My Best Anime per Year 2000-2010 (2006): Bakumatsu Kikansetsu Irohanihoheto

2006: Bakumatsu Kikansetsu Irohanihoheto

Buat tahun 2006, gue akan pilih anime buatan Sun rise, tapi bukan tentang mecha (soalnya Sunrise rajin bikin anime dengan robot-robotan). Selain itu, anime ini muncul dalam format ONA alias Original Net Animation, yaitu format di mana anime dirilis langsung ke internet, jadi bukan ditayangkan di televisi (TV Series), atau diedarkan langsung ke dalam format video (OVA/Original Video Animation).

Image source: minitokyo
JudulBakumatsu Kikansetsu: Irohanihoheto / 幕末機関説 いろはにほへと
TipeOriginal Net Animation/ONA (26 episode)
Tayang6 Oktober 2006 – 6 April 2007
Genreaction, drama, history
StafKarya asli: Takahashi Ryosuke, Yatate Hajime
Sutradara: Oohashi Yoshimitsu
Komposisi cerita: Miyashita Junichi
Desain karakter: Kozaki Yuusuke
KarakterAkizuki Youjiro (seiyuu: Namikawa Daisuke)
Yuyama Kakunojou (seiyuu: Satou Rina)
Ibaragi Soutetsu (seiyuu: Inoue Kazuhiko)
Kanna Sakyounosuke (seiyuu: Toriumi Kousuke)

Anime ini berlatar belakang Jepang di periode Bakumatsu, di mana terjadi perubahan yang signifikan dalam tatanan sosial budaya masyarakat Jepang yang sebelumnya bisa dikatakan ‘tertutup’. Hal ini disebabkan mulai masuknya pengaruh budaya ‘barat’, baik itu dalam perdagangan maupun politik. Dengan adanya perubahan ini, eksistensi para samurai yang dulunya mendominasi menjadi semakin terkikis dan perlahan mulai menghilang. Dalam tatanan kehidupan sebelumnya, para shogun berkuasa dan mempunyai banyak samurai sebagai anak buah, tetapi sekarang para samurai yang kehilangan “majikannya” mulai kehilangan tempatnya di masyarakat.

Di masa perubahan kebudayaan ini, masih ada hal-hal supranatural, yang mulai dilupakan oleh masyarakat. Salah satunya adalah legenda tentang Hasha no Kubi atau Head of the Conqueror. Dikatakan bahwa siapapun yang bisa menguasai kekuatan Hasha no Kubi bisa menguasai Jepang. Dan di tengah peralihan kekuasaan yang terjadi saat itu, dikabarkan bahwa ada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kekuatan tersebut untuk kepentingan golongannya.

Di tengah perebutan kekuasaan ini, muncul seorang samurai dengan sebutan Eien no Shikaku (Eternal Assassin) yang mewarisi pedang Getsuruitou (Moon Tear Sword), yaitu pedang yang bisa mengalahkan Hasha no Kubi. Orang itu adalah Akizuki Youjiro, seorang samurai yang sebelumnya mempunyai tugas melindungi Sakamoto Ryouma seorang tokoh sejarah Je pang yang dibunuh oleh rekannya. Terdorong oleh penyesalan karena merasa gagal melindungi Ryouma, Akizuki berusaha keras untuk menjalankan tugasnya sebagai Eien no Shikaku.

Dalam pencariannya, dia tiba di Yokohama, di mana secara tidak sengaja dia bertemu dengan rombongan kabuki milik keluarga Yuyama yang dipimpin oleh putri tunggal keluarga tersebut yaitu Yuyama Kakunojou. Akizuki kemudian mengetahui bahwa meskipun tampak sebagai pemeran kabuki, ternyata mereka mempunyai misi untuk membalas dendam kematian orang tua Kakunojou yang dibunuh oleh seseorang be rnama Hario Genba. Pertemuan Akizuki dan anggota teater kabuki ini ternyata membawa dirinya terlibat dalam konspirasi dan intrik yang melibatkan banyak pihak.


Cerita tentang samurai yang mulai kehilangan tempat di masyarakat Jepang memang bukan sesuatu yang baru sih, tapi menurut gue anime ini lumayan menarik bisa memasukkan elemen supranatural buat ‘bumbu’ biar nggak terlalu umum. Elemen sejarah juga masih ada dalam alur cerita, ada modifikasi sedikit tapi secara keseluruhan nggak mengubah sejarah yang benerannya sampe jadi alternate universe.

