animindo

anime . indonesia

Tag: Anime Page 10 of 11

Mirai Nikki

Amano Yukiteru (Yuki) adalah seorang anak yang tertutup dan selalu menyendiri. Sebisa mungkin dia menghindari berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya dan selalu menyibukkan dirinya dengan menulis sebuah diary/jurnal menggunakan telepon selularnya. Yuki juga mempunyai teman khayalan yang disebut Deus ex Machina, penguasa ruang dan waktu.

Ternyata Deus bukan sekedar teman khayalan Yuki, dan Deus mengubah diary Yuki yang selama ini berisi cerita tentang apa yang dilihat/diamati oleh Yuki menjadi sebuah diary yang menceritakan apa yang akan terjadi di masa depan. Pada awalnya Yuki menikmati “kehebatan” diary-nya, tetapi kemudian Deus mengatakan bahwa Yuki harus berpartisipasi dalam sebuah survival game, di mana Yuki dan sebelas orang lain yang diberi diary istimewa juga, harus bertarung satu sama lain sehingga tinggal tersisa satu pemenang yang akan menjadi penerus Deus.

Dalam permainan tersebut, ke-12 partisipan harus menggunakan keistimewaan diary masing-masing untuk bisa mengalahkan dan membunuh lawan-lawannya. Yuki pada awalnya berusaha untuk tidak terlibat, tetapi nyawanya terus menerus terancam. Dalam keadaan terancam ini, Yuki selalu ditolong oleh Gasai Yuno, teman sekelas yang terobsesi pada dirinya. Yuki akhirnya setuju untuk bekerja sama dengan Yuno yang ternyata juga seorang pemegang diary di mana diary-nya berisi segala sesuatu yang terjadi atas Yuki. Tetapi di balik itu semua, ternyata Yuno juga mempunyai sebuah rahasia yang lebih dalam.

[spoiler]
Yuki yang semula ingin menyerah dalam permainan ini, akhirnya berubah setelah kedua orang tuanya menjadi korban. Yuno mengatakan bahwa bila Yuki berhasil membunuh semua peserta yang lain, ia akan menjadi penguasa ruang dan waktu, sehingga ia akan bisa menghidupkan kembali kedua orang tuanya. Atas dorongan Yuno ini, Yuki kemudian berubah menjadi seseorang yang menggunakan segala cara untuk memenangkan permainan itu. Setelah tinggal dirinya dan Yuno yang tersisa, Yuki mulai mengetahui identitas Yuno yang asli dan apa tujuannya mendorong Yuki untuk menjadi pemenang.
[/spoiler]

Fate/Zero Episode 5

Pertarungan Saber dengan Lancer terhenti karena kedatangan Rider (Iskandar), yang dengan tenang menawarkan kepada Saber dan Lancer untuk menjadi anak buahnya dalam memperebutkan Holy Grail. Namun bisa ditebak, keduanya tidak tertarik dengan tawaran tersebut. Di tengah pembicaraan itu, Rider menyebutkan bahwa di situ ada ‘pihak lain’ yang juga tertarik dengan pertarungan antara Saber dan Lancer.

Ketika Rider mengatakan hal itu, muncullah Archer (Gilgamesh) yang kemudian bermaksud mengalahkan ketiga Servant yang ada. Namun ketika ia mulai membuka Gate of Babylon untuk mengeluarkan Hougu (Noble Phantasm), tiba-tiba muncul sosok bayangan hitam. Ia adalah Berserker, yang berwujud seorang knight yang mengenakan armor tetapi diselimuti oleh hawa kegelapan. Archer kemudian menyerang Berserker yang menurutnya tidak sopan karena mengangkat wajahnya dan melihat dirinya ^^;

Berserker ternyata adalah Servant yang tidak bisa dianggap remeh. Dia mampu menangkap Noble Phantasm Archer dan menggunakannya sebagai senjata. Hal itu adalah kemampuan Berserker di mana apapun yang ia pegang bisa ia jadikan senjata sekaligus Noble Phantasm-nya. Archer yang mulai kesal pun diperintah oleh Tokiomi untuk mundur. Ketika Archer mundur dan Berserker melihat Saber, ia pun mendadak menjadi liar dan menyerang Saber. Saber yang tangannya terluka, mengalami kesulitan dan ketika ia dalam keadaan terdesak, Lancer menolongnya. Sebagai sesama ksatria, Lancer mengatakan bahwa Saber sedang dalam pertempuran dengan dengan dirinya, oleh karena itu dia tidak ingin Berserker menyerang Saber sebelum ia menyelesaikan pertarungannya.

Meskipun Lancer bersikap ksatria, tetapi Master-nya, berpendapat lain. Ia justru menggunakan perintahnya untuk memaksa Lancer bekerja sama dengan Berserker untuk membunuh Saber. Meskipun tidak setuju tetapi Lancer tidak bisa menolak perintah tersebut. Pada saat Saber terdesak untuk kedua kalinya, Rider tiba-tiba menolong dan menyerang Berserker. Ia pun mengatakan kepada Master Lancer untuk segera mundur kalau tidak ingin Lancer ia serang bersama dengan Saber, dan bahwa keputusannya itu telah merendahkan martabat Lancer sebagai seorang ksatria.

Satu lagi episode yang bagus dari Fate/Zero. Menarik sekali melihat bagaimana para staf animasi menggambarkan Berserker yang dengan kecepatan dan kemampuannya bisa mengatasi semua serangan Gilgamesh dengan menggunakan senjata milik Gilgamesh sendiri. Spirit yang di-summon di Fate/Zero kebanyakan memang merupakan tokoh penguasa/raja, seperti Gilgamesh, Arthur, dan Iskandar. Dan di episode ini, Rider menunjukkan ‘kualitas’-nya sebagai seorang raja sekaligus ksatria. Dari ke-7 Servant, hanya Caster saja yang tidak ‘hadir’ di tempat pertarungan. Tetapi dia mengawasi dari jauh, dan kalau di Fate/Stay Night yang terobsesi pada Saber adalah Gilgamesh, sementara di Fate/Zero Caster-lah yang terobsesi pada Saber. ^^;

 

[spoiler intro=”About” title=”Berserker”]

Yang jelas di Fate/Zero ini Berserkernya lebih keren bentuknya dibandingkan Heracles di Fate/Stay Night. Dan di situ jelas bahwa Berserker menjadi ‘ganas’ ketika melihat Saber. Di sisa-sisa kesadarannya dia masih mengenali orang yang pernah menjadi rajanya. Yep, Berserker di Fate/Zero adalah Lancelot du Lac (Lancelot of the Lake), First Knight-nya King Arthur yang menurut legenda pada akhirnya berselingkuh dengan Guinevere. Penggambaran gaya bertarung Lancelot/Berserker sangat menarik, di mana dia mampu menggunakan apa saja sebagai senjata, yang menunjukkan keahlian Lancelot sebagai seorang knight.

[/spoiler]

Persona 4 Episode 4

Meyambung minggu lalu, kali ini Narukami dan Yosuke serta Kuma kembali menjelajahi dunia dalam televisi. Kali ini, kelompok mereka bertambah satu tenaga tempur, yakni Chie.

[spoiler]Shadow Yukiko terlahir dari perasaan Yukiko yang merasa terkekang oleh kehidupannya sebagai calon penerus penginapan keluarganya. Satu-satunya ‘harapan’ bagi Yukiko selama ini hanyalah Chie, yang selalu menemani dan melindunginya dari berbagai hal. Tapi, ketika suatu hari Chie berkomentar ‘apa boleh buat’, Yukiko merasa Chie tidak peduli lagi padanya. Tapi, Narukami mengingatkan Yukiko bahwa Chie menghadapi bahaya di dunia dalam TV demi menolong Yukiko, dan seharusnya perhatian itu sudah merupakan jawaban baginya. Shadow Yukiko pun menghilang setelah Yukiko mengakui itu bagian dari dirinya, dan menjadi Persona Konohana Sakuya.

