Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Monogatari
Tikusnya kayak mahkluk gak jelas aja. Misalnya bola mata yang 07 Ghost atau para peri bulet yang Polyphonica ^^
Jadi, mereka tinggal dibawah istana, berkembang biak dan bikin sarang disana, tapi juga memperkuat susunan bangunannya. Jaman dulunya dipakai untuk melakukan penyelesaian istana di bagian yang terlalu detail untuk dikerjakan manusia.
Reply
naruhodo......
nde sa....yang orang sinting itu gimana?
[Image: SIGN_FUJIEDA.jpg]
Reply
Tapi, istana yang miara itu tikus lorong bawah tanahnya nggak boleh dimasukin, soalnya susunannya pasti udah beda banget sama rancangan awal, jadi bisa nyasar kecuali pakai item khusus untuk nyari arah keluar.
Karena imut, jadinya dibikin piaraan sama beberapa murid yang nemuin, taunya dalam semalam bentuk kamar mereka mulai berubah ;D

Yang orang gila... ganti aja deh ^^;
Reply
Un, saya juga mikir, itu Builder Mouse (udah dapet namanya ^^) termasuk hewan yang keberadaannya langka banget, karena jarang ada yang tahu, kecuali yang biasa berkutat sama bangunan antik.
tte....
beda sama rancangan awal?.......

Terus, buat pacar nyokapnya Aslan, dia ada kutukan di badannya, jadi buat ngurangin efeknya, musti pakai rokok khusus yang warna asapnya biru Big Grin
[Image: SIGN_FUJIEDA.jpg]
Reply
Diubah sama mereka, jadi lorong bawah tanah berubah jadi labirin :fox9:
Reply
serem amat!!! :fox9:
dan tiap beberapa generasi berubah susunannya gitu?
[Image: SIGN_FUJIEDA.jpg]
Reply
Makanya mereka dikurung di fondasi bangunan yang nggak dimasukin orang lain kan ^^

Sama kepikiran soal kenapa para tikus itu udah nggak digunakan lagi. Selera mereka itu nggak berubah ngikutin jaman. Jaman dulu, jenis bangunan yang dibikin itu emang sesuai mode, tapi di jaman sekarang, mereka bisa ngubah bangunan gaya modern jadi gaya ratusan tahun yang lalu, yang jelas ketinggalan jaman.
Reply
tapi masih bisa ditemui di bangunan lama ya....
dan cocok juga sih. Hemel kan bagian dari Yugdrazil (dilarang protes namanya!! :fox9: ), kerajaan yang penetrasi teknologinya termasuk nomor satu, tapi kebudayaan lama dipertahankan.

Nde, karena mereka dasarnya bukan orang kejam, dikumpulin dibiarinin hidup di tempat-tempat kuno gitu yah......bawah tanahnya tepatnya.
[Image: SIGN_FUJIEDA.jpg]
Reply
... lebih tepatnya sih, mereka dulu ditaruh disana dan karena mereka ngerawat bangunannya, makanya dibiarin. Dan sekarang yang kesisa juga memang tinggal di bangunan tua yang kadang bikin heran kenapa nggak lapuk dan nggak roboh juga.
Reply
Berarti terbatas di situs-situs sejarah tertentu yang nggak dihuni, minimal yang ruang bawah tanahnya ditutup dong...
[Image: SIGN_FUJIEDA.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)