Rewrite

Satu lagi dari VisualArt Key…

Tennouji Kotaro (seiyuu: Morita Masakazu) tinggal di kota Kazamatsuri, sebuah kota modern yang menggunakan teknologi penghijauan sehingga kota itu nampak segar dan asri karena dipenuhi dengan tumbuh-tumbuhan. Sehari-harinya Kotaro melakukan kegiatan seperti layaknya seorang anak remaja, di sekolah dia berteman dengan Kanbe Kotori (seiyuu: Saito Chiwa) yang senang sekali dengan suara gemerincing koin dan bisa kesasar kemudian tidur di hutan, atau sering (seolah-olah) bertengkar dengan Yoshino Haruhiko (seiyuu: Yanagita Junichi) yang mengaku sebagai ‘anak nakal’ di sekolah. Dan pada suatu hari, teman Kotaro bertambah lagi yaitu seorang murid pindahan baru, Ootori Chihaya (seiyuu: Shinomiya Saya) yang mempunyai kekuatan fisik yang besar.

Meskipun tampaknya biasa saja, tetapi Kotaro sering mengalami mimpi buruk di mana dia merasa bertemu seorang anak perempuan yang sepertinya dia kenal. Dan dalam mimpinya itu, dia melihat bahwa anak perempuan itu membunuhnya di sebuah padang bunga pada malam hari. Awalnya dia hanya menganggap hal itu hanya mimpi buruk saja, tetapi pada malam-malam berikutnya, anak perempuan itu datang ke apartemennya ketika dia sedang tidur dan menggigit lengan Kotaro. Pagi harinya, Kotaro sangat terkejut ketika melihat bahwa bekas gigitan tadi ternyata memang benar-benar ada di lengan
nya.

Dalam kebingungannya, Kotaro me
ndengar kabar bahwa ada seorang murid di sekolahnya yang sa
ngat misterius. Dia tidak pernah hadir dalam kelas, t
etapi secara mengejutkan, dia tidak pernah men
dapat nilai yang buruk. Anak itu adalah Senri A
kane (seiyuu: Kitamura Eri) yang merupakan ketua klub penggemar hal-hal misterius dan magis. Karena ingin mengetahui apa yang terjadi pada dirinya, Kotaro pun akhirnya mencoba menghubungi Akane dan dalam upayanya itu, Kotaro bertemu dengan hal-hal yang semakin aneh dan membuatnya kebingungan.

Berserk

Hey ho, it’s time for summer shows …  😀

Guts (seiyuu:  Iwanaga Hiroaki) adalah seorang ahli pedang yang menyandang julukan “The Black Swordman”. Pada awalnya Guts bergabung dalam kelompok tentara bayaran yang disebut Taka no Dan (Band of the Hawk) di bawah pimpinan Griffith (seiyuu: Sakurai Takahiro). Sampai suatu ketika Griffith tega mengorbankan Guts dan teman-temannya demi kepentingan pribadi melalui sebuah ritual yang disebut “Eclipse”. Hanya Guts dan kekasihnya, Caska (seiyuu: Yukinari Toa) yang selamat dari ritual itu meskipun sebagai akibatnya, Caska mengalami guncangan jiwa karena menyaksi
kan kejadian tersebut dan mereka seperti mendapatkan ‘kutukan’ sehingga harus selalu berurusan dengan roh-roh ‘penasaran’. Guts akhirnya menitipkan Caska kepada seorang pandai besi dan dia pergi mencari Griffith untuk membalas dendam.

Joker Game

Satu anime lagi sebelum ngomongin anime-anime musim panas yang sebentar lagi akan datang.  😀

Pada sekitar tahun 1937, Jepang membentuk sebuah organisasi rahasia yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Yuuki (seiyuu: Horiuchi Kenyuu) melatih orang-orang terpilih dengan berbagai ilmu dan kemampuan untuk dijadikan agen intelijen. Organisasi ini dikenal dengan nama “D-Agency” (D-Kikan).

 

Kedelapan agen tersebut dilatih untuk bisa membaur dengan lingkungan, membaca situasi, dan mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk agar Jep
ang bisa mengantisipasi semua kemungkinan yang akan dihadapi di mana masa-masa itu adalah awal pecahnya Perang Dunia II.

My thoughts?

Sinopsisnya pendek karena tiap episode dari Joker Game ini menceritakan kegiatan masing-masing agen dan situasi yang harus mereka hadapi dan atasi dengan segala kemampuan mereka. Dan seperti biasa, hubungan antar lembaga dalam tubuh militer Jepang sendiri digambarkan ‘nggak akur’. Persaingan antar lembaga intelijen dunia pun tidak bisa dihindarkan di mana masing-masing negara punya kepentingan untuk ‘mengintip’ kondisi lawan.

Kalo dari karakter-karakternya, gue rasa sih nggak bisa dijelasin juga. Mereka adalah orang-orang terlatih yang bisa menjadi siapa saja untuk mencapai target misi mereka. Bahkan di D-kikan, mereka tidak ada yang menggunakan nama asli, dan rata-rata hanya menggunakan nama depan (mungkin nama alias juga) tanpa nama belakang/keluarga. Yuuki sendiri digambarkan sebagai seorang spymaster yang misterius, badan-badan intelijen dunia dibuat kebingungan dengan latar belakangnya yang tidak bisa ditelusuri.

Jadi kalo untuk character development rasanya agak susah diliatnya, karena masing-masing ‘berperan’ jadi orang lain. Yang menarik mungkin adalah langkah-langkah counter intelligent yang dilakukan, selalu one step ahead of the game, meskipun ya rasanya jadi agak datar juga karena selalu berhasil. Ada sih yang agen-nya tewas, tapi itu murni karena kecelakaan, dan hebatnya, sebelum meninggal dia masih tetap menjalankan  misinya sebagai mata-mata.  ^^;

Hal menarik lainnya, gue coba nonton versi live action nya. Di situ ceritanya malah dicampur antara episode 1-12 dari anime. Jadi satu agen (karakter utama) tapi diceritakan mengalami hal-hal seperti beberapa agen di anime. Cuma pas nonton yang versi live action, berasa kayak nonton Lupin III. Si super-agent ketemu agen cewek yang menarik, jadi akhirnya hubungan mereka kayak Lupin – Fujiko Mine. Si cewek manfaatin si cowok, tapi ya gitu deh…

Yang lebih menarik lagi, itu film live action salah satu lokasi syutingnya di Batam, dan dibantu oleh staf yang orang Indonesia asli. Malah di beberapa adegan tampak salah satu
agen memakai blangkon, dan ada parade orang-orang Indonesia memakai sorjan dan blangkon di pasar tempat si agen ketemu sama agen ceweknya.

 

LINKS