Uwah, walaupun sudah main gamenya, anime ini memang nggak bisa dianggap sama persis. Banyak penambahan detail, seperti perasaan Yukiko mengasosiasikan diri dengan anak burung yang ditolongnya, atau apesnya Yosuke yang dicuekin habis-habisan oleh Chie (sampai diketawai Kuma).

Adapun Persona baru Narukami yang digunakan dalam episode kali ini adalah Aramitama – yang terlahir lewat arcana Chariot (simbol dari pertemanan dengan Chie).[/spoiler]
Menilik trailer episode berikut, sepertinya bukan pola ‘Ada orang di mayonaka – Orang hilang – Party in action’, tapi akan menyorot kehidupan sekolah Narukami. Mungkin, kegiatan klub dan cewek mencurigakan?

Trivia: アンゴ

Dalam Un-Go episode 3, tampak Inga sedang mencari manga dan ia menemukan yang berjudul “Twopiece”. Bentuk cover dan penulisan judulnya mirip sekali dengan manga “One Piece” karya Oda Eiichiro.

Guilty Crown Episode 3

Inori tiba-tiba muncul jadi murid baru di sekolah Shu. Dan, ternyata Inori juga dengan mudah bisa masuk ke apartemen Shu dan mengatakan akan tinggal di situ juga. Kedatangan Inori ke sekolah Shu sebenarnya bukan untuk memata-matai Shu, tetapi justru untuk mencari seseorang yang ternyata merupakan saksi dari kejadian di mana Shu menunjukkan kekuatannya untuk mengalahkan GHQ. Gai mengatakan kepada Shu bahwa hal itu bisa membahayakan nyawa Shu sendiri karena saksi tersebut bisa melaporkan identitas Shu kepada GHQ.

Di episode ini juga diungkapkan bahwa Gai ternyata mempunyai kemampuan untuk melihat “Void” seseorang. Ia bisa melihat Void yang dimiliki oleh seseorang tetapi tidak bisa mewujudkan/menggunakannya seperti Shu. Saat kejadian, Gai melihat ada Void lain yang ada di tempat itu. Orang tersebut diketahui adalah salah seorang murid sekolah Shu. Ia sedang berada di sana untuk mendapatkan obat terlarang yang disebut “Norma Gene”, tetapi mereka hanya bisa mengetahui nama julukannya saja yaitu “Sugar”.

Shu dan Inori pun mulai mencari Sugar dengan cara mencoba menarik Void dari teman-teman di sekolahnya. Shu yang awalnya enggan akhirnya mau melakukan setelah mengetahui bahwa ternyata orang yang Voidnya “ditarik” keluar oleh Shu, tidak akan ingat apa yang telah terjadi. Namun Shu sendiri juga belum terbiasa melakukan hal itu sehingga sempat terjadi kekacauan. Shu pun akhirnya mengetahui siapa sebenarnya Sugar, tetapi ia meminta Inori untuk tidak membunuhnya. Hal tersebut ternyata pada akhirnya membuat Shu harus berhadapan dengan GHQ…

Tidak banyak action-nya, tapi ada unsur komedi sedikit. Mungkin maksudnya calm before the storm. Tapi ada beberapa hal yang menarik seperti: Gai yang ternyata mempunyai kemampuan untuk melihat Void tetapi tidak bisa “mengambil”-nya. Seandainya waktu itu ia mendapatkan kekuatan yang sekarang dimiliki Shu, tentunya dia akan menjadi hebat sekali. ^^;

Hal lain yang juga menarik, ternyata ibu Shu adalah salah satu peneliti senior di laboratorium GHQ. Sepertinya ke depan nanti, kenyataan ini bakalan menjadi konflik buat Shu yang sekarang “bekerja” untuk Undertaker, lawan GHQ.

Dan ternyata Shu juga tidak bodoh atau terlalu apatis terhadap sekitar.(Thank God :D) Dia bisa mendeduksi bahwa Gai mempunyai kekuatan tersembunyi, dia juga bisa menemukan Sugar sebelum Inori mengidentifikasi Voidnya. Walaupun pada akhirnya dia harus menghadapi konsekuensi dari keputusan yang dia ambil. Gai pun sepertinya juga memberikan Shu dan Inori kebebasan untuk menentukan langkah yang diambil, tetapi belum diketahui juga apakah ada rencana tertentu di balik semua itu mengingat bahwa dia adalah seorang ahli strategi yang hebat…

Gekijouban Macross F: Sayonara no Tsubasa

Finally, nonton juga ini movie. RAW sih, tapi ya dengan kemampuan terbatas, dikit-dikit ngerti apa yang terjadi. That’s the good thing of watching Japanese anime. It was so expressive that you can just watch, and you’ll know what happened *exaggerating mode* 😀

SPOILER up ahead. Read at your own risk! *buat yang belum nonton* 😀

Read More

Trivia: マクロス フロンティア

Dalam movie ke-2 Macross Frontier yang berjudul Sayonara wo Tsubasa, sekitar menit ke 07:00, tampak di latar belakang layar yang menayangkan cuplikan-cuplikan anime dari karya-karya Osamu Tezuka seperti Tetsuwan Atom dan Black Jack.

Arthur vs. Diarmuid

 

Barusan nonton Fate/Zero episode 4 and it was amazing! Fight scene antara Saber (Arthur, King of Knights) vs. Lancer (Diarmuid Ua Duibhne, Warrior of Fianna) bagus. Jauh lebih bagus daripada pertarungan Archer vs. Lancer atau Saber vs. Berserker di Fate/Stay Night. Diarmuid dengan Gae Dearg dan Gae Buidhe-nya berhasil melukai Saber sekaligus juga bisa mengetahui senjata asli Saber yang selalu ditutupinya dengan udara.

Bisa dibilang sebagian besar adegan di episode ini isinya pertarungan Saber vs. Lancer. Tapi nggak apa-apa, it’s a good scene. Gue suka gayanya Lancer yang ini, despite menurut gue ‘curse’ nya dia agak … apa ya … nggak nyambung ama kemampuannya, meskipun sebenernya ngebantu juga terutama kalo musuhnya cewek yang nggak punya kemampuan menolak magic. ^^;

Gaya bertarungnya yang membawa 2 tombak sekaligus, plus kecepatannya (Lancer class memang punya agility yang tinggi), bisa mengimbangi Saber class yang memang kelas terkuat dari 7 kelas Servant. Memang Lancer termasuk 3 besar, cuma di F/SN si Lancer ini (Chu Chulainn) jadi Servant luntang lantung, gak punya Master dan rasanya pertarungan Lancer juga kurang gitu seru di F/SN.

Anyway, like I said before, F/Z udah pasti jadi tontonan wajib season ini, along with P4a, ama GC, but that’s another entry. Judul-judul lain lumayan menghibur, dan buat gue lebih baik daripada musim lalu yang… 🙁

Ben-to

 

Satou Yo mendapati dirinya terkapar di lantai sebuah toko swalayan dengan ingatan yang hanya sekilas-sekilas. Kebingungannya akan apa yang telah terjadi akhirnya terjawab; Ia kalah dalam “pertarungan” memperebutkan bento (sejenis paket makanan siap saji) yang dijual di swalayan tersebut. Pada jam-jam tertentu, pihak swalayan akan menjual bento-bento tersebut dengan setengah harga asli. Di daerah pemukiman yang banyak berisi siswa sekolah itu, bento murah adalah sesuatu yang sangat berharga untuk diperebutkan oleh gerombolan “serigala” lapar. Sebagai akibatnya, setiap jam-jam tertentu, perebutan bento itu terjadi dan pemenangnya adalah yang berhasil mengalahkan lawan-lawannya.

Dalam pertarungan itu, Yo bertemu dengan “Ice Witch” seorang anak perempuan yang sangat ahli dalam bertarung memperebutkan bento, dan hampir selalu bisa dipastikan bahwa dialah pemenangnya. Belakangan Yo baru mengetahui bahwa dia adalah kakak kelasnya di sekolah yang bernama Yarizui Sen. Sen pun mengajak Yo untuk bergabung dalam klub sekolah yang diketuainya, Half-priced Food Lovers. Yo ditemani oleh seorang anak perempuan lain yang juga selalu mengikuti kejadian-kejadian di swalayan itu yang bernama Oshiroi Hana. Sementara ketua organisasi siswa, Shiraume Ume, yang tidak suka melihat Yo terlalu dekat dengan Hana, kerap kali menghajarnya atau “menculik” Hana agar tidak terlalu dekat dengan Yo. Sejak bergabung dengan klub ini, Yo pun mulai belajar mengasah kemampuannya sehingga ia bisa “bertarung” dengan para “serigala” lapar lainnya.

Trivia: 神のみぞ知るセカイ

Dalam anime Kami no Mizo Shiru Sekai (The World God Only Knows) episode 3, tampak tokoh utama Katsuragi Keima sedang mengayuh sepeda yang dihubungkan dengan kereta yang berbentuk kepala Zaku (Kidou Senshi Gundam)

Misoshiru Zaku

Boku ha Tomodachi ga Sukunai

Hasegawa Kodaka adalah seorang murid pindahan di St. Chronica Academy. Dia selalu mengalami kesulitan untuk mendapatkan teman karena penampilannya yang menurut kebanyakan orang terlihat “menakutkan” bahkan dianggap seperti berandalan. Hal ini dikarenakan Kodaka adalah seorang anak blasteran sehingga ia mempunyai rambut pirang dan tatapan mata yang tajam, padahal sebenarnya dia adalah anak yang baik hati.

Suatu hari, tanpa sengaja ia memergoki Mikazuki Yozora, salah satu murid di kelasnya, sedang berbicara dengan “teman khayalan”-nya. Seperti halnya Kodaka, Yozora juga tidak punya teman dan ia sendiri cenderung sinis kepada orang lain. Menyadari adanya kesamaan antara keduanya, mereka (lebih tepatnya, Yozora) memutuskan untuk membuat klub kegiatan yang bertujuan meningkatkan kemampuan bersosialisasi mereka dan untuk memperoleh lebih banyak teman.

Klub ini kemudian mendapat beberapa anggota tambahan seperti Kashiwazaki Sena, gadis yang populer di antara para murid laki-laki tetapi dijauhi oleh murid perempuan. Ia ingin bisa mendapatkan teman yang sesungguhnya (terutama perempuan), bukan seperti para murid laki-laki yang mendekatinya karena suka kepadanya. Selain Sena, ada Kusunoki Yukimura, adik kelas Kodaka yang bergabung dengan harapan bisa mencontoh Kodaka yang dianggap sebagai “jagoan” yang ditakuti. Serta beberapa anggota lain seperti adik Kodaka sendiri yaitu Hasegawa Kobato.

Un-Go

Yuki Shinjuro adalah seorang detektif yang pernah mengalami kecelakaan dan hampir tewas tetapi ditolong oleh Inga. Dalam keseharian, Inga berpenampilan seperti seorang anak remaja, tetapi dalam keadaan tertentu ia dapat berubah menjadi sosok wanita dewasa dengan kekuatan misterius yaitu, ia dapat “memaksa” seseorang untuk menjawab satu pertanyaan darinya dengan jujur. Kekuatan ini membantu Shinjuro dalam menyelesaikan kasus-kasus yang tengah ia selidiki.

Suatu ketika, Shinjuro dan Inga datang ke sebuah pesta yang diadakan oleh seorang tokoh yang sedang diduga melakukan kejahatan oleh kepolisian. Di pesta ini Shinjuro bertemu dengan Kaisho Rie, putri dari Kaisho Rinroku, seorang detektif terkenal yang biasa memecahkan sebuah kasus dari ruang kerjanya dengan bantuan komputer. Keadaan dalam pesta mendadak berubah ketika sang tokoh ditemukan tewas tertusuk pisau, dan seorang polisi wanita yang diduga pelakunya juga ditemukan tewas di kamar mandi. Rie yang pada awalnya tidak percaya pada kemampuan Shinjuro, yang dikenal dengan julukan “The Defeated Detective”, akhirnya mengakui kemampuan deduksi Shinjuro yang berhasil memecahkan kasus tersebut.

Page 10 of 11

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén