Sword Art Online II

Anime yang paling ditunggu untuk musim panas. 

sword-art-online-season-2

Satu tahun setelah insiden SAO (kayaknya ALO nggak dianggep ya? ) Kirito dan Asuna menjalani hidup mereka di dunia nyata seperti orang biasa. Tetapi sebenarnya Kirito sempat bertemu dengan Kikuoka Seijirou (seiyuu Morikawa Toshiyuki), anggota kesatuan khusus dari Japanese Self Defense Force yang membidangi teknologi virtual reality (yang dulu pernah mewawancara Kirito di SAO Extra Edition).

Kali ini Seijirou meminta pertolongan Kirito untuk menyelidiki kasus kematian beberapa pemain game virtual baru yaitu Gun Gale Online. Sebuah game virtual di mana para playernya menggunakan senjata utama berupa senjata api, meskipun di dalamnya tetap tersedia pilihan senjata sejenis lightsaber dan pisau. Semua korban meninggal dengan hasil otopsi menunju
kkan adanya henti jantung mendadak. Berbeda dengan kasus SAO di mana para korban meninggal menunjukkan adanya tanda kerusakan pada otak akibat alat yang digunakan untuk login.

Menurut informasi yang dikumpulkan oleh Seijirou, k
emungkinan semua kejadian tersebut berkaitan dengan seorang player dalam GGO yang menggunakan nama Death Gun
. Death Gun sepertinya mempunyai “kemampuan” untuk membunuh player lain di dunia nyata melalui GGO. Mengenai bagaimana caranya, Seijirou meminta bantuan Kirito untuk ikut berpartisipasi dalam game dan melakukan observasi.

My thoughts?

Ya it’s Kirito saving the day lagi sih sebenernya. Cuma di “Phantom Bullet Arc” ini Kirito nggak ditemani Asuna dalam banyak kejadian, karena dia akan lebih banyak berinteraksi dengan karakter bernama Sinon (seiyuu Sawashiro Miyuki, yay), seorang sniper. Dan avatar Kirito di GGO ini bentuknya lebih mirip ke cewek.

Yang menarik sebenernya ada di percakapan Kirito dan Asuna tentang perkembangan teknolo
gi VR dan ba
gaimana Kirito ingin menjadi bagian dari pengembangan itu. Di situ Kirito membicarakan mengenai pengembangan fulldive teknologi secara maksimal, dan mungkin(!) yang dibicarakan Kirito adalah cikal bakal dari teknologi Accel World. (Bahkan dulu ada yang sempat berteori kalau Kuroyuki dari Accel World adalah putri dari Kirito dan Asuna. )

 

LINKS

Sabagebu!

Hello Summer … 

sabagebu

Sonokawa Momoka (seiyuu Ohashi Ayaka) baru saja pindah sekolah karena pekerjaa
n orang tuanya. Di hari pertamanya berangkat ke sekolah, saat berada dalam kereta, ada seorang bapak yang ingin mengganggunya ketika tiba-tiba seorang anak perempuan menodongkan pistol ke arahnya. Timbullah keributan di kereta dan meskipun si anak perempuan itu sebenarnya ‘menolong’ Momoka, tetapi polisi KA justru malah menangkapnya karena membawa senjata.

Sesampainya di sekolah, Momoka terkejut ketika melihat ternyata anak perempuan yang menolongnya adalah salah satu murid di sekolahnya. Karena penasaran, Momoka kemudian mengikutinya ke hutan di lingkungan sekolah. Di situ Momoka melihat ada sebuah kabin dengan tulisan “Survival Game Club” dan secara tiba-tiba dia terkena perangkap. Dalam keadaan tertangkap, Momoka melihat bahwa di dalam kabin itu ada 4 orang anak perempuan (termasuk yang diikutinya) dan masing-masing memegang senjata.

Ternyata mereka adalah anggota klub Survival Game (Sabage) yang terdiri dari Ootori Mio (seiyuu Uchiyama Yumi) kakak kelas Momoka dan ketua dari Sabagebu, Kyoudo Maya (seiyuu Lynn) siswi kelas dua yang bekerja paruh waktu sebagai gravure idol, Kasugano Urara (seiyuu Ookubo Rumi) siswi kelas satu yang punya kecenderungan sadis dan Gotoukushi Kaya (seiyuu Tooyama Nao) yang bergabung dengan klub itu karena menyukai cosplay. Senjata yang mereka gunakan adalah air soft gun dan masing-masing mempunyai senjata favorit.

Momoka awa
lnya tidak berminat untuk bergabung bersama mereka tetapi dia ditipu oleh Mio untuk menuliskan namanya di form pendaftaran anggota klub dan sejak itu Momoka memulai hari-harinya di klub tersebut.

My thoughts?

Shikyubu next gen? 

Ya mungkin itu kesan pertama yang pasti muncul buat semua yang pernah nonton Shikyubu kali ya. Cuma di sini bedanya ada di tokoh utama, kalo Shikyubu tokoh utamanya kan agak-agak introvert awalnya dan butuh boost untuk mendorong rasa percaya dirinya sehingga bergabung secara sukarela, kalo yang ini tokoh utamanya udah cukup pede dan ‘terjebak’ untuk bergabung.  Anyway, kayaknya menarik, jadi ya coba diikutin aja.

 

LINKS

Farewell to the Spring

Banyak anime musim semi yang udah pada (di)selesai(kan). Dan seperti biasa, ada yang memang ceritanya sampai di situ, ada juga yang hung over alias masih ngegantung. Ada beberapa judul yang gue nggak sempat bikin ulasannya karena ya … real life rea
sons
. Banyak kerjaan … 

Anyways … Berikut ini judul-judul yang sudah gue tonton dan sudah mencapai ending, atau setidaknya episode terakhir di musim semi. Yang belum pernah gue ulas ya … dirapel aja di sini.

Akuma no Riddle

Akuma-chibis

Secara keseluruhan sebenernya cukup menarik. 12 pembunuh dengan berbagai latar belakang disatukan dalam sebuah kelas dan mereka mempunyai misi membunuh satu orang yaitu murid ke-13, Ichinose Haru. Salah satu dari 12 pembunuh tadi yaitu Azuma Tokaku berubah pikiran dan memutuskan untuk menjadi pelindung Haru, melawan ke-11 pembunuh yang lain. Pada akhirnya alasan mengapa satu kelas itu berisi pembunuh adalah untuk membangkitkan kemampuan ‘queen bee’ dari Haru yang ternyata merupakan anggota sebuah clan yang terkenal dengan kemampuan untuk memanipulasi orang agar melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya, seperti halnya seekor ratu lebah yang dikelilingi oleh lebah pekerja yang setia kepada sang ratu.

Endingnya … hmm … agak gimana ya … kurang greget? Soalnya ini cerita tentang kehidupan yang ‘keras’ dan berbahaya. Kehilangan nyawa itu sudah bukan sesuatu yang aneh kalo buat orang yang pekerjaannya membunuh orang lain kan? Tapi ya dari ke-11 pembunuh yang tersingkir, ternyata nggak ada satu pun yang mati.
Bahkan pasangan-romeo-and-juliet yang ceritanya si juliet ditusuk pisau dan romeo minum racun, nggak mati. Amazing. Mungkin maksudnya supaya jadi happily ever after kali ya. Medetashi … Medetashi …

Soredemo Sekai wa Utsukushii

soreseka-chibi

Anime drama/romance ini sebenernya buat gue one of the best romance anime untuk musim semi. Overall meskipun sifatnya drama, tapi nggak cengeng. Padahal sebenernya ya sederhana banget sih ceritanya, tentang kisah cinta raja muda yang menguasai kerajaan terbesar dengan seorang putri yang berasal dari salah satu kerajaan kecil di negeri itu dan bagaimana hubungan mereka bisa terjalin. Tentunya dengan berbagai halangan sepert
i adanya upaya membunuh sang raja, atau si putri, dan usaha untuk memisahkan mereka yang dilakukan oleh seseorang yang sangat dekat dengan si putri, dll.

