animindo

anime . indonesia

Month: July 2014 Page 1 of 2

Barakamon

barakamon-splash

Handa Seishuu (seiyuu: Ono Daisuke) adalah seorang seniman kaligrafi muda yang berbakat, tetapi sayangnya, dia juga seorang yang sangat emosional. Pada saat seorang ahli kaligrafi senior mengatakan bahwa karyanya tidak menunjukkan suatu orisinalitas, Handa kehilangan kendali emosi dan langsung meninju orang tersebut. Sebagai hukuman, ayah Handa mengirim Handa ke pulau Gotou, sebuah pulau kecil dekat Kyushu dengan harapan Handa bisa belajar untuk mengendalikan diri.

Sesampainya di pulau itu, Handa benar-benar harus berusaha untuk menyesuaikan diri terutama dengan gaya kehidupan masyarakat setempat yang tentunya sangat berbeda dengan suasana kota besar. Di antara semua keunikan masyarakat setempat, ada seorang anak kecil yang dengan polosnya berusaha untuk berinteraksi dengan Handa. Bahkan anak kecil yang bernama Kotoishi Naru (seiyuu: Hara Suzuko) itu bisa mengomentari hasil karya Handa dan hal itu menyadarkan Handa. Sejak hari itu, kehidupan Handa mulai berubah sedikit demi sedikit.

My thoughts?

Ini slice-of-life yang menarik, jarang juga sih gue ngikutin yang beginian, makanya nggak bisa nyeritain panjang lebar. Hahaha. Tapi untuk Barakamon ini kayaknya bakalan gue coba ikutin. Baru episode 1 memang, tapi kayaknya tema yang diangkat sederhana aja, city boy, pindah ke pulau, hidup ala pedesaan, pertemanan dengan anak kecil, anger management, dst. Belum tau apakah akan ada cerita yang kompleks atau nggak ke depannya.

 

LINKS

Zankyou no Terror

Watanabe Shinichiro dan Kanno Yoko. Mengingatkan kembali ke Cowboy Bebop. 

zankyou-splash

Di sebuah fasilitas pemrosesan bahan bakar nuklir di Jepang, terjadi pencurian plutonium oleh 2 orang yang tak dikenal. Sebelum pergi, mereka sempat menuliskan kata “VON” dengan menggunakan cat merah.

Enam bulan setelah kejadian itu, di Tokyo tiba-tiba terjadi serangan teroris yang sebelumnya diawali dengan sebuah video yang diunggah di internet berisikan rekaman 2 orang yang mengaku berasal dari organisasi “Sphinx”. Mereka mengatakan bahwa pada jam 3 sore, Tokyo akan diselimuti oleh awan gelap. Dan pada kenyataannya pada jam 3 sore terjadi ledakan beruntun di sebuah gedung yang menimbulkan asap tebal.

Pencurian dan serangan itu direncanakan dan dilaksanakan oleh 2 orang anak laki-laki yang menyamar sebagai murid SMU. Mereka adalah Nine (seiyuu: Ishikawa Kaito) dan Twelve (seiyuu: Saitou Souma), di sekolah mereka menggunakan nama samaran Kokonoe Arata (Nine) dan Hisami Touji (Twelve). Pada hari pertama mereka masuk sekolah, Twelve melihat seorang anak perempuan sedang dibully oleh teman sekelasnya. Anak perempuan yang bernama Mishima Lisa (seiyuu: Tanezaki Atsumi) itu adalah seorang anak yang cenderung menutup diri dan selain menghadapi masalah di sekolah, tampaknya dia juga mengalami masalah di rumah. Selain itu, Lisa juga tampaknya mengalami gangguan makan (bulimia?).

Sesaat sebelum Nine dan Twelve melakukan aksi mereka, Lisa sempat memergoki Twelve. Twelve memberikan sebuah boneka kepada Lisa dan minta Lisa untuk memegang boneka tersebut sampai dia memberi perintah sebaliknya. Boneka itu adalah salah satu bom yang mereka buat dan akan mereka ledakkan. Twelve sengaja melakukan hal itu dan memberitahu Nine. Dia meminta Nine untuk memutuskan apa yang akan terjadi pada Lisa. Twelve sengaja membuat situasi seperti itu karena dia tahu bahwa terkadang Nine masih dihantui oleh masa lalu mereka di mana salah satu rekan mereka tidak berhasil mereka selamatkan ketika mereka melarikan diri dari suatu tempat. Dia ingin Nine bisa mengatasi hal itu dengan menghadapkannya pada situasi di mana Lisa terlibat.

Nine menghubungi Lisa melalui telepon dan memberinya dua pilihan, tetap di situ dan ikut menjadi korban atau bekerja sama dengan mereka berdua. Lisa mengatakan bahwa dia tidak ingin mati, maka Nine kemudian memberikan instruksi secara detail kepada Lisa dan Twelve datang untuk menjemputnya.

My thoughts?

Kayaknya seru nih. Siapa sebenernya Nine dan Twelve masih misterius, dan kilas balik yang ditunjukin mengindikasikan bahwa mereka tidak hanya berdua. Dari nama mereka yang hanya berupa nomor juga jelas bahwa mereka tidak sendirian, setidaknya masih ada 10 anak lagi. Tujuan dari aksi teror mereka pun belum ketauan untuk apa. Jadi ya … most likely, ngikutin. 

