Witch Craft Works

wcw-key

Takamiya Honoka (seiyuu: Kobayashi Yusuke) adalah seorang murid SMU biasa yang cenderung suka menyendiri dan pendiam. Dia jarang berinteraksi dengan teman-teman sekolah dan sekelasnya. Setiap hari saat berangkat sekolah dia selalu berada dalam satu bus dengan Kagari Ayaka (seiyuu: Seto Asami), teman sekelasnya yang merupakan anak perempuan paling populer di sekolah. Postur tubuhnya tinggi dan wajahnya cantik tetapi cenderung tidak menunjukkan ekpresi apa-apa. Kedua anak ini tidak pernah berbicara satu sama lain. Bahkan di kelas, meskipun Ayaka duduk di sebelah Honoka tetapi keduanya hampir tidak pernah berinteraksi. Selain karena keduanya memang pendiam, bagi Honoka interaksi sekecil apapun bisa berakibat dirinya di-bully oleh para “penggemar” sang “Princess”.

 

Suatu hari, Honoka yang kebagian tugas piket sekolah, mendapat tugas membawa sampah keluar. Tiba-tiba dalam keranjang sampah yang dibawanya, muncul sesuatu seperti telinga kelinci. Ketika Honoka mengangkatnya, ternyata telinga tersebut memang telinga dari boneka kelinci dengan tulisan di badannya yang mengatakan bahwa akan ada “bangunan sekolah yang jatuh”, kemudian ketika melihat ke atas, Honok
a sangat terkejut karena menara jam sekolahnya rubuh dan akan segera menimpa dirinya.

wcw-bunny-note

Ketika membuka matanya, Honoka ternyata sedang digendong oleh Ayaka dan keduanya … terbang. Ayaka memakai kostum yang menyerupai penyihir (witch), dan mereka be
rdua mengapung di udara di atas sapu terbang milik Ayaka. Selain bangunan yang runtuh, mereka berdua juga diserang oleh sekelompok robot kelinci. Gerombolan kelinci itu, tanpa alasan yang jelas (bagi Honoka), berusaha untuk menangkap Honoka. Ayaka mengatakan bahwa dia akan melind
ungi Honoka dan untuk itu dia menggunakan kekuatannya untuk mengendalikan api.

wcw-bunny-army

Ayaka mengatakan kepada Honoka bahwa Honoka adalah princess-nya dan dia akan melindungi Honoka dari witch lain yang berusaha menangkap Honoka. Meskipun belum mendapatkan penjelasan dari Ayaka mengenai semua kejadian itu, Honoka akhirnya mau menerima perlindungan dari Ayaka. Dia pun baru menyadari bahwa selama ini Ayaka telah melakukan hal itu dengan diam-dia
m, jadi keberadaan Ayaka yang selalu dekat dengan Honoka sebenarnya dilakukan untuk bisa berada tidak jauh dari Honoka.  Dan karena sekarang Honoka sudah tahu tentang hal itu, maka Ayaka sendiri merasa bahwa sekarang dia tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi dan lebih banyak menemani Honoka. Bagi Honoka hal ini tentu punya ‘efek samping’ yang kurang menyenangkan, dia dimusuhi oleh sebagian besar murid di sekolah yang merupakan penggemar berat Ayaka.

wcw-transfer-witches

Suatu hari, datang lima orang murid transfer baru ke kelas Honoka, dan Ayaka mengatakan bahwa kelima orang itu adalah para witch yang mengincar Honoka …

wcw-ed

 

My thoughts?

Ini salah satu anime yang ditunggu banyak orang kayaknya. Di animenya belum dijelaskan kenapa para witch itu mengincar Honoka (kalo di manga udah … Spoiler!). Yang bisa gue sebutin di sini mungkin adalah bahwa ceritanya di dunia WCW ini para witch itu terbagi dalam 2 kelompok, “Workshop Witches” dan “Tower Witches”. Kelompok yang pertama adalah kelompok penyihir yang menggunakan kemampuan mereka untuk melindungi dunia dari Tower Witches yang menggunakan kemampuan mereka untuk membuat kekacauan.

Secara sepintas, pembukanya sangat-sangat generik. “Seorang murid sekolah biasa, tidak populer … Seorang murid sekolah ‘luar biasa’ populer … dst”. Yang sebenernya udah ketauan kalo yang murid sekolah
biasa itu pasti akan jadi nggak biasa. Deshou?

