Stella Jogakuin Koutou-ka C³-bu

Shikyubu

Yamato Yura (seiyuu: Makino Yui) adalah murid baru di Stella Jogakuin alias Stella Women’s Academy. Meskipun datang dengan khayalan yang berbunga-bunga, Yura ternyata terlalu pemalu untuk bisa langsung akrab dengan anak-anak yang lain. Ketika sampai di asrama, dia diberitahu oleh kepala asrama bahwa dia akan tinggal di kamar bersama dengan kakak kelasnya yang bernama Kashima Sonora (seiyuu: Sawashiro Miyuki), tetapi saat itu dia sedang tidak berada di tempat. Yura sangat terkejut ketika di kamar tersebut dia menemukan sebuah pistol di bawah bantal, dan lebih terkejut lagi ketika melihat barang-barang koleksi Sonora yang semuanya berupa senjata dan hal-hal yang berkaitan dengan militer. Bahkan koleksi film yang dimiliki Sonora semuanya bertema perang (termasuk ada Rambo juga … )

Sementara itu di sisi lain sekolah, C³-bu (atau Shikyubu), salah satu klub di Stella Academy yang berisikan para penggemar airsoft gun (pistol replika dengan peluru pellet) sedang mengadakan rapat. Mereka terdiri dari Kirishima Rento (seiyuu: Nishizaki Rima), Hatsuse Karila (seiyuu: Kayano Ai), Hinata Yachiyo (seiyuu: Yonezawa Madoka), dan Mutsu Honoka (seiyuu: Saito Chiwa). Keempat anak ini sedang merencanakan untuk merekrut murid baru agar klub mereka memiliki jumlah anggota yang diperlukan sehingga klub mereka tidak akan dibubarkan oleh pihak sekolah karena kekurangan anggota. Mereka membutuhkan seseorang yang ‘aneh’ dan menyukai airsoft untuk mau bergabung dengan Shikyubu. Ketika Rento pergi ke kamar Sonora untuk mengambil senjata, dia melihat Yura sedang menonton salah satu film koleksi Sonora dan menirukan gaya para tokoh di dalamnya, dan Rento pun langsung yakin bahwa Yura adalah ‘orang aneh’ yang mereka cari.

Yura yang memang ingin sekali bisa berinteraksi dengan teman-teman sekolahnya, senang sekali dengan tawaran Rento untuk ikut bergabung dengan Shikyubu. Pada awalnya dia merasa telah menemukan teman dan klub yang sesuai dengan imajinasinya, di mana mereka berkumpul, minum teh sambil menikmati kue dan ngobrol seperti layaknya para ‘lady’. Tetapi pikiran itu segera berubah dan dia meninggalkan tempat itu karena ternyata Shikyubu tidak sesuai dengan imajinasinya sama sekali.
Meskipun demikian, Rento tetap tidak menyerah dan akhirnya dia berhasil “menjebak” Yura dengan menggunakan cake sebagai umpan karena dia melihat bahwa cake-lah yang membuat Yura menunjukkan minat.

My thoughts?

Lucu. Sempet ngirain ini anime bakalan kayak Upotte!!, karena berhubungan ama anak sekolah cewek dan senjata (tapi liat tampangnya nggak gloomy kayak Gunslinger Girls ), keliatannya bakalan lucu dan seru. Apalagi di openingnya ditampilkan ada beberapa karakter dan tim lain, mungkin nanti akan ada semacam turnamen juga kali. Dan ini Gainax, been a while juga sih nonton produksi Gainax yang bukan Evangelion. Meskipun dalam beberapa aspek malah mengingatkan gue ama K-On!, kayak misalnya sebuah klub sekolah yang butuh 1 orang anggota lagi supaya nggak dibubarkan, anak baru yang direkrut mudah terpancing dengan cake, Rento yang karakterisasinya agak mirip Mugi di K-On! (termasuk kebiasaan mensuplai cake dan
kue-kue lainnya), satu anggota yang tomboy yaitu Karila (Ritsu K-On!), dan Yura yang mudah tergoda oleh cake (Yui K-On!). Kalau nantinya si Yura ini cepat sekali beradaptasinya dengan airsoft guns, ya klop sudah, Yui banget. . Kalo karakter Sonora belum tau karena belum banyak keluar di episode ini. Why Sonora? Sawashiro, that’s why.

Gue bilang ini sih 8/10, soalnya gue demen liat ngayal ‘military action’ nya, meskipun itu cuma sekedar ‘game’. Omoshiroi.

Servant x Service

Anime kategori slice-of-life ini cerita tentang 3 orang karyawan baru di semacam kantor administrasi pemerintah (kantor catatan sipil kali ya kalo di Indonesia … ). Satu cowok, Hasebe Yutaka (seiyuu: Suzuki Tatsuhisa) yang kerjanya selalu tebar pesona dan main-main tetapi selalu bisa mengatasi situasi terutam
a komplain dari para pengunjung. Satu cewek, Miyoshi Saya (seiyuu: Nakahara Mai) yang baru pertama kali ini bekerja dan baru lulus sekolah. Lalu yang terakhir adalah seorang cewek yang selalu menyebutkan hanya nama keluarganya saja yaitu Yamagami (seiyuu: Kayano Ai) dan menghindar untuk menyebut atau menuliskan nama de
pannya.

