My Best Anime per Year: 2000-2010 (2002): Juuni Kokki

2002: 12 Kokki

Image source: danbooru
JudulJuuni Kokki / 十二国記 / 12 Kokki / 12 Kingdoms
TipeTV Series (45 episode)
Tayang09 April 2002 – 30 Agustus 2003
Genreisekai, fantasy, drama, action, adventure
StafKarya asli: Ono Fuyumi
Sutradara: Kobayashi Tsuneo, Kurihara Hibari
Desain karakter: Kusumoto Yuuko, Tanaka Hiroto
Music: Ryou Kunihiko
KarakterNakajima Youko (seiyuu: Hisakawa Aya)
Keiki (seiyuu: Koyasu Takehito)
Rakushun (seiyuu: Suzumura Kenichi)
Enho (seiyuu: Nishimura Tomomichi)
Gahou (seiyuu: Nakata Katsuhiro)
Asano Ikuya (seiyuu: Ueda Yuuji)
Sugimoto Yuka (seiyuu: Ishizu Aya)

Nakajima Youko adalah seorang remaja yang merasa rendah diri karena dianggap aneh oleh orang-orang di sekitarnya, terutama karena warna rambutnya yang berbeda. Suatu hari di sekolah, datang Keiki, seorang laki-laki misterius yang memanggilnya “Yang Mulia” dan mengajaknya untuk pergi ke dunia lain. Saat Youko sedang kebingungan mengenai apa yang dimaksud oleh Keiki, sekolah itu diserang oleh beberapa monster. Di dalam kekacauan yang terjadi, Youko dibawa oleh Keiki dan tanpa sengaja beberapa orang teman sekelasnya pun ikut terbawa masuk ke dunia lain.

Dunia tempat Youko berada sekarang adalah sebuah dunia di mana terdapat 12 kerajaan yang masing-masing dipimpin oleh seorang raja/ratu dan didampingi oleh mahluk yang disebut sebagai “Ki”. Semua nama Ki selalu diawali dengan nama kerajaan, seperti halnya Keiki, yang berarti dia adalah Ki dari kerajaan Kei. Di dunia 12 kerajaan ini, penguasa sebuah kerajaan adalah seseorang yang telah dipilih oleh para “dewa” dan hanya bisa ditemukan oleh Ki. Dikatakan bahwa mahluk Ki yang berwujud asli seperti unicorn ini hanya akan menyembah penguasa kerajaan yang diwakilinya. Jadi ketika Keiki menyembah Youko, maka sudah pasti dia adalah penguasa kerajaan Kei.

Dalam perjalanannya menuju ke tahta kerajaan, Youko yang pada awalnya tidak (sempat) dibawa Keiki langsung ke kerajaan, harus belajar banyak mengenai dunia yang asing baginya seorang diri, sehingga dia menjadi tahu persis apa yang terjadi kepada rakyat kerajaannya yang pada saat itu berada dalam status ‘tanpa penguasa’ dan hanya dikuasai oleh segelintir pejabat kerajaan yang korup. Dia akhirnya berteman dengan berbagai macam kalangan termasuk Rakushun, mahluk cerdas yang berwujud seperti tikus dan dapat mengubah penampilannya menjadi seorang pemuda. Rakushun yang cerdas banyak membantu Youko dalam usahanya memperbaiki kerusakan yang terjadi di kerajaan Kei dan menjadi pemimpin yang baik.


Best anime 2002 buat gue adalah no brainer, dan nggak pake lama-lama langsung pilih 12 Kokki alias 12 Kingdoms. The Best Isekai Anime by far. Yes, ini anime isekai dan yes, ini adalah yang paling bagus.

Novel 12 Kokki ini sebenernya tidak bercerita tentang Youko aja. Sesuai namanya, ada 12 kerajaan yang diceritakan dengan masing-masing konflik dan problematikanya, tapi yang diangkat ke versi anime memang lebih difokuskan ke alur Youko (dan ada sedikit kerajaan En yang dipimpin Shouryuu)

Image source: wikipedia

Kalo memang mau cari isekai yang punya bobot cerita yang bagus, ya jelas ini rekomendasi yang nomer 1. Karakter-karakter yang ada di anime ini berkembang seiring berjalannya cerita. Agak berat memang, dan mungkin agak berasa lambat di awal, tapi bermakna dan punya dampak yang jelas sepanjang cerita. Youko sebagai fokus utama di alur cerita kerajaan Kei ini juga nggak berlarut-larut, dia belajar dan beradaptasi. Bahkan Asano, temen cowoknya di sekolah yang ikut kebawa ke situ, meskipun dalam beberapa kesempatan keliatan menyebalkan, tapi pada akhirnya juga dia punya andil dalam perjalanan cerita.

Beberapa catatan kecil untuk anime ini (atau yang mau coba nonton), anime ini banyak menekankan pada alur, kronologi, dan interaksi antar tokohnya. Topik yang dibahas juga nggak sekedar ketabrak truk, pindah ke isekai terus jadi manusia paling kuat di situ yang siap membangun harem. Jadi kalo mau ikutin anime ini, harus perhatiin dialog-dialognya, urutan kejadiannya, dan inget karakter ini dari mana, dia siapa, apa peranannya.

Satu ‘kekurangannya’ adalah, cerita berhenti di episode 45. Mungkin karena arc Youko harusnya sudah selesai dan pindah ke kerajaan lain. Seperti tadi udah dibilang, material sumbernya adalah novel di mana Youko bukan satu-satunya karakter utama. Barangkali dari pihak produsen melihat kalo ganti fokus tokoh belum tentu bisa dapet perhatian kayak waktu fokus ke Youko. Jadi jangan kaget kalo pas liat episode 45 kayak berasa “loh.. ini endingnya?” 😅

つづく

My Best Anime per Year: 2000-2010 (2001): Noir

2001: Noir

Tahun 2001 mungkin akan banyak orang yang bilang kalo Sen to Chihiro no Kamikakushi is the best. Kalo liat cerita, artwork, dan prestasi yang dicapai ya nggak heran juga. Malah kayaknya setelah ini lalu bermunculan para “pakar” anime yang hobi meng-ghibli-kan segala sesuatu, dan merasa kalo udah pake standar Ghibli langsung auto “selera berkelas”.

Gue nonton sih Sen to Chihiro, bagus memang, tapi kayaknya di tahun 2001 itu gue lagi nggak terlalu semangat nontonnya. Malah kayaknya yang ditonton random banget tipenya, ada Galaxy Angels, Hellsing, Kidou Tenshi Angelic Layers atau X tv series.

Dari semua yang ditonton, ada satu anime yang menarik perhatian karena soundtracknya, yang memperkenalkan gue ke Kajiura Yuki yaitu Noir. 😁

Image source: minitokyo.net
JudulNoir / ノワール
TipeTV Series (26 episode)
Tayang06 April 2001 sampai 28 September 2001
Genreaction, konspirasi
StafPerencanaan awal: Tsukimura Ryoue
Sutradara: Mashimo Kouichi
Desain karakter: Kikuchi Youko, Miyachi Satoko, Shiba Minako
Musik: Kajiura Yuki
KarakterMireille Bouquet (seiyuu: Mitsuishi Kotono)
Yuumura Kirika (seiyuu: Kuwashima Houko)
Altena (seiyuu: Tarako)
Chloe (seiyuu: Hisakawa Aya)

Noir adalah sebutan untuk pembunuh yang diutus oleh sebuah organisasi rahasia yang dikenal sebagai Les Soldats. Mereka adalah organisasi yang bertujuan awal melindungi yang lemah dan akan mengirimkan pembunuh mereka yang paling handal untuk mengeliminasi orang yang dianggap melanggar atau melakukan kejahatan.

Mireille Bouquet adalah seorang pembunuh bayaran yang tinggal di Paris. Suatu hari dia mendapat email dari seorang remaja bernama Yuumura Kirika yang kehilangan ingatan dan meminta Mireille untuk membantunya menelusuri asal usul dirinya. Mireille awalnya tidak tertarik, tetapi dia terkejut ketika mendengar melodi yang disertakan dalam email tersebut. Sebuah melodi yang mengingatkan dirinya akan masa lalu.

Mireille akhirnya pergi ke Jepang untuk menemui Kirika yang meskipun tampak seperti seorang remaja biasa tetapi ternyata mempunyai kemampuan untuk membunuh secara luar biasa. Berdua mereka kemudian menggunakan nama Noir untuk menguak misteri masa lalu Kirika yang ternyata berkaitan dengan masa lalu Mireille dan organisasi Soldats.


Sebenernya, yang paling menarik dari Noir ini ya soundtracknya. 😅 tapi secara cerita juga oke kok, action oke juga, kapan lagi bisa liat Kirika motong nadi di leher pake kartu identitas siswa? Buat gue anime ini layak dapet satu nilai plus yaitu karakter utamanya terkontrol jumlahnya dari awal sampai akhir, cukup fokus di 4 orang aja. Hebatnya lagi, dengan segala skill mereka membunuh, tidak ada setetes darah pun yang terlihat. Kontras banget dengan Hellsing yang keluar di tahun yang sama tapi nggak malu-malu untuk ngumbar darah di sana sini. All in all ini anime yang paling gue nikmatin nontonnya di 2001, nggak sekuat Argento Soma tapi enjoyable. 😎

つづく

My Best Anime per Year: 2000-2010 (2000): Argento Soma

Intro

Nonton anime adalah sebuah hiburan yang sudah gue lakukan sejak kecil. Sejak jaman cuma ada TVRI yang menayangkan Wanpaku Omukashi Kumu Kumu, diikuti dengan era VCR dan rental video mau itu Betamax ataupun VHS, sampai era internet cepat jaman sekarang. Bisa dibilang gue tumbuh besar bersama anime, mulai dari nonton karena lucu atau tertarik sama gambarnya, sampai ya coba menikmati cerita/plot yang disajikan. Tentunya seiring dengan bertambah usia, pasti ya ada perbedaan dalam “memilih” anime yang ditonton.

Kenapa bikin list dari tahun 2000? Bukan berarti tahun 90-an (atau 80-an) nggak ada yang bisa gue bilang bagus, tapi lebih karena menurut gue, di tahun 2000-an ini akses untuk mendapatkan anime terasa lebih ‘terbuka’ dibandingkan tahun 90-an (apalagi 80-an). Internet mulai menjadi sesuatu yang umum, dan pada saat itu yang namanya fansub menjamur luar biasa. Jenis anime yang bisa didapatkan mulai beragam, dan tentunya hal ini juga membuat fans anime makin banyak dan beragam juga, jadi nggak heran kalo banyak yang bikin diskusi atau berdebat soal mana yang lebih bagus (dan biasanya bikin males. 😛)

Ada banyak anime dalam 1 tahun (pastinya), dan gue yakin banyak yang bagus. Tapi gue akan pilih 1, yap, hanya 1 judul per tahun. Nggak ada 2nd place, paling mentok honorable mention atau lebih cocok dibilang finalis kali ya. Banyak yang bikin best-best tapi selalu ada yang merasa ‘berat’ untuk milih 1, lalu ada ‘alternatif’nya. Gue lagi mencoba “challenge myself” untuk milih dan memberikan kata “Best” kepada satu judul aja. Jadi, mari kita mulai 10 judul My Best Anime per Year 2000-2010 😁


Part 1 : 2000

Tahun 2000 ini cukup menarik karena anime yang muncul pada masa ini dan mengangkat tema yang berkaitan dengan mecha, alien/luar angkasa, eksplorasi latar belakang karakter, dan pertanyaan “siapa sebenernya yang jahat/yang baik” atau sejenisnya selalu “dibandingkan” dengan judul-judul seperti Evangelion (1995) atau Cowboy Bebop (1998). Tapi terlepas dari itu, ada anime yang punya semua elemen tadi, dan menurut gue nggak bisa dibandingkan dengan Evangelion atau Cowboy Bebop, yaitu :

Image source: minitokyo.net
JudulArgento Soma / アルジェントソーマ / ΑΠΗΕΝΤΟ ΣΟΜΑ
TipeTV Series (25 Episode)
Tayang06 Oktober 2000 – 30 Maret 2001
GenreSci-fi, mecha, military
StafPerencanaan awal: Katayama Kazuyoshi, Yatate Hajime
Sutradara: Katayama Kazuyoshi
Desain Karakter: Murase Shuukou
Komposisi Cerita: Yamaguchi Hiroshi
KarakterTakuto Kaneshiro/Ryu Soma (seiyuu: Hoshi Souichirou)
Harriet Bartholomew/Maki Agata (seiyuu: Kuwashima Houko)
Dan Simmonds (seiyuu: Koyasu Takehito)
Ernest Noguchi (seiyuu: Chafuurin)
Guinevere Green (seiyuu: Inoue Kikuko)
Lana Ines (seiyuu: Sayuri)
Michael Hartland (seiyuu: Nakata Jouji)
Sue Harris (seiyuu: Horie Yui)
Frank (seiyuu: Takada Yuuji)
Mr. X/David Lawrence (seiyuu: Takemura Hiroshi)

Argento Soma bercerita tentang bumi di masa depan yang mengalami serangan alien dari luar angkasa. Sebuah organisasi bernama MORGUE melakukan penelitian menggunakan potongan-potongan logam dari alien yang disusun ulang dengan harapan bisa digunakan sebagai senjata untuk melawan para alien tersebut.

Dr. Ernest Noguchi, kepala penelitian MORGUE, dibantu asistennya Maki Agata yang kemudian meminta bantuan kekasihnya yaitu Takuto Kaneshiro karena dia mempelajari metalurgi. Pada saat mereka mencoba “membangunkan” Frank (dari kata Frankenstein), terjadi insiden di mana Frank tidak bisa dikendalikan dan mengakibatkan kehancuran laboratorium MORGUE. Akibat kejadian ini, Takuto kehilangan Maki, dan wajahnya menjadi cacat.

Ketika tersadar, Takuto sudah berada di sebuah rumah sakit dan dia dihampiri oleh Mr. X, seorang laki-laki misterius yang menawarkan kesempatan kepada Takuto untuk membalas dendam kepada Frank yang menurut Takuto adalah penyebab dari kematian Maki. Dipenuhi dengan rasa dendam, Takuto menerima tawaran itu dan mengubah jati dirinya menjadi Ryu Soma

Setelah kejadian di MORGUE, Frank yang terbang kemudian berhenti di sebuah hutan dan secara tidak sengaja bertemu seorang anak yatim piatu yang bernama Harriet (Hatty) Bartholomew. Hatty kehilangan kedua orang tuanya akibat serangan alien, tetapi entah kenapa, Hatty dan Frank seperti bisa berkomunikasi satu sama lain dan Frank cenderung melindung Hatty.

Sementara itu Ryu Soma bergabung ke dalam kesatuan FUNERALS yang merupakan sebuah unit khusus yang dibentuk menghadapi para alien sekaligus ditugaskan untuk menangkap kembali Frank. Ketika mengetahui bahwa FUNERALS akan menjemput Frank, Ryu Soma berusaha mencari cara untuk membalaskan dendamnya tetapi di sisi lain Frank merupakan “senjata” andalan bumi untuk melawan alien. Selain itu, Soma juga mengalami pertentangan batin karena ternyata Hatty mengingatkan Soma kepada Maki karena mereka berdua mempunyai wajah yang sangat mirip satu sama lain.


Anime ini punya elemen sci-fi, ada alien-nya, ada mecha-nya, ada action-nya, ada konfliknya, angst-nya pun ada. Di daftar staf ada Katayama Kazuyoshi yang menggarap The Big O, Appleseed, dan Giant Robo. Yatate Hajime yang terkenal dengan Gundam universe, Seisenshi Dunbine, Muteki Kyojin Daitarn 3, dan puluhan judul anime mecha lainnya (kebanyakan kalo disebutin semua). Desain karakter oleh Murase Shuukou yang juga terlibat dalam Gundam W, Witch Hunter Robin, dan yang terbaru beliau menyutradarai Kidou Senshi Gundam: Senkou no Hathaway. Bahkan sampe deretan seiyuu-nya pun nggak bisa dilewatkan begitu aja. 😄

Dari sisi cerita, kita bisa melihat Takuto yang awalnya seorang pemuda biasa yang kemudian berubah menjadi Soma, sosok yang dipenuhi dendam. Kemudian bagaimana pertentangan mulai terjadi dalam dirinya ketika dia bertemu dengan Hatty yang berwajah mirip dengan Maki, sementara Hatty adalah orang yang paling dekat dengan Frank dan sangat dilindungi oleh Frank. Meskipun kadang berasa lambat dan ngeselin, tapi karakter Ryu Soma sebenernya mengalami perkembangan. Karakter-karakter lainnya seperti anggota tim FUNERALS juga punya peran yang berpengaruh dalam jalannya cerita, masing-masing dengan latar belakang dan masalahnya sendiri. Ditambah lagi dengan intrik dan misteri tentang asal usul Frank dan para alien.

Seperti kebanyakan anime yang muncul pasca Evangelion, Argento Soma ini sebenernya kena imbas juga. Tapi ya tetep seperti gue bilang di atas, nggak bisa dibandingin. Kalo apa-apa dibalik-balikin ke situ lagi ya… Selamat! Anda tidak bisa menikmati anime lain selain Evangelion. This coming from someone who spent hundreds of thousands IDR (in the 90’s, mind you) just to get his hands on the Red Cross Book of Evangelion. 😂

Dan sekedar disclaimer, pilihan judul adalah murni bersifat subyektif. Nggak harus disetujui, dan nggak harus dibantah juga, tapi semua pendapat silahkan disampaikan aja di komentar atau mau lewat twitter juga boleh. Bagus kalo bisa jadi pilihan untuk ditonton, nggak apa-apa kalo mau dibilang pilihannya jelek. Gue pake referensi daftar anime yang ada di situs www.anidb.net (not MAL ya, sorry, soalnya lebih mudah klasifikasinya di sini 😁), dikelompokkan dan dipilih berdasarkan:

  • tahun rilis/tayang perdana.
  • bukan merupakan lanjutan dari bulan Desember tahun sebelumnya
  • bisa merupakan season 1, 2, atau seterusnya dan tidak harus berkaitan dengan season lainnya dari satu judul yang sama

Next stop …. 2001.

つづく

The Robotech Saga part 1

Robotech merupakan kartun animasi yang tayang di Amerika pada 1985, namun masih banyak belum mengetahui bahwa kartun tersebut adalah gabungan dari 3 anime Jepang berbeda, seperti halnya Voltron. Saya dulu sempat melihat beberapa episode Robotech di televisi lokal sebelum saya melihat Macross (yang juga di televisi lokal). Setelah memasuki jaman internet ternyata banyak timbul konflik terutama di fans Amerika Serikat untuk fans purist bahwa Robotech hanya merusak esensi Macross dan anime Jepang lainnya, untuk fans Robotech melakukan pembelaan bahwa dengan narasi dan kepopuleran Robotech mampu memperkenalkan anime di Amerika Serikat .

Robotech adalah cerita mengenai passion, perjuangan, liku liku bisnis, litigasi dan copyrights yang berlansung mulai 1980an hingga sekarang. Saya akan coba menceritakan mengenai Robotech mulai dari awal penciptaan, cerita dan lore didalam nya, pertempuran di medan mainan dan juga litigasi dan berbagai project Robotech lainnya, baik yang berhasil maupun gagal

Selamat Datang di Robotech Saga review, part 1

Tahun 1982, Dunia animasi dikejutkan oleh penayangan pertama Super Dimensional Macross (Chōjikū Yōsai Makurosu) di Jepang, seri pertama dari trilogi Super Dimensional yang nantinya akan berisikan Macross, Orguss dan Southern Cross. Macross selain menyajikan aksi perang angkasa yang dahsyat, juga menyajikan human drama yang umum di genre space opera DAN menyajikan 1 hal yang baru di dunia animasi Jepang, music as its center story. Singkat cerita Macross adalah instant hit dan akan melahirkan franchise besar yang tetap terjaga hingga sekarang.

The Super Dimensional Fortress Macross (1982)

Tahun 1984, dunia animasi Amerika diperkenalkan untuk pertama kali dengan tv series Transformers, diadaptasi dari properti mainan Jepang Diaclone dan Microman, dan audiens menyukainya. Produsen mainan lalu berlomba-lomba untuk mencari dan melisensi apapun yang dapat berubah bentuk dari Jepang.

Perusahaan kecil bernama Harmony Gold melihat peluang besar disitu, dan sesuai dengan keahlian mereka sekarang. Harmony Gold adalah perusahaan Amerika Serikat yang bergerak di production and licensing rights untuk program televisi dan film. Mereka mempunyai lisensi untuk beberapa anime seperti Macross, Southern Cross dan Mospeada. Para eksekutif Harmony Gold berencana mengeluarkan versi lokalisasi dari Macross untuk diedarkan di Amerika, dan berharap dari lisensi penjualan mainan dari merchendise tersebut.

the late Carl Macek

Mereka lalu mencari seseorang dengan pengetahuan mengenai produksi animasi dan anime Jepang, mereka lalu bertemu dengan Carl Macek, pemilik galeri dan juga beberapa cell artwork anime, terutamanya Macross. Macek lalu menyarankan Harmony Gold untuk membuat versi dub dan uncut dari Macross karena Macek meyakinkan mereka bahwa target audiens teens dan young adult masih merupakan untapped market saat itu dan Macross dengan multi layered characters dan real world problems seperti death, betrayal dan sebagainya sangat cocok untuk demografi tersebut. Pihak Harmony Gold menyukai ide itu dan meng-hire Carl Macek untuk membuat versi uncut dari Macross untuk konsumsi Amerika.

Namun setelah pilot episode 1 dari dubbing Macross selesai dibuat, Harmony Gold sadar bahwa tidak cukup episode Macross untuk memenuhi minimal 65 episode aturan untuk dapat ditayangkan secara weekday syndication, 5 episode seminggu, 65 episode dalam 1 season. Macross hanya mempunyai 36 episodes karena di Jepang, anime seperti Macross ditayangkan seminggu sekali.

Harmony Gold lalu memerintahkan Carl Macek untuk membuat episode baru bagi Macross, namun alih alih membuat animasi baru, Harmony Gold menyerahkan dua anime yang berbeda kepada Carl Macek untuk di potong dan di edit ulang menjadi seolah satu kontinuitas agar dapat memenuhi quota 65 episode. Dua anime tersebut adalah Super Dimensional Cavalry Southern Cross (Chōjikū Kidan Sazan Kurosu) dan Genesis Climber MOSPEADA (Kikō Sōseiki Mosupīda). Southern Cross adalah bagian dari Super Dimensional trilogy yang semuanya featuring transforming mechs dan overall similar tone, tapi selain itu tidak ada hubungan antara ketiga Super Dimensional trilogy. MOSPEADA adalah satu satu nya yang tidak mempunyai hubungan kecuali beberapa staff Southern Cross yang bekerja untuk project MOSPEADA seperti produser Tatsunoko (dan juga co-founder) Yoshida Kenji.

Super Dimensional Cavalry Southern Cross (1984)
Genesis Climber MOSPEADA (1983)

Carl Macek menyanggupi hal tersebut dan membuat 3 part berbeda untuk Robotech saga, part 1 the Macross Saga yang diambil dari Macross, part 2 the Masters (yang diambil dari Southern Cross) dan part 3 the New Generation (yang diambil dari MOSPEADA). Sebuah lore cerita baru diciptakan untuk menhubungkan ketiga cerita anime yang berbeda tersebut, sebagian besar melanjutkan cerita dari Macross. Fokus awal Carl Macek untuk tidak menurunkan level cerita menjadi konsumsi anak-anak tetap di jaga, bahkan tone cerita dan hubungan karakter dan bahkan kematian karakter tetap utuh terjaga, or at least, hingga Macross Saga. Harmony Gold juga menciptakan musik dan single original karena Macross dan MOSPEADA merupakan anime dengan banyak fokus kepada musik atau karakter musisi dan tidak mungkin mereka menggunakan musik asli dari anime. Reba West didapuk sebagai singing voice Lin Minmei di Macross Saga dan Michael Bradley untuk Lance Belmont di The Next Generation

Robotech The Masters
The Next Generation

Robotech pertama kali tayang di TV Amerika Serikat pada 4 Maret 1985 hingga 28 Juni 1985. Respons saat itu sebagian besar positif terutama dari target audiens yang diharapkan oleh Harmony Gold yaitu teen dan young adult. Untuk pertama kalinya publik Amerika diperkenalkan dengan konsep anime story driven yang tidak mengikuti cerita per episode melainkan menjadi satu kesatuan, dan juga untuk pertama kalinya mereka melihat bahwa kartun bisa dikonsumsi untuk dewasa dan tidak featuring pornografi sedetikpun, ada konsekuensi fatal dalam cerita Robotech (Macross terutama) akibat perang bahwa karakter bisa mati secara permanen, dan Harmony Gold serta Carl Macek cukup berani untuk tidak membuat cerita bodoh menceritakan karakter2 tersebut hilang karena rotasi tugas atau apa.

Singkat cerita, Robotech terbilang sukses di tahun pertama nya, hal ini membuat Harmony Gold juga ingin mengembangkan sayap untuk masuk ke pasar yang paling menggiurkan, pasar merchendise dan mainan, namun alih alih gemerincing dollar ternyata rintangan dan drama yang menyambut Harmony Gold disana.

More on that in part 2

Winter 2021 di Muse Indonesia

Sejak 2020 kemarin, pilihan tontonan anime sekarang jadi lebih menyenangkan karena adanya kanal streaming anime resmi di YouTube seperti Muse Indonesia, Ani-One Asia, iQiyi, dan mungkin masih ada lagi yang lain yang belum kesebut. Tinggal berlangganan gratis (“subscribe gaeess”) dan kita bisa menyaksikan simulcast alias tayang bersamaan dengan di Jepang, atau ya nonton di lain waktu kalo pas lagi nggak sempat.

Kanal-kanal itu menayangkan anime-anime baru dan beberapa judul dari tahun-tahun sebelumnya secara resmi dan gratis-tis-tis 👌. Bahkan untuk Muse Indonesia, mereka sudah menyediakan takarir bahasa Indonesia (yes, takarir adalah bahasa baku untuk subtitle), yang menurut pendapat pribadi, pas banget. Top notch.

Kali ini mau bahas yang ada di kanal Muse Indonesia dulu. Dari judul-judul yang ditonton, isekai memang masih tetep ada aja, tapi yaa.. nggak apa-apa lah ya. Bukan sesuatu yang harus dibenci juga, cuma memang bisa bikin bosen kalo diulang-ulang gitu lagi.


Tenchi Souzou Design-bu

alias Heaven’s Design Team (天地創造デザイン部) ini menceritakan tentang sebuah tim kreatif yang punya klien istimewa yaitu : “God”. Tugas yang diberikan kepada mereka adalah mendesain spesies mahluk hidup yang akan menghuni bumi. Mereka ini kemudian rapat dan mengajukan model-model spesies mahluk hidup, lalu menyerahkan desainnya ke bagian produksi untuk dibuat prototype-nya.

Anime ini menarik untuk ditonton karena selain lucu, ada juga segmen ilmiahnya yang menerangkan mengenai spesies-spesies mahluk hidup yang memang beneran ada. Jadi nggak semata-mata khayalan semua. 😁


Sempak Badak Mushoku Tensei: Isekai Ittara Honki Dasu

Jap: 無職転生 〜異世界行ったら本気だす〜, atau kalo di kanalnya disebut: Mushoku Tensei: Jobless Reincarnation. Ceritanya tentang seorang NEET yang selama hidupnya hanya mengurung diri di kamar, tidak pernah mau keluar rumah atau bekerja. Sampai suatu hari dia diusir dari rumah oleh keluarganya karena dianggap tidak berguna. Di jalan dia melihat sekelompok remaja yang tidak menyadari kalau ada truk (TRUCK-KUUUN~!!) yang mengarah ke mereka. Dia pun berusaha menolong mereka dan sebagai akibatnya terluka parah dan tidak sadarkan diri (kemudian meninggal)

Ketika dia membuka matanya, dia masih punya ingatan sebagai seorang laki-laki dewasa tetapi ternyata dia sekarang berinkarnasi menjadi seorang bayi yang baru lahir dari pasangan ksatria dan penyihir. Di dunia yang baru ini dia berjanji kepada dirinya untuk menjalani kehidupan ‘kedua’-nya dengan lebih baik.

Meskipun settingan isekainya kayak biasa, tapi cerita Mushoku Tensei ini nggak sesederhana anime isekai di mana si tokoh utama pindah ke dunia lain kemudian jadi overpowered dibanding orang lain. Dia memang punya ‘bakat’ lebih tapi dia harus menjalani semuanya dari bayi, belajar ilmu sihir, belajar ilmu pedang, dst.

Belum lagi plot cerita yang ada di dalemnya. Sempat baca di internet tentang cerita dalam manga-nya dan yaa… ada konflik-konflik atau plot yang cukup kompleks. Bahkan kehidupan dalam keluarga kecil di mana si tokoh utama dilahirkan pun ada juga problematikanya. Cukup menarik sih, jadi nggak sekedar reinkarnasi/teleport ke dunia lain, langsung level up, powerful, lawan darkness atau maou.

Satu nilai plus dari anime yang ditayangin sama Muse Indonesia ini adalah: takarirnya! 😂 dikasih contoh aja deh, biar gampang. Dan sekedar peringatan, anime ini kategorinya : UNTUK DEWASA.


Kemono Jihen

Ceritanya tentang seorang detektif yang mengkhususkan diri menangani kasus-kasus yang menyangkut hal-hal yang bersifat misterius. Umumnya menyangkut mahluk seperti binatang atau monster.

Suatu hari Inugami Kohachi, seorang detektif, diminta oleh seorang pemilik penginapan di sebuah desa untuk datang dan menyelidiki misteri kematian binatang ternak warga. Binatang-binatang itu mati dalam kondisi yang mengerikan dan tidak diketahui siapa atau apa pelakunya.

Sesampainya di desa itu, Inugami tertarik melihat seorang anak yang sedang bekerja di ladang. Anak itu bernama Kusaka Kabane, seorang anak yatim piatu yang diadopsi oleh pemilik penginapan. Dari Kabane inilah Inugami memperoleh informasi yang dia perlukan dan dia pun kemudian mengetahui bahwa Kabane bukanlah manusia biasa.

Buat yang suka misteri atau yang berkaitan sama mahluk-mahluk supranatural, boleh coba nonton ini.


-snip-

Berhubung judulnya panjang, ditulis di sini aja biar nggak keliatan penuh satu layar: Suppose a Kid from the Last Dungeon Boonies Moved to a Starter Town atau Tatoeba Rasuto Danjon Mae no Mura no Shōnen ga Joban no Machi de Kurasu Yō na Monogatari atau たとえばラストダンジョン前の村の少年が序盤の街で暮らすような物語 (buat yang jago baca tulisan Jepang 😆)

Ceritanya ada seorang anak yang sebenernya super power banget, tapi dia nggak menyadari itu. Dia malah dengan polosnya merasa dia itu kurang banget dalam hal kekuatan fisik, kecepatan, dan kemampuan sihir.

Suatu hari dia memutuskan untuk merantau ke kota besar dan ingin mendaftar menjadi pasukan kerajaan. Pada saat yang bersamaan di kerajaan sendiri sedang terjadi intrik dalam istana yang kemungkinan akan berujung pada perang antara 2 kerajaan besar. Ada pihak tertentu dalam kerajaan yang ingin mencetuskan perang, sementara ada yang ingin menggagalkan upaya itu, termasuk salah satunya adalah putri kerajaan yang dikabarkan menghilang.

Sebenernya nggak terlalu tertarik banget ngikutin, tapi mungkin ini bisa jadi masuk kategori guilty pleasure? Entahlah. Nontonnya paling kalo pas sempet aja, toh cuma modal buka YT. 😉


Bonus: TenSura

Ya jelas ngikutin. Buat yang nggak tau, TenSura ini adalah Tensei Shitara Suraimu Datta Ken alias That Time I Got Reincarnated as a Slime. Ini season 2-nya jadi nggak ada yang perlu diceritain lah ya.

Kenapa Bonus? Karena ini adanya di kanal Muse Asia. Jangan khawatir, gratis juga kok, cuma pake subtitle enggres, bukan takarir Indonesia. 😅

Soo… jangan lupa subscribe ya gaeesss… legal and free. 👍