Mecha Expo

Hari ini menyempatkan diri untuk melihat pameran mecha yang sebagian besar sih memang robot, tapi tidak terbatas yang dari anime saja, dari tokusatsu juga ada, dari game juga ada. Event ini diadain di Grand Indonesia lantai 5, mulai tanggal 8 – 12 Januari 2014.

Yang menyambut di “pintu gerbang” sudah bisa dipastikan ya Voltes V, yang buat kebanyakan pemirsa anime di Indonesia adalah mecha paling legendaris. Meskipun tiket masuknya lumayan mahal juga, tapi ya mau gimana lagi. Event kayak gini belum tentu 5 tahun sekali (lha iya, wong ini juga kayaknya baru pertama kali), paling-paling biasanya yang ada Toys Fair, bukan pameran.

Begitu masuk ke area pameran, di samping kiri dan kanan kita bisa langsung lihat ada timeline dari anime-anime yang bertemakan mecha atau setidaknya menampilkan mecha dalam alur ceritanya, dimulai dengan ‘moyangnya’ mecha yaitu Tetsujin 28-go (manga: 1956; anime: 1963) karya Mitsuteru Yokoyama yang merupakan peletak batu dasar untuk genre mecha dalam dunia anime dan manga.

Di “mading” selanjutnya, kita bisa lihat di era tahun 70-an ada banyak mecha anime bermunculan, dan beberapa di antaranya pernah masuk ke Indonesia pada era kaset video Beta atau VHS seperti Mazinger Z (nggak tau kenapa di Indonesia dulu dijudulin “Red Shadow“), Getta Robo (masih nggak tau juga kenapa di Indonesia dulu dijudulin “Shogun Geta“), Kotetsu Jeeg (alias Jeeg the Steel Robot), Daiku Maryuu Gaiking (di Indonesia jadi “Captain Giking” … padahal Sanshiro nggak punya pangkat kapten … ), termasuk the legendary “Voltus 5” alias Chodenji Mashin Voltes V dan di penghujung era 70-an ada Kidou Senshi Gundam (the first Gundam).

Di bagian tahun 80-an masih ada beberapa judul mecha yang dulu juga booming di Indonesia, seperti Sengoku Majin Goshogun (uchuu supeesu namba wan, sengoku majin namba wan …), Uchuu Taitei God Sigma (siguma siguma gotto sig
uma …
), Ginga Shippuu Sasuraiger (sasuraigaa … sasuraigaa … yay .
.. good luck!
) yang di Indonesia judulnya berubah jadi “Wonder Six“, lalu ada anime berumur pendek Cho Kosoku Galvion (mister lonely chaser … ), dan ada Chojiku Yosai Macross (oboete imasuka … ?  ) yang muncul belakangan waktu sudah mulai ada stasiun televisi swasta di Indonesia, cuma dulu yang ditayangkan yang sudah di-amerika-nisasi alias Robotech.

Masuk ke bagian era 90-an anime mecha agak kurang populasi-nya kalo seinget gue sih. Yang paling gue suka adalah Shinseiki Evangelion (obviously), tapi ya masih tetep ada juga yang lainnya, terutama dari franchise Gundam (termasuk Gundam Wing, yang pernah muncul juga di tayangan televisi Indonesia dengan “Omae o korosu …” yang legendaris … hihihi). Kalo dari aliran super robot gue rasa yang paling to
p di era 90-an ya GaoGaiGar … 

Di bagian era tahun 2000-an udah mulai banyak lagi anime yang ‘melibatkan’ mecha dalam ceritanya, seperti Code Geass ( ruruuuuuushu … ), atau Full Metal Panic! dan robot segede galaksi … Tengen Toppa Gurren Lagann. Selain itu juga muncul anime-anime yang merupakan lanjutan atau menggunakan nama dari anime lama seperti Shin Mazinger Z, Shin Getta Robo, dan beberapa judul Gundam (lagi).

Semakin masuk ke dalam area pameran, semakin
banyak yang bisa dilihat. Yang paling menarik ya tentunya bagian ini, di mana dipamerkan berbagai macam mainan robot dari berbagai era yang keliatannya merupakan koleksi pribadi para anggota komunitas yang mendukung terselenggaranya acara ini. Seneng aja sih ngeliatinnya, sambil agak-agak sedih juga karena dari beberapa koleksi itu, sebenernya ada yang gue juga punya tapi karena dulu sering berpindah-pindah jadi ya koleksi itu ‘menyusut’ … 

Anyway, it was fun karena ya lumayan bisa ngeliat macam-macam mainan yang gue juga nggak tau kalo sekarang harganya berapa … yang pasti sih sampe jutaan juga ada. Cuma kalo bisa sih, itu tiket masuknya jangan semahal itu kali ya. Hahaha.