 

LINKS

Tokyo ESP

Gasp! Kagura dan Yomi! The famous Pocky-kissu! 

Tokyo-ESP

Nggak heran juga sih kalau ada mereka berdua di anime ini. Tokyo ESP adalah salah satu hasil karya dari Segawa Hajime, pencipta Ga-Rei. Jadi ya wajar aja kalau di Tokyo ESP (akan) muncul beberapa tokoh yang familiar buat yang pernah ngikutin manga Ga-Rei atau anime Ga-Rei:Zero. Dan sebenernya Tokyo ESP masih nggak jauh beda tema-nya dengan Ga-Rei.

Suatu hari di Tokyo, tiba-tiba muncul benda asing yang melayang di atas kota. ‘Benda’ itu ternyata adalah “Diet Building” alias gedung parlemen Jepang. Gedung itu bisa ‘terbang’ karena sedang dikuasai oleh para Espers, orang-orang dengan kekuatan supranatural. Mereka menyandera para anggota parlemen dan berencana menjatuhkan gedung tersebut di suatu tempat.

Selain Espers yang menguasai gedung parlemen, di tengah kota mulai terjadi kekacauan yang juga disebabkan oleh para Espers. Mereka membuat kekacauan dan mencelakai banyak orang yang mereka sebut sebagai “ningen” (manusia). Di tengah kekacauan itu, beberapa orang mulai mengharapkan datangnya “Shiroi Shoujo” ( = gadis putih), seorang anak perempuan berambut putih yang misterius. Dia selalu datang untuk menolong orang tetapi tidak ada satupun yang tau siapa dirinya yang sebenarnya. Orang hanya mempunyai fotonya dari belakang, tidak pernah terlihat wajahnya.

Shiroi Shoujo itu sebenarnya adalah Urushiba Rinka (seiyuu: Kidou Ibuki). Dia adalah seorang anak perempuan yang tinggal bersama ayahnya, Urushiba Rindo (seiyuu: Inada Tetsu) yang merupakan pensiunan polisi. Mereka hidup dalam kondisi yang pas-pasan sehingga Rinka harus bekerja sambilan di sebuah restoran.

Suatu hari, Rinka merasa dia berhalusinasi dan melihat banyak ikan beterbangan. Dan ketika dia bersentuhan dengan salah satu ikan itu, Rinka mendadak tidak sadarkan diri. Pada saat bangun, dia baru menyadari bahwa dirinya sekarang mempunyai kemampuan untuk menembus benda-benda mati, seperti dinding ataupun peluru.

Bersama dengan Kyotaro Azuma (seiyuu: Koumoto Keisuke), teman sekolahnya, yang juga mempunyai kekuatan supranatural berupa kemampuan untuk melakukan teleport, Rinka yang dididik oleh ayahnya untuk selalu menegakkan kebenaran dan keadilan menggunakan kekuatan yang mereka miliki untuk melawan Espers yang menggunakan kemampuan mereka untuk kejahatan. Tetapi mereka tidak tahu bahwa mereka akan berhadapan dengan sebuah organisasi Espers yang jauh lebih berbahaya daripada sekedar penjahat biasa.

My thoughts?

Gue dulu suka banget ikutin karya Segawa Hajime yang Ga-Rei, both anime dan manga. Jaman-jamannya Kagura dengan Byakuei-nya dan Ken-chan vs Yomi. Apalagi di opening Ga-Rei:Zero itu orang-orang berbaju orange langsung dibantai Yomi di episode 1. Hahaha. Short-lived characters.  Tapi di Tokyo ESP mereka hidup lamaan dikit. Hahaha. Jadi ya most likely, I’ll follow this one.  Dan … Ogata Megumi? Hisashiburi …

 

LINKS

aldnoah.zero

aldnoah-zero

Pada tahun 1972, dalam sebuah misi eksplorasi bulan, manusia menemukan adanya sebuah portal yang memungkinkan manusia melakukan perjalanan antar planet menuju Mars (lho? terus reruntuhan pesawatnya Sentinel Prime ke mana?) Dengan adanya penemuan ini, manusia memulai kolonisasi Mars. Ternyata di Mars, mereka menemukan teknologi asing dan kemudian manusia yang tinggal di Mars mengklaim semua teknologi itu untuk kepentingan mereka lalu mendirikan kerajaan Vers. Selain itu mereka juga memulai penyerangan terhadap manusia yang ada di bumi karena mereka merasa lebih superior.

Pada tahun 1999, terjadi peperangan besar di bulan dan mengakibatkan portal tadi meledak sehingga menimbulkan kehancuran sebagian permukaan bulan. Serpihan-serpihan bulan menjadi sekelompok asteroid yang berada di orbit bumi. Sementara itu orang-orang kerajaan Vers yang tidak dapat kembali ke Mars membuat koloni di antara asteroid tadi. Selama 15 tahun lamanya pihak Vers dan bumi mengadakan gencatan senjata, dan pada tahun 2014, putri Asseylum Vers Allusia (seiyuu: Amamiya Sora) memutuskan untuk turun ke bumi dengan tujuan membicarakan perdamaian antara Vers dan bumi, tetapi di bumi, iring-iringan mobil mereka diserang dengan menggunakan rudal dan salah satu rudal tersebut menghancurkan mobil Asseylum. Mengetahui hal itu, pihak Vers yang berada di orbit bumi segera melakukan penyerangan ke bumi dan berencana untuk membunuh semua “old humans”.