Perkembangan karakternya bagus, meskipun kadang kalah sama cerita sejarahnya, tapi nggak kedodoran. Gue pribadi waktu dulu nonton lebih tertarik sama karakter Soutetsu, anggota grup kabuki yang bertugas sebagai, apa ya namanya? Penulis skenario? Ada banyak kejadian yang seolah mengindikasikan kalau dia ini bukan cuma nulis skenario buat dipentaskan, tapi dia juga “mengendalikan jalan cerita” yang dialami oleh anggota grup di luar panggung. Seorang konspirator di balik layar. 😁

Oh, dan musik latarnya melibatkan Kajiura Yuki, openingnya Kouya Ruten oleh FictionJunction YUUKA, insert songnya Namida oleh Ishikawa Chiaki. What’s not to like? 😁 tapi kayaknya anime ini nggak begitu populer ya di tahun 2006-2007? 🤔

My Best Anime per Year 2000-2010 (2005): KARAS

2005: KARAS

Tahun 2005 ini bertepatan dengan peringatan 40 tahun Tatsunoko, sebuah studio animasi yang terkenal dengan judul-judul superhero seperti Kagaku Ninja-tai Gatchaman (di Indonesia dikenal dengan G-Force), Casshern, Tekkaman (Blade), atau Hariken Polimar yang dulu di Indonesia dibundling dengan Toshi Gordion jadi “Gordion the Warrior & Polymar”.

Nah, di tahun 2005 ini best anime gue adalah anime buatan Tatsunoko yang dirilis untuk memperingati usianya yang ke-40 yaitu Karas.

Image source: fanart.tv
JudulKaras / 鴉 -KARAS-
TipeOVA (6 episode)
Tayang25 Maret 2005 – 26 Oktober 2007
GenreAction, supranatural, Sci-fi
StafPerencanaan awal: Satou Keiichi
Sutradara: Satou Keiichi
Desain karakter: Hayama Kenji, Satou Keiichi
KarakterOtoha Yousuke (seiyuu: Wada Toshihiro)
Yurine (seiyuu: Suzuki Kasumi)
Hoshunin Eikou (seiyuu: Sakurai Takahiro)
Nue (seiyuu: Fujiwara Kenji)

Karas menceritakan tentang dunia manusia dan dunia mahluk halus yang hidup berdampingan tetapi manusia tidak bisa melihat keberadaan para mahluk halus. Kondisi yang damai dan tidak saling mengganggu ini dijaga oleh Yurine, seorang gadis (spirit? peri? dewi?) yang dibantu oleh pengawalnya yaitu Karas, ksatria dengan armor bernuansa burung gagak yang bisa berubah dari wujud manusia menjadi pesawat atau mobil.

Setelah sekian lama hidup dalam kedamaian tanpa gangguan, membuat manusia menganggap keberadaan mahluk halus hanya khayalan dan menjadi sombong. Hal ini membuat Hoshunin Eikou, salah satu Karas yang selama ini melindungi kota membenci manusia dan memutuskan untuk menghabisi manusia

Dalam menjalankan rencananya itu, Eikou membentuk pasukan yang disebut Mikura, yaitu gabungan antara siluman dengan mesin. Dia pun menghabisi Karas-Karas yang lain sehingga “batas” antara dunia manusia dan mahluk halus terganggu keseimbangannya. Sebagai akibatnya, di kota mulai muncul kejadian-kejadian aneh di mana terjadi pembunuhan tetapi sulit untuk dipecahkan dan korban selalu berada dalam keadaan yang tidak wajar.

Yurine kemudian memanggil Otoha, seorang pemuda yang sedang dirawat di rumah sakit, dia menjadikan Otoha sebagai Karas yang baru dan memerintahkannya untuk melawan Eikou dan pasukan Mikuranya. Sementara itu, seorang pemuda misterius bernama Nue datang ke kota tersebut karena dia ingin membebaskan adiknya yang ditangkap oleh Eikou.


Waktu pertama liat video promo Karas, langsung “woooaaah”, animasinya keren banget dibanding anime seangkatannya. Adegan-adegan berantemnya juga ok, cerita juga ok. Tipikal Tatsunoko sih sebenernya, mereka seneng banget bikin cerita tentang tokoh hero yang pake armor. Kalopun ada yang gue ‘komplen’ dari seri ini adalah, karena settingnya sering gelap, jadi kadang kualitas sumbernya sangat berpengaruh.

Ada yang agak bingung sih gue waktu itu. Di trailer, si Yurine ngitung 1 sampai 9, terus dia bilang “Once there were ten, it will fall”. Gue mikirnya waktu itu yang disebutin adalah jumlah Karas-nya, di awal ada 10 dan satu-satu dibunuhin sama Eikou. Tapi ternyata ada Karas lain, dengan Yurine lain juga, yang dateng ke kota itu dan sempat membantu Otoha. Kayaknya mereka ‘pelindung’ dari kota lain makanya nggak bisa ikut campur dalam pertarungan. Apa ini berarti masing-masing kota punya Yurine sendiri dan tiap Yurine punya 10 Karas? Alasan mereka ke situ karena apa ya? Apa karena Yurine kota itu ‘mati’ dibunuh Eikou? Agak lupa gue ceritanya. Mungkin nanti nonton ulang lagi. 😁

つづく

My Best Anime per Year 2000-2010 (2004): –

2004: –

Ini tahun yang paling sulit. Kenapa? Karena gue nggak punya satu pun judul yang bisa gue jadikan “My Best”. Seriously. Nonton banyak, bahkan mungkin lebih banyak dari 2003, tapi nggak tau kenapa, bener-bener nggak ada yang … apa ya istilahnya? “Nendang”? 😅 Jadi untuk part 5 ini, gue beneran nggak bisa milih, mungkin karena kebanyakan yang ditonton? Atau emang ya itu tadi, nggak ada yang berasa “uhhh”. So, I failed in my quest to challenge myself this time. 😅 Tinggal nunggu part berikutnya.

Eh tapi… karena nggak ada yang dipilih, jadi gue bikin list aja deh judul-judul di tahu n 2004 ini yang sempat gue tonton. Here we go.

  • Area 88 TV series (nggak se-intens OVAnya tapi it’s okay)
  • Choujuushin Gravion Zwei (it’s mecha anime. obvious reason to watch)
  • Interlude (Watsuji Aya 😘)
  • Phantom the Animation (ada beberapa versi dan kayaknya gue nonton semua deh)
  • Dai-Yamato Zero Go (that ‘gaiga-gaiga-sumthin’ chanting in the background really annoyed me)
  • 2 versi Ghost in the Shell (2nd GIG ama movie)
  • Samurai Champloo (yes, everybody’s favorite. Bagus, tapi ya selera gue emang ajaib)
  • Gantz (satu lagi yang populer juga sebenernya)
  • Tenjou Tenge (bewbs)
  • Midori no Hibi (beneran slice of life)
  • Ragnarok: the animation (karena gue main game-nya. ya cuma karena itu aja)
  • Madlax (Bee Train, dulu selalu nonton produk mereka. Dan Kajiura tentunya)
  • Kenran Butou Sai: Mars Daybreak (inget nonton, tapi blas lupa ceritanya apa)
  • Tetsujin 28-gou (versi 2004, ceritanya ya seputaran itu aja)
  • Shin Getter Robo (kewajiban moral untuk nonton. hahaha.)
  • Appleseed Movie (beneran terpesona waktu pertama kali liat animasi model begini)
  • Elfen Lied (selalu jadi salah satu ‘standar’ violence in anime)
  • Samurai 7 (interpretasi anime dari karya Kurosawa Akira)
  • Soukyuu no Fafner (dulu nonton karena ikutin mainstream)
  • Uchuu Koukyoush i Maetel: Ginga Tetsudou 999 Gaiden (nonton karena Maetel. dan Leiji)
  • Kishin Houko Demonbane (yang versi OVA. yang versi TV Series juga nonton sih)
  • School Rumble (lucu)
  • Gankutsuou (agak lupa ceritanya, tapi inget sama gaya visualnya)
  • Zipang (naval warfare. hehehe)
  • Top wo Nerae 2! Diebuster (the name, The “Topless” 😂)

Kayaknya itu. Yang nonton gak sampe selesai ya banyak juga, tapi ya sudahlah. Gambarnya buat bonus.

Image source: here

つづく