Shokugeki no Soma dan Tempe

Di episode 16 anime Shokugeki no Soma, ada kejadian menarik di mana Soma ditantang adu masak oleh Jouichiro, ayahnya yang tiba-tiba datang berkunjung ke asrama tempat Soma tinggal.

Jouichiro yang merupakan mantan peringkat dua dari Elite Ten, membuat sejenis ramen, dan dikatakan di situ bahwa salah satu yang membuat ramen itu menjadi unik dan lebih enak adalah bahwa dia menggunakan TEMPE (tempeh). 

soma-tempe-1 soma-tempe-2

Di situ juga dijelaskan bahwa tempe adalah makanan asli Indonesia yang dibuat dari kedelai dan fermentasi. Kalo nggak salah dulu pernah ada cerita kalo terjadi sengketa yang mengatakan bahwa tempe berasal dari Jepang. Padahal kan tempe Indonesia banget. 

Buat yang mau liat terjemahan omongan mereka, ini ada screen cap dari salah satu fansub anime.

soma-tempe

Separuh Musim

Uuh … udah beberapa waktu nggak nulis sesuatu tentang review setengah musim, akhirnya memaksakan diri juga untuk nulis. Apalagi setelah diitung-itung (emang ada banyak?), ternyata yang niat diikutin dalam musim semi kali ini ada … jreeeengg … 1 (satu) judul! 

Nggak tau kenapa, tapi agak-agak lost interest aja ama beberapa judul yang tadinya pengen diikutin, dan setelah sekitaran 3 episode di awal, malah jadi males ikutin. Itu, dan beberapa kegiatan real life memang agak banyak belakangan ini.

Nah, sekarang, satu-satunya judul yang diniatin nonton itu adalah … Shokugeki no Soma. Ceritanya sih simpel aja, Yukihira Soma adalah seorang anak yang dibesarkan di sebuah restoran kecil yang didirikan oleh ayahnya. Yukihira sangat ingin menjadi chef handal dan bisa mengalahkan masakan ayahnya yang sangat terkenal di daerah itu.

shokugeki-soma-splash

Suatu hari, ayahnya memutuskan untuk menutup restoran itu karena dia akan pergi ke luar negeri dan bekerja dengan rekannya di sana. Yukihira ingin meneruskan usaha restoran itu, tetapi ayahnya justru mendaftarkan dirinya ke sebuah sekolah elit khusus calon chef yang sangat terkenal di Jepang, Totsuki Academy. Sekolah ini terkenal karena eksklusifitas dan “kejamnya” peraturan di situ. Setiap murid dituntut untuk bisa memenuhi standar chef terbaik, dan yang tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut, maka dia akan dikeluarkan.

Selain peraturan itu, sekolah ini juga mempunyai keunikan lain yaitu, setiap murid yang mempunyai masalah dengan rekannya, akan menyelesaikan pertikaian itu dengan menggunakan ajang “duel” memasak yang dikenal sebagai “Shokugeki“. Siapa yang masakannya dinilai sebagai yang terbaik oleh dewan juri, maka dialah yang memenangkan pertikaian itu.

Keunikan lainnya adalah, di sekolah itu ada Tōtsuki Jyūketsu Hyōgikai, atau yang dikenal sebagai Elite Ten yang terdiri dari 10 murid dengan masakan terbaik yang mempunyai ‘kuasa’ untuk ikut menentukan kebijakan di Totsuki. Salah satu dari Elite Ten ini adalah Nakiri Erina, cucu dari pendiri Totsuki, yang saat ini sedang menduduki posisi nomor 10.

Sisanya ya … bagaimana Yukihira bisa bertahan di Totsuki, dan mewujudkan cita-citanya untuk menjadi chef handal. Gitu aja. Hehehe. Anime masak memasak yang agak heboh dan hiperbolis, cuma buat gue sangat menghibur. Mungkin karena hawa-hawanya mirip ama Mr. Ajikko, jadi agak-agak berasa nostalgic.  Hebatnya juga, ini yang bikin cerita sampe melibatkan Morisaki Yuki, artis dan chef beneran untuk menjadi narasumber.

triage-x-charas

Judul-judul lainnya … hmm … lebih ke guilty pleasure kali ya. Soalnya nonton ya nonton, nggak ya nggak. Kayak misalnya Triage X, kalo nggak terlalu ‘mengekspos’ yang gede-gede, mungkin ya bisa lebih menarik buat gue … atau tetep nggak. Hahaha.

owari-no-seraph

Owari no Seraph … euh … kayaknya gue merasa datar. Nggak ada greget nya. Mungkin ada yang terlewat? Nggak tau juga, dan kayaknya agak males untuk nyarinya. 

grisaia-charas

Grisaia no Rakuen, hmm, typical harem anime sebenernya, cuma dibikin agak-agak dark di latar belakang kehidupan si tokoh utama, tapi ya agak-agak ekstrim sih. Yang bisa gue bilang cuma, ya … typical satu cowok dengan banyak cewek, apalagi kalo liat yang ‘ekstra’ (bonus dari DVD/Blu-ray). NOT for children, dan NSFW.  Mind you.

denpa-kyoshi

Denpa Kyoushi. Mungkin maksudnya kayak GTO tapi dengan background otaku, bukan berandalan. Agak aneh juga sih cara-caranya, termasuk bikin game yang bagus untuk ngebantu anak-anak belajar. Bahkan seorang jenius pun gue rasa nggak bisa juga ngembangin game overnight. Rada maksa kalo menurut gue. 

 

danmachi-splash

Danmachi (dungeon dst… males nulis). Ini ngegabungin game RPG ama anime kali ya dasarnya? Intinya para dewa turun ke bumi, terus di bumi sendiri ada semacam sistem dungeon, di mana adventurer (manusia) berusaha masuk dan menaklukkan dungeon itu. Para dewa ini tentunya ya seperti dewa-dewa, punya pengikut. Tokoh utamanya adalah pengikut dari Hestia, seorang dewa (dewi) yang … miskin. Yah, biarpun miskin tapi the joke is on Loki. Physically Ya intinya gimana si pengikut ini naik level lah, apalagi dia naksir sama salah satu knight yang levelnya tinggi.

 

And you? 

Shokugeki no Soma

Yukihira Soma (seiyuu: Matsuoka Yoshitsugu) tinggal bersama ayahnya di restoran kecil milik mereka di sebuah distrik pertokoan. Meskipun kecil, tetapi masakan sang ayah, Yukihira Jouichiro (seiyuu: Koyama Rikiya), terkenal enak dan hal itu memacu Soma untuk bisa menjadi chef yang lebih baik dari ayahnya. Selain sering ‘bertanding’ melawan ayahnya, Soma juga bercita-cita ingin fokus pada belajar memasak setelah lulus SMP.

Saat Soma sedang bersemangat untuk belajar memasak, ayahnya justru mengatakan bahwa dia ingin menutup restorannya untuk sementara karena dia akan pergi ke Eropa dan memasak di sana bersama kawannya. Soma sangat terkejut dengan keputusan ayahnya tersebut. Dan lebih terkejut lagi ketika mengetahui bahwa ayahnya telah mendaftarkan dirinya ke sekolah elit untuk para juru masak di Jepang yaitu Tootsuki Saryouryouri Gakuen (Tootsuki Culinary Academy)

Awalnya Soma mengira sekolah itu adalah sebuah sekolah yang membosankan, tetapi ternyata dia baru mengetahui bahwa sekolah itu terkenal sangat ‘elit’ sehingga hanya 10% saja yang mampu lulus sebagai chef. Sekolah ini lah yang memperkenalkan sistem Shokugeki (food wars/cooking wars) di mana siswa-siswanya ‘berduel’ dalam memasak untuk menyelesaikan permasalahan antar mereka. Soma yang memang bersemangat menjadi chef yang handal pun menerima ‘tantangan’ ayahnya untuk lulus dari sekolah tersebut.

 

My thoughts?

Gue ketawa liat episode 1 nya. Ngakak abis pas liat ekspresi para pelanggan yang makan masakan Soma atau bapaknya. Hiperbola abis. Mengingatkan gue ke anime lawas, Mister Ajikko atau yang dulu dikenal di Indonesia dengan judul Born to Cook cerita tentang Ajiyoshi Yoichi. Di situ juga kalo menggambarkan betapa enaknya masakan Yoichi, pelanggan akan melayang, terlempar ke udara, masakannya bersinar terang dst. Kocak banget.

Bedanya dengan Shokugeki no Soma adalah … kalo di Soma, kadang penggambarannya agak-agak ecchi dan berkesan … hentai  in a way, lucu juga sih, cuma mungkin perlu diperhatikan siapa pemirsanya. Not for young children, obviously.

Anyway, dulu Ajikko itu adalah anime memasak yang gue suka, bahkan mungkin satu-satunya yang gue suka, padahal di masanya ada satu lagi tuh yang populer, Chuuka Ichiban (Cooking Master Boy), tapi gue lebih suka ama hiperbola-nya Ajikko.  Jadi si Soma ini mungkin bakalan jadi salah satu yang gue ikutin, meskipun mungkin nggak full attention.

 

LINKS