ServantxService

Ketiganya berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja mereka yang baru, meskipun untuk Hasebe sepertinya dia tidak mengalami masalah untuk ‘beradaptasi’. Dari ketiga orang ini, Yamagami sepertinya adalah orang yang paling serius mengerjakan tugas-tugasnya. Ketika mereka sedang ngobrol, Saya mengatakan bahwa sepertinya Yamagami adalah orang yang paling serius menjalankan pekerjaannya. Yamagami kemudian mengakui bahwa dia memilih bekerja di kantor tersebut karena alasan balas dendam.

servantxservicexchar

Waktu lahir, kedua orang tua Yamagami kebingungan ketika memilih nama untuk dirinya. Mereka kemudian memutuskan untuk menanyakan pendapat orang lain, yang ternyata justru malah membuat mereka makin bingung untuk menentukan nama bagi sang bayi di antara sekian banyak usulan nama. Akhirnya yang mereka lakukan adalah menggunakan semua usulan nama itu sebagai nama depan Yamagami kecil. Dan konyolnya, petugas catatan sipil yang ditemui kedua orang tuanya dengan santai mengatakan bahwa hal itu tidak masalah dan mendaftarkan nama ‘ajaib’ itu. Menurut Yamagami, seandainya dulu si petugas itu tidak ‘asal kerja’ mungkin petugas itu aka
n setidaknya menanyakan kepada kedua orang tuanya apakah mereka yakin ingin menamai anak mereka seperti itu. Yamagami ingin membalas dendam dengan menge
rjakan tugas sebagai petugas administrasi pemerintahan dengan benar dan tidak ngawur seperti petugas yang mencatatkan namanya itu.

My thoughts?

Seriously, ini beneran joke PNS. Cerita tentang pegawai pemerintahan dengan segala kelakuan mereka di kantor pelayanan masyarakat. Gue rasa untuk bisa ‘menikmati’ joke-nya ya paling nggak harus punya gambaran dunia kerja terutama j
asa pelayanan masyarakat, yang dikelola oleh pemerintah. Apalagi
kalo bukan kerjaan PNS? Ada yang udah 8 tahun kerja ya masih gitu-gitu aja, ada yang nggak bisa handle komplain warga, ada yang
‘datar’ aja waktu melayani warga, ada yang ya … kayak Hasebe itu. Paling cepet bereaksi kalo waktunya istirahat, kerjaannya ngeluyur ke sana ke mari … Sounds familiar doesn’t it?

Not much to say, really, A-1 Pictures sih bagus kerjaannya, gue biasanya memang suka artwork mereka, dan di anime ini background sama karakter designnya bagus, tapi … Gue kurang dapet joke-nya, jadi most likely gue nggak lanjut nonton. Nggak kasih rating karena chance untuk gue tonton kecil.

Kamisama no Inai Nichiyoubi

Di anime ini dikisahkan kalau God atau Tuhan itu euh … tidak ada pada hari Minggu. Jadi pada hari Minggu, nggak ada yang bisa mati ataupun mempunyai keturunan. Dan sepertinya di dunia ini ada orang-orang tertentu yang disebut sebagai “Gravekeeper” di mana mereka adalah orang-orang yang bertugas menjaga dan memelihara makam agar mereka yang memang meninggal dunia d
apat beristirahat dengan tenang.

kaminai-1

Di sebuah desa kecil, Lady Alfa, seorang gravekeeper, meninggal duni
a dan meninggalkan seorang anak perempuan bernama Ai. Sebagai keturunan dari Lady Alfa, penduduk desa mengangkat Ai sebagai gravekeeper di desa itu. Sebelum meninggal, Ai diberitahu ibunya bahwa ayahnya adalah seseorang bernama Hampnie Hambart.  Ai kemudian dibesarkan oleh penduduk desa dan ia pun berusaha menjadi gravekeeper yang baik. Semua berjalan normal bagi Ai sampai suatu ketika dia menemukan penduduk desa sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Di desa dia bertemu dengan seorang pemuda yang mengaku bernama Hampnie Hambart. Ai pun mengira orang itu adalah ayahnya dan betapa terkejutnya Ai ketika mengetahui bahwa pemuda yang bernama sama seperti ayahnya itu adalah orang yang menghabisi penduduk desa.

kaminai-2

Setelah membunuh penduduk desa, Hampnie meminta Ai untuk memakamkan mereka semua di pemakaman di mana Ai sudah mempersiapkan 47 liang kubur bag
i semua warga desa tersebut. Karena kebingungan, Ai kemudian memutuskan untuk mengikuti Hampnie. Dan betapa terkejutnya Ai ketika Hampnie mengatakan bahwa nama Hampnie Hambart itu adalah nama tokoh karangan. Hampnie juga mengatakan bahwa Ai bukan seorang gravekeeper karena gravekeeper yang sesungguhnya tidak mempuny
ai orang tua dan tidak mempunyai anak/keturunan. Lantas siapa sebenarnya Ai? Mengapa penduduk desa mengatakan bahwa dia adalah penerus Lady Alfa yang selama ini dia kenal sebagai ibunya? Belum hilang
kagetnya, Ai diberitahu bahwa di belakangnya telah berdiri salah seorang gravekeeper yang sesungguhnya.

kaminai-3

Terus terang gue nggak ngerti premise-nya anime ini. Tuhan tidak ada pada hari Minggu. Lalu tidak ada yang bisa mati atau mempunyai keturunan di hari Minggu. Lalu ada ‘profesi’ gravekeeper, yang nggak tau maksudnya apa selain tukang gali makam. Terus karena nggak ada yang bisa mati, lalu berarti penduduk desa itu semua the living dead alias zombi? Tapi meskipun nggak bisa mati di hari
Minggu, tapi bisa dimatiin sama orang lain (Hampnie)? Lalu bagaimana dengan hari Senin besoknya? Ke
mbali seperti biasa?

My thoughts?

Nggak tau ratingnya, soalnya gue masih bingung sama konsep ceritanya. Bukan bilang jelek, cuma gue terus terang masih belum nangkep ceritanya secara menyeluruh.