My thoughts?

Udah tahun 2014 tapi bumi masih adem ayem aja tuh…  ehem… Kalo liat trailer dan image yang beredar sebelum animenya nongol, sepertinya tokoh utama adalah Kaizuka Inaho (seiyuu: Hanae Natsuki), tapi di episode 1 nya, masih belum terfokus ke dia dan malah sepertinya lebih fokus ke Slaine Troyard (seiyuu:Ono Kensho) dan si putri. Atau memang mau memperkenalkan karakter yang lain dulu?   Dan kalo ngeliat list of characters … so many of them. Ada banyak banget karakter yang dimuat di official website! Tapi tenang, ada Urobuchi Gen. Jumlah itu bisa menyusut tajam.  *just kidding.

Anyway, kayaknya sih bakalan ngikutin yang ini, at least since it has mecha on it. And Kalafina. Hehehe.

 

LINKS

Akame ga Kill!

Akame-ga-Kill-splash

Tatsumi (seiyuu: Saitou Souma) adalah seorang pemuda dari sebuah desa yang terpencil dan miskin. Dia bersama kedua temannya, Ieyasu (seiyuu: Takahashi Kouji) dan Sayo (seiyuu: Komatsu Mikako), berangkat menuju ibukota dengan harapan bisa bergabung dengan pasukan kerajaan dan membawa pulang penghasilan mereka untuk membantu desa mereka yang kekurangan. Tetapi dalam perjalanan mereka terpisah akibat serangan para penjahat. Tatsumi akhirnya berkelana sendirian dengan harapan bisa bertemu mereka kembali di ibukota nantinya.

Sesampainya di ibukota, Tatsumi yang berasal dari pedesaan tertipu oleh seorang perempuan sehingga kehilangan semua uangnya dan ia pun ditolak masuk sebagai anggota pasukan kerajaan. Ketika dia sedang istirahat di pinggir jalan, datang seorang putri bangsawan bernama Aria (seiyuu: Satou Kanami) yang menawarkan tempat untuk tinggal kepada Tatsumi. Sesampainya di rumah Aria, Tatsumi diterima dan diperlakukan dengan baik oleh keluarga Aria. Ketika sedang menemani Aria ke kota, Tatsumi melihat ada poster kriminal yang sedang dicari.

Mereka adalah kelompok pembunuh (assassin) yang disebut “Night Raid”. Night Raid dikenal sebagai kelompok pembunuh yang sadis dan sasaran mereka umumnya adalah para bangsawan. Dan pada malam harinya, Night Raid ternyata datang menghampiri rumah keluarga Aria. Satu per satu anggota keluarga Aria dibantai oleh Night Raid dan tersisa Aria yang dibawa lari oleh salah satu pengawal ke sebuah gudang di halaman belakang rumah.

Tatsumi tiba di halaman itu bersamaan dengan salah satu anggota Night Raid yaitu Akame (seiyuu: Amamiya Sora) yang dengan cepat membunuh si pengawal dan berniat membunuh Aria. Tatsumi yang merasa sudah ditolong oleh Aria, mencoba melindungi Aria dari serangan Akame. Awalnya Akame sama sekali tidak menyerang Tatsumi dan mengatakan bahwa Tatsumi bukanlah sasarannya, tetapi karena Tatsumi mencoba menghalangi Akame, akhirnya Akame menyerangnya. Ketika Akame hampir membunuh Tatsumi, tiba-tiba serangan Akame dihentikan oleh seorang perempuan yang ternyata adalah perempuan yang telah menipu Tatsumi.

Leone (seiyuu: Asakawa Yuu), perempuan itu, mengatakan kepada Tatsumi bahwa orang yang dia lindungi (Aria) sebenarnya bukan orang yang layak untuk dilindungi. Leone mendobrak pintu gudang dan Tatsumi sangat terkejut ketika melihat bahwa gudang itu berisi banyak sekali mayat manusia yang telah disiksa. Tatsumi sangat terkejut ketika melihat bahwa salah satu mayat itu adalah mayat Sayo. Dan dia lebih terkejut lagi ketika melihat bahwa salah satu tahanan di situ adalah Ieyasu yang berada dalam kondisi mengenaskan. Ieyasu mengatakan bahwa Aria-lah yang telah menyiksa mereka berdua dan membunuh Sayo.

Mengetahui hal itu dan setelah mendengar sendiri pengakuan Aria, Tatsumi menghentikan Akame yang akan membunuh Aria dan langsung membunuh Aria dengan tangannya sendiri. Melihat hal itu, Leone menjadi tertarik kepada Tatsumi dan mengajaknya bergabung dengan Night Raid (setengah memaksa).

My thoughts?

Menurut gue ini menarik. Terutama penceritaannya, yang di awal sepertinya kayak petualangan yang happy-go-lucky, gaya Tatsumi ketika berhasil membantai Danger Beast (sebutan untuk monster), kemudian ekspresi teman-temannya saat dia menceritakan bahwa Ieyasu mungkin tersesat, dst. Tapi semua itu berubah drastis begitu Night Raid muncul. Si ibu dibunuh dengan menggunakan senjata seperti gunting raksasa (dipotong jadi 2 ), si ayah yang dicekik sampai mati, dan yang terakhir, si anak langsung ditebas oleh Tatsumi tanpa ragu, padahal pada awalnya dia pikir bahwa Aria adalah penolongnya. Dan gue nggak akan terlalu kaget kalo nanti ada anggota Night Raid yang tewas, ya namanya juga pembunuh, pasti suatu ketika bisa terbunuh juga. Kalo yang kemarin kan pembunuhnya nggak ada yang mati. 

Additional info

Para anggota Night Raid (dan musuh-musuh mereka nanti) mempunyai senjata yang istimewa. Senjata-senjata itu disebut sebagai Teigu. Diceritakan bahwa ada 48 Teigu yang diciptakan 900 tahun yang lalu menggunakan ilmu alkimis dan menggunakan sisa dari Danger Beast. Masing-masing Teigu hanya bisa digunakan oleh orang yang ‘cocok’. Bentuk Teigu sendiri bermacam-macam, ada yang pedang seperti milik Akame, atau baju zirah seperti yang digunakan salah satu anggota Night Raid, sampai ke sesuatu yang berbentuk mahluk.

 

LINKS

Shirogane no Ishi: Argevollen

Argevollen-splash

Bercerita tentang dua negara, Arandas dan Ingelmia yang berperang satu sama lain. Arandas adalah sebuah negeri yang kaya akan sumber daya alam, sementara Ingelmia adalah negara yang mempunyai kekuatan militer yang kuat. Pemimpin Ingelmia mengatakan bahwa tujuan Ingelmia menyerang Arandas adalah untuk membebaskan rakyat Arandas dari para petinggi negeri Arandas yang sibuk memperkaya diri sendiri sementara rakyatnya terlantar.

Selama ini Arandas mampu bertahan berkat benteng pertahanan mereka yang disebut sebagai “Great Wall”. Tetapi lama kelamaan pertahanan itu pun berhasil ditembus oleh pasukan Ingelmia. Ketika salah satu kota di wilayah Arandas jatuh ke tangan Ingelmia, sekelompok pasukan Arandas yang berada tidak jauh dari tempat itu memutuskan untuk mundur.

Dalam perjalanannya, mereka melihat ada sebuah truk sipil yang dikejar oleh sekelompok pasukan Ingelmia. Samonji Ukyou (seiyuu: Tsuchida Hiroshi), pemimpin kelompok itu, memilih untuk mengamati dulu situasi sementara anak buahnya, Susumu Tokimune (seiyuu: Osaka Ryouta) memilih untuk menolong truk yang diserang. Tokimune melihat ada seorang perempuan yang selamat dan keluar dari truk yang berhenti akibat serangan musuh. Tetapi karena dia maju sendiri maka pihak musuh dengan mudah bisa mengepung dan mengalahkan Tokimune. Ketika dia sedang terdesak, Silfy Appleton (seiyuu: Sakurai Harumi) rekan satu timnya datang menolong.

Jamie Hazaford (seiyuu: Ounishi Saori), perempuan yang dilihat oleh Tokimune sedang sibuk mencoba membuka muatan yang ada di truk ketika Tokimune datang menghampirinya. Jamie mengatakan bahwa muatan yang mereka bawa adalah sesuatu yang sangat berharga dan dia tidak ingin muatan itu jatuh ke tangan musuh. Muatan yang dimaksud oleh Jamie ternyata adalah sebuah robot yang bentuknya sangat berbeda dari semua robot yang digunakan oleh kedua pihak. Jamie yang bukan pilot, meminta Tokimune untuk mengendalikan robot tersebut dan menggunakannya untuk mengalahkan robot musuh.

Robot yang diberi nama Argevollen tersebut ternyata mempunyai kemampuan dan kecepatan yang jauh lebih superior dibandingkan robot-robot lainnya. Meskipun agak sulit bagi Tokimune untuk mengendalikannya (karena tidak terbiasa), tetapi dia berhasil mengalahkan lawan-lawannya dengan mudah dan cepat, sebelum tiba-tiba robot tersebut berhenti berfungsi dengan sendirinya.

My thoughts?

Hmm … cerita model begini sih udah lumayan sering ya. Pembukaannya hampir sama semua: perang antara 2 pihak, masing-masing punya mecha, trus tiba-tiba ada salah satu pihak yang mengembangkan mecha model baru, dikejar-kejar oleh musuh, saat terdesak mau gak mau si robot prototype langsung digunakan, dst, dst. Dan biasanya nanti tengah-tengah musuhnya juga punya yang setara, hehehe. Atau tambah bonus, entar tengah-tengah ada romance dengan pihak lawan (ngarang.com) 

Anyway, if it’s mecha anime, then most likely gue akan coba ikutin, tapi kalo boring tengah-tengah ya gue tinggalin kayak si Nobunaga the Fool yang lalu.