Oh, sama satu lagi, kalo ada yang baca, boleh dong koreksi sedikit. Ada yang salah itu di timeline. Di situ Babiru Nisei (Babel Nisei atau Babel II) dimasukkan dalam timeline 1982. Nggak ada Babiru Nisei di tahun 1982, Babiru Nisei itu yang pertama kali serial televisi tahun 1973, kemudian dibuat OVA tahun 1992, dan terakhir dibuat lagi sebagai serial pendek tahun 2001.

Come to t
hink of it … dulu tahun 2002-an waktu animindo baru pertama kali pake nama animindo.net, gue pernah bikin list anime dengan tema robot. Dan setelah nanya-nanya sama mbah Gugel, ternyata masih ada arsipnya di web.archive.org

Yah … semoga tahun-tahun berikutnya makin banyak expo tentang anime dan semoga juga harga-harga collectibles-nya makin terjangkau … Aamiin. 

Nobunagun

nobunagun-key

Ogura Shio (seiyuu: Mutou Shiori) adalah seorang siswi SMU yang menggemari hal-h
al yang berbau militer. Dia bahkan bisa hafal jenis-jenis mesin perang maupun senjata yang dia lihat dan temui. Karena ke-eksentrik-annya ini Shio cenderung tampak seperti anak aneh dan jarang, atau tidak terlihat bergaul dengan teman-teman sekelasnya.

Suatu hari sekolah Shio mengadakan karyawisata ke negara Taiwan. Seperti biasanya Shio pun tampak asyik sendiri sementara teman-teman di kelompoknya selalu membiarkan dirinya kecuali satu orang yaitu Asao Kaoru (seiyuu: Inoue Haruno), murid yang populer di kelasnya karena cantik dan pintar. Kaoru selalu memperhatikan Shio yang cenderung asyik sendiri dan dia mengusulkan kepada teman-temannya untuk mengajak Shio tetapi teman-teman lainnya menganggap bahwa Shio sepertinya tidak berminat untuk bergabung. Meskipun demikian, Kaoru tetap menemui Shio dan mengajaknya bergabung. Shio sangat berterima kasih atas ajakan Kaoru tetapi dia mengatakan bahwa dia tidak apa-apa sendirian dan memberitahu Kaoru bahwa kalau Kaoru terlihat bersama dirinya, Kaoru akan ikut dianggap aneh juga. Kaoru kemudian secara mendadak mengambil foto mereka berdua dan mengatakan bahwa kalau Shio berubah pikiran dia akan menerima Shio bergabung.

Pada saat yang bersamaan, di laut dekat dengan lokasi para murid itu, muncul sebuah mahluk yang kemudian menghancurkan segala sesuatu yang ada di depannya. Pasukan pertahanan Taiwan pun dikerahkan untuk menghentikan mahluk itu. Sementara itu, ada sebuah organisasi yang terus memonitor pergerakan mahluk itu dan mengatur strategi untuk mengirim “Agents” mereka yang ada di dekat lokasi.

Organisasi yang bergerak secara misterius itu disebut sebagai DOGOO. Mereka sepertinya sudah mengetahui identitas mahluk tersebut dan mereka juga mempunyai cara untuk menghentikannya, yaitu dengan mengirim para Agents, yaitu orang-orang yang mempunyai gen istimewa yang disebut dengan “E-Gene Holders”. Dengan kode genetik mereka yang istimewa, orang-orang ini mampu menggunakan senjata yang identik dengan tokoh-tokoh yang terkenal atau legendaris.

Untuk tugas kali ini, DOGOO mengirim 3 orang Agents-nya yaitu: Adam Muirhead / Jack the Ripper (seiyuu: Suzuki Tatsuhisa), Marhesh Mirza / Mahatma Gandhi (seiyuu: Shimazaki Nobunaga), Jess Beckham / Isaac Newton (seiyuu: Asakawa Yuu). Dari ketiganya, Jack the Ripper adalah yang pertama datang ke lokasi dan sesuai dengan “tokohnya”, maka senjata yang digunakan adalah senjata tajam. Ketika dia berhasil merobohkan mahluk raksasa itu, ternyata tubuhnya hanya merupakan semacam wadah yang berisikan mahluk-mahluk kecil dalam jumlah yang besar.

Shio menyaksikan semua itu dan dia kemudian teringat akan Kaoru. Shio mencari-cari Kaoru kemudian melihat ada mahluk yang menghampiri Kaoru yang tidak sadarkan diri. Pada saat itu, Jack the Ripper datang menolong Shio tetapi dia sendiri sedang terluka parah. Ketika Jack melemah, tiba-tiba benda seperti bola jatuh dari badan Jack. Bola itu diambil oleh Shio dan ketika dia melihat Kaoru kembali terancam bahaya, Shio yang bertekad untuk menyelamatkan Kaoru tiba-tiba membuat bola tadi bercahaya.

Ternyata Shio juga merupakan seorang “E-Gene Holders”, dan ternyata gen yang ada dalam tubuhnya adalah Oda Nobunaga. Bola tersebut “mengaktifkan” E-Gene Shio dan sesuai dengan kegemarannya, tangan kanan Shio yang tadinya memegang bola tersebut bermanifestasi menjadi senjata yang berbentuk senapan. Hal ini lah yang menyebabkan dia dipanggil sebagai “Nobunagun”

 

My thoughts?

Satu lagi cerita yang ngangkat tokoh Oda Nobunaga (dan satu lagi cerita tentang “seorang anak sekolah biasa … yang menjadi luar biasa” … ). Kalo liat gayanya, terakhir kayaknya yang tampilannya begini si Kill la Kill ya. Most probably gue nontonnya ya kayak Kill la Kill juga, nggak beraturan … malah cukup sering skip juga.  Tapi penasaran juga sih, Nobunaga itu sebenernya pengguna senapan atau pedang atau panah ya?

 

LINKS

Noragami

Di dunia ini terdapat banyak macam dewa dan spirit dengan berbagai macam wujud dan kemampuan. Beberapa di antaranya mempunyai apa yang disebut sebagai “Shinki” yaitu sebuah senjata istimewa yang bisa dimiliki oleh si dewa dan, anehnya, senjata istimewa itu bisa mempunyai keinginan dan pemikiran sendiri jadi kadang-kadang si senjata bisa saja minta berhenti menjadi senjata istimewa si dewa. Dan hal ini terjadi kepada Yato, salah satu dewa yang menyebut dirinya sebagai “delivery god”. Shinki-nya yang Hanki mengundurkan diri dari tugasnya sebagai Shinki. 

noragami

Dalam rangka menjalani hidupnya sebagai dewa, maka Yato pun kemudian meninggalkan nomor handphone nya di mana-mana sambil ‘mengiklankan’ diri bahwa dia akan mengabulkan permintaan orang-orang. Sampai suatu hari dia mendapat telpon yang mengatakan
ingin meminta bantuannya untuk mencari seekor kucing yang hilang.

Iki Hiyori adalah putri seorang dokter yang juga merupakan pemilik sebuah rumah sakit. Hiyori secara diam-diam menyukai acara gulat profesional dan mengidolakan salah satu pegulat. Suatu hari ketika pulang sekolah, secara tidak sengaja Hiyori berpapasan dengan Yato yang saat itu sedang mencari-cari si kucing.

Ternyata kucing yang dicari oleh Yato memang berada di lokasi yang sama dan sedang berada di tengah jalan. Yato dengan tenang berusaha menghampiri kucing itu tanpa melihat ada sebuah bus yang datang mendekat. Hiyori yang melihat hal itu segera lari dan mendorong Yato ke pinggir jalan. Hiyori menanyakan apakah Yato terluka, dan Yato mengatakan bahwa dia seharusnya lebih khawatir dengan kondisinya sendiri. Betapa terkejutnya Hiyori ketika dia melihat dirinya (tubuhnya) terbaring di tengah jalan.

Akibat dari kejadian itu, tubuh Hiyori dan roh-nya bisa terpisah sewaktu-waktu. Dia terkatung-katung antara dunia dan alam baka. Hiyori kemudian meminta Yato untuk mengabulkan keinginannya agar dia bisa kembali seperti normal.

 

My thoughts?

Hmm … kayaknya cerita di anime agak beda ya ama manga? Ada yang tau? Soalnya gue gak baca manga-nya. 

Introduksinya agak membingungkan sih sebenernya, dan tokoh satu kelas yang ujian itu juga agak gak jelas dari mana datangnya. Kalo dibandingin, pas Hiyori ‘make a wish‘, Yato minta dibayar 5 sen. Itu memang semacam kepercayaan kalo gak salah
di mana orang yang punya permintaan memberikan koin 5 sen ke kuil atau sejenis tempat pemujaan. Tapi yang di awal, permintaan si cewek yang nggak tau siapa itu, nggak pake ngasih 5 sen ke Yato tau-tau dia udah dapet 5 sen-nya. Mungkin maksudnya si cewek pernah bikin permintaan di suatu tempat kali ya. Dan mungkin scene itu diadakan untuk ngasih gambaran kondisi awal si Yato yang
kehilangan Shinki? Agak blurred. 

Tapi ya pas introduksi Yato ke Hiyori memang agak lucu sih. Mulai dari muncul dari dalam selimut dan Hiyori nelpon pulisi untuk bikin
pengaduan. Hahaha.

Anyway, ada Sawashiro Miyuki.  Short reason.

 

LINKS: