. Geizler sedang berada di kota, tiba-tiba  2 kaiju menyerang Hong Kong secara bersamaan. Pentecost mengirimkan Cherno Alpha dan Crimson Typhoon untuk menghadapi kedua kaiju itu dan meminta Striker Eureka untuk bertahan di garis pantai. Hal ini dilakukan karena Striker “disimpan” untuk digunakan sebagai pembawa bom nuklir ke dasar Samudra Pasifik sementara ketiga Jaeger yang lain bertugas melindunginya. Tetapi ternyata kedua kaiju yang menyerang mampu mengalahkan Cherno Alpha dan Crimson Typhoon dengan mudah, serta mampu melumpuhkan Striker dengan menggunakan gelombang listrik yang membuat Striker tidak bisa bergerak karena semua peralatannya bersifat digital.

Australian-Jaeger-Striker-Eureka

Pentecost akhirnya mengirimkan Gipsy Danger yang merupakan generasi lama (Mark III) dengan Raleigh dan Mako sebagai pilotnya. Mereka berdua berhasil mengalahkan kedua kaiju tersebut, dan ternyata salah satu kaiju yang mereka kalahkan sedang dalam kondisi hamil. ‘Bayi’ kaiju yang lahir akhirnya mati karena terlilit tali pusatnya sendiri dan Dr. Geizler memanfaatkan jaringan otaknya untuk melanjutkan eksperimen. Kali ini dia dibantu oleh Dr. Gottlieb yang pada awalnya menentang eksperimen tersebut. Sementara itu, kedua Jaeger yang tersisa bergerak menuju lubang portal untuk menjalankan misi mereka, meledakkan portal tersebut dengan bom nuklir. Herc yang terluka akibat pertempuran terakhir tidak bisa mengendalikan Jaeger. Pentecost yang dulunya adalah pilot Jaeger akhirnya menggantikan posisinya meskipun dia tahu bahwa tindakan ini akan mengakibatkan kematian bagi dirinya yang sudah ‘ter-racuni’ radiasi akibat inti Jaeger generasi awal. Ketika mereka mencapai tempat tujuan, kedua ilmuwan tadi memberitahukan bahwa dari hasil eksperimen mereka, ternyata diketahui bahwa portal tersebut mempunyai semacam sensor yang bisa mendeteksi DNA kaiju sehingga yang bisa melewatinya hanya kaiju saja. Benda atau mahluk lain tidak bisa melewati portal tersebut, itu sebabnya berbagai upaya yang dilakukan selama ini selalu menemui kegagalan. Untuk bisa masuk dan membawa bom ke dalam portal, para Jaeger harus bisa menyembunyikan ‘keberadaan’ mereka dan membuat portal tersebut mengira yang lewat adalah kaiju.

Japanese-Jaeger-Coyote-Tango

Tiba-tiba kedua Jaeger ini dihadang oleh 3 kaiju sekaligus dan salah satunya adalah kaiju kategori 5, kategori yang baru pertama kali ini mereka temui. Akibat pertempuran ini kedua Jaeger mengalami kerusakan cukup parah, Striker tidak mampu melepas bom yang dipanggulnya dan mengalami kerusakan sistem yang serius. Akhirnya Pentecost dan Chuck mengorbankan diri mereka dengan cara meledakkan diri sambil membunuh 2 kaiju yang besar, sementara Gipsy Danger menghabisi kaiju yang ketiga meskipun hal itu mengakibatkan kerusakan parah. Sebelum meledak, Pentecost mengatakan bahwa misi masih bisa dijalankan karena inti dari Gipsy adalah reaktor nuklir yang bisa mereka gunakan sebagai bom. Raleigh dan Mako menggunakan sisa-sisa kaiju untuk masuk ke dalam portal, kemudian Raleigh meledakkan inti nuklir Gipsy setelah mengirim Mako dan dirinya keluar dengan menggunakan kapsul penyelamat.

 

Gue enjoy banget melihat film karya del Toro ini. Bener-bener fun to watch, dan eksekusi action antara Jaeger dan Kaiju nya mantap. Animasinya halus, nggak terasa kaku baik itu gerakan Kaiju maupun gerakan Jaeger-nya. Secara cerita ya memang simple aja, kaiju mau menjajah bumi, maka para pahlawan bumi bersatu untuk melawan mereka, nggak perlu twist politik yang terlalu ribet, romance yang terlalu mellow, buat gue sih balance semua. Adegan-adegan heroik pasti ada, itu komponen pendukung film bergenre kayak gini, tapi juga nggak ada karakter yang overpowered jadi menutupi yang lain. Mereka semua hero, dan mereka semua bekerja sama.

Yang paling menarik adalah, gue berasa menonton beberapa anime campur jadi satu di film ini. Beberapa materi-nya mengingatkan gue pada judul-judul anime yang pernah gue tonton. Bukan berarti gue nge-klaim del Toro nggak kreatif ya, menurut gue Pacific Rim punya style sendiri dan bukan jiplakan, tapi sepanjang film pikiran gue berasa seperti “eh, kayaknya pernah tau ada yang kayak gini ya”. Ada yang anime mainstream, ada juga yang nggak, tapi memang mirip sih, and they are:

Tetsujin 28-go

tetsujin

Why? Ya jelas-jelas del Toro bilang ini anime yang dia tonton semasa kecil, jadi bolehlah kalo dibilang ini salah satu yang memberi influence ke beliau. Cuma memang di US, dikenalnya dengan nama Gigantor. Tetsujin yang berarti “Iron Man” bisa dibilang ya para unit Jaeger itu, mahluk metal berukuran raksasa.

