Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Lyrical Wings - Mahou Shojo Lyrical Nanoha Fanfics
#14
[0600 Mid-time, TSAB Army HQ East Wing, Section 9 Office]

Mobil Alicia memasuki halaman luar gedung Section 9. Gedung itu berada di sisi timur markas utama Ground Forces TSAB. Sebuah gedung yang terlihat sederhana apabila dibandingkan dengan kemegahan markas utama pasukan darat TSAB, memperlihatkan bagaimana para TSAB Council tidak begitu menyukai ide pembentukan Section 9, meskipun Major Subaru Nakajima mempunyai beberapa pendukung kuat seperti Admiral Chrono Hallouwn, Jenderal Yagami Hayate, Col.Takamachi Nanoha dan tentunya ayahnya sendiri Mayor Jenderal (Ret) Gennya Nakajima.

Gedung setinggi 10 meter itu mempunyai 2 lantai, bagian luarnya dicat dengan warna putih, tidak ada hiasan apapun kecuali tulisan HQ Section 9 bewarna silver di atas pintu masuk. Beberapa Staff TSAB terlihat tengah berjalan hilir mudik di luar gedung, di sisi kanan gedung terlihat beberapa mobil diparkir.

“Gedung yang sederhana, namun pas sekali dengan image Section 9 sebagai pasukan sukarela” Pikir Yuuki saat mobil Alicia memasuki area parkir.

Section 9 oleh beberapa pasukan regular TSAB disebut sebagai pasukan sukarela, karena terkadang mengerjakan sesuatu yang oleh banyak orang dianggap mustahil atau sia-sia seperti mencari keberadaan seseorang yang telah hilang dalam suatu kecelakaan yang telah terjadi beberapa tahun kebelakang.

Yuuki kemudian berjalan mengikuti Alicia dan Misano masuk ke gedung itu. Alicia lalu berhenti dan menoleh pada Yuuki “Ah, Letnan, aku mau mengurus sesuatu dahulu”

Yuuki menjawab “Baik Major”

“Misano-san, bisa antar aku ke ruang 706 Penyimpanan Arsip Level 1 ?”
“Baik Major, mari ikuti saya” Misano lalu melangkah didepan Alicia.
“Letnan, engkau tunggulah diruang istirahat”

“Baik Major” Yuuki lalu menghormat, dalam hatinya berpikir tidak biasanya Alicia mempunyai agenda lain.

Yuuki lalu berjalan menuju ruang istirahat Section 9, ruang itu sebenarnya adalah ruang untuk pertemuan, namun sebagian besar waktunya digunakan untuk tempat bersantai para personel Section 9.

Yuuki lalu duduk di sebuah bangku kosong, tiba-tiba mata Yuuki tertuju kepada vending machine yang terletak di pojok ruangan. Seorang gadis berbaju perwira Ground Forces tampak tengah kebingungan didepan mesin minuman itu, rambut panjang pink nya tampak terurai hingga sepundak.

Yuuki spontan berdiri dari duduknya dan mendekati gadis itu.

“Ada yang bisa ku bantu ?” Yuuki bertanya di belakang gadis itu

Gadis itu lalu menoleh, terlihat wajah lembut yang dihiasi rona merah di pipi.
Cantik, pikir Yuuki saat pertama kali melihat wajah dibalik rambut panjang warna pink itu.

“Ah… terima kasih…..sepertinya mesin Credit ku rusak” Gadis itu lalu menunjukan mesin Credit nya.
Midchilda memakai mesin sebesar telapak tangan ini sebagai alat pembayaran.

“Oh, mesin ini biasanya memang begini, aku juga sering mengalami saat di kapal” Yuuki tersenyum, tangannya lalu masuk kedalam kantong celananya mencari mesin Creditnya.

“Pakai punyaku dulu saja” Yuuki lalu meletakan mesin Credit itu didepan layar mesin minuman, terdengar suara mesin berkedip.

“Ah… tidak usah, terima ka….” Belum sempat gadis itu meneruskan perkatannya, Yuuki sudah menunjuk layar mesin itu

“Nah, sudah bisa, sekarang mau yang apa ? jus atau teh hijau ?”

Wajah gadis itu nampak memerah, dengan perlahan dia berkata “… teh hijau saja”

Yuuki lalu tersenyum, dan menekan beberapa tombol di layar. Beberapa detik kemudian 2 buah kaleng teh hijau keluar dari lubang di bagian bawah mesin. Yuuki lalu mengambil kaleng itu dan menyerahkan satu ke gadis itu.

“Ini punyamu, ambilah”

Gadis itu lalu mengambil kaleng yang disodorkan Yuuki
“Terima kasih”
sebuah layar tiba-tiba muncul di depan wajah gadis itu.

“Ah, maaf aku harus pergi”

Dia kemudian membungkuk pada Yuuki dan berlari kecil sambil membawa kaleng minuman itu.
Yuuki terdiam menatap kearah perginya gadis itu, padahal tadi dia ingin mengajak gadis itu minum bersama dirinya.

Memang belum saatnya yah, kata Yuuki dalam hati.

Tiba-tiba dari belakang terasa ada yang menepuk pundak Yuuki, Yuuki menoleh, terlihat Alicia membawa sebuah berkas dengan Misano menunggu dibelakangnya.
“Ayo Letnan, kita menemui Subaru”
Yuuki lalu tersenyum, mirip sebuah baterai yang terisi kembali.
“Yes, Maam”

Mereka bertiga lalu tiba di sebuah pintu kayu ganda. Sebuah tulisan kecil bertengger di tengahnya.

[Pimpinan Section 9, Major. Subaru Nakajima].
Reply


Messages In This Thread
Lyrical Wings - Mahou Shojo Lyrical Nanoha Fanfics - by tsu - 30/07/08, 22:12

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)