Categories
Blog

At The End of Summer

Nggak terasa anime musim panas udah pada mulai berakhir (eh? … ). Masih ada 1-2 judul yang belum selesai sih tapi kayaknya juga cuma kurang dikit. Malahan ada yang “peninggalan” musim semi.  ^^;

Anyway, sebelum masuk ke musim gugur, setidaknya gue tulis sedikit tentang yang diikutin selama musim panas, sambil nunggu yang musim gugur pada tayang. Dan anime-anime itu adalah … *jreeeeng

Aldnoah Zero

aldnoah-splash

 

Obvious choice. Buat gue sih. Hahaha.  ::lol::

Jujur aja, ini serial yang tiap episodenya selalu gue tungguin. Gue suka perkembangan ceritanya, mulai dari awal diperkenalkan tokoh-tokohnya sampai “perjalanan hidup” mereka sepanjang serial, dead or alive. Ada banyak karakter yang diperkenalkan sebenarnya tapi menurut gue nggak ada tokoh yang “kedodoran”, alias ditongolin tapi nggak jelas juga apa peranannya sepanjang cerita. Kalo mau dibilang kasarnya, tokoh yang banyak itu dengan tanpa keraguan langsung dibantai jadi populasi karakternya menyusut. I did say it could happen though …  :p  Dan gue juga suka di mana secara teknologi sebenarnya bumi dan kaum Vers jauh banget gap-nya, tapi si tokoh utama bisa mengatasinya dengan menggunakan Kataphrakt (Cataphract) biasa, tanpa senjata super tapi dengan akal yang luar biasa. Umumnya cerita yang terjadi adalah akhirnya salah satu akan mendapatkan teknologi yang sama/setara kemudian melanjutkan pertempuran dengan equal ground, but not this one. Dapet sih, tapi cuma berupa uchuu senkan -nya dan si tokoh utama tetep pake Kataphrakt yang ada, nggak ada mecha musuh yang berhasil direbut ama dia. :piss:

Yang menarik untuk gue komentarin adalah para pembuat cerita sepertinya cukup mengerti apa yang namanya Basic Life Support dan penggunaan AED (Automated External Defibrillator). Ini bisa dilihat pada adegan di mana Inaho mencoba meresusitasi Asseylum waktu dia dicekik oleh Rayet. Meskipun (!) masih ada juga “salah”nya. Dalam hal ini sih bisa dibilang yang salah dalam menggambarkan kerja AED-nya, bukan Inaho-nya, tapi at least sebagian besar sequence resusitasinya mendekati guidelines yang benar. Good job. :clap:

Kalo mengenai karakterisasinya sih gue suka. Semua karakter terlihat berkembang, terutama yang merupakan karakter-karakter sentral. Bahkan Inaho yang super flat juga menunjukkan perkembangan, padahal dari awal gue agak-agak merasa ada yang ‘kurang’ juga. Kenapa? Soalnya Inaho ini kan ceritanya usia-usia remaja, yang biasanya pada ‘meledak-ledak’ katakanlah kayak Inko atau Calm. Tapi di sini Inaho sangat-sangat-sangat datar, ekspresinya hampir nggak ada sama sekali. Sayangnya, gue nggak ngeliat adanya background story kenapa dia tumbuh seperti itu, bahkan orang jenius pun rasanya nggak se-datar itu, pasti ada sesuatu yang bisa membuat dia berekspresi lebih bebas. Kita nggak tau kenapa Inaho bisa se-datar itu meskipun dalam pertempuran, ‘ketenangannya’ yang luar biasa itu sangat membantu.

Endingnya … total cliffhanger. Bener-bener nyuruh kita untuk nonton lanjutannya di bulan Januari nanti. Yah, gue sih berharap penjelasannya nanti masuk akal, considering separuh pertama ditutup dengan adegan seperti itu dan semoga nyambungnya enak dengan yang sekarang. Asal jangan kayak anime ‘satu lagi’ di mana ada seseorang yang super hebat sampe bisa punya kemampuan heal yang luar biasa sehingga not a single friend dies … :blush:

Sword Art Online II

Sword-Art-Online-Season-2-Dengeki-June-Visual

 

Yah … kayaknya ini sih memang sebagian besar penonton anime ngikutin ^^;  Kalo ada yang namanya mainstream, ini mungkin adalah yang paling mainstream di musim panas.

Overall ceritanya masih sama sih, Kirito trying to save the world people from being killed. Kalo dulu di SAO dia pake pedang, di sini dia pake senjata api plus … lightsaber. Bedanya kalo dulu dia berjuang untuk tetap hidup dan bisa keluar dari SAO, kalo di GGO ini dia berjuang untuk menghentikan seorang pembunuh menghabisi para player game online itu. Dan bedanya lagi, kali ini dia bukan ditemenin Asuna di dalam game, tapi ditemenin sama karakter bernama Sinon. Trus kalo di SAO player yang dibunuh/mati dalam game, akan mati juga di dunia nyata, kalo GGO ini ada seorang player yang bisa membunuh karakter player lain sekaligus si playernya sendiri di dunia nyata. Dan ternyata juga, ini player mengenali Kirito karena dulu di SAO, Kirito adalah salah satu player yang ikut memberantas para pelaku PK termasuk ya si Death Gun yang sekarang ada di GGO itu.

Kalo liat SAO yang pertama, ada kemungkinan yang ini akan lanjut terus nggak kayak A/Z yang dipecah jadi 2.

Zankyou No Terror

Zankyou-no-Terror-magazine

 

Hmm … kayaknya kok yang ini nggak terlalu banyak review yang gue liat ya? Apa kurang menarik? Padahal production staff nya lumayan top. Atau gue aja yang nggak nemu pas browsing kali. ^^;

Proyek rahasia pemerintah yang gone wrong ? Seperti biasa, organisasi rahasia pemerintah ingin menciptakan ‘manusia’ yang punya kemampuan khusus, jadi sejak kecil mereka dijadikan ‘kelinci percobaan’ dan dididik sesuai kepentingan para penguasa. Tapi akhirnya ada yang berhasil lari dari fasilitas rahasia itu dan sekarang mereka ingin memberitahukan kepada dunia mengenai hal itu.

Secara sepintas memang ceritanya berasa kayak udah banyak yang bikin cuma ya nggak tau kenapa, seneng aja ngikutinnya. Dan nggak kaget juga kalo tiba-tiba tengah jalan ada musuh yang muncul dan dia adalah salah satu “sejawat” tokoh utama yang dulunya sama-sama berada di fasilitas “pendidikan” itu. Tujuannya sih jelas, ngasih lawan yang berimbang meskipun di episode terbaru tampaknya si “lawan” ini sebenernya punya keinginan lain. Sementara salah satu tokoh utamanya, juga sepertinya sibuk dengan tokoh cewek yang ada dalam cerita, which is menurut gue manusiawi, dia berada dalam usia di mana ketertarikan kepada lawan jenis mulai muncul, apapun alasan/bentuknya. Mungkin pengarangnya selain ingin membuat plot twist juga ingin menunjukkan bahwa dibentuk kayak apapun, ya namanya juga remaja.

Pada dasarnya, teror yang dilakukan oleh kedua tokoh utama ini sebenernya bukan untuk menghancurkan Tokyo/Jepang/dunia, mereka hanya ingin memberitahukan kepada publik mengenai apa yang telah terjadi dan yang dirahasiakan oleh para penguasa dan pembuat kebijakan. Tapi ya tetep, for whatever reason, tindakan mereka ya tetep merupakan tindakan terorisme. Dikemas dengan alasan apapun, does not change anything. Endingnya gimana, belum keliatan juga sih, cuma di episode terbaru, kayaknya sih nggak lama lagi. Apalagi mereka sepertinya dikejar oleh semacam “deadline”. Entah maksudnya apa, mungkin karena mereka adalah hasil percobaan, mereka tau bahwa umur mereka tidak akan lama, jadi mereka pasti akan berusaha memastikan semua rencana dilaksanakan sebelum mereka sendiri mati (maybe).

Tokyo ESP

Tokyo-ESP-anime

 

Euh … gue tadinya mengharapkan ini bagus, tapi nggak tau kenapa kayaknya setelah episode 4 gue merasa nggak ada kemajuan yang berarti. Karakternya kayaknya pada stuck semua, cerita juga nggak membuat kemajuan. Yang ada cuma gaya-gaya Karate Kid yang bolak balik kalah terus akhirnya ketemu kungfu panda master bela diri, terus ya berlatih keras dst dst. Agak-agak lost interest jadi akhirnya ya macet nontonnya. Cuma kalo inget aja nonton, nggak sampe bener-bener ngikutin.  ^^;  Dan nggak tau kenapa itu master bela diri harus digambarkan sebagai kawin silang antara Saotome Genma sama Happosai (selain cebol, cabul nya juga). Even sampe sekarang gue masih belum lanjutin lagi.  :ngantuk:

Barakamon

barakamon

Yang ini juga agak tersendat nontonnya. Mungkin karena memang gue jarang nonton yang slice-of-life kayak gini, tapi di beberapa poin rasanya seperti repetitif alias agak-agak ngulang. Nggak total nge-drop tapi juga nggak rutin nonton … maybe later  😉

Peninggalan musim lalu

Mahouka Koukou no Rettousei

Mahouka-Koukou-no-Rettousei-Wallpaper

Seriously? Si Tatsuya ini superrrr banget. Sedemikian supernya sampe gue bingung karakter yang lainnya ini buat apa … Hahaha. Coba aja deh buat yang nonton, perhatiin, apakah ada sesuatu yang harus dilakukan di anime itu dan Tatsuya nggak bisa? Nggak ada. None. Zip. Nada. Dan semua langkah lawan sudah bisa diprediksi dan diantisipasi. Trus itu murid-murid sekolah magic yang ceritanya pada top of the class kayak nggak ada artinya di hadapan Tatsuya.

Udah gitu, pas di episode 20-an, tiba-tiba Miyuki mencium kening kakaknya itu dan mengatakan bahwa sekarang dia dibebaskan menggunakan kekuatannya. What?! Jadi Tatsuya yang udah super jagoan itu belum make seluruh kemampuannya karena dibatasi? Dan sekarang ‘limiter’-nya dilepas ama Miyuki …  O_O  Da*n man … how strong are you exactly? Udah gitu, dia juga menciptakan ‘gadget’ yang berupa armor dengan segala “anti” nya, anti peluru, anti bahan kimia, anti air, anti gores, anti lecet, anti maling, anti mo …

Sayang juga sih nggak ada cerita yang detail tentang asal usul Tatsuya selain yang disinggung-singgung oleh beberapa karakter di anime, tapi itupun nggak terlalu gamblang penjelasannya. At least tolong kita, penontonnya, dikasih taulah kenapa dia bisa se-perfect itu. Dan kedekatannya dengan Miyuki yang disebut sebagai adiknya itu kadang agak misleading.

Ini anime jadinya kayak guilty pleasure malahan, tapi gimana ya … 🙁  oh and this is so … true?  :down:

tatsuya-shiba

 

Captain Earth

captain-earth-splash

 

Hmm … somehow sejak si Puck itu diceritain, gue udah feeling kalo dia itu ‘last boss’nya. Hahaha… Keliatan kalo dia yang bakalan manipulasi semua pihak untuk dirinya sendiri. Jadi basically AI yang terlalu pintar itu bisa lebih licik dari manusia dan alien. Hahaha. Happy ending dan bagus juga meskipun agak-agak … hmm … standar? Dan agak-agak nggak ‘terselesaikan’ sih sebenernya, kayak misalnya kita nggak tau itu para planetary gears nasibnya bakalan gimana. Mungkin maksudnya mereka akan berbaur dan hidup sebagai manusia biasa setelah ego block mereka semua hancur. Cuma ya nggak diceritain, mungkin mau bikin OVA atau movie?

Guilty pleasure

Seirei Tsukai no Blade Dance

seirei-tsukai-blade-dance

 

Hahaha … ini beneran awalnya iseng download, tapi ya akhirnya ngikutin juga meskipun ya menurut gue biasa aja ini anime. Harem type standar nggak ada istimewanya. Lucunya ya bahwa si tokoh utama yang cowok itu dulunya pernah menjadi idola para cewek pada saat dia nyamar jadi … cewek. ^^;   Typical harem type anime, ya pastinya si cowok cuma satu Kazehaya Kamito, dan kayaknya so far yang gue liat karakter cowok yang muncul ya cuma dia sama satu musuh. Udah. Nggak ada lagi karakter cowok yang lain, tapi ya cewek-ceweknya muter di sekeliling Kamito, even pedang magisnya pun berubah wujud jadi cewek.  Seriously, ini beneran guilty pleasure, ditonton terus tapi ya nggak ada istimewanya. Hahaha.  ::lol::

PS: ada yang gue tonton tapi lupa bahas … hahaha … nyambung di sini aja:

Rail Wars!

railwars_1

 

Honestly, dari awal ngambil ini anime karena, I also love trains. Miniature trains tepatnya. Cuma ya bisanya sebates ngiler aja… mau ngoleksi sampe bikin maket dunianya nggak sanggup. Saldonya nggak kuaaat… penghasilan cuma (ngayal) seharga 1 mobil mewah per bulan mana bisa buat beli mainan gituan?  :fufufu:

Anyway, ini anime sebenernya sih harem type kalo IMO. Dan tokoh utamanya seperti biasa, too dumb to know kalo cewek-cewek itu semua naksir dia. Mulai dari osananajimi sampai yang artis. Kalo secara cerita ya … agak-agak kurang sih kalo menurut gue. Malahan yang terakhir itu kayaknya cerita yang dipaksakan ada. Yeah well yang pas cerita prince eh…. princess … ya berasa kayak diada-adain aja, apalagi yang pas episode terakhir … *yawn… Nevertheless, Sasshou is my favorite girl … namanya unik.  :muah:

Ya sudah … abis ini ya paling nunggu musim gugur. Dan sepertinya di musim depan banyakannya season 2 atau lanjutan dari sebelumnya (baca: PSYCHO-PASS 2 dan Log Horizon 2 … hehehe). Kalo yang judul baru … hmm … ada beberapa yang menarik, tapi ya … kita liat aja nanti, seperti biasa.

Categories
Blog

Farewell to the Spring

Banyak anime musim semi yang udah pada (di)selesai(kan). Dan seperti biasa, ada yang memang ceritanya sampai di situ, ada juga yang hung over alias masih ngegantung. Ada beberapa judul yang gue nggak sempat bikin ulasannya karena ya … real life reasons. Banyak kerjaan … 

Anyways … Berikut ini judul-judul yang sudah gue tonton dan sudah mencapai ending, atau setidaknya episode terakhir di musim semi. Yang belum pernah gue ulas ya … dirapel aja di sini.

Akuma no Riddle

Akuma-chibis

Secara keseluruhan sebenernya cukup menarik. 12 pembunuh dengan berbagai latar belakang disatukan dalam sebuah kelas dan mereka mempunyai misi membunuh satu orang yaitu murid ke-13, Ichinose Haru. Salah satu dari 12 pembunuh tadi yaitu Azuma Tokaku berubah pikiran dan memutuskan untuk menjadi pelindung Haru, melawan ke-11 pembunuh yang lain. Pada akhirnya alasan mengapa satu kelas itu berisi pembunuh adalah untuk membangkitkan kemampuan ‘queen bee’ dari Haru yang ternyata merupakan anggota sebuah clan yang terkenal dengan kemampuan untuk memanipulasi orang agar melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya, seperti halnya seekor ratu lebah yang dikelilingi oleh lebah pekerja yang setia kepada sang ratu.

Endingnya … hmm … agak gimana ya … kurang greget? Soalnya ini cerita tentang kehidupan yang ‘keras’ dan berbahaya. Kehilangan nyawa itu sudah bukan sesuatu yang aneh kalo buat orang yang pekerjaannya membunuh orang lain kan? Tapi ya dari ke-11 pembunuh yang tersingkir, ternyata nggak ada satu pun yang mati. Bahkan pasangan-romeo-and-juliet yang ceritanya si juliet ditusuk pisau dan romeo minum racun, nggak mati. Amazing. Mungkin maksudnya supaya jadi happily ever after kali ya. Medetashi … Medetashi …

Soredemo Sekai wa Utsukushii

soreseka-chibi

Anime drama/romance ini sebenernya buat gue one of the best romance anime untuk musim semi. Overall meskipun sifatnya drama, tapi nggak cengeng. Padahal sebenernya ya sederhana banget sih ceritanya, tentang kisah cinta raja muda yang menguasai kerajaan terbesar dengan seorang putri yang berasal dari salah satu kerajaan kecil di negeri itu dan bagaimana hubungan mereka bisa terjalin. Tentunya dengan berbagai halangan seperti adanya upaya membunuh sang raja, atau si putri, dan usaha untuk memisahkan mereka yang dilakukan oleh seseorang yang sangat dekat dengan si putri, dll.

Endingnya … not bad. Bahkan masih terbuka kemungkinan untuk season 2. Lagu pemanggil hujannya lumayan juga. Ended nicely. At least for now. Hehehe.

Sidonia no Kishi

Sidonia-Izana

Endingnya? Nggak cocok kalo dibilang ending juga. End of a battle yes, tapi end of story? Not. Masih nggantung banget. Masih banyak yang belum diceritakan meskipun sudah disinggung-singgung seperti misalnya Ochiai’s mind, lalu sekelompok “dewan” yang mirip SEELE di Evangelion, kelanjutan kehidupan Kunato, dll. Season 2 mungkin? 

No Game No Life

NGNL-Jibril-drool

Endingnya, ya belum ending juga pastinya. Sora dan Shiro baru berhasil “mengalahkan” (karena pada akhirnya mereka kerja sama) Exceed Flugel dan Warbeast. Baru sampe situ aja. Masih banyak Exceed yang lainnya, jadi ya bolehlah expecting season 2. Tapi nggak tau kenapa Noge Nora ini rasanya seru aja diikutin. Mungkin karena gue tertarik sama strategi Sora dan Shiro dalam menyelesaikan suatu permainan, meskipun kadang kemampuan intelejensia Shiro memang rasanya terlalu hebat, but hey, it was fun. Dan ini satu-satunya yang ada Sawashiro-nya di spring yang gue tonton 

Bokura wa Minna Kawaisou

Boku-Mayumi

Menurut gue sih ini potensial jadi cerita never ending, alias ya muter-muter aja begitu, tanpa ‘penutup’. Kecuali mungkin kalo suatu waktu nanti, penulisnya pengen menyelesaikan, atau ya kondisi ‘pasar’ yang mengharuskan untuk tamat dengan status to be or not to be buat Ritsu x Usa.

Gokukoku no Brynhildr

brynhildr-chibis

Excited with the opening. Itu awalnya sih, tapi makin ke belakang makin berasa ini anime ngos-ngosan alias diburu-buru. Setelah episode 9 deh atau setelah lagu openingnya ganti. Langsung berasa banget semuanya serba cepet-cepet jadi berasa nggak enak nontonnya. Cerita jadi berasa nggak karuan. Hexenjagd juga dimunculinnya kayak last minute banget sampe nggak berasa peran mereka di situ apa. Udah gitu endingnya … hmm … terutama Kazumi. Itu udah kebelah dua kok masih idup ya? Luar biasa. Abis itu masih tertolong pula ama Hatsuna. Lebih hebat lagi kan? Buat gue ini ending yang paling nggak bagus buat anime spring. Sayang aja semuanya diburu-buru supaya selesai.

Black Bullet

BB-chibis

Hmm … Gue penasaran sebenernya pengen liat kelanjutan Black Bullet, terutama setelah Kisara menunjukkan ‘sisi gelap’-nya. Pengen tau aja bagaimana Rentaro menghadapi “Queen”-nya setelah dia melihat sendiri kekejaman Kisara terhadap kakaknya. Endingnya … ya sama seperti yang lain-lain di atas … itu bukan final ending.

 

All in all, gue yang paling enjoy nontonnya itu adalah Noge Nora dan Soreseka. Anyway … that’s all for spring.  Untuk yang summer … mudah-mudahan banyak yang ceritanya bagus, dan hopefully nggak ada yang keburu-buru namatin, jadi berasa nggak enak liatnya.

Categories
Blog

Winter Recap

I must say, untuk rilis musim winter ini malah gue nggak terlalu ngikutin anime-animenya. Nggak tau kenapa, tapi ya cuma donlod aja, nggak “ditindaklanjuti” …  Dan kayaknya juga nggak berasa ada judul yang ditunggu-tunggu untuk didonlod. Yang ada malah nungguin judul yang lanjutan dari musim sebelumnya. 

Yang lanjutan dari musim lalu dan masih gue ikutin adalah Log Horizon sama Strike The Blood. Kalo untuk yang winter, yang gue ikutin masih nonton adalah: Buddy Complex, Mahou Sensou, Nisekoi, Hamatora, Nobunaga The Fool, Witch Craft Works, dan surprisingly, Mikakunin de Shinkoukei. Yang terakhir ini malah yang gue prioritaskan dibanding yang lain … hahaha.

Log Horizon

Log_Horizon_Anime

Ini anime waktu awal-awal banyak yang komentar katanya niru-niru Sword Art Online, karena sama-sama masuk ke dunia game dst… seriously? Emangnya SAO adalah yang pertama kali bawa konsep itu? TET TOOOT!!! Bukannya gue mau belain LH, tapi seriously, konsep manusia masuk ke dalam dunia game itu bukan sesuatu yang fresh from the oven waktu SAO keluar. Pernah denger .hack series? Di luar animasi Jepun dan lebih kuno lagi juga ada kok kartun tentang manusia masuk dunia game, Captain N: The Game Master. Atau film Hollywood, Tron.

Dan secara mendasar, konsep Log Horizon berbeda jauh dengan SAO. SAO intinya how to get out from Aincrad alive (ya … sampe situ doang, kalo di ALO kan udah gak ngadu nyawa). Kalo Log Horizon lebih seperti “pindah dunia”, jadi bagaimana para player itu akhirnya nggak sekedar menjadi player tapi menjadi penghuni. Di LH mereka juga menjadi ‘immortal’ alias setiap mati mereka akan dihidupkan kembali seperti dalam game jadi nggak perlu khawatir kalo terbunuh, hanya saja untuk setiap ‘kematian’, mereka akan kehilangan memori mereka tentang kehidupan di dunia nyata.

Jadi problematika LH, selain mencari tahu apa yang terjadi kepada diri mereka dan apakah ada jalan ‘keluar’ dari game, mereka juga harus memikirkan cara untuk beradaptasi dan menjadi penduduk dunia game itu. Mereka harus “menciptakan” politik, sosial, ekonomi, hukum, dll. Singkatnya, membangun sebuah sistem kemasyarakatan. Kompleks. 

Strike The Blood

Strike-The-Blood

Harem dengan cewek yang mukanya mirip semua … hahaha. Nggak bisa banyak komen karena secara cerita ya … nggak ada yang istimewa sih. Soalnya ya … bisa ditebak dari awal, Himeragi memang sengaja “dipasangkan” dengan Koujo. Paling tinggal nunggu penjelasan resminya aja kenapa bisa begitu. Soal cerita yang lainnya gue rasa cuma bumbu doang, toh juga cuma gitu-gitu aja kasus yang dihadapi, dan semua anggota harem bisa dipastikan kebagian peran dalam menyelesaikan masalah.

Winter 2013 – 2014

Buddy Complex

Buddy-complex-crew

Hmm … mungkin guenya aja yang udah negative thinking duluan, tapi nggak tau kenapa, kok rasanya BC ini kayak kurang greget aja. Jadi mikir, kayaknya Sunrise lagi berusaha keras untuk bikin serial mecha yang bisa, setidaknya, mendekati yang namanya Gundam. Sebelumnya mereka sempet keluarin Valvrave, yang … ehem … gue agak yah … katakanlah, kecewa di beberapa poin.

Kalo Buddy Complex ini, begitu Aoba “dibawa” ama Hina ke masa depan, yang paling pertama terlintas di pikiran gue … “Pasti di ‘dunia’ ini, Aoba dan Hina akan berada di pihak yang berlawanan” daaa~n … survei membuktikan: ting tong! Hehehe. Obvious isn’t it?

Cuma konsepnya yang masih agak rancu (banget). Let me get this straight, kan Aoba dan Hina sama-sama masuk vortex atau mungkin worm hole, lalu terlempar ke masa depan. Nah … di situ, si Hina menghilang. Padahal mestinya, Hina yang membawa Aoba itu adalah Hina yang datang dari masa depan kan? Buktinya dia punya mecha dari masa depan di masanya Aoba. Berarti mestinya selama Hina ada di “masa lalu” (masanya Aoba), di masa depan jadi nggak ada Hina. Kenapa? Karena dia time travel ke masa lalu.

Kemudian dari usianya, Hina di masa depan adalah seorang remaja. Berarti kalo dia pergi ke masa lalu (masanya Aoba), mestinya di masa itu dia belum lahir atau masih sangat kecil. Tapi di anime itu dia nggak ketemu sama Hina-versi-masa-lalu (atau mungkin memang ceritanya waktu kecil tinggalnya nggak di kota tempat Aoba). Atau mungkin harusnya begitu masuk ‘lorong waktu’ dan time travel ke masa lalu, mestinya Hina menghilang tengah jalan. Kenapa? Karena dia kan time travel ke masa lalu … masa di mana kemungkinan manusia yang namanya Hina itu belum ada/belum lahir.

Tapi anehnya, yang terjadi justru sebaliknya, Hina menghilang justru ketika kembali ke masanya dia yang benar … lhaa? Dan tiba-tiba muncul lagi sebagai anggota musuh. Lhaa? Hebatnya lagi kenapa tiba-tiba Aoba munculnya langsung di kokpit Luxon? Padahal seinget gue, mecha yang dinaikin Aoba sama Hina, bukan Luxon. Lagipula, si Hina kan mestinya di masa depan ada di pihak lawan, kok si Aoba bisa dengan kebetulannya masuk kokpit Luxon, bukan ke mecha lawan … Nah … membingungkan. So, I cannot get it straight … 

Dan … kenapa pose di bawah ini rasanya familiar sekali ya? 

bc-ed

Nisekoi

nisekoi-key

Ya … buat romcom lah. Mosok nonton satu season nggak ada romcomnya. *lah, siapa juga yang mengharuskan? 

Situasinya ya typical romcom sih. Raku (protagonis) pernah buat janji ama temen masa kecil, tapi lupa nama dan wajahnya (ya masih satu aliran lah ama Love Hina). Gedenya, dia naksir Onodera tapi nggak belum kesampaian mau ngomong, tapi karena situasi dia harus pura-pura pacaran dengan Chitoge. Sifat kedua cewek ini bertolak belakang (as usual), tapi ya ujung-ujungnya sih bisa ketebak gimana perasaan keduanya kepada Raku. Terus ya, belum ketauan siapa yang punya kunci ke kalung yang diterima Raku sebagai kenang-kenangan dari anak perempuan yang dulu. Repetitif? Yes. Akan ada endingnya? Dunno.

Mungkin akan ketemu pemilik kunci kalung-nya, atau mungkin dibikin never ending loop terus, atau ya Raku akhirnya memilih satu cewek, tapi ternyata dia bukan pemilik kunci, sementara pemilik kunci yang sebenarnya juga akhirnya ketauan siapa, tapi ya tetep si Raku memilih cewek yang dia senengin meskipun bukan pemegang kunci. That’ll be cool. 

Witch Craft Works

wcw-transfer-witches

Hype-nya tinggi waktu belum mulai … setelah mulai … Yang gue seneng malah ngeliatin ending clip-nya, pas para witch dibikin berbentuk chibi dan kepalanya gerak-gerak ngikutin lagunya. Hahaha… kocak. Kalo anime-nya sendiri … euh … ya biasa aja sih kalo buat gue. 

Hamatora

hamatora-chara

Awalnya nonton biasa aja, trus pas udah merasa kayaknya lumayan menarik nih, eeh … di episode 5, pas si musuh ngeluarin “jurus mautnya” … NGGAK BANGEEEEETTT!!! @($#*$@(@!#*%$#&%^!!!

50

Tapi jujur aja, kalo bisa jadi dokter kayak si Ratio, sepertinya asik juga. Punya mata yang bisa lihat kondisi organ tubuh tanpa harus pake x-ray. That’ll be nice.  Anyway, udah mulai dikasih satu musuh utama, jadi bukan cuma sekedar nyelidikin kasus per episode. Setidaknya jadi punya ‘target’ utama lah. Cuma ya berharap dengan sangat, kejadian episode 5 jangan sampe berulang.

Nobunaga The Fool

the-fool-newtype

Rasanya sih mulai kendor nonton yang satu ini. Bener-bener campur aduk ceritanya. Malah sekarang ada Gaius Julius Caesar yang naksir Ichihime … poor Cleopatra.  Rasanya kok jadi kayak gajebo ya. Dan kayaknya slow-moving banget, udah sampe sejauh ini, si Nobunaga masih aja berkutat di situ-situ terus. Nggak cuma Nobu-nya, si Jane juga sama aja. Malah berkesan stagnant. Tapi nggak tau lagi deh abis episode lalu setelah si chibi-hime ketembak. Mungkin ada perubahan drastis kali (atau lebih tepatnya, gue yang ngarep ada perubahan drastis … hahaha)

Mahou Sensou

mahosen

Ini … not even sure mau ikutin lagi apa nggak setelah nulis ini. Hahaha.

Mikakunin de Shinkoukei

Mikakunin-de-Shinkoukei

Nah yang ini bener-bener out of the blue banget. Seperti sudah gue bilang tadi, yang ini malah jadinya prioritas dibandingin yang lain hahaha. Yang jelas pas pertama kali denger lagu openingnya, berasa menyenangkan. Hahaha. Malahan ada orang yang iseng bikin remix-nya dan I must admit, bagus jadinya. Kalo si WCW kocak di ending, yang ini kocak di opening. 

Memang belum pernah ditulis sih, jadi buat yang pengen tau, Mikakunin de Shinkoukei (Engaged to the Unidentified) ini bercerita tentang Yonomori Kobeni (seiyuu: Terui Haruka) yang berulang tahun ke-16 dan di ulang tahunnya ini ternyata sudah dijodohkan dengan Mitsumine Hakuya (seiyuu: Hatano Wataru) oleh kakeknya. Yang lebih mengejutkan lagi adalah, Hakuya dan adiknya, Mashiro (seiyuu: Yoshida Yuri), datang ke rumah Kobeni dan ikut tinggal di rumah keluarga Yonomori. Lebih aneh lagi, Mashiro yang berpenampilan seperti anak kecil berusia sembilan tahun bisa masuk ke sekolah dan kelas yang sama dengan Kobeni dan Hakuya, bahkan tidak ada satu orangpun yang mempertanyakan hal itu.

Sehari-harinya, Kobeni adalah seorang anak yang rajin dan biasa melakukan pekerjaan rumah tangga, tetapi kadang fisiknya tiba-tiba lemah dan demam. Dia mempunyai seorang kakak yang bernama Benio (seiyuu: Matsui Eriko), dan Benio sangat menyayangi Kobeni bahkan berlebihan. Hal ini dipicu oleh perasaan bersalah Benio kepada Kobeni karena pada waktu masih kecil, Kobeni pernah jatuh ke jurang dan Benio merasa hal itu adalah kesalahannya. Kobeni sendiri tidak terlalu ingat kejadian tersebut, sehingga dia tidak ingat bahwa Hakuya-lah yang dulu menolongnya ketika dia jatuh ke jurang.

Tetapi di balik semua itu, Kobeni merasakan ada banyak kejanggalan yang menyangkut Hakuya dan Mashiro, seperti misalnya tidak ada yang curiga atau mempertanyakan keberadaan Mashiro di kelas Kobeni, kemudian kemampuan Hakuya untuk melesat secepat kilat. Kecurigaan Kobeni itu akhirnya terjawab oleh kehadiran Mitsumine Shiroyuki, ibu Hakuya dan Mashiro yang mengatakan bahwa sebenarnya keluarga Mitsumine bukanlah manusia dan bahwa saat Kobeni jatuh, Hakuya memberikan sebagian kekuatannya untuk menolong Kobeni. Hal ini lah yang menyebabkan Kobeni yang manusia biasa, kadang tiba-tiba lemas dan demam.

Sebenernya anime ini kalo mau dibilang yaa … biasa juga, cuma kayaknya yang ini lebih menghibur aja. Mashiro yang selalu merasa ‘diteror’ oleh Benio yang selain siscon ternyata juga lolicon. Apalagi si Benio paling alergi sama “adegan romcom” … hahaha.

Remix Mode 

Tinggal nunggu musim depan nih …