Shinseiki Evangelion (Neon Genesis Evangelion)

Neon_Genesis_Evangelion

Why?  Karena ada plug suit, neural synchronization, dan cairan (LCL?). Para pilot Jaeger harus bersinkronisasi dengan ‘mecha‘ mereka sehingga Jaeger tersebut menjadi ‘bagian tubuh’ yang bisa bergerak sesuai dengan kemauan sang pilot. Pada awalnya dicoba dengan satu orang pilot tetapi ternyata beban bagi susunan saraf pusat sang pilot terlalu besar sehingga kemudian dikembangkan menjadi 2 pilot. Dan untuk bisa ‘terhubung’ dengan sistem Jaeger, pilot harus menggunakan baju khusus. Di dalam helm yang digunakan Yancy dan Raleigh, tampak ada semacam cairan, yang tentunya mengingatkan gue akan cairan LCL. Meskipun Evangelion hanya perlu 1 orang pilot per unit EVA, tetapi pada salah satu episodenya (episode 9, “Both of You, Dance Like You Want to Win!”), dua pilot Evangelion Asuka dan Shinji harus mengendalikan EVA mereka secara harmonis untuk melakukan serangan.

 

Kishin Taisen Gigantic Formula

Kishin_Taisen_Gigantic_Formula_Logo

Why?  Karena ada 2 pilot dalam satu robot, dan masing-masing negara punya robot sendiri. Robot dalam Gigantic Formula adalah robot yang dipiloti 2 orang sekaligus, 1 bertindak sebagai pengendali, 1 lagi bertindak sebagai ‘penghubung’ antara pilot dengan robotnya. Artinya, masih ada lah semacam konektivitas antara manusia dengan robot yang dikendalikan. Yang paling menonjol ‘persamaannya’ adalah ya, masing-masing negara punya robot representatif sendiri. Bedanya adalah, kalau di Gigantic Formula, robot-robot ini bukan untuk melawan alien, tapi untuk bertempur satu sama lain …

 

Tosho Daimos

tosho_daimos

Why?  Karena cara pengendalian robotnya. Ini anime jadul, tapi mungkin yang paling pertama menggambarkan manusia terhubung dengan robot, dan robot bergerak sesuai dengan gerakan yang dilakukan oleh si manusia. Lebih ‘deket’ dengan visualisasi cara pengendalian Jaeger dibanding Evangelion sebenernya. Cuma ya visualisasi koneksinya hanya kayak ada corong vacuum cleaner nempel ke badan si pilot sih … harap maklum, tapi setidaknya apa yang ingin disampaikan tercapai lah, dan yang perlu dicatat adalah, “teknologi” tersebut sudah terpikirkan pada masa itu.

 

Kalo soal robot lawan alien/kaiju, gue rasa sih banyak lah ya yang tema-nya gitu, jadi ya nggak mungkin juga semuanya dikaitkan. Bahkan kalo kita bicara soal kaiju nya sendiri, bisa aja sih dibahas sampe ke Godzilla atau Ultraman dan musuh-musuhnya. Tapi seperti tadi gue bilang, Pacific Rim bukan/nggak jiplak kok, dan gue really enjoyed watching the movie. Yang jelas komentar gue cuma satu pas selesai nonton …

Kalo ini film yang bikin Jepang, pasti si cowoknya mati meledakkan diri demi menyelamatkan semua.

 

Pacific Rim Official Website : http://www.pacificrimmovie.com
Additional Website: Pan Pacific Defense Corps

Anime Fall 2013

Masih sekitar 2 bulan lagi, tapi udah ada list yang bisa dilihat. Dan harus gue akui, list-nya sangat menjanjikan . Gambar di bawah ini cuma nunjukkin yang serial TV dan dapetnya dari foolz.us (arsip dari 4chan). Untuk yang selain serial TV, nanti akan gue susulin.

fall_2013

Belum ada info yang bisa gue pake untuk breakdown jadi tabel seperti biasa (jadwal tayang dsb), jadi ya harap bersabar and check back soon.

Season 2, Remake, dan Coming Soon

Hehehe, bukan ngomongin anime musim gugur yang akan datang. Ada beberapa judul anime yang kabarnya sedang dalam tahap pembuatan season 2, atau dibuat remake-nya. Which is exciting karena dari beberapa judul tadi, jelas ada yang gue nantikan.

Fate/Stay Night

fsn-hf

Yes! Fate/Stay Night akan muncul lagi. Informasi ini diperoleh dari orang-orang yang menghadiri pertunjukan perdana movie Kara no Kyoukai: Fukan Fuukei 3D. Mereka mengatakan bahwa ufotable sebagai studio yang mengerjakan Rakkyo mengumumkan bahwa mereka sedang mempersiapkan Fate/Stay Night baru. Dan menurut tweet salah satu orang yang hadir waktu itu, ceritanya akan mengambil rute “Heaven’s Feel“, meskipun belum diinformasikan akan dirilis dalam format apa (source: moetron.com)

Judul yang diangkat dari visual novel buatan TYPE-MOON ini memang mempunyai 3 ending (dan alur) yang berbeda. Sebelumnya, Fate/Stay Night sudah pernah dirilis sebagai serial TV pada tahun 2005 dengan menggunakan ending yang normal di mana Saber (Arthuria) akhirnya kembali ke masanya meninggalkan Shirou. Ending kedua yaitu “Unlimited Blade Works” dirilis dalam format movie pada tahun 2010 lalu, di mana cerita lebih difokuskan kepada Rin dan Archer (Shirou). Sedangkan ending ketiga yaitu Heaven’s Feel adalah alur di mana cerita berfokus pada Matou Sakura. Jadi menurut gue sih kurang pas kalo dibilang ‘remake‘. Retelling mungkin lebih bagus. *maksa.

 

Psycho-Pass Season 2

psycho-pass-2

Satu lagi judul yang pasti akan gue tonton. Yang ini udah pasti confirmed juga karena yang membuat statement adalah presdir Production I.G, Ishikawa Mitsuhisa. Hal itu beliau sampaikan di dalam ajang Anime Expo yang lalu, dan beliau juga mengatakan bahwa pengembangan naskah dan produksi sudah berjalan. (source: ann.com)

Selain itu, psycho-pass.com juga mengabarkan akan ada sebuah pengumuman spesial tanggal 6 September yang akan datang pada acara penayangan 22 episode season pertama. Banyak yang menduga yang akan diumumkan adalah rencana tayang season 2. Serial yang gue suka di penutup tahun 2012 lalu ini memang masih menyisakan banyak “sisi” untuk dieksplorasi. Cuma ini Urobuchi Gen, you’ll never know bakalan kayak apa nasib team-nya Akane di season 2. Bakalan ada yang mati lagi nggak? (Considering faktor Gen, kayaknya sih bakal ada yang nasibnya mengenaskan).

 

Bishoujo Senshi Sailor Moon

sm20th

Ini judul jadul. Kabarnya waktu itu akan dirilis summer 2013, tapi ternyata diundur. Apa alasannya belum ada informasi yang pasti, tapi Momoiro Clover Z sudah menyatakan bahwa mereka akan membawakan theme song untuk Sailor Moon baru itu nanti. Sementara ada yang bilang mundur ke 2014 tapi itu juga belum tentu bener.

 

Other titles

Berikut adalah beberapa judul yang dikabarkan sedang dalam produksi, atau sudah diumumkan akan dibuat menjadi anime. Ada yang katanya muncul mulai fall 2013 nanti, ada yang katanya 2014. Nggak tau mana yang bener, tapi untuk judul-judul yang baru, websitenya beberapa sudah up, artinya ya bisa dikatakan pasti muncul.

Meneruskan yang sebelumnya sudah ada:

  • Sora no Otoshimono 3 (TV Series)
  • Chuunibyo Demo Koi ga Shitai! 2 (TV Series)
  • Phi Brain: Kami no Puzzle 3rd season (TV Series)
  • Little Busters! Refrain (TV Series)
  • Higurashi no Naku Koro ni – Kaku ~ Outbreak ~ (OAV) – watch trailer
  • Date a Live 2 (TV Series) – udah diumumin di ending season 1 bahwa sedang diproduksi
  • Shinseiki Evangelion 4.0 (movie) – menutup rangkaian movie Rebuild of Evangelion, kayaknya
  • Houkago no Pleiades (movie) – tahun 2011 pernah ada rilis 4 episode ONA
  • K (movie) – mungkin muncul setelah season 2
  • Kizumonogatari (movie) – prequel dari Bakemonogatari
  • Cencoroll 2 (movie) – mungkin lanjutan dari Cencoroll movie tahun 2009
  • Narto eh… Naruto Shippuuden movie 7

Judul baru yang kabarnya akan muncul (tapi ya itu tadi … belum tau kapan)

Nah, tinggal nunggu aja.

Pada akhirnya …

Huff … setelah berjalan 2-3 episode, pada akhirnya ya cuma sedikit sekali yang membuat gue tertarik untuk nonton anime di musim ini. 

That being said, dengan menyebut ‘sedikit’, bener-bener cuma 2 judul untuk musim ini yang sudah pasti (bakalan) gue tonton full. Judul-judul lain, sampai detik ini sih on halt, alias stop ditonton, bahkan ada yang sama sekali nggak tertarik untuk nonton . Belum mastiin juga apakah kapan-kapan ketika ada yang bilang ‘itu bagus lho’, bakalan ‘ditoel’ lagi atau nggak, tapi untuk saat ini memang nggak gue tonton. Nge-drop abis dibanding ama season sebelumnya yang berderet-deret judul yang ditonton di weekend. Tentunya yang dari season lalu dan masih berlanjut ya tetep ditonton, cuma yang memang tayang di musim panas ini beneran cuma 2 judul aja. Itupun yang satu karena ngelanjutin dari season yang dulu.

Stella Jogakuin Koutou-ka C³-bu

shikyubu-all

Menurut gue unik aja ini anime. Tema-nya lucu, sekelompok anak cewek yang hobi main airsoft guns. Bisa dibilang kategori/genre sport sebenernya, sebuah kategori yang jaraaang sekali gue ikutin. Paling mentoknya sport yang bentuknya balapan. Lainnya bisa dibilang nggak pernah gue ikutin yang model tenis, sepak bola, sepeda, renang … apalagi yang isinya cowok melulu, kalo sebaliknya I might consider watching. 

Secara desain karakter ya memang ini bisa dibilang ‘moe’. Jadi kayak masa-masa K-On! muncul. Secara basic type karakter-karakternya juga sedikit banyak mirip ama K-On!. Udah gitu ada Sawashiro Miyuki di sini. We’ve got theme, characters, and Sawashiro, lengkaplah alasan untuk ngikutin. 

 

Misoshiru Kami Nomi zo Shiru Sekai: Megami-hen

kaminomi

Nah ini yang gue maksud ngelanjutin dari season lalu. Meskipun kalo diliat dari alur dalam manga, ini udah nge-skip banyak sekali chapter karena di sini tiba-tiba diceritakan secara singkat bahwa sejak akhir dari season 2, Keima sudah ‘menaklukkan’ beberapa cewek untuk melepaskan ‘loose soul’ dari dalam diri mereka. Memang di season ini nggak ada karakter cewek baru (selain pihak lawannya) karena yang muncul adalah mereka-mereka yang pernah ditolong Keima.

Yang masih melanjutkan dari sebelumnya,

Shingeki no Kyoujin
Atarimae da, yang ini memang udah pasti diikutin sampe habis (tamat ceritanya atau nggak ya belum tau…)

Majestic Prince
Masih ada Sawashiro-nya di sini. Hehehe. Tapi boleh dibilang mulai ada perubahan di ceritanya. Cuma kok ya mesti nunggu setengah jalan dulu gitu lho. Asal nggak terus dipepet-pepetin ceritanya supaya pas jumlah episodenya.

To Aru Kagaku no Railgun S
Nggak perlu dijelasin sih yang ini … 

 

And the rest? Ini yang udah gue liat …

Monogatari Series 2nd Season
As much as I like the first Bakemonogatari, kok makin lama gue merasa makin menurun interestnya. Mungkin karena gue bukan seperti para penggemar Monogatari series seperti yang lain, jadi ya kurang bisa ngikutin.

Fate Kaleid Liner PRISM Ilya
TYPE-MOON. Ada “kewajiban moral” untuk yang ini, jadi mungkin ditonton. Sekali-sekali. 

Danganronpa: The Animation
Salah satu anime yang paling ditunggu (berdasarkan polling), tapi setelah nonton episode awal … nggak pengen lanjutin lagi. Mungkin it’s the characters, terlalu out of this world banget buat gue. Hehehe.

Gatchaman Crowds
Waktu denger nama Gatchaman, sempet terpikir juga untuk ngikutin full. Tapi pas liat preview dan nonton episode awal … hmm … jadi mikir-mikir lagi. Untuk bikin ‘breakthrough’ supaya nggak berkesan monoton sih bagus. Cuma mungkin lebih tepat ditujukan untuk menjaring fanbase baru buat franchise Gatchaman barangkali. Kalo untuk penggemar old school Gatchaman, ya berasa aneh.

Servant x Service
Like I said before, ini joke tentang kehidupan pegawai pemerintahan di kantor administrasi milik pemerintah. Yah, paling tidak menunjukkan kalo hal-hal seperti itu cukup umum terjadi di kalangan pegawai pemerintah bahkan di negara maju. Iya nggak sih? 

InuHasa
Hmm… Dari awal sih memang cenderung 50-50. Jadi ya wajar aja kalo nggak terlalu ‘ngoyo’. Mungkin kalo ada yang bilang ini lucu dan layak dilanjutkan, I might consider it.

Blood Lad
Yang ini kurang lebih sama sih posisinya kayak InuHasa. Meskipun gue tadinya nge-rate 7/10 (kalo nggak salah inget), tapi setelah liat-liat lagi… ya… gitu lah.

Kaminai
Sampe sekarang gue masih agak bingung ama konsepnya. Hehehe. Tapi ada yang bilang interesting sih. Mungkin memang character developmentnya (akan) mengalir dengan baik. I’m keeping this one for later viewing. I think.

Watamote
Judul yang panjang … Okey, jadi ini anime isinya orang-orang kurang tidur. Mata pada ‘ngantong’ kelopaknya. Cerita tentang anak cewek yang canggung karena hidupnya sebenernya kayak hikikomori. Cuma yang ini punya keberanian untuk keluar dan (mencoba) menjalani hidup normal. Banyak yang bilang ini lucu sekali, tapi gue nggak ngerasa lucu-lucu amat. Lha namanya juga anak yang jarang keluar, atau kuper, ya kayaknya sih apa yang dia lakukan itu malah jadinya ‘normal’. *hmm … atau gue yang nggak normal? 

Love Lab
Sebenernya ini lucu juga sih. In a way. Tapi belum sampe membuat gue interested untuk ikutin.

Gifuu Doudou!! Kanetsugu to Keiji
Cerita tentang samurai. Gue suka cerita tentang warriors of the past. Tapi gue nggak enjoy kalo liat satu layar monitor penuh ama gumpalan otot, dari satu orang aja, dan itu cowok. Mungkin untuk menegaskan kekekarannya, tapi please …

Gin no Saji
Ceritanya sederhana (so far). Istilahnya, anak kota belajar hidup di pedesaan. Ya meskipun bukan pedesaan banget. Cuma belajar cara/gaya hidup petani/peternak/agrikultural. Tapi ya di Jepang sana, kehidupan farmers ya nggak sama ama Indonesia. Malah di sini diceritakan seperti apa sekolah/pendidikan untuk menjadi ahli agrikultural. Di Indonesia kayaknya ada juga deh sekolah/perguruan yang mengkhususkan diri dalam bidang ini … Where are the graduates now? Kok negara kita kayak kekurangan bahan pangan dan ternak sampe ngimpor ya? *tet tot!! Maaf, melenceng.

Rescue Me
Jangan ditonton saat berpuasa! That’s all I can say. Dan tidak direkomendasikan untuk yang masih di bawah umur.

Selain dari itu semua, ya artinya gue nggak liat. Anyway, tolong diinget buat yang baca (kalo ada), ini semua preferensi pribadi, jadi ya gue nggak open for debate. Kalo suka salah satu dari yang gue nggak tonton, nggak apa-apa. Good for you, nggak jelek. Tapi ya gue nggak nonton. Itu aja.

