Trivia: ブラッドラッド

Dalam anime Blood Lad (episode perdana), ada beberapa hal yang menarik yaitu:

Referensi Dragon Ball

staz-dbz

Staz, yang merupakan vampir otaku, menggunakan referensi dari manga Dragon Ball di mana tokoh utama menghidupkan kembali orang yang sudah mati dengan cara mengumpulkan bola ajaib lalu memanggil sang naga untuk mengabulkan keinginan mereka.

 

Referensi Final Fantasy

Staz-FF

Staz menanyakan tentang game di dunia manusia kepada Fuyumi dan terkejut ketika mengetahui bahwa game Final Fantasy (populer dengan singkatan ‘FF’) sudah mencapai Final Fantasy XIII. Dan juga ada sedikit ‘joke’, di mana Staz mengatakan bahwa judulnya menyebut “Final” tetapi masih tetap ada lanjutannya (belum ‘final’) 

 

Referensi Uniqlo

Fuyumi-Oniqlo

Fuyumi yang baju seragamnya sedang dicuci, dipinjami kaos oleh Staz. Kaos tersebut bertuliskan ‘Oniqlo’ (permainan kata, di mana ‘oni’ dalam bahasa Jepang berarti demon), hal tersebut mereferensikan kepada sebuah perusahaan pakaian ternama dari Jepang yaitu Uniqlo.

Blood Lad

Wokey … ini salah satu anime yang hype nya lumayan tinggi selain Silver Spoon.

Blood-Lad

Cerita tentang Blood Charlie Staz atau Staz (seiyuu: Osaka Ryota), penguasa daerah timur di dunia Demon. Staz adalah seorang vampir, tapi dia tidak tertarik untuk minum darah manusia (hmm … sounds familiar … tapi yang ini kayaknya nggak dideskripsikan sebagai cowok-pucet-ganteng-setengah-mampus-yang-digilai-banyak-wanita … ). Staz hanya tertarik pada barang-barang buatan manusia, terutama buatan Jepan
g yaitu semua hal yang berkaitan dengan dunia game, anime, dan manga. Layaknya seorang otaku, Staz mempunyai berbagai macam koleksi barang-barang tersebut di kamarnya.

Suatu ketika, Staz mendapat kabar dari Deku, anak buahny
a, bahwa mereka menemukan seorang manusia, yang kebetulan juga perempuan, di dunia Demon. Staz langsung meminta Deku untuk membawa manusia itu, yang bernama Yanagi Fuyumi (seiyuu: Nomizu Iori) ke rumahnya. Sampai di rumah, Staz sama sekali tidak mempunyai keinginan untuk meminum darah Fuyumi, tetapi justru sebaliknya dia malah menyukai Fuyumi.

Fuyumi-Staz

Pada saat yang sama, muncul demon yang ingin mengalahkan Staz dan mengambil alih kepemimpinan daerah timur. Fuyumi mengatakan kepada Staz bahwa tampaknya teman-teman Staz membutuhkan bantuannya, oleh karena itu Staz kemudian pergi untuk menghadapi demon tersebut. Tetapi pada saat Staz sedang menghadapi demon tadi, salah satu tanaman pemangsa milik demon itu justru malah membunuh Fuyumi. Sebagai akibatnya, Fuyumi yang terbunuh di dunia demon, berubah dari manusia menjadi hantu.

Staz-Deku

Staz yang merasa terpukul atas kejadian itu kemudian bersumpah akan mencari cara untuk menghidupkan kembali Fuyumi dan dia juga bersedia menjadi pengawal Fuyumi. Mereka k
emudian berusaha mencari cara u
ntuk mengembalikan Fu
yumi ke dunia manusia, dan Staz ingin ikut ke dunia manusia untuk mencari barang-barang yang diinginkan (selama ini yang dimiliki Staz adalah buatan dunia Demon … mungkin maksudnya versi KW … )

My thoughts?

Hmm … begitu liat pertama langsung yang terpikir Soul Eater. Kedua, karena liat giginya Staz, inget ama Viral (Tengen Toppa Guren Lagann). Story-wise masih oke lah, meskipun gue jarang sih nonton yang soal dunia demon begini, dulu aja Ao no Exorcist gue stop setengah jalan.  Dan nggak tau kenapa, gue merasa Blood Lad ini sepertinya memang sengaja namp
ilin image atau karakterisasi vampire-nya dibikin … out of ordinary, di mana yang namanya ‘ordinary’ untuk vampire sepertinya belakangan udah berubah image-nya.

Soal rating, hmm … Sekarang ini I’d say 7/10. Mungkin ini juga bawaan mood untuk musim ini. Start musim-nya gue kurang ngerasa greget. But that’s just me. Not too fond of the art, tapi story-nya menarik, ada lucu-lucunya juga. Masih besar kemungkinan ke depannya I might change my mind.

