Fate/Zero Episode 6

A bit late to write,

Nggak banyak yang terjadi di episode ini selain bahwa Caster dengan terang-terangan muncul di depan Saber dan Irisviel. Dia mengaku siapa dirinya, tapi dia salah mengenali Saber. Dia mengira Saber adalah Jeanne d’Arc dan meskipun Saber sudah memperkenal
kan dirinya sebagai Arthur Pendragon, Caster tetep aja yakin kalo dia “dipengaruhi” oleh Tuhan.

Sementara itu Kiritsugu dan Maia berusaha membunuh Kayneth, master dari Lancer dengan cara meledakkan gedung hotel tempat mereka menginap. Maia yang sedang mengawasi dari atas gedung lain, diserang oleh Kirei tetapi berhasil melarikan diri meskipun terluka. Setelah berdiskusi dengan Tokiomi, Kirei bertemu dengan Gilgamesh yang mengatakan bahwa dirinya agak kecewa dengan Tokiomi dan langkah-langkah yang ditempuhnya. Gilgamesh mengatakan bah
wa dia j
ustru lebih tertarik dengan kepribadian Kirei.

Berserker dan masternya nggak muncul di episode ini. Dan kayaknya memang not much happened. Rider dan masternya juga ng
gak banyak diceritakan. Emang bener-b
ener not much happened in this episode. ^^;

Fate/Zero Episode 5

Pertarungan Saber dengan Lancer terhenti karena kedatangan Rider (Iskandar), yang dengan tenang menawarkan kepada Saber dan Lancer untuk menjadi anak buahnya dalam memperebutkan Holy Grail. Namun bisa ditebak, keduanya tidak tertarik dengan tawaran tersebut. Di tengah pembicaraan itu, Rider menyebutkan bahwa di situ ada ‘pihak lain’ yang juga tertarik dengan pertarungan antara Saber dan Lancer.

Ketika Rider mengatakan hal itu, muncullah Archer (Gilgamesh) yang kemudian bermaksud mengalahkan ketiga Servant yang ada. Namun ketika ia mulai membuka Gate of Babylon untuk mengeluarkan Hougu (Noble Phantasm), tiba-tiba muncul sosok bayangan hitam. Ia adalah Berserker, yang berwujud seorang knight yang mengenakan armor tetapi diselimuti oleh hawa kegelapan. Archer kemudian menyerang Berserker yang menurutnya tidak sopan karena mengangkat wajahnya dan melihat dirinya ^^;

Berserker ternyata adalah Servant yang tidak bisa dianggap remeh. Dia mampu menangkap Noble Phantasm Archer dan menggunakannya sebagai senjata. Hal itu adalah kemampuan Berserker di mana apapun yang ia pegang bisa ia jadikan senjata sekaligus Noble Phantasm-nya. Archer yang m
ulai kesal pun diperintah oleh Tokiomi untuk mundur. Ketika Archer mundur dan Berserker melihat Saber, ia pun mendadak menjadi liar dan menyerang Saber. Saber yang tangannya terluka, mengalami kesulitan dan ketika ia dalam keadaan terdesak, Lancer menolongnya. Sebagai sesama ksatria, Lancer mengatakan bahwa Saber sedang dalam pertempuran dengan dengan dirinya, oleh karena itu dia tidak ingin Berserker menyerang Saber sebelum ia menyelesaikan pertarungannya.

Meskipun Lancer bersikap ksatria, tetapi Master-nya, berpendapat lain. Ia justru menggunakan perintahnya untuk memaksa Lancer bekerja sama dengan Berserker untuk membunuh Saber. Meskipun tidak setuju tetapi Lancer tidak bisa menolak perintah tersebut. Pada saat Saber terdesak untuk kedua kalinya, Rider tiba-tiba menolong dan menyerang Berserker. Ia pun mengatakan kepada Master Lancer untuk segera mundur kalau tidak ingin Lancer ia serang bersama dengan Saber, dan bahwa keputusannya itu telah merendahkan martabat Lancer sebagai seorang ksatria.

Satu lagi episode yang bagus dari Fate/Zero. Menarik sekali melihat bagaimana para staf animasi menggambarkan Berserker yang dengan kecepatan dan kemampuannya bisa mengatasi semua serangan Gilgamesh dengan menggunakan senjata milik Gilgamesh sendiri. Spirit yang di-summon di Fate/Zero kebanyakan memang merupakan tokoh penguasa/raja, seperti Gilgamesh, Arthur, dan Iskandar. Dan di episode ini, Rider menunjukkan ‘kualitas’-nya sebagai seorang raja sekaligus ksatria. Dari ke-7 Servant, hanya Caster saja yang tidak ‘hadir’ di tempat pertarungan. Tetapi dia mengawasi dari jauh, dan kalau di Fate/Stay Night yang terobsesi pada Saber adalah Gilgamesh, sementara di Fate/Zero Caster-lah yang terobsesi pada Saber. ^^;

 

[spoiler intro=”About” title=”Berserker”]

Yang jelas di Fate/Zero ini Berserkernya lebih keren bentuknya dibandingkan Heracles di Fate/Stay Night. Dan di situ jelas bahwa Berserker menjadi ‘ganas’ ketika melihat Saber. Di sisa-sisa kesadarannya dia masih mengenali orang yang pernah menjadi rajanya. Yep, Berserker di Fate/Zero adalah Lancelot du Lac (Lancelot of the Lake), First Knight-nya King Arthur yang menurut legenda pada akhirnya berselingkuh dengan Guinevere.
Penggambaran gaya bertarung Lancelot/Berserker sangat menarik, di mana dia mampu menggunakan apa saja sebagai senjata, yang menunjukkan keahlian Lancelot sebagai seorang knight.

[/spoiler]

Arthur vs. Diarmuid

 

Barusan nonton Fate/Zero episode 4 and it was amazing! Fight scen
e antara Saber (Arthur, King of Knights) vs. Lancer (Diarmuid Ua Duibhne, Warrior of Fianna) bagus. Jauh lebih bagus daripada pertarungan Archer vs. Lancer atau Saber vs. Berserker di Fate/Stay Night. Diarmuid dengan Gae Dearg dan Gae Buidhe-nya berhasil melukai Saber sekaligus juga bisa mengetahui senjata asli Saber yang selalu ditutupinya dengan udara.

Bisa dibilang sebagian besar adegan di episode ini isinya pertarungan Saber vs. Lancer. Tapi nggak apa-apa, it’s a good scene. Gue suka gayanya Lancer yang ini, despite menurut gue ‘curse’ nya dia agak … apa ya … nggak nyambung
ama kemampuannya, meskipun sebenernya ngebantu juga terutama kalo musuhnya cewek yang nggak punya kemampuan menolak magic. ^^;

Gaya bertarungnya yang membawa 2 tombak sekaligus, plus kecepatannya (Lancer class memang punya agility yang tinggi), bisa mengimbangi S
aber class yang memang kelas terkuat dari 7 kelas Servant. Memang Lancer termasuk 3 besar, cuma di F/SN si Lancer ini (Chu Chulainn) jadi Servant luntang lantung, gak punya Master dan rasanya pertarungan Lancer juga kurang gitu seru di F/SN.

Anyway, like I said be
fore, F/Z udah pasti jadi tontonan wajib season ini, along with P4a, ama GC, but that’s another entry. Judul-judul lain lumayan menghibur, dan buat g
ue lebih baik daripada musim lalu yang… 🙁