Endingnya … not bad. Bahkan masih terbuka kemungkinan untuk season 2. Lagu pemanggil hujannya lumayan juga. Ended nicely. At least for now. Hehehe.

Sidonia no Kishi

Sidonia-Izana

Endingnya? Nggak cocok kalo dibilang ending juga. End of a battle yes, tapi end of story? Not. Masih nggantung banget. Masih banyak yang belum diceritakan meskipun sudah disinggung-singgung seperti misalnya Ochiai’s mind, lalu sekelompok “dewan” yang mirip SEELE di Evangelion, kelanjutan kehidupan Kunato, dll. Season 2 mungkin? 

No Game No Life

NGNL-Jibril-drool

Endingnya, ya belum ending juga pastinya. Sora d
an Shiro baru berhasil “mengalahkan” (karena pada akhirnya mereka kerja sama) Exceed Flugel dan Warbeast. Baru sampe situ aja. Masih banyak Exceed yang lainnya, jadi ya bolehlah expecting season 2. Tapi nggak tau kenapa Noge Nora ini rasanya seru aja diikutin. Mungkin karena gue tertarik sama strategi Sora dan Shiro dalam menyelesaikan suatu permainan, meskipun kadang kemampuan intelejensia Shiro memang rasanya terlalu hebat, but hey, it was fun. Dan ini satu-satunya yang ada Sawashiro-nya di spring yang gue tonton 

Bokura wa Minna Kawaisou

Boku-Mayumi

Menurut gue sih ini potensial jadi cerita never ending, alias ya muter-muter aja begitu, tanpa ‘penutup’. Kecuali mungkin kalo suatu waktu nanti, penulisnya pengen menyelesaikan, atau ya kondisi ‘pasar’ yang mengharuskan untuk tamat dengan status to be or not to be buat Ritsu x Usa.

Gokukoku no Brynhildr

brynhildr-chibis

Excited with the opening. Itu awalnya sih, tapi makin ke belakang makin berasa ini anime ngos-ngosan alias diburu-buru. Setelah episode 9 deh atau setelah lagu openingnya ganti. Langsung berasa banget semuanya serba cepet-cepet jadi berasa nggak enak nontonnya. Cerita jadi berasa nggak karuan. Hexenjagd juga dimunculinnya kayak last minute banget sampe nggak berasa peran mereka di situ apa. Udah gitu endingnya … hmm … terutama Kazumi. Itu udah kebelah dua kok masih idup ya? Luar biasa. Abis itu masih tertolong pula ama Hatsuna. Lebih hebat lagi kan? Buat gue ini ending yang paling nggak bagus buat anime spring. Sayang aja semuanya diburu-buru supaya selesai.

Black Bullet

BB-chibis

Hmm … Gue penasaran sebenernya pengen liat kelanjutan Black Bullet, terutama setelah Kisara menunjukkan ‘sisi gelap’-nya. Pengen tau aja bagaimana Rentaro menghadapi “Queen”-nya setelah dia melihat sendiri kekejaman Kisara terhadap kakaknya. Endingnya … ya sama seperti yang lain-lain di atas … itu bukan final ending.

 

All in all, gue yang paling enjoy nontonnya itu adalah Noge Nora dan Soreseka. Anyway … that’s all for spring.  Untuk yang summer … mudah-mudahan banyak yang ceritanya bagus, dan hopefully nggak ada yang keburu-buru namatin, jadi berasa nggak enak liatnya.

Best online pharmacy with fast delivery order singulair online order super cialis online