Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Lyrical Wings - Mahou Shojo Lyrical Nanoha Fanfics
#3
[1800 Mid-time – Kapal Observasi Naval TSAB “Excellion”]

Terlihat bridge kapal observasi andalan TSAB itu tengah dilanda hiruk pikuk.

Suara alarm meraung-raung terdengar dimana-mana, layar-layar menunjukan status bewarna merah terlihat di masing-masing konsol dari setiap perwira yang berada di bridge.

Ditengah-tengah bridge berbentuk persegi itu, terlihat Kapten Kei Rouran tengah sibuk memerintahkan anak buahnya.

“Kapten, ruang kargo nomor 6 sudah tidak kuat menahan !” seru seorang perwira
“api menyebar dengan cepat, sistem magical-hydrant tidak berfungsi karena efek dari Lost Logia”

Wajahnya seolah ingin meminta atasannya memberikan perintah secepatnya.

Kapten Kei Rouran menatap galau kepada perwira itu, kedua mata mereka saling beradu, sebutir keringat jatuh melewati pipi sang Kapten.

“ Letnan, kunci Dek 17, putuskan semua hubungan, kecuali monitor pengamatan !” teriak sang Kapten

“Cepat !!”

Wajah tidak percaya nampak pada perwira itu
“Tapi Maam ?!” kata perwira itu sambil berdiri “masih ada beberapa perwira kita yang berada disana”

“Letnan Satu Liendtman !!” Bentak sang Kapten

“ini perintah !”

sejurus kemudian, wajah marah sang kapten berubah menjadi sayu.

“ Kita tidak punya pilihan lain……”

Letnan Satu Liendtman terpaku, lalu beberapa detik kemudian jari-jarinya menyentuh beberapa tombol.

“Kosongkan area Dek 17, semua personil segera menyingkir dari area !”

Didalam lorong Excellion, kepanikan pun segera menyebar, terutama untuk para anggota tim eksplorasi. Alarm dan suara Letnan Satu Liendtman terdengar di seluruh lorong Excellion melalui pengeras suara.

Di Lorong dekat Deck 17, terlihat seorang perwira muda lengkap dengan Barrier Jacket terpasang tengah berlari menuju kearah dek bermasalah tersebut. Dibelakangnya terlihat seorang perwira wanita menyusul dengan terengah-engah.

“Erio !”

Letnan Erio Mondial pun menoleh
“ada apa Caro ? kenapa belum berpindah dari dek ini ?" Erio bertanya sambil memegang pipi Letnan Dua Caro Ru Lushie yang basah oleh keringat.

“Aku sudah mengamankan beberapa sampel yang kita ambil dari Rion tiga hari yang lalu, Cuma aku tidak bisa mengamankan DS yang ada di kargo itu” Mata bening Caro nampak berkaca-kaca menatap kekasihnya tersebut.

“Maafkan aku” Sebutir air mata menetes dipipinya

“Sudahlah, sampel masih bisa diambil lagi, tapi tidak dengan nyawa para anggota tim” Erio menghapus airmata di pipi Caro, lalu dengan penuh kasih sayang dia mencium kening Caro

“aku akan kembali masuk, masih ada beberapa orang disana”

Caro terhenyak kaget “Erio ! bukankah sudah ada tim penyelamat yang dikirim ?!”

Erio menggeleng pelan, tangannya diletakan di pundak Caro.
“Mereka teman-teman kita, aku tidak akan meninggalkan mereka sendiri”

Setelah berkata itu, Erio lalu pergi kembali ke area Dek 17

“Erio, Kembali Erio ! ERIOO !!! “

Suara Caro pun menghilang seiring dengan api yang menelan bayangan tubuh Erio.
Reply


Messages In This Thread
Lyrical Wings - Mahou Shojo Lyrical Nanoha Fanfics - by tsu - 20/05/08, 21:38

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)