Oh, dan ada sedikit Trivia juga di anime ini … 

Stella Jogakuin Koutou-ka C³-bu

Shikyubu

Yamato Yura (seiyuu: Makino Yui) adalah murid baru di Stella Jogakuin alias Stella Women’s Academy. Meskipun datang dengan khayalan yang berbunga-bunga, Yura ternyata terlalu pemalu untuk bisa langsung akrab dengan anak-anak yang lain. Ketika sampai di asrama, dia diberitahu oleh kepala asrama bahwa dia akan tinggal di kamar bersama dengan kakak kelasnya yang bernama Kashima Sonora (seiyuu: Sawashiro Miyuki), tetapi saat itu dia sedang tidak berada di tempat. Yura sangat terkejut ketika di kamar tersebut dia menemukan sebuah pistol di bawah bantal, dan lebih terkejut lagi ketika melihat barang-barang koleksi Sonora yang semuanya berupa senjata dan hal-hal yang berkaitan dengan militer. Bahkan koleksi film yang dimiliki Sonora semuanya bertema perang (termasuk ada Rambo juga … )

Sementara itu di sisi lain sekolah, C³-bu (atau Shikyubu), salah satu klub di Stella Academy yang berisikan para penggemar airsoft gun (pistol replika dengan peluru pellet) sedang mengadakan rapat. Mereka terdiri dari Kirishima Rento (seiyuu: Nishizaki Rima), Hatsuse Karila (seiyuu: Kayano Ai), Hinata Yachiyo (seiyuu: Yonezawa Madoka), dan Mutsu Honoka (seiyuu: Saito Chiwa). Keempat anak ini sedang merencanakan untuk merekrut murid baru agar klub mereka memiliki jumlah anggota yang diperlukan sehingga klub mereka tidak akan dibubarkan oleh pihak sekolah karena kekurangan anggota. Mereka membutuhkan seseorang yang ‘aneh’ dan menyukai airsoft untuk mau bergabung dengan Shikyubu. Ketika Rento pergi ke kamar Sonora untuk mengambil senjata, dia melihat Yura sedang menonton salah satu film koleksi Sonora dan menirukan gaya para tokoh di dalamnya, dan Rento pun langsung yakin bahwa Yura adalah ‘orang aneh’ yang mereka cari.

Yura yang memang ingin sekali bisa berinteraksi dengan teman-teman sekolahnya, senang sekali dengan tawaran Rento untuk ikut bergabung dengan Shikyubu. Pada awalnya dia merasa telah menemukan teman dan klub yang sesuai dengan imajinasinya, di mana mereka berkumpul, minum teh sambil menikmati kue dan ngobrol seperti layaknya para ‘lady’. Tetapi pikiran itu segera berubah dan dia meninggalkan tempat itu karena ternyata Shikyubu tidak sesuai dengan imajinasinya sama sekali.
Meskipun demikian, Rento tetap tidak menyerah dan akhirnya dia berhasil “menjebak” Yura dengan menggunakan cake sebagai umpan karena dia melihat bahwa cake-lah yang membuat Yura menunjukkan minat.

My thoughts?

Lucu. Sempet ngirain ini anime bakalan kayak Upotte!!, karena berhubungan ama anak sekolah cewek dan senjata (tapi liat tampangnya nggak gloomy kayak Gunslinger Girls ), keliatannya bakalan lucu dan seru. Apalagi di openingnya ditampilkan ada beberapa karakter dan tim lain, mungkin nanti akan ada semacam turnamen juga kali. Dan ini Gainax, been a while juga sih nonton produksi Gainax yang bukan Evangelion. Meskipun dalam beberapa aspek malah mengingatkan gue ama K-On!, kayak misalnya sebuah klub sekolah yang butuh 1 orang anggota lagi supaya nggak dibubarkan, anak baru yang direkrut mudah terpancing dengan cake, Rento yang karakterisasinya agak mirip Mugi di K-On! (termasuk kebiasaan mensuplai cake dan
kue-kue lainnya), satu anggota yang tomboy yaitu Karila (Ritsu K-On!), dan Yura yang mudah tergoda oleh cake (Yui K-On!). Kalau nantinya si Yura ini cepat sekali beradaptasinya dengan airsoft guns, ya klop sudah, Yui banget. . Kalo karakter Sonora belum tau karena belum banyak keluar di episode ini. Why Sonora? Sawashiro, that’s why.

Gue bilang ini sih 8/10, soalnya gue demen liat ngayal ‘military action’ nya, meskipun itu cuma sekedar ‘game’. Omoshiroi.