 

LINKS

Sword Art Online II

Anime yang paling ditunggu untuk musim panas. 

sword-art-online-season-2

Satu tahun setelah insiden SAO (kayaknya ALO nggak dianggep ya? ) Kirito dan Asuna menjalani hidup mereka di dunia nyata seperti orang biasa. Tetapi sebenarnya Kirito sempat bertemu dengan Kikuoka Seijirou (seiyuu Morikawa Toshiyuki), anggota kesatuan khusus dari Japanese Self Defense Force yang membidangi teknologi virtual reality (yang dulu pernah mewawancara Kirito di SAO Extra Edition).

Kali ini Seijirou meminta pertolongan Kirito untuk menyelidiki kasus kematian beberapa pemain game virtual baru yaitu Gun Gale Online. Sebuah game virtual di mana para playernya menggunakan senjata utama berupa senjata api, meskipun di dalamnya tetap tersedia pilihan senjata sejenis lightsaber dan pisau. Semua korban meninggal dengan hasil otopsi menunjukkan adanya henti jantung mendadak. Berbeda dengan kasus SAO di mana para korban meninggal menunjukkan adanya tanda kerusakan pada otak akibat alat yang digunakan untuk login.

Menurut informasi yang dikumpulkan oleh Seijirou, kemungkinan semua kejadian tersebut berkaitan dengan seorang player dalam GGO yang menggunakan nama Death Gun. Death Gun sepertinya mempunyai “kemampuan” untuk membunuh player lain di dunia nyata melalui GGO. Mengenai bagaimana caranya, Seijirou meminta bantuan Kirito untuk ikut berpartisipasi dalam game dan melakukan observasi.

My thoughts?

Ya it’s Kirito saving the day lagi sih sebenernya. Cuma di “Phantom Bullet Arc” ini Kirito nggak ditemani Asuna dalam banyak kejadian, karena dia akan lebih banyak berinteraksi dengan karakter bernama Sinon (seiyuu Sawashiro Miyuki, yay), seorang sniper. Dan avatar Kirito di GGO ini bentuknya lebih mirip ke cewek.

Yang menarik sebenernya ada di percakapan Kirito dan Asuna tentang perkembangan teknologi VR dan bagaimana Kirito ingin menjadi bagian dari pengembangan itu. Di situ Kirito membicarakan mengenai pengembangan fulldive teknologi secara maksimal, dan mungkin(!) yang dibicarakan Kirito adalah cikal bakal dari teknologi Accel World. (Bahkan dulu ada yang sempat berteori kalau Kuroyuki dari Accel World adalah putri dari Kirito dan Asuna. )

 

LINKS

Sabagebu!

Hello Summer … 

sabagebu

Sonokawa Momoka (seiyuu Ohashi Ayaka) baru saja pindah sekolah karena pekerjaan orang tuanya. Di hari pertamanya berangkat ke sekolah, saat berada dalam kereta, ada seorang bapak yang ingin mengganggunya ketika tiba-tiba seorang anak perempuan menodongkan pistol ke arahnya. Timbullah keributan di kereta dan meskipun si anak perempuan itu sebenarnya ‘menolong’ Momoka, tetapi polisi KA justru malah menangkapnya karena membawa senjata.

Sesampainya di sekolah, Momoka terkejut ketika melihat ternyata anak perempuan yang menolongnya adalah salah satu murid di sekolahnya. Karena penasaran, Momoka kemudian mengikutinya ke hutan di lingkungan sekolah. Di situ Momoka melihat ada sebuah kabin dengan tulisan “Survival Game Club” dan secara tiba-tiba dia terkena perangkap. Dalam keadaan tertangkap, Momoka melihat bahwa di dalam kabin itu ada 4 orang anak perempuan (termasuk yang diikutinya) dan masing-masing memegang senjata.

Ternyata mereka adalah anggota klub Survival Game (Sabage) yang terdiri dari Ootori Mio (seiyuu Uchiyama Yumi) kakak kelas Momoka dan ketua dari Sabagebu, Kyoudo Maya (seiyuu Lynn) siswi kelas dua yang bekerja paruh waktu sebagai gravure idol, Kasugano Urara (seiyuu Ookubo Rumi) siswi kelas satu yang punya kecenderungan sadis dan Gotoukushi Kaya (seiyuu Tooyama Nao) yang bergabung dengan klub itu karena menyukai cosplay. Senjata yang mereka gunakan adalah air soft gun dan masing-masing mempunyai senjata favorit.

Momoka awalnya tidak berminat untuk bergabung bersama mereka tetapi dia ditipu oleh Mio untuk menuliskan namanya di form pendaftaran anggota klub dan sejak itu Momoka memulai hari-harinya di klub tersebut.

My thoughts?

Shikyubu next gen? 

Ya mungkin itu kesan pertama yang pasti muncul buat semua yang pernah nonton Shikyubu kali ya. Cuma di sini bedanya ada di tokoh utama, kalo Shikyubu tokoh utamanya kan agak-agak introvert awalnya dan butuh boost untuk mendorong rasa percaya dirinya sehingga bergabung secara sukarela, kalo yang ini tokoh utamanya udah cukup pede dan ‘terjebak’ untuk bergabung.  Anyway, kayaknya menarik, jadi ya coba diikutin aja.

 

LINKS

Farewell to the Spring

Banyak anime musim semi yang udah pada (di)selesai(kan). Dan seperti biasa, ada yang memang ceritanya sampai di situ, ada juga yang hung over alias masih ngegantung. Ada beberapa judul yang gue nggak sempat bikin ulasannya karena ya … real life reasons. Banyak kerjaan … 

Anyways … Berikut ini judul-judul yang sudah gue tonton dan sudah mencapai ending, atau setidaknya episode terakhir di musim semi. Yang belum pernah gue ulas ya … dirapel aja di sini.

Akuma no Riddle

Akuma-chibis

Secara keseluruhan sebenernya cukup menarik. 12 pembunuh dengan berbagai latar belakang disatukan dalam sebuah kelas dan mereka mempunyai misi membunuh satu orang yaitu murid ke-13, Ichinose Haru. Salah satu dari 12 pembunuh tadi yaitu Azuma Tokaku berubah pikiran dan memutuskan untuk menjadi pelindung Haru, melawan ke-11 pembunuh yang lain. Pada akhirnya alasan mengapa satu kelas itu berisi pembunuh adalah untuk membangkitkan kemampuan ‘queen bee’ dari Haru yang ternyata merupakan anggota sebuah clan yang terkenal dengan kemampuan untuk memanipulasi orang agar melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya, seperti halnya seekor ratu lebah yang dikelilingi oleh lebah pekerja yang setia kepada sang ratu.

Endingnya … hmm … agak gimana ya … kurang greget? Soalnya ini cerita tentang kehidupan yang ‘keras’ dan berbahaya. Kehilangan nyawa itu sudah bukan sesuatu yang aneh kalo buat orang yang pekerjaannya membunuh orang lain kan? Tapi ya dari ke-11 pembunuh yang tersingkir, ternyata nggak ada satu pun yang mati. Bahkan pasangan-romeo-and-juliet yang ceritanya si juliet ditusuk pisau dan romeo minum racun, nggak mati. Amazing. Mungkin maksudnya supaya jadi happily ever after kali ya. Medetashi … Medetashi …

Soredemo Sekai wa Utsukushii

soreseka-chibi

Anime drama/romance ini sebenernya buat gue one of the best romance anime untuk musim semi. Overall meskipun sifatnya drama, tapi nggak cengeng. Padahal sebenernya ya sederhana banget sih ceritanya, tentang kisah cinta raja muda yang menguasai kerajaan terbesar dengan seorang putri yang berasal dari salah satu kerajaan kecil di negeri itu dan bagaimana hubungan mereka bisa terjalin. Tentunya dengan berbagai halangan seperti adanya upaya membunuh sang raja, atau si putri, dan usaha untuk memisahkan mereka yang dilakukan oleh seseorang yang sangat dekat dengan si putri, dll.

Endingnya … not bad. Bahkan masih terbuka kemungkinan untuk season 2. Lagu pemanggil hujannya lumayan juga. Ended nicely. At least for now. Hehehe.

Sidonia no Kishi

Sidonia-Izana

Endingnya? Nggak cocok kalo dibilang ending juga. End of a battle yes, tapi end of story? Not. Masih nggantung banget. Masih banyak yang belum diceritakan meskipun sudah disinggung-singgung seperti misalnya Ochiai’s mind, lalu sekelompok “dewan” yang mirip SEELE di Evangelion, kelanjutan kehidupan Kunato, dll. Season 2 mungkin? 

No Game No Life

NGNL-Jibril-drool

Endingnya, ya belum ending juga pastinya. Sora dan Shiro baru berhasil “mengalahkan” (karena pada akhirnya mereka kerja sama) Exceed Flugel dan Warbeast. Baru sampe situ aja. Masih banyak Exceed yang lainnya, jadi ya bolehlah expecting season 2. Tapi nggak tau kenapa Noge Nora ini rasanya seru aja diikutin. Mungkin karena gue tertarik sama strategi Sora dan Shiro dalam menyelesaikan suatu permainan, meskipun kadang kemampuan intelejensia Shiro memang rasanya terlalu hebat, but hey, it was fun. Dan ini satu-satunya yang ada Sawashiro-nya di spring yang gue tonton 

Bokura wa Minna Kawaisou

Boku-Mayumi

Menurut gue sih ini potensial jadi cerita never ending, alias ya muter-muter aja begitu, tanpa ‘penutup’. Kecuali mungkin kalo suatu waktu nanti, penulisnya pengen menyelesaikan, atau ya kondisi ‘pasar’ yang mengharuskan untuk tamat dengan status to be or not to be buat Ritsu x Usa.

Gokukoku no Brynhildr

brynhildr-chibis

Excited with the opening. Itu awalnya sih, tapi makin ke belakang makin berasa ini anime ngos-ngosan alias diburu-buru. Setelah episode 9 deh atau setelah lagu openingnya ganti. Langsung berasa banget semuanya serba cepet-cepet jadi berasa nggak enak nontonnya. Cerita jadi berasa nggak karuan. Hexenjagd juga dimunculinnya kayak last minute banget sampe nggak berasa peran mereka di situ apa. Udah gitu endingnya … hmm … terutama Kazumi. Itu udah kebelah dua kok masih idup ya? Luar biasa. Abis itu masih tertolong pula ama Hatsuna. Lebih hebat lagi kan? Buat gue ini ending yang paling nggak bagus buat anime spring. Sayang aja semuanya diburu-buru supaya selesai.

Black Bullet

BB-chibis

Hmm … Gue penasaran sebenernya pengen liat kelanjutan Black Bullet, terutama setelah Kisara menunjukkan ‘sisi gelap’-nya. Pengen tau aja bagaimana Rentaro menghadapi “Queen”-nya setelah dia melihat sendiri kekejaman Kisara terhadap kakaknya. Endingnya … ya sama seperti yang lain-lain di atas … itu bukan final ending.

 

All in all, gue yang paling enjoy nontonnya itu adalah Noge Nora dan Soreseka. Anyway … that’s all for spring.  Untuk yang summer … mudah-mudahan banyak yang ceritanya bagus, dan hopefully nggak ada yang keburu-buru namatin, jadi berasa nggak enak liatnya.

Black Bullet

Aria? Oh bukan, itu Scarlet Bullet. 

Black-Bullet-Splash

Pada suatu ketika, dunia manusia dikejutkan oleh adanya penyebaran Gastrea Virus. Semua yang terinfeksi berubah menjadi monster dan menyerang manusia. Peperangan antara manusia dengan Gastrea pun terjadi, dan akhirnya manusia menemukan benda yang bisa membunuh Gastrea yaitu sejenis logam berwarna hitam yang bernama Varanium. Dengan adanya varanium, manusia mempunyai kesempatan untuk melawan Gastrea. Dan manusia mulai membangun dinding-dinding Varanium untuk menangkal para monster Gastrea. Tetapi di sisi lain, mulai muncul anak-anak yang lahir dengan terinfeksi virus Gastrea, tetapi tidak berubah menjadi monster dan hanya berjenis kelamin perempuan saja. Anak-anak yang mempunyai kemampuan yang melebihi manusia biasa ini kemudian disisihkan oleh masyarakat dan disebut sebagai “Cursed Children”.

Sepuluh tahun sejak pertempuran pertama manusia dengan Gastrea, mulai banyak bermunculan penjaga keamanan sipil yang terdiri dari pasangan Initiator (cursed children) dan seorang Promoter (manusia biasa) yang menjadi pembimbingnya. Satomi Rentaro (seiyuu Kaji Yuuki) adalah seorang Promoter dan dia berpartner dengan seorang cursed child bernama Aihara Enju (seiyuu Hidaka Rina). Mereka berdua bekerja untuk Tendo Civil Security milik Tendo Kisara (seiyuu Horie Yui), teman masa kecil Rentaro yang berasal dari keluarga Tendo yang cukup berpengaruh namun dia memilih meninggalkan keluarga itu karena ada konflik.

Suatu ketika terjadi keanehan di mana Gastrea mampu merusak dinding Varanium yang dulu telah dibangun oleh keluarga Tendo. Sebagai akibatnya maka Tokyo Area yang tidak terlindungi Varanium terancam akan diserang oleh Gastrea. Untuk mengatasinya Rentaro dan Enju beserta para Promoter-Initiator lain maju ke garis pertahanan dan menjadi satu-satunya harapan untuk mengalahkan Gastrea. Sementara itu, Kisara menemukan bukti-bukti bahwa ternyata kakaknya terlibat dalam penggelapan dana yang seharusnya digunakan untuk membuat dinding Varanium tersebut.

 

LINKS

Gokukoku no Brynhildr

Murakami Ryota masih selalu teringat akan kejadian yang menimpa dirinya dan Kuro Neko, teman masa kecilnya. Mereka berdua terjatuh dari ketinggian dan ketika Ryota sadar di rumah sakit, dia diberitahu bahwa Neko telah tewas.

 

Ketika Ryota sudah berada di SMU, dia masih sering datang ke sebuah observatorium tua dan memanfaatkan teleskop yang ada untuk melihat bintang-bintang. Ryota bertekad untuk membuktikan keberadaan alien sebagai upayanya untuk mengenang Neko. Dan betapa terkejutnya Ryota ketika pada suatu hari ada murid baru di sekolahnya yang bernama Kuroha Neko. Neko mempunyai wajah yang sama persis seperti teman masa kecil Ryota.

Ryota akhirnya mengetahui bahwa Neko yang ditemuinya sekarang sebenarnya bukan manusia biasa, dan dia menjelaskan bahwa dirinya disebut sebagai witch. Para witch adalah anak-anak perempuan dengan kemampuan supranatural yang dijadikan bahan percobaan oleh sebuah organisasi rahasia. Pada tengkuk mereka dipasangi alat yang bisa membunuh mereka apabila alat tersebut dikeluarkan. Selain alat itu, para witch juga harus mengkonsumsi obat khusus setelah jangka waktu tertentu, kalau tidak maka mereka akan mati.

Neko sendiri adalah salah seorang witch yang berhasil melarikan diri dari laboratorium itu dan berusaha untuk hidup normal. Selain Neko, juga ada Tachibana Kana, witch dengan kemampuan untuk melihat kilasan masa depan tetapi lumpuh seluruh tubuh, Kazumi Schlierenzauer yang mempunyai kemampuan meretas komputer, dan beberapa witch lain yang akhirnya bergabung/berteman dengan mereka seperti Takatori Kotori, Tokou Nanami dan Wakabayashi Hatsuna. Ryota memutuskan untuk membantu mereka dan mengijinkan mereka tinggal di observatorium tua itu sambil berusaha mencari cara untuk mendapatkan pil yang dapat memperpanjang ‘nyawa’ para witch tersebut.

LINKS

Sidonia no Kishi

Sidonia-no-Kishi-small

Bercerita tentang kejadian di masa depan di mana manusia sudah berkelana di luar angkasa dalam sebuah pesawat raksasa bernama “Sidonia” yang dibuat menyatu dengan sebongkah batu raksasa yang katanya merupakan sisa pecahan dari bumi. Disebut “sisa” karena diceritakan bahwa pada masa itu, bumi sudah lama hancur, dan penyebab kehancurannya adalah mahluk asing yang disebut sebagai “Gauna”. Gauna terus memburu manusia dan peperangan antara Gauna dan manusia telah berlangsung ratusan tahun. Manusia sendiri menciptakan robot yang bernama “Garde” dan senjata berbentuk seperti tombak yang dinamakan “Kabizashi”. Dikatakan bahwa hanya Kabizashi yang mampu membunuh Gauna dengan cara ditusukkan ke “core” nya.

Suatu ketika Sidonia dihebohkan oleh kemunculan seorang pemuda yang menyusup ke pabrik makanan dan mencoba mencuri beras. Pemuda itu adalah Tanikaze Nagate (seiyuu Osaka Ryota) yang hampir seumur hidupnya dia habiskan di ‘bawah tanah’ Sidonia dan sehari-harinya dia melatih dirinya dalam sebuah simulator Garde.

Uniknya lagi, Nagate ternyata adalah manusia yang berbeda dengan orang-orang yang ada di Sidonia. Dengan kemajuan teknologi, manusia telah berhasil merekayasa genetika mereka sehingga bisa bertahan hidup dengan cara fotosintesis (seperti tanaman). Dengan cara itu manusia tidak perlu mengkonsumsi bahan makanan yang banyak untuk bertahan hidup. Nagate tidak punya kemampuan itu sehingga dia masih memerlukan makan seperti manusia “jaman kuno”.

Pemimpin pasukan Sidonia, Kobayashi (seiyuu Ohara Sayaka), mengetahui siapa sebenarnya “kakek” yang membesarkan Nagate. Karena itu dia mengambil alih kasus Nagate dan menjadi ‘wali’nya. Ketika mengetahui bahwa Gauna datang menyerang, Nagate bersedia dikirim bersama dengan yang lain. Tetapi Nagate mengalami kesulitan mengendalikan Garde yang baru karena dia terbiasa berlatih dengan simulator Garde seri lama. Oleh karena itu Kobayashi mengijinkan Nagate menggunakan satu-satunya Garde Mark 17 yang disebut Tsugumori. Tsugumori adalah Garde yang pernah dipiloti oleh pilot Ace legendaris, Saitou Hiroki yang juga merupakan orang yang telah membesarkan Nagate (dan bahwa Nagate adalah clone dari Hiroki)

Dengan diijinkannya Nagate menggunakan Garde Hiroki, salah satu pilot muda Sidonia, Kunato Norio (seiyuu Sakurai Takahiro) merasa tersaingi dan dia membenci Nagate karena selama ini dia merasa bahwa dirinya adalah pilot terbaik dan bahwa dia adalah orang yang seharusnya mengendalikan Tsugumori, bukan Nagate. Akibat kebenciannya itu Kunato kemudian menjebak Nagate agar Nagate mengalami kegagalan, tetapi sebagai akibatnya salah satu pilot Garde, Hoshijiro Shizuka (seiyuu Suzaki Aya) yang disukai oleh Nagate, tewas.

Meskipun dibayang-bayangi perasaan bersalah, Nagate pada akhirnya tetap bisa menjalankan tugas-tugasnya dan dia bahkan menjadi ‘ace’ pilot yang telah berhasil membunuh banyak Gauna. Dia menghampiri Kunato di rumahnya dan mengatakan bahwa setelah apa yang dilakukan Kunato, dia tetap akan melindungi semua orang yang ada di Sidonia (termasuk Kunato) dan dia tetap mengharapkan Kunato yang menutup diri mau kembali menjadi pilot Garde dan melindungi Sidonia.

Additional info

Season ke-2 sepertinya sudah dipersiapkan dan diberi judul Sidonia no Kishi: Dai-kyuu Wakusei Seneki ( シドニアの騎士 第九惑星戦役 ), rencananya episode awal akan tayang streaming tanggal 23 November 2014

LINKS

Page 1 of 2

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén