James Blood (seiyuu: Kase Yasuyuki) adalah seorang anggota Special Service of Crime (SSC) yang merupakan sebuah cabang khusus dari kepolisian London dengan angka keberhasilan menangkap penjahat yang tinggi meskipun dalam melaksanakan tugasnya, James seringkali tidak mengikuti protokol yang baku.

Sarah Sinclair (seiyuu: Kaida Yuuko) adalah seorang pengacara yang merupakan asisten jaksa Monica Campbell (seiyuu: Shibuya Haruka). Dia menyaksikan sendiri kejadian di mana dia seharusnya bertemu Monica dan ketika akan menyeberang tiba-tiba Monica langsung jatuh dan meninggal.

Di upacara pemakaman Monica, James bertemu dengan Sarah dan Sarah mengatakan bahwa dia melihat Monica membawa tas tetapi ketika dia menghampiri Monica untuk menolongnya, dia tidak melihat tas Monica di situ. Hal ini menimbulkan kecurigaan James tentang kematian Monica yang mendadak. Dia meminta Sarah untuk mencoba mencari petunjuk mengenai kasus yang sedang ditangani Monica.

Sarah yang sedang membereskan ruangan Monica setelah kematiannya, secara tidak sengaja menemukan dokumen rahasia yang disimpan oleh Monica dan dokumen itu berisi foto beberapa orang dengan sejenis ‘topeng’ yang mirip seperti lembaran kertas. Sarah kemudian menghubungi James dan ketika dia sampai di kantor SSC, ternyata di situ muncul Grimm (seiyuu: Karasuma Yuuichi), seorang pembunuh sadis yang pernah ditangkap oleh James, dan dikabarkan sudah meninggal di penjara. Grimm yang muncul di kantor SSC itu secara misterius mempunyai kekuatan fisik yang luar biasa dan dia bisa mengubah wajahnya sesuai keinginan dengan menggunakan semacam topeng seperti yang ada dalam dokumen Monica.

James dan Sarah kemudian memutuskan untuk menyelidiki kematian Monica sekaligus mencari tahu misteri tentang topeng ‘kertas’ yang digunakan oleh Grimm serta misteri tentang kematian beberapa narapidana yang dipenjara di tempat yang sama dengan Grimm. Dan dalam penyelidikannya, James tidak menduga bahwa dia akan bertemu dengan seseorang yang dikenalnya di masa lalu, dan sekarang dia harus berhadapan dengan orang itu.

My thoughts?

Mirip dengan Psycho-pass di beberapa poin, tapi juga nggak plek sama. Jadi kalo suka dengan tipe crime-fighting dengan twist, mungkin akan seneng ngikutin serial ini. Meskipun menurut pendapat gue ya, yang ini masih kurang greget sih (dan jangan dibandingin sama Psycho-pass S2, karena terus terang gue nggak begitu suka yang S2. Hahaha)

Penceritaannya lumayan cepet juga, dari mulai menetapkan latar belakang cerita dan memperkenalkan karakter-karakter utamanya, meskipun gue sempet ‘miss’ waktu menceritakan latar belakang Harry Creighton (seiyuu: Uchiyama Kouki) karena memang pas nonton episode itu agak ngantuk 🤣 tapi cukup jelas untuk diikutin setelahnya.

Kalo ditelusurin lebih jauh, kejadian gue ‘agak ngantuk’ tadi mungkin karena merasa ya agak standar juga sih sebenernya. Maksudnya, dengan memperkenalkan Harry dan ngasih sedikit background kayak gitu, gue udah langsung tau kalo, okay James vs Harry, incoming. Hahaha. Bahkan episode awal yang ‘memperkenalkan’ tokoh Grimm pun rasanya ya datar aja, malah sepertinya setiap kali James menghadapi Grimm, faktor keberuntungan melulu yang berperan, dan berulang. Lucky James. 🙄

Yang menarik adalah, serial ini diproduksi eksklusif untuk Netflix (lagi). Sepertinya memang Netflix lagi getol-getolnya memproduksi anime-anime untuk ditayangkan, atau tepatnya, di-streaming-kan eksklusif. Ya nggak masalah sih sebenernya, jadi nggak rugi juga langganan. Hahaha. Tapi nggak tau kenapa, kebetulan aja yang gue tonton, aura-nya agak-agak gelap gini (yang lalu gue nonton B the Beginning), naluri kali ya? Atau memang Netflix secara eksklusif milih yang genre-nya begini? 😅

Anyway, kalo mau coba nonton, bolehlah. Kan ada gratis 1 bulan tuh dari Netflix. Kebut aja nonton, abis itu terserah mau lanjut langganan atau nggak. Ini bukan iklan Netflix lho ya. 😆