Galilei Donna

Galilei-Donna

Hazuki, Kazuki, dan Hozuki Ferrari adalah tiga bersaudara keturunan dari Galileo (Galilei) seorang ilmuwan dari Italia yang dulu merupakan salah satu orang yang mengubah pola pikir dunia. Meskipun bersaudara, tetapi ketiganya mempunyai sifat dan perilaku yang berbeda. Hazuki sebagai anak tertua sedang menempuh pendidikan di bidang ilmu hukum, Kazuki anak kedua saat ini sedang duduk di bangku SMU dan Hozuki anak bungsu, adalah seorang anak yang sangat pandai dan selalu mengurung dirinya di sebuah gudang untuk melakukan eksperimen.

Suatu ketika, ketiga anak itu diserang oleh sekelompok orang tak dikenal yang berupaya menculik mereka. Kedua orang tua mereka juga tidak mengerti siapa orang-orang tersebut dan apa yang mereka inginkan. Ketika mereka akan pindah tempat ke rumah yang dijaga oleh polisi, tiba-tiba muncul kelompok perompak yang menyebut diri mereka The Black Ganymede di bawah pimpinan Cicinho. Mereka mengatakan bahwa mereka menginginkan warisan Galileo yang disebut sebagai “Galileo Tesoro“. Saat mereka akan membawa keluarga Ferrari ke pesawat mereka, Hozuki ternyata berhasil melarikan diri ke ruang bawah tanah di mana dia telah membangun sebuah pesawat yang canggih dan berhasil menggunakannya untuk mengusir The Black Ganymede.

Sejak itu ketiga anak perempuan Ferrari ini pergi dengan menggunakan pesawat buatan Hozuki dan berusaha mencari misteri di balik Galileo Tesoro sambil berusaha menghindari pihak-pihak yang mengincar mereka untuk mendapatkan hal yang sama.

 

My thoughts? 

Hmm … not sure. Secara tema sih menarik juga, apa sebenernya yang dimaksud Galileo Tesoro itu. Background ceritanya mengambil cerita kalo mereka keturunan ilmuwan besar, keturunan keberapa ya nggak tau soalnya masa-nya nggak jelas, tapi liat kapal dan teknologi yang dipakai rasanya sih masih berada in this world, cuma mungkin udah di masa depan. Tapi di sisi lain … Hozuki ceritanya umur 13 tahun, dan kapal buatannya itu? Berapa lama dia bikin bisa secanggih itu? Plus segala macam persenjataannya. Di basement rumah, and no one knows anything about it … Mau dibilang kayak Dexter tapi kok rasanya plot dan timeline masih ingin berada di dunia ‘realistis’. Pada akhirnya berasa agak-agak out of this world, meskipun kalo dibilang: “ini kan anime”, jadinya ya sah-sah aja.

 

Links

Trivia: アウトブレイク・カンパニー ~萌える侵略者~

OC_trivia_1

Dalam episode 2 Outbreak Company, Kanou Shinichi mendatangkan koleksi anime dan manga ke dunia Eldant. Di situ ada banyak hal yang (sengaja dibikin) mirip dengan anime dan manga yang populer, seperti なんちゃ (agak bingung tapi ini ternyata kalau menurut mbah Gugel, dikanjikan jadi 南家 atau ‘Minami-ka’, mungkin maksudnya dari anime ‘Minami-ke‘). Atau 進撃の巨神 (Attack on Giant God? … gak tau deh kanjinya) di mana judul anime aslinya: 進撃の巨人 / Shingeki no Kyojin / Attack on Titans, bahkan Petralca juga menyebutkan ada tokoh bernama Hamnes yang akan menolong seseorang sebelum kyojin memakan orang tuanya (ini adalah tokoh Hannes yang menyelamatkan Eren dan Mikasa sebelum ibu Eren dimamam ama kyojin).

_____________________________________________________

OC_trivia_2

Ketika sedang belajar, Myusel menuliskan kata-kata yang mengacu pada judul-judul anime yang tayang pada tahun yang sama dengan Outbreak Company:

  • イッポ = ippo – referensi ke Hajime no Ippo (season terbaru)
  • タヤムラ = tayamura – referensi ke Tamayura (2013: Tamayura – More Aggresive)
  • アオキ = aoki – referensi ke Aoki Hagane

_____________________________________________________

OC_trivia_3

Tas yang ada di latar belakang Shinichi mempunyai gambar yang mirip dengan logo amazon.com

_____________________________________________________

"Nyarlko" dan "Hatsune Miku"

 Stand up posters mirip Nyarlko dan Hatsune Miku (note: perhatikan pose dan gaya rambut)

_____________________________________________________

Poster mirip "Hataraku Maou-sama", "To Aru Kagaku no Railgun", "Idolm@ster", "Minami-ke"

Dari kiri-kanan: (mirip) Hataraku Maou-sama, To Aru Kagaku no Railgun (atas), Idolm@ster (bawah), Yondemasu yo Azazel-san, Minami-ke

_____________________________________________________

OC_trivia_6

Poster di tengah mirip dengan Strike Witches, stand up posters di kanan mirip dengan Fate/Stay Night, dan Yotsuba&!

_____________________________________________________

OC_trivia_7.

Ada figure Nagato Yuki dalam kostum penyihir dan figur Hatsune Miku di kanan bawah

_____________________________________________________

OC_trivia_8

Super Mario Bros  di Famicom …

_____________________________________________________

OC_trivia_all_anime

Layar komputer petugas yang diminta tolong Shinichi menunjukkan gambar-gambar anime (yang sudah “diplesetin”). Can you name ’em all? 

[spoiler]per baris, ki-ka (kalo ada koreksi, silahkan comment) :

  • Strike Witches
  • Scrapped Princess
  • Shinryaku! Ika musume
  • Strait Jacket
  • Nagasarete Airantou
  • Haiyore! Nyarlko-san
  • Fate/Stay Night
  • Yondemasu-yo Azazel-san

Baris ke-2

  • Namiuchigiwa Muromi-san
  • D.C. (Da Capo)
  • Kyoukai Senjou no Horizon
  • Little Busters
  • Rozen Maiden
  • Senyuu
  • Gintama
  • Magi

Baris ke-3

  • Ah! Megami-sama
  • Mahou Sensei Negima
  • Minami-ke
  • Hunter X Hunter
  • Mayo Chiki!
  • Ookiku Furikabutte
  • Shingeki no Kyoujin
  • Kara no Kyoukai

Baris ke-4

  • To Love-Ru!
  • Kiss x Sis
  • Kuroko no Basket
  • To Aru Kagaku no Railgun
  • Yuyushiki (?)
  • K-On!
  • OreImo 2
  • Girls und Panzer

[/spoiler]

Samurai Flamenco

Hero will never give up, never hide, never be defeated, never accept evil.

Goto Hidenori (seiyuu: Sugita Tomokazu) adalah seorang petugas polisi yang menyukai serial super hero sejenis Kamen Rider (di Indonesia dulu populer dengan sebutan Ksatria Baja Hitam). Suatu ketika saat dia baru pulang dari sebuah toko, di sebuah gang, dia bertemu seorang pemuda dalam keadaan telanjang. Secara tidak sengaja, rokok Goto jatuh di ‘kostum’ pemuda itu sehingga membuat pakaian si pemuda terbakar. Goto akhirnya meminjamkan kemejanya dan mengantarkan pemuda aneh itu pulang.

samumenco

Ternyata sang pemuda yang bernama Hazama Masayoshi (seiyuu: Masuda Toshiki) itu adalah seorang foto model yang tinggal di sebuah apartemen yang mewah. Hazama adalah seorang penggemar tokoh superhero terutama tokoh Harakiri Sunshine. Ia sangat mengidolakan si superhero sampai ia pernah bercita-cita menjadi seperti pahlawan idolanya itu, bahkan sampai saat dia sudah hidup seperti sekarang. Goto berusaha memahami apa yang dilakukan Hazama oleh karena itu dia mengingatkan Hazama untuk lebih berhati-hati dan menghubunginya apabila terjadi sesuatu.

Walaupun tidak punya kekuatan super ataupun peralatan canggih, Hazama ternyata masih tetap ingin menjadi pahlawan keadilan. Salah satu kegiatan yang dia lakukan adalah berusaha melawan geng anak muda yang sering nongkrong dan mengganggu lingkungan sekitar. Dalam menjalankan aksinya itu, dia menggunakan kostum dan memperkenalkan dirinya sebagai ‘Samurai Flamenco’. Meskipun akhirnya bernasib menjadi bulan-bulanan anak-anak itu sebelum Goto datang untuk menolongnya, tetapi kejadian itu direkam oleh mereka dan diunggah ke internet. Dengan cepat keberadaan tokoh ‘Samurai Flamenco’ yang tersebar videonya di internet ketika tengah melakukan penegakan hukum dan kebenaran (untuk hal-hal sederhana, seperti menyuruh orang untuk buang sampah pada tempatnya) menarik perhatian banyak orang termasuk beberapa orang tertentu.

samumenco_team
Cool eh?

My thoughts?

Sepintas kayaknya plot dan premisenya sederhana dan lucu. Tapi nggak tau kenapa, gue masih berpikir ke depannya nggak sesederhana itu. Dan kalo liat barisan tokohnya, masih ada beberapa orang lagi yang akan muncul. Jadi gue akan lanjutin nonton ini anime sambil berharap gue nggak salah. Hahaha. Oh, dan ya jujur aja, gue langsung kepikiran film Kick Ass.

 

Links

Tokyo Ravens

Suatu ketika, terjadi sebuah fenomena yang disebut sebagai “The Great Disaster” di mana Jepang dilanda kekacauan akibat adanya gangguan dari kekuatan magis seperti roh jahat dan orang yang mampu menggunakan sihir.

tokyoravens

Tsuchimikado Harutora (seiyuu: Ishikawa Kaito) pernah berjanji akan menjadi familiar  bagi sepupunya, Tsuchimikado Natsume (seiyuu: Hanazawa Kana). Keluarga Tsuchimikado adalah keluarga onmyouji yang terkenal di mana keturunan Tsuchimikado adalah orang-orang dengan kekuatan supranatural yang mampu mengusir roh jahat. Tetapi Harutora justru sebaliknya, dia tidak mempunyai kemampuan untuk melihat “energi roh” seperti layaknya keturunan Tsuchimikado. Oleh karena itu ia memilih untuk pindah ke sekolah di kota kecil dan menghindari Tokyo. Suatu hari, Natsume yang kini telah menjadi kepala keluarga Tsuchimikado datang menemui Harutora dan meminta bantuannya, tetapi Harutora mengatakan bahwa dia tidak mempunyai kemampuan untuk itu.

Ketika sedang berada di sebuah acara festival, Harutora diserang oleh Dairenji Suzuka, salah satu dari 12 onmyouji terkuat yang menyangka bahwa Harutora adalah Tsuchimikado Natsume, kepala keluarga Tsuchimikado. Pada saat yang bersamaan, tiba-tiba muncul pasukan dari biro khusus pemerintah yang mengawasi aktivitas para onmyouji. Suzuka dengan mudah dapat mengalahkan mereka dan ketika mengetahui bahwa Harutora bukanlah Natsume, dia mengatakan kepada Harutora untuk menyampaikan pesannya kepada Natsume bahwa ia akan mencarinya.

 

My thoughts?

Gue merasa belum begitu jelas sih ini arah ceritanya mau gimana, tapi kayaknya sih bisa diikutin. Sepintas sih ini agak mirip ya sama kejadian yang di Kaze no Stigma, yang ceritanya tokoh utama adalah keturunan keluarga powerful, jadi dia “dibebani” nama besar keluarga padahal dia sendiri tidak punya kemampuan  seperti layaknya para keturunan nama besar tersebut. Lalu dia memilih untuk menjauh dari keluarga besar itu dan hidup tenang, dan deket ama cewek di tempat itu. Cuma ya kalo di KnS itu cewek akhirnya mati mengenaskan di depan mata si tokoh utama sehingga akhirnya dia berubah. Entah kalo yang ini, meskipun kayaknya tone-nya nggak segelap itu, tapi mungkin aja sih.

 

Links

Machine-Doll wa Kizutsukanai

Numpuk yang mau ditulis … 

UMD_1
Ehem… itu tangan…

Mengambil setting di masa awal abad ke-20 (seperti era Sakura Taisen), diceritakan bahwa pada saat itu muncul sebuah ilmu baru yaitu Machinart di mana manusia menggabungkan pengetahuan tentang sihir (magic) dengan teknologi yang digunakan untuk keperluan militer. Manusia bisa menggunakan baik sihir maupun teknologi yang diwujudkan dalam bentuk automata, di mana setiap orang mempunyai automata dengan bentuk yang berbeda sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Automata ini bisa digunakan untuk bertempur dan untuk mendalami hal itu maka didirikan Walpurgis Royal Academy di London. Di akademi ini, selalu diadakan semacam turnamen di mana 100 orang siswa dengan prestasi  tertinggi dapat mengadu kemampuan dan yang terkuat akan mendapat gelar “Wiseman”.

Akabane Raishin adalah seorang anak dari Jepang yang mempelajari ilmu puppeteer, di mana dia bisa menggunakan sihir untuk mengendalikan sebuah ‘boneka hidup’ yang digerakkan dengan tenaga sihir, bernama Yaya (seiyuu: Harada Hitomi). Berkat sihir, Yaya bisa berperilaku seperti manusia biasa, tetapi karena dia adalah automata, Yaya mempunyai kekuatan yang besar dan memang didesain untuk pertarungan jarak dekat. Raishin dan Yaya datang ke Walpurgis untuk mengikuti turnamen karena Raishin mengatakan bahwa dia ingin merebut gelar Wiseman, meskipun tampaknya Raishin lebih didorong keinginan untuk mencari seseorang dan ingin membalas dendam. Namun perjuangan Raishin tidak hanya untuk menjadi Wiseman, tetapi dia sendiri harus berjuang agar bisa menjadi salah satu dari 100 murid terbaik untuk bisa mengikuti turnamen karena saat ujian masuk, dia berada di ranking nomor dua dari bawah …

 

My thoughts?

Okey … another moe-moe. Can’t say that I blame ’em, tapi ya terlepas dari itu, mungkin yang perlu diperhatikan adalah kenapa Raishin begitu bernafsu menjadi Wiseman. Motif balas dendam sih so far yang menonjol, dan sepertinya udah ketemu tuh orang yang dicari. Mungkin ada bagusnya di sini ada 2 ‘lapis’ perjuangan, sebelum bisa ikutan turnamen, dia harus bisa mencapai 100 terbaik dulu, jadi nggak semata-mata dateng langsung ikut turnamen dan sepanjang serial isinya babak kualifikasi sampe final. Tapi di sisi lain juga itu bisa malah bikin boring, alias kelamaan, karena ibaratnya ada 2 turnamen yang harus diselesaikan. Let’s just hope it won’t.

 

Links