Dan tunggu bentar lagi … sebuah daftar baru akan nongol di animindo. 

Trivia: ブラッドラッド

Dalam anime Blood Lad (episode perdana), ada beberapa hal yang menarik yaitu:

Referensi Dragon Ball

staz-dbz

Staz, yang merupakan vampir otaku, menggunakan referensi dari manga Dragon Ball di mana tokoh utama menghidupkan kembali orang yang sudah mati dengan cara mengumpulkan bola ajaib lalu memanggil sang naga untuk mengabulkan keinginan mereka.

 

Referensi Final Fantasy

Staz-FF

Staz menanyakan tentang game di dunia manusia kepada Fuyumi dan terkejut ketika mengetahui bahwa game Final Fantasy (populer dengan singkatan ‘FF’) sudah mencapai Final Fantasy XIII. Dan juga ada sedikit ‘joke’, di mana Staz mengatakan bahwa judulnya menyebut “Final” tetapi masih tetap ada lanjutannya (belum ‘final’) 

 

Referensi Uniqlo

Fuyumi-Oniqlo

Fuyumi yang baju seragamnya sedang dicuci, dipinjami kaos oleh Staz. Kaos tersebut bertuliskan ‘Oniqlo’ (permainan kata, di mana ‘oni’ dalam bahasa Jepang berarti demon), hal tersebut mereferensikan kepada sebuah perusahaan pakaian ternama dari Jepang yaitu Uniqlo.

Blood Lad

Wokey … ini salah satu anime yang hype nya lumayan tinggi selain Silver Spoon.

Blood-Lad

Cerita tentang Blood Charlie Staz atau Staz (seiyuu: Osaka Ryota), penguasa daerah timur di dunia Demon. Staz adalah seorang vampir, tapi dia tidak tertarik untuk minum darah manusia (hmm … sounds familiar … tapi yang ini kayaknya nggak dideskripsikan sebagai cowok-pucet-ganteng-setengah-mampus-yang-digilai-banyak-wanita … ). Staz hanya tertarik pada barang-barang buatan manusia, terutama buatan Jepang yaitu semua hal yang berkaitan dengan dunia game, anime, dan manga. Layaknya seorang otaku, Staz mempunyai berbagai macam koleksi barang-barang tersebut di kamarnya.

Suatu ketika, Staz mendapat kabar dari Deku, anak buahnya, bahwa mereka menemukan seorang manusia, yang kebetulan juga perempuan, di dunia Demon. Staz langsung meminta Deku untuk membawa manusia itu, yang bernama Yanagi Fuyumi (seiyuu: Nomizu Iori) ke rumahnya. Sampai di rumah, Staz sama sekali tidak mempunyai keinginan untuk meminum darah Fuyumi, tetapi justru sebaliknya dia malah menyukai Fuyumi.

Fuyumi-Staz

Pada saat yang sama, muncul demon yang ingin mengalahkan Staz dan mengambil alih kepemimpinan daerah timur. Fuyumi mengatakan kepada Staz bahwa tampaknya teman-teman Staz membutuhkan bantuannya, oleh karena itu Staz kemudian pergi untuk menghadapi demon tersebut. Tetapi pada saat Staz sedang menghadapi demon tadi, salah satu tanaman pemangsa milik demon itu justru malah membunuh Fuyumi. Sebagai akibatnya, Fuyumi yang terbunuh di dunia demon, berubah dari manusia menjadi hantu.

Staz-Deku

Staz yang merasa terpukul atas kejadian itu kemudian bersumpah akan mencari cara untuk menghidupkan kembali Fuyumi dan dia juga bersedia menjadi pengawal Fuyumi. Mereka kemudian berusaha mencari cara untuk mengembalikan Fuyumi ke dunia manusia, dan Staz ingin ikut ke dunia manusia untuk mencari barang-barang yang diinginkan (selama ini yang dimiliki Staz adalah buatan dunia Demon … mungkin maksudnya versi KW … )

My thoughts?

Hmm … begitu liat pertama langsung yang terpikir Soul Eater. Kedua, karena liat giginya Staz, inget ama Viral (Tengen Toppa Guren Lagann). Story-wise masih oke lah, meskipun gue jarang sih nonton yang soal dunia demon begini, dulu aja Ao no Exorcist gue stop setengah jalan.  Dan nggak tau kenapa, gue merasa Blood Lad ini sepertinya memang sengaja nampilin image atau karakterisasi vampire-nya dibikin … out of ordinary, di mana yang namanya ‘ordinary’ untuk vampire sepertinya belakangan udah berubah image-nya.

Soal rating, hmm … Sekarang ini I’d say 7/10. Mungkin ini juga bawaan mood untuk musim ini. Start musim-nya gue kurang ngerasa greget. But that’s just me. Not too fond of the art, tapi story-nya menarik, ada lucu-lucunya juga. Masih besar kemungkinan ke depannya I might change my mind.

Oh, dan ada sedikit Trivia juga di anime ini … 

Stella Jogakuin Koutou-ka C³-bu

Shikyubu

Yamato Yura (seiyuu: Makino Yui) adalah murid baru di Stella Jogakuin alias Stella Women’s Academy. Meskipun datang dengan khayalan yang berbunga-bunga, Yura ternyata terlalu pemalu untuk bisa langsung akrab dengan anak-anak yang lain. Ketika sampai di asrama, dia diberitahu oleh kepala asrama bahwa dia akan tinggal di kamar bersama dengan kakak kelasnya yang bernama Kashima Sonora (seiyuu: Sawashiro Miyuki), tetapi saat itu dia sedang tidak berada di tempat. Yura sangat terkejut ketika di kamar tersebut dia menemukan sebuah pistol di bawah bantal, dan lebih terkejut lagi ketika melihat barang-barang koleksi Sonora yang semuanya berupa senjata dan hal-hal yang berkaitan dengan militer. Bahkan koleksi film yang dimiliki Sonora semuanya bertema perang (termasuk ada Rambo juga … )

Sementara itu di sisi lain sekolah, C³-bu (atau Shikyubu), salah satu klub di Stella Academy yang berisikan para penggemar airsoft gun (pistol replika dengan peluru pellet) sedang mengadakan rapat. Mereka terdiri dari Kirishima Rento (seiyuu: Nishizaki Rima), Hatsuse Karila (seiyuu: Kayano Ai), Hinata Yachiyo (seiyuu: Yonezawa Madoka), dan Mutsu Honoka (seiyuu: Saito Chiwa). Keempat anak ini sedang merencanakan untuk merekrut murid baru agar klub mereka memiliki jumlah anggota yang diperlukan sehingga klub mereka tidak akan dibubarkan oleh pihak sekolah karena kekurangan anggota. Mereka membutuhkan seseorang yang ‘aneh’ dan menyukai airsoft untuk mau bergabung dengan Shikyubu. Ketika Rento pergi ke kamar Sonora untuk mengambil senjata, dia melihat Yura sedang menonton salah satu film koleksi Sonora dan menirukan gaya para tokoh di dalamnya, dan Rento pun langsung yakin bahwa Yura adalah ‘orang aneh’ yang mereka cari.

Yura yang memang ingin sekali bisa berinteraksi dengan teman-teman sekolahnya, senang sekali dengan tawaran Rento untuk ikut bergabung dengan Shikyubu. Pada awalnya dia merasa telah menemukan teman dan klub yang sesuai dengan imajinasinya, di mana mereka berkumpul, minum teh sambil menikmati kue dan ngobrol seperti layaknya para ‘lady’. Tetapi pikiran itu segera berubah dan dia meninggalkan tempat itu karena ternyata Shikyubu tidak sesuai dengan imajinasinya sama sekali. Meskipun demikian, Rento tetap tidak menyerah dan akhirnya dia berhasil “menjebak” Yura dengan menggunakan cake sebagai umpan karena dia melihat bahwa cake-lah yang membuat Yura menunjukkan minat.

My thoughts?

Lucu. Sempet ngirain ini anime bakalan kayak Upotte!!, karena berhubungan ama anak sekolah cewek dan senjata (tapi liat tampangnya nggak gloomy kayak Gunslinger Girls ), keliatannya bakalan lucu dan seru. Apalagi di openingnya ditampilkan ada beberapa karakter dan tim lain, mungkin nanti akan ada semacam turnamen juga kali. Dan ini Gainax, been a while juga sih nonton produksi Gainax yang bukan Evangelion. Meskipun dalam beberapa aspek malah mengingatkan gue ama K-On!, kayak misalnya sebuah klub sekolah yang butuh 1 orang anggota lagi supaya nggak dibubarkan, anak baru yang direkrut mudah terpancing dengan cake, Rento yang karakterisasinya agak mirip Mugi di K-On! (termasuk kebiasaan mensuplai cake dan kue-kue lainnya), satu anggota yang tomboy yaitu Karila (Ritsu K-On!), dan Yura yang mudah tergoda oleh cake (Yui K-On!). Kalau nantinya si Yura ini cepat sekali beradaptasinya dengan airsoft guns, ya klop sudah, Yui banget. . Kalo karakter Sonora belum tau karena belum banyak keluar di episode ini. Why Sonora? Sawashiro, that’s why.

Gue bilang ini sih 8/10, soalnya gue demen liat ngayal ‘military action’ nya, meskipun itu cuma sekedar ‘game’. Omoshiroi.

Servant x Service

Anime kategori slice-of-life ini cerita tentang 3 orang karyawan baru di semacam kantor administrasi pemerintah (kantor catatan sipil kali ya kalo di Indonesia … ). Satu cowok, Hasebe Yutaka (seiyuu: Suzuki Tatsuhisa) yang kerjanya selalu tebar pesona dan main-main tetapi selalu bisa mengatasi situasi terutama komplain dari para pengunjung. Satu cewek, Miyoshi Saya (seiyuu: Nakahara Mai) yang baru pertama kali ini bekerja dan baru lulus sekolah. Lalu yang terakhir adalah seorang cewek yang selalu menyebutkan hanya nama keluarganya saja yaitu Yamagami (seiyuu: Kayano Ai) dan menghindar untuk menyebut atau menuliskan nama depannya.

ServantxService

Ketiganya berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja mereka yang baru, meskipun untuk Hasebe sepertinya dia tidak mengalami masalah untuk ‘beradaptasi’. Dari ketiga orang ini, Yamagami sepertinya adalah orang yang paling serius mengerjakan tugas-tugasnya. Ketika mereka sedang ngobrol, Saya mengatakan bahwa sepertinya Yamagami adalah orang yang paling serius menjalankan pekerjaannya. Yamagami kemudian mengakui bahwa dia memilih bekerja di kantor tersebut karena alasan balas dendam.

servantxservicexchar

Waktu lahir, kedua orang tua Yamagami kebingungan ketika memilih nama untuk dirinya. Mereka kemudian memutuskan untuk menanyakan pendapat orang lain, yang ternyata justru malah membuat mereka makin bingung untuk menentukan nama bagi sang bayi di antara sekian banyak usulan nama. Akhirnya yang mereka lakukan adalah menggunakan semua usulan nama itu sebagai nama depan Yamagami kecil. Dan konyolnya, petugas catatan sipil yang ditemui kedua orang tuanya dengan santai mengatakan bahwa hal itu tidak masalah dan mendaftarkan nama ‘ajaib’ itu. Menurut Yamagami, seandainya dulu si petugas itu tidak ‘asal kerja’ mungkin petugas itu akan setidaknya menanyakan kepada kedua orang tuanya apakah mereka yakin ingin menamai anak mereka seperti itu. Yamagami ingin membalas dendam dengan mengerjakan tugas sebagai petugas administrasi pemerintahan dengan benar dan tidak ngawur seperti petugas yang mencatatkan namanya itu.

My thoughts?

Seriously, ini beneran joke PNS. Cerita tentang pegawai pemerintahan dengan segala kelakuan mereka di kantor pelayanan masyarakat. Gue rasa untuk bisa ‘menikmati’ joke-nya ya paling nggak harus punya gambaran dunia kerja terutama jasa pelayanan masyarakat, yang dikelola oleh pemerintah. Apalagi kalo bukan kerjaan PNS? Ada yang udah 8 tahun kerja ya masih gitu-gitu aja, ada yang nggak bisa handle komplain warga, ada yang ‘datar’ aja waktu melayani warga, ada yang ya … kayak Hasebe itu. Paling cepet bereaksi kalo waktunya istirahat, kerjaannya ngeluyur ke sana ke mari … Sounds familiar doesn’t it?

Not much to say, really, A-1 Pictures sih bagus kerjaannya, gue biasanya memang suka artwork mereka, dan di anime ini background sama karakter designnya bagus, tapi … Gue kurang dapet joke-nya, jadi most likely gue nggak lanjut nonton. Nggak kasih rating karena chance untuk gue tonton kecil.

Kamisama no Inai Nichiyoubi

Di anime ini dikisahkan kalau God atau Tuhan itu euh … tidak ada pada hari Minggu. Jadi pada hari Minggu, nggak ada yang bisa mati ataupun mempunyai keturunan. Dan sepertinya di dunia ini ada orang-orang tertentu yang disebut sebagai “Gravekeeper” di mana mereka adalah orang-orang yang bertugas menjaga dan memelihara makam agar mereka yang memang meninggal dunia dapat beristirahat dengan tenang.

kaminai-1

Di sebuah desa kecil, Lady Alfa, seorang gravekeeper, meninggal dunia dan meninggalkan seorang anak perempuan bernama Ai. Sebagai keturunan dari Lady Alfa, penduduk desa mengangkat Ai sebagai gravekeeper di desa itu. Sebelum meninggal, Ai diberitahu ibunya bahwa ayahnya adalah seseorang bernama Hampnie Hambart.  Ai kemudian dibesarkan oleh penduduk desa dan ia pun berusaha menjadi gravekeeper yang baik. Semua berjalan normal bagi Ai sampai suatu ketika dia menemukan penduduk desa sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Di desa dia bertemu dengan seorang pemuda yang mengaku bernama Hampnie Hambart. Ai pun mengira orang itu adalah ayahnya dan betapa terkejutnya Ai ketika mengetahui bahwa pemuda yang bernama sama seperti ayahnya itu adalah orang yang menghabisi penduduk desa.

kaminai-2

Setelah membunuh penduduk desa, Hampnie meminta Ai untuk memakamkan mereka semua di pemakaman di mana Ai sudah mempersiapkan 47 liang kubur bagi semua warga desa tersebut. Karena kebingungan, Ai kemudian memutuskan untuk mengikuti Hampnie. Dan betapa terkejutnya Ai ketika Hampnie mengatakan bahwa nama Hampnie Hambart itu adalah nama tokoh karangan. Hampnie juga mengatakan bahwa Ai bukan seorang gravekeeper karena gravekeeper yang sesungguhnya tidak mempunyai orang tua dan tidak mempunyai anak/keturunan. Lantas siapa sebenarnya Ai? Mengapa penduduk desa mengatakan bahwa dia adalah penerus Lady Alfa yang selama ini dia kenal sebagai ibunya? Belum hilang kagetnya, Ai diberitahu bahwa di belakangnya telah berdiri salah seorang gravekeeper yang sesungguhnya.

kaminai-3

Terus terang gue nggak ngerti premise-nya anime ini. Tuhan tidak ada pada hari Minggu. Lalu tidak ada yang bisa mati atau mempunyai keturunan di hari Minggu. Lalu ada ‘profesi’ gravekeeper, yang nggak tau maksudnya apa selain tukang gali makam. Terus karena nggak ada yang bisa mati, lalu berarti penduduk desa itu semua the living dead alias zombi? Tapi meskipun nggak bisa mati di hari Minggu, tapi bisa dimatiin sama orang lain (Hampnie)? Lalu bagaimana dengan hari Senin besoknya? Kembali seperti biasa?

My thoughts?

Nggak tau ratingnya, soalnya gue masih bingung sama konsep ceritanya. Bukan bilang jelek, cuma gue terus terang masih belum nangkep ceritanya secara menyeluruh.

Trivia: 犬とハサミは使いよう

Di episode perdana anime InuHasa, Natsuno memperkenalkan dirinya kepada Kazuhito dengan gaya seperti James Bond, agen rahasia Inggris yang terkenal dengan kode 007. Hanya saja di sini Natsuno menggunakan gunting, bukan pistol.

inu-2

Inu to Hasami wa Tsukaiyou

Anime pertama yang gue tonton di deretan summer 2013, meskipun ada 2 lagi yang udah gue unduh. (not exactly juga sih sebenernya. Sebelum ini udah sempet liat GITS: ARISE).

inu-10

Cerita anime ini adalah tentang buku … eh bukan, ternyata ini adalah cerita tentang seorang pemuda bernama Harumi Kazuhito (seiyuu: Sakurai Takahito) yang sangat terobsesi terhadap buku. Sampai dia rela hidup terpisah dari keluarganya hanya demi buku karena di tempat tinggalnya yang baru, dia akan kesulitan mendapatkan edisi terbaru dari sebuah buku. Apalagi di antara buku-buku itu dia sangat ngefans terhadap karya-karya seorang penulis bernama Akiyama Shinobu. Hampir semua karya Akiyama sudah dibacanya, dan dia masih penasaran menunggu sebuah buku karya Akiyama yang berjudul “Lust” dipublikasikan.

inu-7

Suatu hari ketika Kazuhito sedang berada di sebuah cafe, terjadi perampokan. Di dalam cafe itu duduk seorang wanita yang sedang sibuk menulis sesuatu dan ketika si perampok akan melukainya, Kazuhito berusaha menolong tetapi malah berakhir dengan kematian Kazuhito akibat tembakan si perampok. Kazuhito yang berada dalam kondisi antara hidup dan mati merasa masih belum siap untuk mati karena dia masih ingin membaca buku, terutama membaca “Lust” karangan Akiyama. Begitu kuatnya keinginan itu, dia pun akhirnya ‘hidup kembali’.

inu-6

Tetapi alangkah terkejutnya Kazuhito ketika dia mengetahui bahwa dirinya ‘hidup’ lagi bukan sebagai manusia, melainkan sebagai seorang seekor anjing. Ternyata pada saat yang kurang lebih bersamaan dengan kejadian perampokan itu, di suatu tempat, seorang pemilik pet shop, dengan rambut gaya afro, menemukan seekor anjing dachshund yang ditinggalkan di sebuah kardus dalam kondisi yang menyedihkan. Si Afro kemudian memungut anjing itu dan merawatnya. Dan secara ajaib ya … si Kazuhito lah yang akhirnya menjadi si anjing itu.

inu-5

Meskipun si Afro cukup baik dan merawat Kazuhito (dan menurut Kazuhito si Afro ini juga punya selera buku yang bagus) tapi Kazuhito mengalami stress karena dia tidak bisa lagi membaca buku, kegiatan yang sangat digemarinya. Sampai suatu ketika datang Natsuno Kirihime (seiyuu: Inoue Marina), cewek eksentrik yang langsung menghampiri Kazuhito dan menanyakan harga anjing itu kepada si Afro. Awalnya si Afro mengatakan bahwa Kazuhito tidak dijual tapi dengan ajaibnya si cewek mengeluarkan Crime Edge, sebuah gunting yang mampu memotong segala sesua … eh … bukan. Tapi ini gunting sakti juga, bisa memotong apa saja termasuk jeruji kandang Kazuhito, sehingga akhirnya Kazuhito pun dibawanya pulang.

inu-4

Di rumah, barulah Natsuno menjelaskan bahwa dia “terpanggil” ke pet shop itu karena dia bisa mendengar pikiran Kazuhito. Dia ‘dihantui’ suara-suara yang ada dalam pikiran Kazuhito sehingga dia kemudian mencari sumber suara itu dan akhirnya mereka bertemu. Kazuhito juga baru menyadari bahwa Natsuno adalah perempuan yang berusaha dia lindungi dari si perampok yang kemudian mengakibatkan kematian dirinya.

inu-3

Natsuno akhirnya memutuskan untuk tetap memelihara Kazuhito, dan Kazuhito sendiri pun merasa bahagia karena rumah tempat tinggal Natsuno adalah sebuah apartment dengan ruangan perpustakaan yang luas dan penuh dengan buku (tentunya buat Kazuhito ini adalah sebuah ‘surga’). Dan betapa terkejutnya Kazuhito ketika mengetahui bahwa Akiyama Shinobu ternyata adalah nama samaran dari Natsuno. Sejak itu dimulailah kehidupan Kazuhito di rumah Natsuno alias Akiyama Shinobu, dan hari-hari yang penuh dengan ‘penyiksaan’ bagi Kazuhito yang dilakukan oleh Natsuno dengan Crim … gunting kesayangannya.

inu-9

 

My thoughts?

5/10. Tengah-tengah aja. Dan tolong diingat, ini pendapat pribadi.

Not exactly tipe anime yang ‘stand out’ buat gue. Lucu sih, premise-nya aneh, meskipun gak seperti Maou-sama yang dari episode 1 langsung membuat gue tertarik untuk melanjutkan. Rasanya sih nggak akan rutin lanjutin, maybe yang satu ini bakalan jatuh ke kategori ‘guilty pleasure’, soalnya masih ada satu hal dari episode awal ini yang membuat gue cukup tertarik. Natsuno sepertinya masih punya satu sisi kepribadian lain yang agak ‘dark’, selain dari hobi mainan gunting. Which is gue agak heran juga, why in the world seorang penulis kaya raya hobinya mainan gunting? Kalau mainan pena atau pensil atau rautan pensil misalnya, kayaknya masih nyambung ama profesinya. Tapi mungkin itu yang nantinya akan menjadi misteri dalam perkembangan ceritanya. Who knows?

Oh, dan ada sedikit Trivia-nya, meskipun gue nggak tau kenapa pake ‘homage’ itu, mungkin penulisnya memang seorang penggemar.

Page 1 of 2

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén