Soukyuu no Fafner EXODUS

Satu lagi judul Soukyuu no Fafner setelah Soukyuu no Fafner: Dead Agressor (TV Series, 2004), Soukyuu no Fafner: RIGHT OF LEFT (TV Special, 2005), dan Soukyuu no Fafner: HEAVEN AND EARTH (Movie, 2010). EXODUS ini mengambil timeline 2 tahun setelah kejadian HEAVEN AND EARTH.

Secara singkat, Soukyuu no Fafner menceritakan tentang peperangan antara umat manusia melawan alien yang disebut sebagai Festum. Perbedaan kekuatan antara keduanya sangat jauh dan manusia mulai mengalami kekalahan. Tetapi kemudian manusia berhasil menggunakan bagian dari Festum untuk dipakai sebagai sumber tenaga yang bisa menggerakkan robot yang disebut sebagai Fafner.

Di awal cerita Soukyuu no Fafner, dikisahkan bahwa ada sebuah pulau yang seolah-olah seperti sebuah negara kecil di mana penduduknya hidup normal dan damai. Tetapi sebenarnya pulau itu adalah pulau buatan yang dilindungi oleh semacam perisai yang membuat mereka tidak terlihat oleh Festum. Selain terlindung dari Festum, sebenarnya perisai itu juga ditujukan untuk melindungi pulau tersebut dari manusia lain karena di pulau inilah pertama kalinya manusia bisa menggunakan kekuatan Festum dan menciptakan Fafner.

Suatu ketika tanpa diduga, salah satu Festum berhasil menemukan pulau itu dan memulai penyerangan. Di tengah kekacauan, pilot yang seharusnya mengemudikan Fafner terbunuh. Untuk menyelamatkan penduduk, maka Makabe Kazuki (seiyuu: Ishii Makoto) kemudian mengemudikan Fafner dengan bantuan Minashiro Soushi (seiyuu: Kiyasu Kouhei). Tetapi menjadi pilot Fafner ternyata memberi dampak kepada tubuh Kazuki dan meskipun pada akhirnya dia berhasil mengalahkan Festum tetapi dia sendiri mengalami kecacatan.

Di Heaven and Earth, ceritanya mengambil masa 2 tahun setelah serial TV tadi, di mana Kazuki yang sudah hampir buta dan lumpuh total menunggu Soushi yang berjanji akan kembali ke Tatsumiyajima. Ketika ditemukan sebuah kapal selam tak berawak, Kazuki sempat mengira yang ada di dalamnya adalah Soushi tetapi ternyata bukan. Yang ada di dalamnya adalah anak bernama Kurusu Misao yang mengatakan bahwa dia dikirim oleh Soushi. Kedatangan Misao ini juga diikuti oleh kemunculan Festum dan peperangan baru pun dimulai lagi.

fafner-2004

Exodus diawali dengan sebuah narasi dari Minashiro Soushi yang menceritakan sedikit tentang awal terjadinya cerita Fafner, dan kehidupan di Tatsumiyajima pasca kejadian Heaven and Earth. Di mana Kazuki mulai pulih meskipun belum sepenuhnya, Tatsumiyajima sudah kembali seperti semula, dan kemunculan pasukan manusia bumi yang mengatakan bahwa mereka membawa “harapan” dan ingin mempertemukan “harapan” mereka dengan “harapan” yang ada di Tatsumiyajima. Tetapi kedatangan mereka ke pulau juga disertai dengan serangan dari Festum.

My thoughts?

Hirai Hisashi, hisashiburi. Terakhir sih Majestic Prince ya dia yang bikin karakternya. Designnya langsung ketauan kalo buatan dia.

Fafner sendiri sih waktu itu kayaknya lumayan populer juga, bersaing sama Ghost in the Shell Stand Alone Complex, Samurai Champloo, Samurai 7 dll. Kalo nggak kan ya nggak mungkin juga dilanjut-lanjutin sama Sunrise. Hahaha.

Anyway, dulu sih nggak terlalu ngikutin, mungkin sekarang ngikutin, tapi bisa aja cuma setengah jalan. 

 

LINKS

Junketsu no Maria

Maria The Virgin Witch … Hmm … Kenapa harus disebutkan gitu ya? Apa memang virgin witch itu sesuatu yang langka? Dan kalau lengkapnya, itu judul jadi Junketsu no Maria ~ Sorcière de gré, pucelle de force … yang artinya … *liat contekan dulu … Maria the Virgin Witch ~ Witch by will, Maiden by force …

Ceritanya, sekitar abad ke-18, pada masa terjadinya perang antara Inggris dengan Perancis, ada seorang penyihir dari pihak Perancis yang merupakan salah satu penyihir terkuat yaitu Maria (seiyuu: Kanemoto Hisako).

junketsu-charas

Maria tidak menyukai peperangan, oleh karena itu dia selalu mengintervensi peperangan yang terjadi untuk menghentikannya, meskipun kadang-kadang dia melakukannya dengan berlebihan. Dalam melakukan aksinya, Maria dibantu oleh succubus dan incubus miliknya yaitu, Artemis (seiyuu: Hikasa Yoko) dan Priapos (seiyuu: Komatsu Mikako). Dia juga dibantu oleh seorang pemuda bernama Joseph (seiyuu: Ono Kensho) yang biasanya datang membawakan pesan kepada Maria. Karena tindakannya itu, Maria dicintai oleh rakyat tetapi dia dianggap sebagai kekuatan jahat oleh pihak gereja.

Tindakan-tindakan Maria menarik perhatian Archangel Michael (seiyuu: Inoue Kikuko), yang menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh Maria telah mengganggu rencana yang sudah ditakdirkan. Dan karena Maria masih perawan, maka Archangel Michael kemudian memutuskan bahwa Maria akan kehilangan kekuatannya pada saat ketika dia kehilangan keperawanannya. Michael pun mengirim salah satu malaikat yaitu Ezekiel (seiyuu: Hanazawa Kana) untuk mengawasi Maria.

My thoughts?

Exactly seperti kalimat yang di awal tadi. Memang harusnya witch itu udah nggak virgin ya? Baru tau juga.  Bahkan Archangel Michael pun bikin ‘kutukan’ nya juga begitu. Hahaha.

Ya memang itu sih gue yakin benerannya ya nggak gitu juga, cuma ya ‘nyeleneh’ juga bisa kepikiran ide cerita kayak gitu. Asal jangan kena ama yang fanatik aja, bisa panjang urusan.

Dan sekedar info aja, anime ini muncul versi pre-air nya tanggal 4 Januari 2015 lalu. Kalo anime official nya tayang mulai 11 Januari 2015 ini.

 

LINKS

Kantai Collection

Atau KanColle.

Suatu ketika dari kedalaman laut, muncul armada tak dikenal yang menyerang dan mendesak manusia ‘keluar’ dari wilayah laut. Mereka disebut sebagai “Abyssal Fleet”. Kekuatan Abyssal Fleet jauh lebih besar daripada kekuatan militer manusia. Tetapi kemudian muncullah armada manusia yang terdiri dari perempuan yang bisa ‘bergabung’ dengan mesin perang angkatan laut. Armada ini disebut sebagai Kantai Collection. Hanya mereka yang terlahir dengan kemampuan tertentu yang bisa menjadi anggota KanColle dan mereka adalah representasi dari mesin/kapal perang tertentu.

Fubuki (seiyuu: Uesaka Sumire) adalah murid baru di akademi KanColle. Dia sama sekali belum pernah diterjunkan ke medan perang sesungguhnya, tetapi pada saat dia baru datang ke akademi, ternyata muncul perintah dari Nagato (seiyuu: Sakura Ayane) untuk berangkat bersama dengan armada Akagi (seiyuu: Fujita Saki) yang sangat dikagumi oleh Fubuki. Sejak itu Fubuki berjanji akan berusaha sekuat tenaga agar suatu hari nanti dia dapat bergabung dengan armada Akagi.

 

My thoughts?

Ini termasuk salah satu yang gue tunggu sebenernya. Model-model mecha musume kayak Strike Witches series di mana karakter cewek (yang biasanya moe) “digabungkan” dengan mesin perang. Dan kebetulannya, KanColle ini temanya naval battle, alias pertempuran yang melibatkan kapal laut, my favorite battle theme (speaking of which, subconsciously, gue juga sukanya Sakamoto Mio dari Strike Witches, and she’s with the Navy … )

FYI (yang muncul di episode 1 aja. Kalo semuanya … )

  • Fubuki, Mutsuki, dan Yuudachi adalah destroyer class ship
  • Nagato dan Mutsu adalah dreadnought battleship class ship
  • Akagi dan Kaga adalah aircraft carrier class ship
  • Sendai, Jintsu, dan Naka adalah cruiser class ship

LINKS

Military!

Salah satu TV Short yang muncul musim ini.

Ceritanya, suatu hari Souhei Yano (seiyuu: Yamaya Yoshitaka) dikejutkan oleh adanya sebuah tank yang menerobos masuk ke rumahnya. Dari dalam tank muncul seorang anak perempuan bernama Letnan Lutgalnikov (seiyuu: Touyama Nao) yang menodongkan senjata ke Yano sementara satu orang lagi, Letnan Dua Haruka (seiyuu: Sakura Ayane) tersungkur karena terlempar keluar dari tank.

Mereka berdua mengatakan bahwa ayah Yano-lah yang telah mengirim mereka ke situ untuk melindungi Yano. Ternyata ayah Yano, yang sebenarnya hanyalah seorang salesman, secara tidak sengaja terlibat dalam peperangan antara dua negara dan dia dikira adalah seorang tentara bayaran. Lucunya, ayah Yano sepertinya justru malah mengubah arah peperangan sehingga dia malah dianggap sebagai seseorang yang berperan penting. Oleh karena itu, maka banyak pihak yang ingin mengincar Yano.

My thoughts?

Ya … ini sih seperti kebanyakan TV Shorts, lucu-lucuan. Kayak dulu ada juga tuh model-model Kill Me Baby!

Yang menarik adalah di ending credits-nya muncul lagi Creators in Pack YOGYAKARTA dan Creators in Pack JAKARTA. Mereka ini adalah orang-orang yang tergabung dalam sebuah studio (Yogyakarta dan Jakarta) yang memfokuskan diri pada bidang coloring. Sebelumnya mereka juga sudah terlibat dalam proyek Grisaia no Kajitsu (musim lalu, which is gue lupa untuk masukin ke bagian TRIVIA)

 

Anyway, mudah-mudahan ini adalah pembuka jalan untuk pengembangan bakat-bakat baru di Indonesia terutama di bidang animasi.

GO INDONESIA! 

LINKS

Scarlett Johansson / Kusanagi Motoko

Coba aja deh masukin dua nama itu ke search engine

Hasilnya?

You’ve probably guessed it.

Yep. Udah dikonfirmasi oleh beberapa situs berita bahwa memang beneran Scarlett Johansson dipastikan akan memegang peran utama dalam upcoming movie Ghost In The Shell buatan Dreamworks. Dan kalo bicara Ghost in the Shell, berarti tokoh utamanya adalah Lt. Kusanagi Motoko.

 

Rumor soal akan ‘diboyong’-nya GITS ke Hollywood sebenernya sudah beredar cukup lama dan awalnya yang berminat adalah Sony dan Universal Studios tetapi pada akhirnya malah jatuh ke ‘tangan’ Dreamworks, dan waktu itu disebut-sebut Steven Spielberg (yang juga merupakan Co-Founder Dreamworks) ikut berperan serta dalam mewujudkan hal itu. Tapi sepertinya berita ini nggak terlalu menonjol karena waktu itu yang lebih ‘bergaung’ beritanya adalah (rencana) adaptasi AKIRA yang katanya akan dilakukan oleh perusahaan milik Leonardo di Caprio. Disusul dengan berita ‘bocornya’ script AKIRA versi Hollywood yang dengan sukses menuai protes dan kecaman dari para fans anime terutama fans AKIRA. Gelombang protes itu muncul karena kalau memang bener script bocor itu adalah yang akan dipakai, maka para penonton (yang pastinya akan didominasi mereka-mereka yang suka AKIRA) nantinya akan disuguhi sebuah tontonan live action AKIRA yang menampilkan karakter-karakter yang … berbeda dengan AKIRA aslinya. 

Sampai saat ini, menurut kabar, produksi film ini belum mendapat persetujuan penuh. Tapi dengan direkrutnya Scar-Jo, sepertinya nggak lama lagi hal itu akan terwujud. Dan selain pemeran utama, proyek ini juga sudah mempunyai sutradara yaitu Rupert Sanders (Snow White and the Huntsman), William Wheeler sebagai penulis naskah, dan Avi Arad (Marvel) sebagai salah satu produser.

 

Ghost in the Shell sendiri adalah hasil karya Masamune Shirow dengan judul Jepang “Koukaku Kidou-tai”. Shirow lebih menyukai judul Ghost in the Shell tetapi pihak penerbit lebih memilih menggunakan Koukaku Kidou-tai. Pada tahun 1995 diangkat ke dalam format anime yang muncul pertama kali sebagai sebuah movie. Menceritakan tentang kesatuan khusus anti cyberterrorist yang disebut sebagai Section9. Kesatuan ini dipimpin oleh seorang letnan perempuan bernama Kusanagi Motoko, yang seluruh tubuhnya sudah direkayasa dengan menggunakan teknologi cyborg. Pada masa itu, manusia sudah bisa menciptakan teknologi yang memungkinkan otak (pikiran) manusia terhubung dengan cyberspace, bahkan bisa ‘transfer’ pikiran seperti layaknya sebuah data. Kemajuan teknologi ini juga memicu munculnya kejahatan baru di mana seorang hacker bisa memanipulasi pikiran seseorang melalui cyberspace.

 

Pada tahun 2002 dirilis sebuah serial televisi dengan judul Ghost in the Shell: Stand Alone Complex, yang menampilkan cerita yang sedikit berbeda tetapi tetap dengan karakter yang sama. Pada tahun 2004 dirilis Ghost in the Shell: Innocence yang mengambil bab Man-Machine Interface dari manga. Tahun 2006, dirilis Ghost in the Shell: Solid State Society yang merupakan penutup dari serial televisi. Dan yang terbaru adalah pada tahun 2013, Ghost in the Shell: ARISE yang dirilis dalam bentuk movie dan terdiri dari 4 movie.

My thoughts?

Masih lebih banyak khawatir-nya daripada excited-nya. Let’s face it. Anime sama Hollywood itu sering (selalu?) nggak ‘sejalan’. Banyak judul-judul yang kabarnya sudah “dipegang” seperti Shinseiki Evangelion (Shinseiki Evangelion), Cowboy Bebop (yang katanya mas Keanu udah berminat memerankan Spike Spiegel), Kite (ini juga katanya udah ngontrak Samuel L. Jackson jadi salah satu pemeran), Daiku Maryu Gaiking (yang heboh waktu muncul trailernya di Youtube), sampe ke Uchuu Senkan Yamato (seriously? Ini kan kapal “musuh besar” jaman Perang Dunia dan so far yang buatan Jepang udah bagus banget). Atau ya yang tadi disebutin misalnya, AKIRA. Belum sampe kejadian sih, tapi kalo script itu memang beneran ada … 

Pernah ada yang liat versi live action Hokuto no Ken (Fist of the North Star)? Atau Mach Go Go Go (Speed Racer)? Contoh lainnya ya … Dragonball: Evolution. Ada yang sampe berminat nonton 2x kah? Ada temen yang komentar setelah nonton film itu:

Gue telah menyia-nyiakan satu jam dalam hidup gue dengan nonton film ini

Belum lagi yang diangkat dari game, seperti: Street Fighter (halloo, hadou-ken nya kok cuma kayak kilatan lampu blitz numpang lewat?), atau yang belakangan Street Fighter yang fokus ke Chun Li? Mortal Kombat mungkin?

Dari dunia manga juga sebenernya ada, seperti Oldboy karya Minegishi Nobuaki dan Tsuchiya Goron yang diadaptasi oleh Spike Lee dengan judul sama. Review yang lumayan bagus mungkin baru muncul di Edge of Tomorrow – nya Tom Cruise. Meskipun bukan diangkat dari anime atau manga, film yang diangkat dari novel (yang belakangan juga muncul versi manga-nya) karya Sakurazaka Hiroshi dengan judul asli All You Need Is Kill ini nggak terlalu parah, meskipun ya … nggak tau juga kenapa judulnya harus diganti. Toh “All You Need Is Kill” juga udah ‘barat’ ini.

Kalo liat judul-judul di atas itu, gue rasa sih wajar kalo banyak yang khawatir (termasuk gue). Scar-Jo mungkin memang nama yang bisa diandalkan dan gue rasa teknologi perfilman Hollywood mampu memvisualisasikan dunia Ghost in the Shell dengan apik, tapi (!), seberapa ‘setia’nya cerita Ghost in the Shell ini nanti kepada karya aslinya? Hal yang simpel misalnya, apakah Scar-Jo akan menjadi Kusanagi Motoko? Atau tiba-tiba menjadi Letnan Entah-siapa dengan nama yang lebih “Hollywood”?