At The End of Summer

Nggak terasa anime musim panas udah pada mulai berakhir (eh? … ). Masih ada 1-2 judul yang belum selesai sih tapi kayaknya juga cuma kurang dikit. Malahan ada yang “peninggalan” musim semi.  ^^;

Anyway, sebelum masuk ke musim gugur, setidaknya gue tulis sedikit tentang yang diikutin selama musim panas, sambil nunggu yang musim gugur pada tayang. Dan anime-anime itu adalah … *jreeeeng

Aldnoah Zero

aldnoah-splash

 

Obvious choice. Buat gue sih. Hahaha.  ::lol::

Jujur aja, ini serial yang tiap episodenya selalu gue tungguin. Gue suka perkembangan ceritanya, mulai dari awal diperkenalkan tokoh-tokohnya sampai “perjalanan hidup” mereka sepanjang serial, dead or alive. Ada banyak karakter yang diperkenalkan sebenarnya tapi menurut gue nggak ada tokoh yang “kedodoran”, alias ditongolin tapi nggak jelas juga apa peranannya sepanjang cerita. Kalo mau dibilang kasarnya, tokoh yang banyak itu dengan tanpa keraguan langsung dibantai jadi populasi karakternya menyusut. I did say it could happen though …  :p  Dan gue juga suka di mana secara teknologi sebenarnya bumi dan kaum Vers jauh banget gap-nya, tapi si tokoh utama bisa mengatasinya dengan menggunakan Kataphrakt (Cataphract) biasa, tanpa senjata super tapi dengan akal yang luar biasa. Umumnya cerita yang terjadi adalah akhirnya salah satu akan mendapatkan teknologi yang sama/setara kemudian melanjutkan pertempuran dengan equal ground, but not this one. Dapet sih, tapi cuma berupa uchuu senkan -nya dan si tokoh utama tetep pake Kataphrakt yang ada, nggak ada mecha musuh yang berhasil direbut ama dia. :piss:

Yang menarik untuk gue komentarin adalah para pembuat cerita sepertinya cukup mengerti apa yang namanya Basic Life Support dan penggunaan AED (Automated External Defibrillator). Ini bisa dilihat pada adegan di mana Inaho mencoba meresusitasi Asseylum waktu dia dicekik oleh Rayet. Meskipun (!) masih ada juga “salah”nya. Dalam hal ini sih bisa dibilang yang salah dalam menggambarkan kerja AED-nya, bukan Inaho-nya, tapi at least sebagian besar sequence resusitasinya mendekati guidelines yang benar. Good job. :clap:

Kalo mengenai karakterisasinya sih gue suka. Semua karakter terlihat berkembang, terutama yang merupakan karakter-karakter sentral. Bahkan Inaho yang super flat juga menunjukkan perkembangan, padahal dari awal gue agak-agak merasa ada yang ‘kurang’ juga. Kenapa? Soalnya Inaho ini kan ceritanya usia-usia remaja, yang biasanya pada ‘meledak-ledak’ katakanlah kayak Inko atau Calm. Tapi di sini Inaho sangat-sangat-sangat datar, ekspresinya hampir nggak ada sama sekali. Sayangnya, gue nggak ngeliat adanya background story kenapa dia tumbuh seperti itu, bahkan orang jenius pun rasanya nggak se-datar itu, pasti ada sesuatu yang bisa membuat dia berekspresi lebih bebas. Kita nggak tau kenapa Inaho bisa se-datar itu meskipun dalam pertempuran, ‘ketenangannya’ yang luar biasa itu sangat membantu.

Endingnya … total cliffhanger. Bener-bener nyuruh kita untuk nonton lanjutannya di bulan Januari nanti. Yah, gue sih berharap penjelasannya nanti masuk akal, considering separuh pertama ditutup dengan adegan seperti itu dan semoga nyambungnya enak dengan yang sekarang. Asal jangan kayak anime ‘satu lagi’ di mana ada seseorang yang super hebat sampe bisa punya kemampuan heal yang luar biasa sehingga not a single friend dies … :blush:

Sword Art Online II

Sword-Art-Online-Season-2-Dengeki-June-Visual

 

Yah … kayaknya ini sih memang sebagian besar penonton anime ngikutin ^^;  Kalo ada yang namanya mainstream, ini mungkin adalah yang paling mainstream di musim panas.

Overall ceritanya masih sama sih, Kirito trying to save the world people from being killed. Kalo dulu di SAO dia pake pedang, di sini dia pake senjata api plus … lightsaber. Bedanya kalo dulu dia berjuang untuk tetap hidup dan bisa keluar dari SAO, kalo di GGO ini dia berjuang untuk menghentikan seorang pembunuh menghabisi para player game online itu. Dan bedanya lagi, kali ini dia bukan ditemenin Asuna di dalam game, tapi ditemenin sama karakter bernama Sinon. Trus kalo di SAO player yang dibunuh/mati dalam game, akan mati juga di dunia nyata, kalo GGO ini ada seorang player yang bisa membunuh karakter player lain sekaligus si playernya sendiri di dunia nyata. Dan ternyata juga, ini player mengenali Kirito karena dulu di SAO, Kirito adalah salah satu player yang ikut memberantas para pelaku PK termasuk ya si Death Gun yang sekarang ada di GGO itu.

Kalo liat SAO yang pertama, ada kemungkinan yang ini akan lanjut terus nggak kayak A/Z yang dipecah jadi 2.

Zankyou No Terror

Zankyou-no-Terror-magazine

 

Hmm … kayaknya kok yang ini nggak terlalu banyak review yang gue liat ya? Apa kurang menarik? Padahal production staff nya lumayan top. Atau gue aja yang nggak nemu pas browsing kali. ^^;

Proyek rahasia pemerintah yang gone wrong ? Seperti biasa, organisasi rahasia pemerintah ingin menciptakan ‘manusia’ yang punya kemampuan khusus, jadi sejak kecil mereka dijadikan ‘kelinci percobaan’ dan dididik sesuai kepentingan para penguasa. Tapi akhirnya ada yang berhasil lari dari fasilitas rahasia itu dan sekarang mereka ingin memberitahukan kepada dunia mengenai hal itu.

Secara sepintas memang ceritanya berasa kayak udah banyak yang bikin cuma ya nggak tau kenapa, seneng aja ngikutinnya. Dan nggak kaget juga kalo tiba-tiba tengah jalan ada musuh yang muncul dan dia adalah salah satu “sejawat” tokoh utama yang dulunya sama-sama berada di fasilitas “pendidikan” itu. Tujuannya sih jelas, ngasih lawan yang berimbang meskipun di episode terbaru tampaknya si “lawan” ini sebenernya punya keinginan lain. Sementara salah satu tokoh utamanya, juga sepertinya sibuk dengan tokoh cewek yang ada dalam cerita, which is menurut gue manusiawi, dia berada dalam usia di mana ketertarikan kepada lawan jenis mulai muncul, apapun alasan/bentuknya. Mungkin pengarangnya selain ingin membuat plot twist juga ingin menunjukkan bahwa dibentuk kayak apapun, ya namanya juga remaja.

Pada dasarnya, teror yang dilakukan oleh kedua tokoh utama ini sebenernya bukan untuk menghancurkan Tokyo/Jepang/dunia, mereka hanya ingin memberitahukan kepada publik mengenai apa yang telah terjadi dan yang dirahasiakan oleh para penguasa dan pembuat kebijakan. Tapi ya tetep, for whatever reason, tindakan mereka ya tetep merupakan tindakan terorisme. Dikemas dengan alasan apapun, does not change anything. Endingnya gimana, belum keliatan juga sih, cuma di episode terbaru, kayaknya sih nggak lama lagi. Apalagi mereka sepertinya dikejar oleh semacam “deadline”. Entah maksudnya apa, mungkin karena mereka adalah hasil percobaan, mereka tau bahwa umur mereka tidak akan lama, jadi mereka pasti akan berusaha memastikan semua rencana dilaksanakan sebelum mereka sendiri mati (maybe).

Tokyo ESP

Tokyo-ESP-anime

 

Euh … gue tadinya mengharapkan ini bagus, tapi nggak tau kenapa kayaknya setelah episode 4 gue merasa nggak ada kemajuan yang berarti. Karakternya kayaknya pada stuck semua, cerita juga nggak membuat kemajuan. Yang ada cuma gaya-gaya Karate Kid yang bolak balik kalah terus akhirnya ketemu kungfu panda master bela diri, terus ya berlatih keras dst dst. Agak-agak lost interest jadi akhirnya ya macet nontonnya. Cuma kalo inget aja nonton, nggak sampe bener-bener ngikutin.  ^^;  Dan nggak tau kenapa itu master bela diri harus digambarkan sebagai kawin silang antara Saotome Genma sama Happosai (selain cebol, cabul nya juga). Even sampe sekarang gue masih belum lanjutin lagi.  :ngantuk:

Barakamon

barakamon

Yang ini juga agak tersendat nontonnya. Mungkin karena memang gue jarang nonton yang slice-of-life kayak gini, tapi di beberapa poin rasanya seperti repetitif alias agak-agak ngulang. Nggak total nge-drop tapi juga nggak rutin nonton … maybe later  😉

Peninggalan musim lalu

Mahouka Koukou no Rettousei

Mahouka-Koukou-no-Rettousei-Wallpaper

Seriously? Si Tatsuya ini superrrr banget. Sedemikian supernya sampe gue bingung karakter yang lainnya ini buat apa … Hahaha. Coba aja deh buat yang nonton, perhatiin, apakah ada sesuatu yang harus dilakukan di anime itu dan Tatsuya nggak bisa? Nggak ada. None. Zip. Nada. Dan semua langkah lawan sudah bisa diprediksi dan diantisipasi. Trus itu murid-murid sekolah magic yang ceritanya pada top of the class kayak nggak ada artinya di hadapan Tatsuya.

Udah gitu, pas di episode 20-an, tiba-tiba Miyuki mencium kening kakaknya itu dan mengatakan bahwa sekarang dia dibebaskan menggunakan kekuatannya. What?! Jadi Tatsuya yang udah super jagoan itu belum make seluruh kemampuannya karena dibatasi? Dan sekarang ‘limiter’-nya dilepas ama Miyuki …  O_O  Da*n man … how strong are you exactly? Udah gitu, dia juga menciptakan ‘gadget’ yang berupa armor dengan segala “anti” nya, anti peluru, anti bahan kimia, anti air, anti gores, anti lecet, anti maling, anti mo …

Sayang juga sih nggak ada cerita yang detail tentang asal usul Tatsuya selain yang disinggung-singgung oleh beberapa karakter di anime, tapi itupun nggak terlalu gamblang penjelasannya. At least tolong kita, penontonnya, dikasih taulah kenapa dia bisa se-perfect itu. Dan kedekatannya dengan Miyuki yang disebut sebagai adiknya itu kadang agak misleading.

Ini anime jadinya kayak guilty pleasure malahan, tapi gimana ya … 🙁  oh and this is so … true?  :down:

tatsuya-shiba

 

Captain Earth

captain-earth-splash

 

Hmm … somehow sejak si Puck itu diceritain, gue udah feeling kalo dia itu ‘last boss’nya. Hahaha… Keliatan kalo dia yang bakalan manipulasi semua pihak untuk dirinya sendiri. Jadi basically AI yang terlalu pintar itu bisa lebih licik dari manusia dan alien. Hahaha. Happy ending dan bagus juga meskipun agak-agak … hmm … standar? Dan agak-agak nggak ‘terselesaikan’ sih sebenernya, kayak misalnya kita nggak tau itu para planetary gears nasibnya bakalan gimana. Mungkin maksudnya mereka akan berbaur dan hidup sebagai manusia biasa setelah ego block mereka semua hancur. Cuma ya nggak diceritain, mungkin mau bikin OVA atau movie?

Guilty pleasure

Seirei Tsukai no Blade Dance

seirei-tsukai-blade-dance

 

Hahaha … ini beneran awalnya iseng download, tapi ya akhirnya ngikutin juga meskipun ya menurut gue biasa aja ini anime. Harem type standar nggak ada istimewanya. Lucunya ya bahwa si tokoh utama yang cowok itu dulunya pernah menjadi idola para cewek pada saat dia nyamar jadi … cewek. ^^;   Typical harem type anime, ya pastinya si cowok cuma satu Kazehaya Kamito, dan kayaknya so far yang gue liat karakter cowok yang muncul ya cuma dia sama satu musuh. Udah. Nggak ada lagi karakter cowok yang lain, tapi ya cewek-ceweknya muter di sekeliling Kamito, even pedang magisnya pun berubah wujud jadi cewek.  Seriously, ini beneran guilty pleasure, ditonton terus tapi ya nggak ada istimewanya. Hahaha.  ::lol::

PS: ada yang gue tonton tapi lupa bahas … hahaha … nyambung di sini aja:

Rail Wars!

railwars_1

 

Honestly, dari awal ngambil ini anime karena, I also love trains. Miniature trains tepatnya. Cuma ya bisanya sebates ngiler aja… mau ngoleksi sampe bikin maket dunianya nggak sanggup. Saldonya nggak kuaaat… penghasilan cuma (ngayal) seharga 1 mobil mewah per bulan mana bisa buat beli mainan gituan?  :fufufu:

Anyway, ini anime sebenernya sih harem type kalo IMO. Dan tokoh utamanya seperti biasa, too dumb to know kalo cewek-cewek itu semua naksir dia. Mulai dari osananajimi sampai yang artis. Kalo secara cerita ya … agak-agak kurang sih kalo menurut gue. Malahan yang terakhir itu kayaknya cerita yang dipaksakan ada. Yeah well yang pas cerita prince eh…. princess … ya berasa kayak diada-adain aja, apalagi yang pas episode terakhir … *yawn… Nevertheless, Sasshou is my favorite girl … namanya unik.  :muah:

Ya sudah … abis ini ya paling nunggu musim gugur. Dan sepertinya di musim depan banyakannya season 2 atau lanjutan dari sebelumnya (baca: PSYCHO-PASS 2 dan Log Horizon 2 … hehehe). Kalo yang judul baru … hmm … ada beberapa yang menarik, tapi ya … kita liat aja nanti, seperti biasa.

Barakamon

barakamon-splash

Handa Seishuu (seiyuu: Ono Daisuke) adalah seorang seniman kaligrafi muda yang berbakat, tetapi sayangnya, dia juga seorang yang sangat emosional. Pada saat seorang ahli kaligrafi senior mengatakan bahwa karyanya tidak menunjukkan suatu orisinalitas, Handa kehilangan kendali emosi dan langsung meninju orang tersebut. Sebagai hukuman, ayah Handa mengirim Handa ke pulau Gotou, sebuah pulau kecil dekat Kyushu dengan harapan Handa bisa belajar untuk mengendalikan diri.

Sesampainya di pulau itu, Handa benar-benar harus berusaha untuk menyesuaikan diri terutama dengan gaya kehidupan masyarakat setempat yang tentunya sangat berbeda dengan suasana kota besar. Di antara semua keunikan masyarakat setempat, ada seorang anak kecil yang dengan polosnya berusaha untuk berinteraksi dengan Handa. Bahkan anak kecil yang bernama Kotoishi Naru (seiyuu: Hara Suzuko) itu bisa mengomentari hasil karya Handa dan hal itu menyadarkan Handa. Sejak hari itu, kehidupan Handa mulai berubah sedikit demi sedikit.

My thoughts?

Ini slice-of-life yang menarik, jarang juga sih gue ngikutin yang beginian, makanya nggak bisa nyeritain panjang lebar. Hahaha. Tapi untuk Barakamon ini kayaknya bakalan gue coba ikutin. Baru episode 1 memang, tapi kayaknya tema yang diangkat sederhana aja, city boy, pindah ke pulau, hidup ala pedesaan, pertemanan dengan anak kecil, anger management, dst. Belum tau apakah akan ada cerita yang kompleks atau nggak ke depannya.

 

LINKS

Zankyou no Terror

Watanabe Shinichiro dan Kanno Yoko. Mengingatkan kembali ke Cowboy Bebop. 

zankyou-splash

Di sebuah fasilitas pemrosesan bahan bakar nuklir di Jepang, terjadi pencurian plutonium oleh 2 orang yang tak dikenal. Sebelum pergi, mereka sempat menuliskan kata “VON” dengan menggunakan cat merah.

Enam bulan setelah kejadian itu, di Tokyo tiba-tiba terjadi serangan teroris yang sebelumnya diawali dengan sebuah video yang diunggah di internet berisikan rekaman 2 orang yang mengaku berasal dari organisasi “Sphinx”. Mereka mengatakan bahwa pada jam 3 sore, Tokyo akan diselimuti oleh awan gelap. Dan pada kenyataannya pada jam 3 sore terjadi ledakan beruntun di sebuah gedung yang menimbulkan asap tebal.

Pencurian dan serangan itu direncanakan dan dilaksanakan oleh 2 orang anak laki-laki yang menyamar sebagai murid SMU. Mereka adalah Nine (seiyuu: Ishikawa Kaito) dan Twelve (seiyuu: Saitou Souma), di sekolah mereka menggunakan nama samaran Kokonoe Arata (Nine) dan Hisami Touji (Twelve). Pada hari pertama mereka masuk sekolah, Twelve melihat seorang anak perempuan sedang dibully oleh teman sekelasnya. Anak perempuan yang bernama Mishima Lisa (seiyuu: Tanezaki Atsumi) itu adalah seorang anak yang cenderung menutup diri dan selain menghadapi masalah di sekolah, tampaknya dia juga mengalami masalah di rumah. Selain itu, Lisa juga tampaknya mengalami gangguan makan (bulimia?).

Sesaat sebelum Nine dan Twelve melakukan aksi mereka, Lisa sempat memergoki Twelve. Twelve memberikan sebuah boneka kepada Lisa dan minta Lisa untuk memegang boneka tersebut sampai dia memberi perintah sebaliknya. Boneka itu adalah salah satu bom yang mereka buat dan akan mereka ledakkan. Twelve sengaja melakukan hal itu dan memberitahu Nine. Dia meminta Nine untuk memutuskan apa yang akan terjadi pada Lisa. Twelve sengaja membuat situasi seperti itu karena dia tahu bahwa terkadang Nine masih dihantui oleh masa lalu mereka di mana salah satu rekan mereka tidak berhasil mereka selamatkan ketika mereka melarikan diri dari suatu tempat. Dia ingin Nine bisa mengatasi hal itu dengan menghadapkannya pada situasi di mana Lisa terlibat.

Nine menghubungi Lisa melalui telepon dan memberinya dua pilihan, tetap di situ dan ikut menjadi korban atau bekerja sama dengan mereka berdua. Lisa mengatakan bahwa dia tidak ingin mati, maka Nine kemudian memberikan instruksi secara detail kepada Lisa dan Twelve datang untuk menjemputnya.

My thoughts?

Kayaknya seru nih. Siapa sebenernya Nine dan Twelve masih misterius, dan kilas balik yang ditunjukin mengindikasikan bahwa mereka tidak hanya berdua. Dari nama mereka yang hanya berupa nomor juga jelas bahwa mereka tidak sendirian, setidaknya masih ada 10 anak lagi. Tujuan dari aksi teror mereka pun belum ketauan untuk apa. Jadi ya … most likely, ngikutin. 

 

LINKS

Tokyo ESP

Gasp! Kagura dan Yomi! The famous Pocky-kissu! 

Tokyo-ESP

Nggak heran juga sih kalau ada mereka berdua di anime ini. Tokyo ESP adalah salah satu hasil karya dari Segawa Hajime, pencipta Ga-Rei. Jadi ya wajar aja kalau di Tokyo ESP (akan) muncul beberapa tokoh yang familiar buat yang pernah ngikutin manga Ga-Rei atau anime Ga-Rei:Zero. Dan sebenernya Tokyo ESP masih nggak jauh beda tema-nya dengan Ga-Rei.

Suatu hari di Tokyo, tiba-tiba muncul benda asing yang melayang di atas kota. ‘Benda’ itu ternyata adalah “Diet Building” alias gedung parlemen Jepang. Gedung itu bisa ‘terbang’ karena sedang dikuasai oleh para Espers, orang-orang dengan kekuatan supranatural. Mereka menyandera para anggota parlemen dan berencana menjatuhkan gedung tersebut di suatu tempat.

Selain Espers yang menguasai gedung parlemen, di tengah kota mulai terjadi kekacauan yang juga disebabkan oleh para Espers. Mereka membuat kekacauan dan mencelakai banyak orang yang mereka sebut sebagai “ningen” (manusia). Di tengah kekacauan itu, beberapa orang mulai mengharapkan datangnya “Shiroi Shoujo” ( = gadis putih), seorang anak perempuan berambut putih yang misterius. Dia selalu datang untuk menolong orang tetapi tidak ada satupun yang tau siapa dirinya yang sebenarnya. Orang hanya mempunyai fotonya dari belakang, tidak pernah terlihat wajahnya.

Shiroi Shoujo itu sebenarnya adalah Urushiba Rinka (seiyuu: Kidou Ibuki). Dia adalah seorang anak perempuan yang tinggal bersama ayahnya, Urushiba Rindo (seiyuu: Inada Tetsu) yang merupakan pensiunan polisi. Mereka hidup dalam kondisi yang pas-pasan sehingga Rinka harus bekerja sambilan di sebuah restoran.

Suatu hari, Rinka merasa dia berhalusinasi dan melihat banyak ikan beterbangan. Dan ketika dia bersentuhan dengan salah satu ikan itu, Rinka mendadak tidak sadarkan diri. Pada saat bangun, dia baru menyadari bahwa dirinya sekarang mempunyai kemampuan untuk menembus benda-benda mati, seperti dinding ataupun peluru.

Bersama dengan Kyotaro Azuma (seiyuu: Koumoto Keisuke), teman sekolahnya, yang juga mempunyai kekuatan supranatural berupa kemampuan untuk melakukan teleport, Rinka yang dididik oleh ayahnya untuk selalu menegakkan kebenaran dan keadilan menggunakan kekuatan yang mereka miliki untuk melawan Espers yang menggunakan kemampuan mereka untuk kejahatan. Tetapi mereka tidak tahu bahwa mereka akan berhadapan dengan sebuah organisasi Espers yang jauh lebih berbahaya daripada sekedar penjahat biasa.

My thoughts?

Gue dulu suka banget ikutin karya Segawa Hajime yang Ga-Rei, both anime dan manga. Jaman-jamannya Kagura dengan Byakuei-nya dan Ken-chan vs Yomi. Apalagi di opening Ga-Rei:Zero itu orang-orang berbaju orange langsung dibantai Yomi di episode 1. Hahaha. Short-lived characters.  Tapi di Tokyo ESP mereka hidup lamaan dikit. Hahaha. Jadi ya most likely, I’ll follow this one.  Dan … Ogata Megumi? Hisashiburi …

 

LINKS

aldnoah.zero

aldnoah-zero

Pada tahun 1972, dalam sebuah misi eksplorasi bulan, manusia menemukan adanya sebuah portal yang memungkinkan manusia melakukan perjalanan antar planet menuju Mars (lho? terus reruntuhan pesawatnya Sentinel Prime ke mana?) Dengan adanya penemuan ini, manusia memulai kolonisasi Mars. Ternyata di Mars, mereka menemukan teknologi asing dan kemudian manusia yang tinggal di Mars mengklaim semua teknologi itu untuk kepentingan mereka lalu mendirikan kerajaan Vers. Selain itu mereka juga memulai penyerangan terhadap manusia yang ada di bumi karena mereka merasa lebih superior.

Pada tahun 1999, terjadi peperangan besar di bulan dan mengakibatkan portal tadi meledak sehingga menimbulkan kehancuran sebagian permukaan bulan. Serpihan-serpihan bulan menjadi sekelompok asteroid yang berada di orbit bumi. Sementara itu orang-orang kerajaan Vers yang tidak dapat kembali ke Mars membuat koloni di antara asteroid tadi. Selama 15 tahun lamanya pihak Vers dan bumi mengadakan gencatan senjata, dan pada tahun 2014, putri Asseylum Vers Allusia (seiyuu: Amamiya Sora) memutuskan untuk turun ke bumi dengan tujuan membicarakan perdamaian antara Vers dan bumi, tetapi di bumi, iring-iringan mobil mereka diserang dengan menggunakan rudal dan salah satu rudal tersebut menghancurkan mobil Asseylum. Mengetahui hal itu, pihak Vers yang berada di orbit bumi segera melakukan penyerangan ke bumi dan berencana untuk membunuh semua “old humans”.

My thoughts?

Udah tahun 2014 tapi bumi masih adem ayem aja tuh…  ehem… Kalo liat trailer dan image yang beredar sebelum animenya nongol, sepertinya tokoh utama adalah Kaizuka Inaho (seiyuu: Hanae Natsuki), tapi di episode 1 nya, masih belum terfokus ke dia dan malah sepertinya lebih fokus ke Slaine Troyard (seiyuu:Ono Kensho) dan si putri. Atau memang mau memperkenalkan karakter yang lain dulu?   Dan kalo ngeliat list of characters … so many of them. Ada banyak banget karakter yang dimuat di official website! Tapi tenang, ada Urobuchi Gen. Jumlah itu bisa menyusut tajam.  *just kidding.

Anyway, kayaknya sih bakalan ngikutin yang ini, at least since it has mecha on it. And Kalafina. Hehehe.

 

LINKS