Kalo gue liat, yang bikin menarik, atau bikin orang pada suka, mungkin adalah konsepnya yang … ‘terbalik’. Si Ayaka digambarkan sebagai cewek dengan fisik yang tinggi dan Honoka, yang cowok, lebih pendek (sebenernya Ayaka-nya yang lebih tinggi dari rata-rata anak sekolah mereka). Dan Ayaka menyebut Honoka sebagai princess (tuan putri)-nya. Biasanya kan yang cewek yang dilindungi oleh si cowok dan yang cowok ya physically pasti beda dengan yang cewek. Jadi yang satu ini termasuk yang nggak ngikuti stereotype.

Dan … kalo melihat ke ‘keterbalikan’ itu tadi, bisa jadi si cowoknya bakalan keliatan kayak Damsel in Distress kalo nggak mau dibilang PITA … 

And expect trivia coming soon …

LINKS:

Happy New Year 2014!

Selamat Tahun Baru 2014! Semoga tahun yang baru ini memberikan banyak hal baik kepada kita dan menjauhkan kita dari hal-hal yang buruk. Aamiin.

Selain tahun yang baru, animindo.net juga mencoba tampilan baru yang … lebih warna warni.  Ya memang kali ini desainnya dibikin lebih terang dan lebih banyak memakai warna cerah, tapi tetep mempertahankan kebiasaan untuk tampil dalam bentuk kolom. Ya mau gimana lagi, emang hobinya bikin yang pake kolom. Cuma kali ini pembuatannya lebih dipengaruhi ‘flat web design’ meskipun hasilnya ya nggak 100% flat. 

Sepertinya untuk akhir tahun 2013 ini, kayaknya banyak produsen anime sengaja menamatkan serial mereka pas di penghujung tahun, jadi hampir nggak ada yang masih berjalan sampai tahun 2014. Kalo kayak Samumenco nggak tau juga tuh kepastiannya mau gimana, secara jalan ceritanya sendiri kalo menurut gue udah nggak pasti (mau ke mana). Hahaha.

Dan .., berhubung Biglobe belum ngeluarin, ngambil yang udah ada duluan aja.  Kali ini dapet polling-nya dari majalah Famitsu (source: SGCafe). Polling ini bisa dibilang lebih ke arah sudut pandang gamers, meskipun
banyak juga gamers yang suka nonton anime.

famitsu-winter-anime

Judul Jumlah Suara Urutan
small-ginsaji Gin no Saji: S
ilver Spoon ~ Season 2 (TV)
463 suara 1
small-chu-2 Chuunibyou demo Koi ga Shitai! 2 (TV) 355 suara 2
small-sakiachiga Saki: Zenkoku-hen (TV) 267 suara 3
small-sailormoon Bishoujo Senshi Sailor Moon (2014) (TV) 257 suara 4
small-seitokai Seitokai Yakuindomo 2 (TV) 248 suara 5
small-nisekoi Nisekoi (TV) 184 suara 6
small-sonico Super Sonico The Animation (TV) 171 suara 7
small-houzuki Houzuki no Reitetsu (
TV)
166 suara 8
small-tonariseki Tonari no Seki-kun (TV) 164 suara 9
small-saikin Saikin, Imouto no Yousu ga Chotto Okashiinda ga. (TV) 142 suara 10
small-mahousensou Mahou Sensou -Magical Warfare- (TV) 109 suara 11
small-witchcraft Witch Craft Works (TV) 104
suara
12
small-toaruhikuushi To Aru Hikuushi e no Koi-Uta (TV) 102 suara 13
small-wooser Wooser no Sono Higurashi Kakusei Hen (TV) 101 suara 14
small-nourin Nourin (TV) 95 suara 15
small-makenki Maken-ki! Two (TV) 92 suara 16
small-inori Inari, KonKon, Koi Iroha. (TV) 83 suara 17
small-robotz Robot Girls Z (TV) 83 suara 18
small-pupa pupa 82 suara 19
small-yowatch Youkai Watch (TV) 81 suara 20

Anyway, it’s a new year. Dinikmati tapi juga disyukuri karena masih dikasih kesempatan melihat fajar tahun yang baru. (lah … kok tiba-tiba langsung jenggotan putih …  ). Hmm … kayaknya gue udah mulai ngantuk nih. Never been the one who waited for the countdown. Jadi ya kayaknya tahun ini pun sama aja. Kalopun nggak tidur, ya paling lagi kerja. (weh … saingan ama hansip nih kayaknya).

Mou ichidou, akemashite omedeto!  

2014

Valvrave Ended

Hmm … Sebenernya sih semua memang pada tamat anime yang ditonton. Selain karena memang tutup tahun, tapi juga kebanyakan pada ‘tutup musim’ juga. Beberapa memang tamatnya ya … begitu aja, nggak ada konklusi atau penyelesaian yang definitif. Mungkin karena mau dibikin season berikutnya, mungkin karena materinya yang kurang karena kedeketan ama versi manga-nya, mungkin ratingnya yang nggak bagus, atau ya memang nggak didanai lagi. Either way, kenapa Valvrave yang dibahas? Hmm, bukan karena ini judul yang paling populer, tapi karena dari semua yang tayang di musim gugur, ini yang merupakan season 2, jadi ya wajar dong kalo mengharapkan ada “penyelesaian” sebagai penutup cerita yang sudah dibangun sejak season 1.

vvv

Singkatnya, season 2 melanjutkan cerita di mana anak-anak JIOR berusaha melawan Dorssia (yang sudah berada di bawah kendali 101 dalmatian err … Council of 101) dengan bantuan L-Elf. Setelah melewati berbagai kejadian, mereka berhasil pergi ke bumi dan kembali ke Module 77 dengan membawa orang-orang JIOR yang ada di bumi. L-Elf yang berusaha menyelamatkan Lieselotte, gadis yang selama ini dia cintai, akhirnya mengalami depresi karena kehilangan Lieselotte yang mengorbankan dirinya demi menyelamatkan L-Elf dan yang lain. Sementara itu, Saki yang tertinggal di bumi disandera oleh Dorssia dan digunakan sebagai obyek untuk menyebarkan cerita bahwa para pilot Valvrave adalah alien pemangsa manusia dan harus dibunuh. Sebagai akibatnya, banyak siswa yang dibantai oleh para manusia yang tidak tahu bahwa sebenarnya Council of 101 – lah yang sebenarnya hidup dari ‘memangsa’ manusia.

Dalam ketakutannya, para siswa yang terpecah belah itu kemudian menyerahkan Haruto dan L-Elf kepada Dorssia dengan janji bahwa para siswa itu akan dibebaskan setelah mereka menyerahkan Haruto dan L-Elf. Dan seperti sudah bisa ditebak, semua itu hanya tipuan untuk menangkap Haruto dan L-Elf. Dalam kekacauan itu, Haruto dan L-Elf terdampar di bulan sementara Inuzuka tewas melindungi para siswa meskipun saat itu mereka sudah memusuhi para pilot Valvrave. Sementara di bulan, setelah ‘bertukar tinju’ dengan L-Elf akhirnya Haruto dan L-Elf menemukan kembali tujuan dan semangat mereka untuk terus berjuang. Mereka pun kemudian bekerja sama membuka kedok Council of 101 yang merupakan kelompok alien yang disebut Magius. L-Elf m
endapat bantuan dari A-Drei dan X-Eins yang mengetahui rahasia Magius, juga sekaligus kesempatan bagi A-Drei untuk memulai revolusi seperti yang pernah ia rencanakan bersama L-Elf.

Pertempuran terakhir adalah Haruto yang menggunakan fisik L-Elf untuk melawan Cain yang juga menggunakan robot sejenis Valvrave. Haruto menghabiskan semua ‘rune’ miliknya untuk bisa mengalahkan Cain, dan sebagai akibatnya, dia kehilangan semua ingatannya dan pada akhirnya kehilangan nyawanya, tepat setelah L-Elf mengatakan bahwa dia adalah temannya.

My thoughts?

Yang pertama, Valvrave ini di awal diceritakan sebagai flashback, di mana Rukino Saki sedang bercerita kepada seorang anak laki-laki yang sepertinya di situ ‘derajatnya’ cukup tinggi. Ya semacam pangeran gitu kali ya. Saki menceritakan tentang asal muasal ‘negeri’ mereka kepada si pangeran. Pertanyaannya, who is this kid? Sampe akhir nggak ada ceritanya dia itu siapa. Tebak-tebakan? Warna rambut bisa seperti L-Elf atau A-Drei, dua-duanya selamat sampe ending. Lalu siapa ibunya? Shoko? Saki? Akira? Pilihannya ya paling bapaknya salah satu dari dua itu. Kalo untuk peran ibunya, Saki kayaknya bukan, karena dari cara mereka bicara satu sama lain tidak menunjukkan hubungan itu. Masak L-Elf ama A-Drei? 

Kid-in-VVV

Kedua, itu si Pino dan Plu. Apa yang terjadi dengan mereka? Atau sebelumnya, mereka itu siapa? Magius juga memang, tapi kenapa yang lain digambarkan sebagai cahaya hijau terbang-terbang yang bisa merasuki manusia, sementara kalo Pino dan Plu punya ‘wujud’ berbeda (kayak manusia atau peri gitu)? Dan kalau memang mereka juga Magius, kenapa si Cain dkk malah seenak-enaknya ikut menggunakan mereka sebagai senjata (setidaknya si Plu)? Kenapa mereka nggak membebaskan Plu dari Rave Engine Valvrave? Dan … Kenapa juga Plu-nya nggak minta dibebasin ke Cain? Lalu setelah pertempuran selesai, Plu bisa pindah ke Pino dan masuk Rave Engine Valvrave Haruto. And then? … 

PinoxPlu

Next, 4 unit Valvrave yang lain. Rune Engine-nya isinya apa/siapa? (Bagian dari) Pino juga? Kal
o iya, kenapa memori mereka nggak ada yang kenapa-kenapa ya? Baik-baik aja. Cuma nyedot punya Haruto aja? Tapi mereka juga ikutan immortal tuh. Enak juga ya jadi mereka, nggak kehilangan memori tapi dapet immortality. Yang jelas, Valvrave kayaknya lebih kompatibel ama cewek, soalnya dari 6 orang yang pernah mempiloti Valvrave, yang cowok 3 biji mati semua (4 malahan ama si Cain), cewek yang mati satu, itupun setelah sekian tahun. Cewek yang lainnya, alhamdulillah sehat wal afiat, memorinya juga nggak ilang.

Valvrave-Pilots

Ke-4, menurut gue, di serial ini terlalu banyak tokoh yang dimunculkan sampe akhirnya banyak yang nggak berkembang dan jadi tokoh ‘bingung’ alias nggak ketauan sebenernya mau diposisikan seperti apa. Haruto mungkin ditujukan untuk jadi tokoh sentral, tapi di sisi lain kita juga diperkenalkan kepada L-Elf. Jadinya malah menurut gue, Harutonya inferior sementara L-Elf-nya overpowered. Bahkan di ceritanya pun para siswa yang lain lebih ‘bersandar’ kepada L-Elf. Sebenernya siapa yang mau dijadiin fokus di sini?

Shoko dan Saki, ngapain juga dibikin ada 2 cewek dalam kehidupan Haruto? Wong Haruto-nya sendiri malah sibuk sama hal lain. ‘Romance’ mereka cuma muncul secuil aja dan itupun (kepingin) dibikin kompleks dengan Haruto yang canggung dan merasa sebagai ‘alien’. Dikasih bonus guilty feeling ke Saki dan guilty feeling karena “membunuh” bapaknya Shoko. Antara Shoko dengan Saki juga nggak terbangun semacam ‘rivalitas’ yang kuat. Dan sampai akhir ya, bablas, nggak pernah disentuh lagi ceritanya. Love triangle nya nggak memberikan kesan apa-apa … yang akhirnya malah menimbulkan pertanyaan, buat apa diadain?

InuzukaxAina

Inuzuka ama Aina, ceweknya. Ini juga cuma korban situasi, tapi jadi “mendadak dangdut penting” karena Inuzuka akhirnya mempiloti salah satu Valvrave. Kasian juga si Aina dibunuh (dalam cerita) hanya untuk ngasih background story alias alasan untuk si Inuzuka sehingga dia memilih jadi pilot Valvrave, dan rela menjadi ‘alien’ seperti Haruto. Tapi juga sepanjang cerita, nggak ada apa-apanya. Ya cuma kayak sambil lalu aja, ooh, iya ini ada satu orang kenalan Haruto yang kehilangan ceweknya, jadi dia juga ikutan nyetir Valvrave. Udah. Titik. Peranannya ya datar aja, nggak ada yang istimewa, kalo soal akhirnya dia mati, buat gue sih itu udah gede kemungkinannya dari awal.

Akira dan Satomi. Hampir sama kayak Inuzuka. Jadi berasanya kayak berpikir bahwa di era modern kayak masanya Valvrave kalo nggak ada yang ngisi posisi hacker kayaknya masih kurang. Jadi ya “diadain”-lah si Akira, dan untuk ngasih background, diadain juga lah Satomi. Kemudian Shoko berhasil ‘menarik’ Akira keluar dari pengasingan, dan ikut bertempur bersama yang lain. Trus ya udah. Selesai juga interaksinya dia dengan Shoko. Nggak ada kayak, misalnya gini, kan Shoko yang, menolong dia tapi pas konflik antara para siswa ketika mengetahui bahwa pilot Valvrave adalah ‘monster’, antara Shoko ama Akira kayaknya ya bablas aja. Nggak ada konflik antar pribadi di antara mereka.

SatomixAkira

Yamada “The Thunder” … nah yang ini … peranannya adalah, menjadi pilot satu unit Valvrave lagi, supaya model kit Valvrave yang bisa dijual nambah satu lagi…  Honestly, gue nggak tau mau masukin si geledek ini ke mana. Sidekick bukan, tokoh utama juga bukan. Comic relief juga bukan wong dia nggak lucu. Yang terpikir ya itu tadi, buat ngegenepin jumlah mainan yang bakal dijual … mungkin. Hihihi …

The Number Boys (Eins, Drei, Vier, Neun) … Neun nyelidikin Cain juga nggak lama, udah keburu tewas. Eins agak aneh, perasaan dia udah mau dimangsa ama Magius, tapi ternyata nggak. Kok nggak ya? Padahal kayaknya udah ‘dipilih’ ama Cain. Kayaknya agak lost di situ ceritanya, then again, mungkin terjadi lost karena lupa soalnya masih harus nyeritain tokoh yang lain-lain. Untuk Vier ya … ini sih Yamada-nya Dorssia, udah gitu doang.

Number-Boys-Valvrave

The rest of the crew? Ya … masih banyak, dan gue nggak tau signifikansi peranan mereka sebenernya diharapkan sampai sejauh mana karena kayaknya ya, yang gue liat, kebanyakan ya sama, jadi kayak film kebanyakan figuran.

Terakhir, ini mungkin nggak terlalu signifikan ya, tapi … itu hasil dari last battle-nya kok ya kayaknya ‘flat’ aja.  Haruto melawan the-big-bad-boss, kalah skill. Oh wait, Haruto kan bisa merasuki orang yang jago tempur biar bisa manfaatin skillnya untuk melawan Cain.  Oh iya, kan ada L-Elf, gimana kalo dirasuki aja, kebetulan L-Elf juga punya ide yang sama. Pokoknya asik dah.  Let’s go kita kemon, membasmi si jahat Cain. Oh no, kalo dilanjutin rune-nya Haruto akan habis, dan itu bisa berakibat kematian buat Haruto.  Tapinya Haruto harus menyelamatkan seluruh jagat dari si jahat Cain, dan demi mereka yang sudah meninggal dan masih berjuang untuk bertahan hidup. Untuk itu dia rela mengorbankan dirinya.  Sementara di salah satu pojokan, Shoko cuma ngeringkuk doang selama hampir 3/4 waktu dari episode ini.  Dan … ya udah. Haruto mati gitu aja. Selesai. Wait … what? …   Exactly. Rasanya kayak lagi bengong trus kaget karena disambit sandal tepat kena muka.

Dan sebagai penutup … yang lebih nggak jelas lagi … pake ada acara Shoko ketemu sama alien di monumen pahlawan Valvrave dan berdiplomasi. Termasuk PD-nya gede juga ya dia, emang si alien udah pasti tau ya bahasanya Shoko? 

Hmm …  Itu memang ceritanya banyak gue potong karena mau skip ke ending yang … sorry to say, menurut gue (personal opinion!) endingnya … kurang bagus, kalo nggak mau dibilang, *uhuk … not good. Terlalu terburu-buru dan terlalu banyak yang tersisa dan gak jelas. Jadi berasa kasian ama season 1-nya, udah berusaha membangun plot tapi sayang ‘dieksekusi’ di season 2-nya agak kurang. Mungkin mau keluar OVA atau movie? Tapi yang jelas akan aneh kalau ceritanya setelah ending serial karena tokohnya udah banyak yang tewas. Paling bisanya ngambil masa sebelum ending, atau kalo ada yang mau bkin, bikin versi “reboot” aja. Hehehe. Soalnya ending ini kalo kata Bono U2:

“… leave a bad taste in your mouth …